Pendidikan

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pelantikan & Pengukuhan KATAR Desa Rancagong Masa Bakti 2025-2030

    Warta Pena Satu. Com- Banten

    Pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Desa Rancagong masa bakti 2025-2030 yang Diketuai Badru Salam, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi pemuda di desa tersebut. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini bertujuan untuk menempatkan pimpinan baru yang telah melalui proses seleksi ketat, serta memastikan kesinambungan program-program yang telah direncanakan sesuai dengan pedoman nasional Karang Taruna. Standar Kompas sendiri menjadi landasan utama dalam menyusun struktur organisasi, program kerja, dan tata cara pelaksanaan, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Sebelum pelantikan, panitia penyelenggara telah melakukan serangkaian persiapan yang matang, mulai dari penentuan jadwal, penyiapan tempat, undangan tamu undangan, hingga persiapan materi yang dibutuhkan. Tamu undangan yang hadir meliputi kepala desa, tokoh masyarakat, pemimpin lembaga kemasyarakatan lainnya, serta orang tua anggota Karang Taruna. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai penopang dan pendukung bagi keberhasilan masa bakti baru yang akan datang.

    Proses pelantikan dimulai dengan upacara pembukaan yang diisi dengan bacaan doa dan sambutan dari kepala desa, yang menyampaikan harapan dan dukungan penuh kepada pimpinan dan anggota Karang Taruna masa depan. Selanjutnya, ketua pelaksana acara menyampaikan laporan tentang proses seleksi pimpinan, yang menekankan keseriusan dan keadilan dalam menentukan calon pengurus. Setelah itu, dilangsungkan proses pelantikan secara resmi, di mana setiap pengurus diberikan bendera, cap, atau tanda pengenal sebagai tanda penyerahan wewenang.

    Tahap pengukuhan menjadi bagian yang paling dinamis dalam acara, di mana pimpinan baru menyampaikan visi, misi, dan program kerja masa bakti 2025-2030 yang disusun sesuai dengan standar Kompas. Program-program yang diajukan mencakup berbagai bidang, seperti pengembangan sumber daya manusia pemuda, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, kebudayaan, dan ketahanan desa. Setiap program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat Desa Rancagong dan kemampuan organisasi untuk melaksanakannya.

    Dalam masa bakti ini memberikan pedoman yang jelas tentang tata kelola organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, sistem pertemuan, pelaporan, hingga akuntabilitas keuangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Karang Taruna Desa Rancagong sebagai organisasi yang terstruktur, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Pimpinan baru juga berkomitmen untuk melakukan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugasnya.

    Selama acara pelantikan dan pengukuhan, anggota Karang Taruna menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan yang tinggi. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dan menunjukkan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Acara juga diisi dengan hiburan yang disajikan oleh anggota sendiri, seperti tarian tradisional, lagu pemuda, dan teater ringan yang mengangkat tema tentang peran pemuda dalam masyarakat.

    Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piagam pengukuhan kepada pimpinan Karang Taruna masa bakti 2025-2030 dan sambutan penutup dari tokoh masyarakat yang mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang telah direncanakan. Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya akhir dari satu periode, melainkan juga awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi Karang Taruna Desa Rancagong, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa sesuai dengan Pengharapan kedepannya.

     

  • Pendidikan

    Gemilang di LPBB DETIL 2025: Pasforty Tunjukkan Kualitas, Bangga Jadi Pelatih Penentu Kemenangan

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya β€” 30 November 2025 Ajang LPBB DETIL 2025 yang berlangsung di Marvel City Mall Surabaya menjadi panggung pembuktian bagi tim paskibra SMPN 40 Surabaya. Dengan persiapan yang ketat dan disiplin selama tiga minggu, Pasforty tampil penuh percaya diri dan berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi tingkat Jawa Timur.

    Sosok yang berperan besar dalam keberhasilan ini adalah Kak Yoga Putra Fernando, pelatih yang akrab dipanggil Bangga. Selama masa latihan, Bangga mendampingi para peserta dengan pendekatan penuh kesabaran dan perhatian, memastikan setiap anggota pasukan mampu tampil maksimal. Dedikasi dan ketelatenannya menjadi kekuatan yang mengokohkan mental pasukan menjelang hari kompetisi.

    Pada hari perlombaan, dua pasukan kebanggaan SMPN 40 Surabaya menunjukkan performa terbaik mereka. Pasukan Cya meraih Juara 2 Harapan Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur, sementara Pasukan Joshua juga mengukir prestasi dengan Juara 3 Madya Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur.

    Selain prestasi utama tersebut, Pasforty juga menyabet dua penghargaan kategori khusus, yaitu:

    Best Supporter 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Best Favorit 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Kemenangan ini tidak hanya lahir dari latihan intensif, tetapi juga dari solidaritas para wali murid yang terus memberikan dukungan sejak pemberangkatan dini hari hingga kepulangan pada malam hari. Kebersamaan dan kekompakan keluarga besar SMPN 40 Surabaya menjadi fondasi penting keberhasilan tim.

    Salah satu anggota yang turut mencuri perhatian adalah Irbah dari kelas 8, yang terlibat dalam Pasukan Joshua. Usai menerima penghargaan Juara 3 Madya, Irbah mengungkapkan rasa bangganya dan berharap prestasi ini bisa memotivasi siswa lain untuk terus membangun disiplin dan karakter yang kuat.

    β€œKami belajar banyak, bukan hanya soal baris-berbaris, tapi juga soal komitmen,” ungkapnya penuh semangat.

    Pihak sekolah, pembina Pasforty, serta pelatih Bangga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh orang tua dan siswa yang telah mendukung tanpa henti. Mereka berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan membawa Pasforty melangkah lebih jauh pada kompetisi yang akan datang.

    Keberhasilan di LPBB DETIL 2025 menjadi bukti bahwa Pasforty adalah tim yang tidak hanya disiplin, tetapi juga solid, visioner, dan siap bersaing di tingkat lebih tinggi.(Quraya)

     

  • Pendidikan

    Pasforty Bersinar di Marvel City Mall: Dua Pasukan Raih Prestasi Jawa Timur, Irbah Jadi Sorotan Inspiratif!

    WARTAPENASATUJATIM | 30 November 2025 –Surabaya β€” Giat Lomba Paskibra LPBB DETIL 2025 yang digelar di Marvel City Mall Surabaya pada Sabtu, 29 November 2025, kembali menghadirkan kabar membanggakan bagi keluarga besar SMPN 40 Surabaya. Dengan persiapan yang disiplin sejak dini, dua pasukan kebanggaan Pasforty akhirnya pulang membawa prestasi tingkat Jawa Timur.

    Di balik performa kuat dan kompaknya para peserta, ada sosok pelatih yang tak kalah penting: Kak Yoga Putra Fernando, atau yang akrab disapa Banggaβ€”singkatan dari Bang Yoga. Selama tiga minggu penuh, Bangga membimbing para peserta dengan kesabaran, ketelatenan, dan perhatian yang tulus. Dedikasinya menjadi pondasi penting yang mengangkat mental, disiplin, serta kekuatan pasukan hingga mampu tampil maksimal di panggung lomba.

    Dalam kompetisi yang diikuti berbagai sekolah dari seluruh penjuru provinsi, Pasukan Cya sukses meraih Juara 2 Harapan Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur. Sementara itu, Pasukan Joshua tampil gemilang dengan menorehkan Juara 3 Madya Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur.

    Tak berhenti di sana, tim ini juga mencatatkan kemenangan tambahan pada kategori khusus, yakni:

    Juara Best Supporter 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Juara Best Favorit 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kekompakan, dan mental disiplin yang dibangun para pelatih serta siswa tidak pernah sia-sia. Seluruh proses latihan yang berlangsung sejak subuh hingga sore hari akhirnya berbuah manis.

    Salah satu momen paling menyentuh datang dari Irbah, siswa kelas 8 yang menjadi bagian dari Pasukan Joshua. Dengan mata berbinar, Irbah menyampaikan kebahagiaannya usai meraih Juara 3 Madya Se-Jawa Timur,

    β€œSemoga ini jadi penyemangat untuk adik kelas dan bukti kalau disiplin itu selalu membawa hasil,” ujar Irbah dengan penuh semangat.

    Para wali murid turut berperan besar dalam kesuksesan ini. Dukungan mereka sejak keberangkatan pukul 05.00 hingga kepulangan sekitar 19.30 menjadi energi penting bagi para peserta.

    Kepala sekolah, pembina Pasforty, serta pelatih Bangga mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan kebersamaan seluruh orang tua dan siswa. Mereka berharap kekompakan ini terus terjaga demi mengharumkan nama Pasforty dan SMPN 40 Surabaya pada ajang-ajang berikutnya.

    Dengan kemenangan ini, Pasforty kembali menegaskan diri sebagai salah satu tim paskibra paling solid di Jawa Timurβ€”memadukan disiplin klasik dengan semangat muda yang terus menyala.(Quraya)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    π™ΆπšŽπš•πš˜πš›πšŠπš”πšŠπš— πš‚πšŽπš–πšŠπš—πšπšŠπš π™ΊπšŽπš‹πšŽπš›πšœπšŠπš–πšŠπšŠπš—, π™ΌπšŽπš—πšπšŠπš”πšœπšŽπš•πšŽπš›πšŠπšœπš’ π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ π™ΌπšŽπš—πšžπš“πšž π™Ίπš˜πšπšŠ π™Άπš•πš˜πš‹πšŠπš•

    Wartapena Satu, π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ

    π™³πšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠπš’πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— π™·πšŠπš›πš’ πš„πš•πšŠπš—πš πšƒπšŠπš‘πšžπš— (π™·πš„πšƒ) π™ΊπšŽ 58 π™ΊπšŠπš–πšŠπš› π™³πšŠπšπšŠπš—πš πšπšŠπš— π™Έπš—πšπšžπšœπšπš›πš’ (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 π™Ήπ™°π™Ίπ™°πšπšƒπ™° πš–πšŽπš—πš’πšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπš”πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πš›πšŽπšœπš˜πš—πšŠπš—πšœπš’ πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπš πšœπšŽπš”πš’πšπšŠπš› πšπšŽπš›πšžπšπšŠπš–πšŠ πšπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ. πšπšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠπš’πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš’πšŠπš—πš πšπš’πšœπšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπš”πšŠπš— πšπš’ πš‹πš’πš•πšŠπš—πšπšŠπš— πš•πšŠπš™πšŠπš—πšπšŠπš— π™±πšŠπš—πšπšŽπš—πš π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ π™ΏπšžπšœπšŠπš (29/11/25) πš’πšŠπš—πš πšπš’πš–πšžπš•πšŠπš’ πšœπšŽπš“πšŠπš” πš™πšžπš”πšžπš• 08.00 πš†π™Έπ™± πš’πšŠπš—πš πšπš’πš‘πšŠπšπš’πš›πš’ πš˜πš•πšŽπš‘ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— 𝚜𝚎-𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πšπš’πš“πšŠπš•πš’πš— πš‹πšŽπš”πšŽπš›πš“πšŠπšœπšŠπš–πšŠ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš— π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ.

    πšƒπšŠπš–πš™πšŠπš” πšπšŠπš•πšŠπš– πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πš‘πšŠπšπš’πš› π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’ πšπšŠπš›πš’ π™ΊπšŠπš–πšŠπš› π™³πšŠπšπšŠπš—πš πšπšŠπš— π™Έπš—πšπšžπšœπšπš›πš’ (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš— π™Έπššπš‹πšŠπš• π™°πš”πš‹πšŠπš›πšžπšπš’πš— πšœπšŽπš‹πšŠπšπšŠπš’ π™ΊπšŽπš™πšŠπš•πšŠ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ.

    πšƒπšŽπš›πš•πš’πš‘πšŠπš πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πšœπšŽπšŒπšŠπš›πšŠ πšŠπš—πšπšžπšœπš’πšŠπšœ πš–πšŽπš—πšπš’πš”πšžπšπš’ πšπšŠπš— πš–πšŽπš—πš’πšžπš–πš‹πšŠπš—πšπš”πšŠπš— πš•πšŠπšπšž πš™πšŽπš›πšœπšŽπš–πš‹πšŠπš‘πšŠπš— πšœπšŽπš‹πšŠπšπšŠπš’ πš‹πšŠπšπš’πšŠπš— πšπšŠπš•πšŠπš– πš™πšŽπš—πš’πšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπšŠπš— πšπšŠπš— πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πšπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš“πšžπšπšŠ πš–πšŽπš–πš’πš•πš’πš”πš’ πš™πšŽπš›πšŠπš—πšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πšœπšŽπšŒπšŠπš›πšŠ πš–πšŽπš—πšπšŠπš• πšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš”πšŽπš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπšπšŠπš—.

    “π™ΏπšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšžπšπšŠ πš‹πšžπš”πšŠπš— πš‹πšŽπš›πšŠπš›πšπš’ πšπš’πšπšŠπš” πš™πšžπš—πš’πšŠ πš”πšŽπšœπšŽπš–πš™πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš‹πšŽπšœπšŠπš›, πš‹πšŠπš‘πš”πšŠπš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πšŠπš›πšπš’πšœ πšπšŽπš›πš”πšŽπš—πšŠπš•,” πšžπšŒπšŠπš™ π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.
    π™³πšŠπš•πšŠπš– πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πšπšŽπš›πšœπšŽπš‹πšžπš πšπšŽπš›πš•πš’πš‘πšŠπš πšŠπš—πšπšžπšœπš’πšŠπšœ πš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπš πšžπš–πšžπš– πšπšžπš›πšžπš πš–πšŽπš›πšŠπš–πšŠπš’πš”πšŠπš— πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πšπš˜πš—πšπš˜πš—πšŠπš— πšœπšŽπš”πšŠπš•πš’πšπšžπšœ πš‘πš’πš‹πšžπš›πšŠπš— πš‹πšŠπšπš’ πš–πšŽπš›πšŽπš”πšŠ.

    “π™Έπš—πš’ πšŠπšπšŠπš•πšŠπš‘ πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ πšπšŠπš›πš’ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ, πšπšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠ πš–πšŽπš–πš™πšŽπš›πš’πš—πšπšŠπšπš’ π™·πš„πšƒ πš”πšŽ 58 πš”πšŠπš•πš’ πš’πš—πš’ πš”πšŠπš–πš’ πš“πšžπšπšŠ πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšπšŽπš—πšπšŠπš— πš”πšŠπš πšŠπš— πšœπšŽπš›πšπšŠ πšŠπš—πšŠπš”-πšŠπš—πšŠπš” πšπšŠπš›πš’ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš—, πš’πš—πš’ πš“πšžπšπšŠ πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš”πšŽπš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπšπšŠπš— πšπšŠπš— πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš’πš—πš’ πšπšŠπš™πšŠπš πš‹πšŽπš›πš–πšŠπš—πšπšŠπšŠπš πš‹πšžπšŠπš πš”πšŠπš πšŠπš—-πš”πšŠπš πšŠπš— πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš—”, πšžπš“πšŠπš› π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.

    π™³πš’πšœπšŠπšŠπš πš’πšŠπš—πš πš‹πšŽπš›πšœπšŠπš–πšŠπšŠπš— πš™πšžπš•πšŠ π™ΊπšŽπš™πšŠπš•πšŠ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπšŽπš›πšŠπš—πšπšŠπš— πš™πšŽπš›πšœπš—πš’πšŠ 𝚜𝚊𝚊𝚝 πšπš’πšπšŠπš—πš’πšŠ πšŠπš πšŠπš” πš–πšŽπšπš’πšŠ, “π™ΊπšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πš’πš—πš’ πš“πšŠπš—πšπšŠπš— πš‹πšŽπš›πš‘πšŽπš—πšπš’ πš™πšŠπšπšŠ πš‘πšŠπš›πš’ πš’πš—πš’ πšœπšŠπš“πšŠ, πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπšŽπš•πšŠπš—πš“πšžπšπš—πš’πšŠ πš“πšžπšπšŠ πšπšŠπš™πšŠπš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πšπšŠπš–πš™πšŠπš” πš‹πšŠπš’πš” πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πš’πš—πš’ πš’πšŠπš—πš πšπšŽπš—πšπšž 𝚊𝚍𝚊 πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšŠπš—πšπšŠπš›πšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšžπšœπšŠπš‘πšŠ πšπšŠπš— π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πš’πš—πš’ πšπš’πšπšŠπš” πš‹πšŽπš›πš‘πšŽπš—πšπš’ πšπš’ πš‘πšŠπš›πš’ πš’πš—πš’ πšœπšŠπš“πšŠ”.

    “πš‚πšŽπš–πšŠπš—πšπšŠπš πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšπšŠπš— πšœπšŠπš•πš’πš–πš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πšŽπš—πšŽπš›πšπš’ πš™πš˜πšœπš’πšπš’πš πš‘πšŠπš›πšžπšœ πšπšŽπš›πšžπšœ πšπš’πšπšŠπš•πšŠπš”πš”πšŠπš— πšπšŠπš— πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš’πš—πš’ πš–πšŽπš“πšŠπšπš’ πšπšŽπš›πšŠπš”πšŠπš— πš’πšŠπš—πš πš‹πšžπš”πšŠπš— πš‘πšŠπš—πš’πšŠ πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπšŽπš›πšŽπš–πš˜πš—πš’πšŠπš• πš‹πšŽπš•πšŠπš”πšŠ”, πš’πš–πš‹πšžπš‘ π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.

    π™³πšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš•πš’πš‹πšŠπšπš”πšŠπš— 16 πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš–πš‹πšžπš”πšŠ πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πšπšŽπšœπšπš’πšŸπšŠπš• πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πšπšŠπš›πš’ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš“πšžπšπšŠ πš–πšŽπš›πšžπš™πšŠπš”πšŠπš— πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πšπšŠπš— πšπšŽπš•πšŠπš‘ 𝚊𝚍𝚊 πšπšŠπš›πš’ πš‹πšŽπš‹πšŽπš›πšŠπš™πšŠ πš–πšŽπš›πšŽπš”πšŠ πš’πšŠπš—πš πšπš’πš‹πš’πš—πšŠ πš˜πš•πšŽπš‘ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ. (𝚁𝚎𝚍)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kuliner,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke -71 Ibu Inge Mangundap

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke-71 Ibu Inge Mangundap

    wartapenasatu.com

    Jakarta, Jumat 28 November 2025 Perempuan Peduli Nusantara menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para pelaku UMKM perempuan yang diprakarsai oleh Ketua Umum, Ibu Inge Manggunep. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Coworking Space BRI, Jalan Gatot Subroto, dengan suasana pembelajaran yang penuh antusiasme dari puluhan peserta.

    Pelatihan public speaking dibawakan oleh Coach Vida Bachsuan dari The Profesional Academy, yang menghadirkan materi mendalam mengenai teknik presentasi, strategi mempromosikan produk, hingga penggunaan gestur dan komunikasi efektif di depan publik. Sesi ini meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memasarkan produk mereka secara lebih profesional.

    Selain itu, peserta juga menerima pelatihan pembuatan konten video promosi melalui aplikasi Elegan Teleprompter. Materi dipandu oleh Coach Diah dari Master Mentor OKOC, yang memberikan panduan langsung mengenai cara membuat konten kreatif dan berkualitas untuk memperkuat strategi pemasaran digital UMKM.

    Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Bank BRI melalui sosialisasi program Rekening Bisnis yang disampaikan oleh Ibu Elisa. Program tanpa biaya administrasi ini diperkenalkan sebagai solusi perbankan yang lebih praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, dan disambut positif oleh para peserta.

    Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan ini juga menghadirkan sesi teknik kebebasan emosi yang dipandu oleh Ibu Inge Manggunep. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam menjalankan usaha agar tetap produktif dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih stabil.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mini bazar turut digelar dengan diikuti sekitar 40 pelaku UMKM perempuan. Beragam produk tradisional dipamerkan di area coworking space, memberikan ruang interaksi, kolaborasi, serta kesempatan memperluas jaringan antar peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan plakat penghargaan kepada Coach Vida Bachsuan atas kontribusinya sebagai pemateri dari The Profesional Academy.

    Acara ditutup dengan momen hangat berupa perayaan ulang tahun ke-71 Ibu Inge Manggunep. Para peserta, panitia, dan kolega bersama-sama memberikan doa dan ucapan syukur. Dedikasi Ibu Inge yang tetap aktif membina dan memberdayakan perempuan menjadi inspirasi besar bagi seluruh peserta, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia.

  • Pendidikan

    Sinergi Baru: APS Dorong Perbaikan Kanal Laporan Bullying, Dispendik Terbuka Kolaborasi

     

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA β€”November 2025. Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menggelar audiensi strategis bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk membahas penguatan sistem pencegahan dan penanganan bullying di sekolah-sekolah. Pertemuan ini menjadi forum penting yang mempertemukan suara pelajar dengan pemangku kebijakan, khususnya dalam isu perlindungan pelajar dan keselamatan lingkungan belajar.

    Dalam kesempatan itu, APS menekankan bahwa praktik bullying masih menjadi persoalan serius di berbagai sekolah. Banyak kasus yang tidak tertangani secara cepat karena masih lemahnya kanal pelaporan, terutama bagi siswa yang membutuhkan respons segera dari pihak terkait.

    Salah satu sorotan utama APS adalah implementasi Pembimbing Teman Terbaik (Pemantik) yang dinilai belum berjalan maksimal. Menurut APS, Pemantik merupakan instrumen efektif untuk mendampingi korban, tetapi masih menghadapi kendala SOP, kurangnya koordinasi dengan guru BK, dan minimnya dukungan operasional di lapangan.

    APS mengusulkan agar Dispendik melakukan peninjauan ulang SOP Pemantik sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemantik, guru BK, OSIS, ORPES, dan organisasi pelajar lainnya. Mereka menegaskan bahwa Pemantik tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan jaringan pendukung agar mampu menangani kasus secara komprehensif.

    Isu lain yang turut mencuat adalah rendahnya respons dari DP3A terhadap laporan kasus yang disampaikan siswa. APS meminta agar seluruh kanal pelaporan dipublikasikan secara terbuka, khususnya saat kegiatan MPLS, sehingga setiap siswa mengetahui jalur yang harus ditempuh ketika menghadapi kasus bullying.

    APS juga menyampaikan kekhawatiran terkait penggunaan AI dalam pengerjaan Try Out Tes Kejar Akademik (TKA) tingkat SMP. Menurut APS, fenomena ini berpotensi menurunkan kualitas evaluasi pembelajaran dan perlu segera ditangani secara kebijakan.

    Menanggapi masukan tersebut, Dispendik menyampaikan apresiasi atas kepedulian APS serta mengakui bahwa beberapa aspek teknis memang harus diperkuat. Pihak dinas menegaskan bahwa bullying tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik atau verbal, tetapi juga di ruang digital, sehingga perlu pendekatan dan pelatihan yang lebih adaptif bagi guru dan pelajar.

    Dispendik juga menyatakan kesiapannya mengevaluasi program Pemantik, memperjelas SOP pendampingan, serta melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan kasus dapat dimaksimalkan.

    Forum dialog ini menghasilkan kesepahaman bahwa pencegahan bullying memerlukan kolaborasi terbukaβ€”bukan saling menyalahkan antar pihak. Penguatan peran pelajar, profesionalisme guru BK, serta sinergi bersama DP3A, Satpol PP, dan lembaga pendamping anak menjadi fondasi langkah lanjutan.

    Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem sekolah ramah anak di Kota Surabaya. APS memastikan akan terus mengawal isu ini, sementara Dispendik membuka ruang bagi kolaborasi lanjutan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif .(Quraya)

  • Pendidikan

    Generasi Digital Siap Bangkit: Quraya Ikut Dorong Literasi Aman & Anti-Bullying di Sekolah

     

     

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA β€” November 2025 Kegiatan Dialog Literasi Digital & Penguatan Karakter Remaja kembali digelar di Surabaya pada Rabu (27/11/2025), menghadirkan pelajar dari berbagai sekolah termasuk kehadiran aktif Quraya sebagai peserta. Acara ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan suara anak muda mengenai keamanan digital, pengaruh media sosial, dan urgensi pencegahan bullying.

    Dalam sambutannya, DP3APPKB Surabaya melalui Bunda Relita Wulandari, S.Sos., menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya pendampingan anak di era digital. Menurutnya, dunia maya membawa peluang besar, namun juga risiko yang sering kali tidak disadari oleh anak dan remaja.

     

    β€œRuang digital harus dikelola dengan bijak. Anak perlu dilindungi dari konten negatif dan tekanan sosial yang menggerus karakter,” tegas Bunda Relita. Pernyataan ini langsung memantik perhatian para pelajar, termasuk Quraya, yang merasakan langsung dinamika kehidupan online.

    Materi kemudian dilanjutkan oleh Bunda Dita Amalia dari PLATO Foundation yang membawakan topik Pengaruh Influencer terhadap Gaya Hidup dan Citra Diri Anak. Ia menjelaskan bahwa influencer memiliki daya tarik besar bagi remaja, yang kerap meniru gaya hidup, standar kecantikan, hingga pola konsumsi tanpa mempertimbangkan realitas sebenarnya.

    Quraya terlihat aktif mengikuti sesi ini, terutama saat dijelaskan bahwa banyak konten influencer telah melewati proses kurasi sehingga tidak mencerminkan kehidupan nyata. Pemahaman ini penting agar remaja tidak terjebak pada perbandingan sosial yang merusak kepercayaan diri.

    Isu lain yang menjadi sorotan utama adalah fenomena bullying di sekolah. Laporan dari Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menunjukkan bahwa kasus perundungan masih terjadi baik secara langsung maupun melalui media digital. Para pelajar mengungkap bahwa kanal pelaporan masih belum efektif dan membutuhkan respons lebih cepat dari pihak terkait.

    APS menyoroti peran Pemantikβ€”teman sebaya konselor sekolahβ€”sebagai program yang sebenarnya potensial, namun belum berjalan maksimal. Beberapa sekolah bahkan belum memiliki SOP yang jelas sehingga mempersulit kerja Pemantik dalam menangani korban bullying.

    Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan Surabaya (Dispendik) menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas instansi. Mereka menegaskan bahwa penyelesaian kasus bullying tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan harus melibatkan guru, siswa, keluarga, hingga DP3A.

    β€œJika hanya saling menyalahkan, kasus bullying tidak akan pernah selesai. Kita harus bergerak bersama,” ujar perwakilan Dispendik. Pernyataan ini mendapat dukungan peserta, termasuk Quraya yang menilai pentingnya pelibatan suara remaja dalam kebijakan.

    Sesi diskusi semakin menghangat ketika pelajar menyinggung penggunaan AI pada Try Out Tes Kejar Akademik (TKA). Mereka menilai penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pengerjaan soal dapat merusak fungsi evaluasi. Dispendik berjanji melakukan evaluasi menyeluruh atas temuan tersebut.

    Kegiatan ini berjalan interaktif. Quraya juga sempat berpendapat mengenai perlunya ruang digital yang aman, sekaligus pentingnya dukungan teman sebaya agar remaja tidak merasa sendirian saat menghadapi tekanan sosial. Suara remaja inilah yang menjadi penguat arah kebijakan ke depan.

    Sejumlah solusi juga dirumuskan, mulai dari penyebaran kanal laporan resmi, peningkatan edukasi melalui komik atau video pendek, penguatan peran OSIS–APS–ORPES, hingga program literasi digital berkelanjutan. Kolaborasi dianggap kunci mencegah semakin meningkatnya kasus perundungan.

    Forum kemudian ditutup dengan kesepakatan bahwa keamanan digital bukan sekadar isu teknologi, tetapi juga persoalan karakter dan budaya. Keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah memegang peran penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat.

    Partisipasi Quraya dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa generasi muda Surabaya siap menjadi agen perubahan. Dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai literasi digital dan anti-bullying, remaja didorong untuk menjadi pelopor ruang digital yang positif, aman, dan penuh empati.(Dodo)

  • Daerah,  Militer,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Untuk meningkatkan kerjasama yang baik dengan aparatur Kelurahan di wilayah binaan, Sertu Dwi Wijaya Babinsa Koramil 1016 -02/Bukit Batu Kodim 1016/Palangka Raya melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Perangkat Kelurahan di Kantor Lurah Banturung, Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).

    Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial yakni sebagai Babinsa terhadap aparat Kelurahan agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial serta menjalin silaturahmi dan sebagai pembinaan teritorial terhadap perangkat dan masyarakat di wilayah binaannya.

    Babinsa bersama Perangkat Kelurahan saling bahu membahu dalam pelaksanaan di wilayah binaannya. Hal ini juga membawa dampak positif bagi warga dan aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat, karena melihat langsung kedekatan secara kekeluargaan antar aparatur negara.

    Adapun Komsos dengan perangkat Kelurahan ini secara langsung hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya Perangkat Kelurahan akan dapat menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya dan sebaliknya juga, Babinsa lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, guna lakukan deteksi dini dan cegah dini.

    “Kegiatan Komsos ini besar manfaatnya, selain mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi,”ucap Babinsa.(ryt)

  • Daerah,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    Toba, wartapenasatu.com – Habinsaran, 25 November 2025 – SMA Negeri 1 Habinsaran Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba-Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan EXPO dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Uspika Habinsaran, Camat Habinsaran yang diwakili oleh Samuel Napitupulu, ST, Danramil 15/Habinsaran, Pelda Hasiholan Tampubolon, Kapolsek Habinsaran Iptu J Sitanggang, Komite Sekolah, dan tokoh masyarakat.

    Kegiatan EXPO ini bertujuan untuk melatih talenta dan ilmu yang dipelajari dari guru di sekolah, sehingga siswa dapat meraih cita-cita di masa depan. Dalam arahan, Camat Habinsaran menekankan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang cerah.

    Kepala Sekolah, Piner Sihotang, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan komite sekolah untuk membangun siswa yang berprestasi dan mandiri di masa depan.

    Kapolsek Habinsaran, Iptu J Sitanggang, mengarahkan supaya semua siswa siswi SMA Negeri 1 Habinsaran taat dan patuh pada nasehat guru dan orang tua, serta menjauhi Narkoba.
    Danramil 15/ habinsaran mengarahkan supaya semua siswa siswi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban secara kondusif wujud nya keramahtamahan, gotong royong, kebersamaan, tolong menolong, harga menghargai itulah komitmen dari danramil 15 habinsaran.

    Kegiatan EXPO ini dihadiri dengan antusias oleh semua orang tua siswa SMA Negeri 1 Habinsaran dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

    – β€œSaya sangat senang dengan kegiatan ini, karena dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan.” – Orang tua siswa
    – β€œSaya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, agar siswa dapat lebih berprestasi dan mandiri di masa depan.” – Guru SMA Negeri 1 Habinsaran
    (Reporter MWPS.Sumut)))

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Peduli Lingkungan,Kadin DKI Jakarta Hijaukan Kawasan Mangrove Elang Laut PIK

    Wartapena Satu, Jakartaβ€” Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar penanaman ratusan bibit mangrove tahap kedua di kawasan Hutan Mangrove Blok Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (27/11/2025).

    Kegiatan yang melibatkan puluhan pengurus Kadin DKI Jakarta, relawan tersebut dilakukan melalui penanaman pohon bakau serta aksi bersih-bersih sampah di area konservasi. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kadin dalam memperkuat ekosistem pesisir sekaligus menekan ancaman abrasi dan banjir rob yang terus mengintai wilayah utara Jakarta.

    Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, menyatakan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah konkret dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Kadin Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” ujar Diana

    Ia menambahkan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan filosofi pohon motto BPOM, Membumi, Mengakar dan Menjulang, sebagai simbol kekuatan dan harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kadin.

    β€œKami sangat mengapresiasi langkah Kadin menanam mangrove demi kelestarian Jakarta. Jangan sampai negeri ini hilang karena kita lalai menjaga alam. Menanam satu pohon berarti memperpanjang kehidupan,” tegas Taruna.

    Taruna menuturkan, BPOM memiliki kepentingan langsung terhadap kelestarian tumbuhan karena industri farmasi dan obat-obatan bergantung pada keanekaragaman hayati. Karena itu, BPOM mendukung penuh gerakan konservasi mangrove dan penghijauan nasional.

    Penanaman mangrove di kawasan Elang Laut PIK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, menjadi habitat biota laut, serta memperkuat benteng alami Jakarta terhadap dampak perubahan iklim dan bencana alam.

    Dengan aksi nyata ini, Kadin Jakarta berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Mari bersama-sama menjaga bumi kita agar tetap hijau dan lestari. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan akan memberikan dampak besar bagi masa depan,” pungkas Diana Dewi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerjasama dan komitmen dari berbagai pihak.

    Keberadaan mangrove yang sehat dan lestari akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai tempat wisata edukasi, kawasan mangrove juga dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat melalui kegiatan perikanan dan ekowisata. Oleh karena itu, menjaga kelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Wartapenasatu.com @2025