SOSIAL
Polres Katingan Gelar Donor Darah Peringati Hari Jadi Humas Polri Ke-74
Polres Katingan Gelar Donor Darah Peringati Hari Jadi Humas Polri Ke-74

Katingan, wartapenasatu.com – Polres Katingan menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri yang ke-74. Acara ini berlangsung di Aula Bhayangkara Polres Katingan dengan diikuti sekitar 40 anggota Polres Katingan sebagai pendonor, Rabu (22/10/2025) pagi.
Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk solidaritas, tetapi juga untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar Kasongan.
Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto, S.I.K., Melalui Kasubsi PIDM Sihumas Ipda Asep Supriadi menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat serta mendukung layanan kesehatan di wilayah Katingan.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami berharap dapat membantu menambah stok darah di RSUD Mas Amsyar, sehingga pasien yang membutuhkan bisa segera tertangani,” ujarnya.
Dari 40 anggota Polres Katingan yang mendaftar hanya sebanyak 15 orang yang memenuhi syarat sebagai pendonor. Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, terutama pihak rumah sakit yang memang sangat membutuhkan stok darah untuk berbagai keperluan medis.

Dengan semangat hari jadi Humas Polri ke-74, Polres Katingan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk mendukung penyediaan darah yang aman dan cukup di daerah Katingan.
Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Jenazah Pahlawan Devisa Asal Desa Lowayu ke Rumah Duka
Ambulans Gratis Polres Gresik Antar Jenazah Pahlawan Devisa Asal Desa Lowayu ke Rumah Duka
WARTAPENASATUJATIM | GRESIK – Wujud nyata kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polres Gresik Polda Jawa Timur.
Melalui Satuan Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), Polres Gresik Polda Jatim memberikan layanan ambulans jenazah gratis bagi almarhum Suroto, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, yang meninggal dunia di tempat kerjanya di Kuala Lumpur, Malaysia.
Proses penjemputan dilakukan pada Minggu (19/10/2025) oleh tim Sidokkes Polres Gresik yang dipimpin langsung oleh Kasi Dokkes Polres Gresik, Iptu Sugioto.
Jenazah dijemput dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dan diantarkan menuju rumah duka di Dusun Lowayu RT 32/RW 08, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, dengan menggunakan ambulans Polres Gresik.
Pelayanan ini merupakan tindak lanjut dari informasi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik kepada Polres Gresik agar jenazah dapat difasilitasi melalui layanan ambulans gratis.
Selain Sidokkes Polres Gresik, kegiatan ini juga melibatkan pihak PMI dan Disnaker Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi kemanusiaan.
“Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pelindung masyarakat,” ungkapnya, Selasa (21/10).
Ia menegaskan, layanan ambulans gratis ini adalah bentuk empati dan tanggung jawab kami terhadap warga Gresik, termasuk para pahlawan devisa yang bekerja di luar negeri.
AKBP Rovan menambahkan, Polres Gresik akan terus berupaya memperluas layanan kemanusiaan semacam ini agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi keluarga PMI.
Melalui kegiatan ini, Polres Gresik menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga dalam meringankan beban warga yang sedang berduka, menjadikan pelayanan kemanusiaan sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.*** (Bgn)
Brimob Kalteng Sigap Bantu Korban Kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Km.14
Brimob Kalteng Sigap Bantu Korban Kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut Km.14

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah. Pada Selasa (21/10/2025) pagi, anggota Brimob yang tengah melintas di Jalan Tjilik Riwut Km.14 sigap menolong korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Jupiter Z1 berwarna hijau dengan mobil Avanza putih.
Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan segera mendapatkan pertolongan pertama dari anggota Brimob yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Dengan menggunakan kendaraan dinas Ransus Hi-Ace, korban langsung dievakuasi menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Aipda Syukur, personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Kalteng yang berada di lokasi kejadian menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba saat dirinya bersama rekan-rekan sedang dalam perjalanan menuju Mako Satbrimob Polda Kalteng.

“Kami melihat korban tergeletak di jalan dengan kondisi luka. Tanpa pikir panjang, kami langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke puskesmas agar segera mendapat penanganan medis. Sudah menjadi kewajiban kami sebagai anggota Polri untuk selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Aipda Syukur.
Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., memberikan apresiasi atas kesigapan dan empati yang ditunjukkan oleh anggotanya di lapangan.
“Apa yang dilakukan oleh personel Brimob tersebut merupakan wujud nyata dari semangat Brimob Untuk Indonesia. Kami tidak hanya hadir dalam penanganan gangguan keamanan, tetapi juga senantiasa siap membantu masyarakat dalam situasi apa pun. Sikap tanggap, cepat, dan peduli seperti inilah yang harus terus dijaga oleh setiap personel Brimob,” tegas Dansatbrimob.
Berhasil Ungkap Kasus Kriminal, Kapolresta Palangka Raya Berikan Penghargaan kepada 22 Personel Berprestasi

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. memimpin pelaksanaan apel pagi yang dirangkai dengan kegiatan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, bertempat di Lapangan Apel Mako Polresta Palangka Raya, Selasa (21/10/2025).
Sebanyak 22 personel menerima penghargaan atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas kepolisian sepanjang tahun 2025.
Dari jumlah tersebut, 8 personel memperoleh penghargaan atas keberhasilan mengungkap tindak pidana narkotika dengan barang bukti sebanyak 1.035 gram sabu, sedangkan 14 personel lainnya atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah hukum Polresta Palangka Raya.

Adapun perwakilan penerima penghargaan yaitu Ipda Acep Sopandi, Briptu Michael Rijokat, dan Aiptu Edi Susanto, masing-masing dinilai menonjol dalam pengungkapan kasus menonjol yang menjadi perhatian publik.
Dalam arahannya, Kapolresta Palangka Raya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh personel yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang berprestasi, sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus bekerja dengan semangat, profesional, dan penuh tanggung jawab,” tutur Kapolresta.

Kombes Dedy menegaskan bahwa keberhasilan yang diraih tidak lepas dari kerja sama tim, dedikasi, dan keikhlasan personel dalam menjalankan tugas, serta diharapkan menjadi teladan bagi anggota lainnya dalam mewujudkan Polri yang presisi dan humanis.
Kegiatan apel dan pemberian penghargaan berjalan dengan lancar, penuh khidmat, serta diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, dan ASN Polresta Palangka Raya.
Resahkan Warga, Satlantas Polresta Palangka Raya Tertibkan Pengguna Knalpot Brong dan Aksi Balapan Liar

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya kembali melakukan penindakan terhadap sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi teknis sebagaimana dimaksud dalam UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Selasa (21/10/2025).
Kegiatan ini digelar di seputaran Jalan Ir. Soekarno dan Jalan Hiu Putih, menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang merasa resah dengan maraknya suara bising knalpot brong serta aktivitas balapan liar yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring puluhan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi pabrikan. Selain diberikan tindakan tilang, para pemilik juga diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar sebelum kendaraan dikembalikan.
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol Egidio Sumilat, melalui Kanit Turjawali Ipda Dedi Hendra Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat dan upaya menciptakan keamanan, kenyamanan, serta ketertiban di jalan raya.
“Pengguna knalpot brong sangat meresahkan warga karena menimbulkan kebisingan dan kerap digunakan untuk aksi balapan liar. Kami bertindak tegas menindaklanjuti laporan masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap Ipda Dedi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penertiban ini akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah titik rawan yang sering dijadikan lokasi kumpul dan balapan liar.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya kalangan muda, untuk tidak menggunakan knalpot brong dan tidak melakukan aksi balap liar. Gunakan kendaraan sesuai aturan demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Palangka Raya berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas semakin meningkat, serta tercipta suasana kota yang lebih aman, tenang, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.@ Herry Kalteng
Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI
Rutan Labuhan Deli Perkuat Integritas Lewat Komitmen Bersama Pemasyarakatan RI

Medan, wartapenasatu.com —Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli turut serta dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Republik Indonesia, yang diselenggarakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 20 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, bersama Pejabat Struktural dan Pegawai Rutan Labuhan Deli, mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari Ruang Moralitas Lantai 2 Rutan Labuhan Deli.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat integritas, sinergi, dan komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, dan akuntabel. Penandatanganan komitmen dilakukan serentak oleh seluruh jajaran dari Sabang hingga Merauke, sebagai simbol tekad bersama dalam mendukung kebijakan strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mempercepat pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan peningkatan kinerja organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat dan tanggung jawab seluruh petugas dalam menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk terus memperkuat budaya kerja berintegritas serta membangun sinergi lintas sektor dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas.
Dengan terselenggaranya penandatanganan komitmen bersama ini, Rutan Kelas I Labuhan Deli berharap dapat semakin solid, responsif, dan adaptif dalam mengimplementasikan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penegakan integritas di seluruh lini. ||| Juanda Sitorus,SH.
Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga
Pemkab Taput Genjot Optimalisasi Dana Ketahanan Pangan di Garoga

Tapanuli Utara, wartapenasatu.com —Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Tenaga Pendamping Profesional (TPP), Pemkab Taput menggelar rapat kerja monitoring dan evaluasi penggunaan Dana Ketahanan Pangan di Kecamatan Garoga pada Senin, 20 Oktober 2025.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas PMD, Satya Dharma Nababan, ini dilaksanakan di Kantor Camat Garoga, Desa Garoga Sibargot, Kecamatan Garoga. Turut hadir Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, para kepala desa se-Kecamatan Garoga, serta para direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dalam arahannya, Satya Dharma Nababan menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa. “Dana ketahanan pangan ini harus dikelola dengan baik, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah desa dan BUMDes memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam pelaksanaannya,” tegasnya.
Tahun ini, Kecamatan Garoga menerima alokasi Dana Ketahanan Pangan sebesar Rp2,3 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan usaha pertanian jagung, jahe, dan ayam petelur. Program ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal.
Camat Garoga, Ade Harry Situmorang, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pendamping desa. “Kami menyambut baik program ini karena memberikan peluang nyata bagi masyarakat untuk membangun usaha produktif di desa masing-masing,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi forum dialog terbuka antara dinas teknis, camat, kepala desa, dan BUMDes untuk membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta merumuskan strategi percepatan realisasi program ketahanan pangan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang optimal, Pemkab Taput berharap dana ketahanan pangan ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi desa menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah
KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com — Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tapanuli Tengah, dalam menindaklanjuti pelaporan terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang diduga melibatkan oknum Kasat Satpol PP. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban di masyarakat.
Damianus Waruwu, seorang anggota KOMANDO HAM, menegaskan bahwa pelaporan ini bertujuan agar pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan efektif guna mencegah potensi konflik yang tidak diinginkan. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat Nias, serta mencegah kerusuhan yang mungkin timbul akibat pernyataan yang mengandung unsur SARA.
Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Damianus Waruwu menekankan pentingnya saling menghormati antarwarga negara. “Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.
KOMANDO HAM mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang beredar. Damianus Waruwu mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang, agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan menjaga kondusivitas daerah, KOMANDO HAM berharap dapat mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju tingkat yang lebih baik di berbagai bidang. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh masyarakat hidup dalam suasana aman, damai, dan harmonis.
Sebelumnya, Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, telah melaporkan dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol PP Tapanuli Tengah berinisial HS. Pelaporan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga-Tapanuli Tengah sebagai respons terhadap keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Nias.
Masyarakat Nias berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini guna menghindari potensi konflik antarsuku. Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh awak media kepada HS melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, sehingga menimbulkan kekecewaan. Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa, 22 Oktober 2025, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.
Kapolres Tapteng Gencar Sosialisasi Hukum dan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar
Kapolres Tapteng Gencar Sosialisasi Hukum dan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar
Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di bawah langit Tapanuli Tengah (Tapteng), semangat penegakan hukum dan perlindungan generasi muda terus berkobar. Kapolres Tapteng, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di SMK Negeri 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran hukum dan menjauhkan pelajar dari bahaya narkoba.

Upacara yang berlangsung khidmat di Kecamatan Pandan ini merupakan wujud nyata dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025. Program ini difokuskan pada pembinaan dan sosialisasi hukum, dengan tujuan utama untuk mencegah dan meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar.
Kehadiran Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya, semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.
Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres Tapteng Polda Sumut, AKBP Wahyu menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan. Ia menekankan bahwa pelajar adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari segala bentuk ancaman, termasuk narkoba dan pelanggaran hukum.
Dalam amanatnya, AKBP Wahyu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.
AKBP Wahyu mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Lebih lanjut, AKBP Wahyu menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” jelas AKBP Wahyu dengan nada bijak.
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Harmoni HAM dan Adat: Menteri Natalius Pigai Terpukau Gordang Sambilan Madina
Mandailing Natal, wartapenasatu.com – Di tengah keindahan alam Mandailing Natal (Madina), sebuah peristiwa langka dan bermakna terjadi. Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, bersama Bupati Madina, H. Saipullah Nasution SH.MM, menunjukkan kebolehan mereka dalam menabuh alat musik tradisional Mandailing, Gordang Sambilan. Momen ini menjadi simbol harmoni antara nilai-nilai HAM universal dan kearifan lokal yang dijunjung tinggi di Bumi Gordang Sambilan.

Peristiwa istimewa ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Acara ini merupakan bagian dari penyambutan kedatangan Menteri Natalius Pigai beserta rombongan di Madina. Kehadiran Menteri HAM menjadi kehormatan bagi masyarakat Madina, yang memiliki komitmen kuat terhadap penghormatan dan pemajuan HAM.
Bupati Saipullah mengungkapkan kebanggaannya atas kunjungan Menteri Natalius Pigai ke Madina. “Ini adalah suatu kehormatan yang luar biasa. Besar harapan, dapat melaksanakan hal-hal yang bisa kami dukung dalam rangka menyukseskan tugas pokok dan fungsi yang Bapak laksanakan,” tuturnya dengan penuh antusias.

Di hadapan Menteri Pigai, bupati memaparkan letak geografis, potensi ekonomi, kondisi sosial dan masyarakat, serta peranan adat dalam pembangunan Madina. Bupati Saipullah menyoroti kekayaan adat yang mengedepankan kekerabatan, yaitu Dalihan na Tolu, sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat di Madina.
Bupati Saipullah menegaskan bahwa pengakuan terhadap HAM telah tumbuh di dalam jiwa masyarakat Madina sejak usia dini, seiring dengan nilai-nilai agama dan adat budaya yang diwariskan secara turun-temurun. “Sehingga perhatian atau gagasan maupun fokus kami terhadap Hak Asasi Manusia, insyaallah, akan sejalan dengan tugas yang Bapak pandu,” pungkas bupati dengan optimisme.
Menteri Natalius Pigai mengaku telah lama mengenal Madina. Ia menceritakan pengalamannya ketika bersembunyi di Pahae Julu sekitar tahun 1999, saat menjadi aktivis yang dicari-cari oleh pemerintah. Pengalaman ini memberikan kesan mendalam tentang keramahan dan keindahan alam Madina. Menteri Natalius Pigai juga menyoroti pentingnya Poda na Lima dalam kehidupan masyarakat Mandailing, yang mengajarkan tentang kebersihan hati sebagai fondasi penghormatan terhadap HAM.

Menteri Natalius Pigai sepakat dengan Bupati Saipullah tentang pentingnya peranan Dalihan na Tolu sebagai akar kehidupan bermasyarakat di Madina. Ia menjelaskan bahwa Dalihan na Tolu merupakan pohon kehidupan yang memiliki akar, batang, ranting, dan daun, yang melambangkan keterkaitan dan keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Kementerian HAM, kata Natalius Pigai, memiliki anggaran yang dapat diakses oleh masyarakat berupa pelatihan dan pendidikan bagi komunitas-komunitas yang bergerak di bidang advokasi hak-hak dasar manusia.