SOSIAL

  • Militer,  SOSIAL

    Ziarah dan Baksos, Warnai Peringatan HUT ke-80 TNI di Madiun

    WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Korem 081/DSJ menggelar ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Madiun, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto.

    Danrem menyebut, ziarah yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur sebagai kusuma bangsa.

    “Kegiatan ziarah pagi ini adalah bentuk penghormatan kami kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangannya, baik dalam merebut kemerdekaan ataupun mempertahankannya,” kata Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu ditemui di lokasi.

    Selain ziarah, ungkap Untoro, satuannya juga telah melaksanakan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI.

    “Kemarin kita juga telah menyelenggarakan pengobatan gratis, donor darah, hingga pemberian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar dan para guru, khususnya mereka yang masih honorer,” terangnya.

    Dijelaskannya, kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Untoro berharap, kehadiran TNI, khususnya satuannya dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, serta dapat meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Dengan semangat HUT ke-80 TNI, Korem 081/DSJ terus menunjukkan dedikasinya dalam menjaga kedaulatan bangsa sekaligus hadir di tengah-tengah masyarakat melalui berbagai aksi nyata. Kegiatan ziarah dan bakti sosial ini menjadi refleksi semangat pengabdian TNI yang tak hanya kuat di medan juang, tetapi juga peduli dan dekat dengan rakyat. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • AGAMA,  Bencana,  SOSIAL

    Polda Jatim Libatkan Tim Psikologi Dampingi Keluarga Korban di Ponpes Al-Khoziny

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYATim Psikologi Biro SDM Polda Jawa Timur kembali melaksanakan kegiatan trauma healing bagi para keluarga yang terdampak musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo.

    Dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Jatim, AKBP Dr. Mochammad Mujib, S.Psi., M.Psi., Psikolog, kegiatan pendampingan psikologis bagi keluarga korban yang menunggu proses evakuasi ini dilaksanakan di lingkungan Ponpes Al-Khoziny, Kamis (2/10/2025).

    “Program trauma healing ini penting untuk membantu para korban maupun keluarga agar bisa segera bangkit dan pulih dari pengalaman yang menimbulkan tekanan psikologis,” ujar AKBP Mujib.

    Dalam sesi tersebut, tim psikologi memberikan dukungan emosional, serta menanamkan semangat positif untuk menumbuhkan kembali rasa percaya diri.

    “Kami juga memberikan arahan sederhana kepada orang tua korban tentang cara mendukung proses pemulihan mental korban selamat pascaperistiwa,” tambah AKBP Mujib.

    Dengan trauma healing ini diharapkan keluarga korban merasa lebih kuat karena mendapatkan dukungan langsung dari tim psikologi Polda Jatim.

    “Alhamdulillah, kami melihat adanya perkembangan, keluarga korban mulai bisa menerima kenyataan, meski tidak bisa dipungkiri rasa duka itu ada,” kata AKBP Mujib.

    Sebagai tindak lanjut, tim Psikologi Polda Jatim akan terus memberikan pendampingan secara berkala agar proses pemulihan psikologis berjalan berkelanjutan dan maksimal.

    Hari sebelumnya, Tim Psikologi Biro SDM Polda Jatim bersama sejumlah konselor dari Polresta Sidoarjo dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), memberikan pendampingan intensif kepada korban selamat yang dirawat di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo.

    Dikesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pihak kepolisian dalam hal ini Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo terus berupaya dalam penanganan musibah ini.

    “Selain melibatkan Tim SAR Brimob,Biddokkes dan Biro SDM juga lebih kurang 208 personel dari Polresta Sidoarjo kita terjunkan,” kata Kombes Abast.

    Menurut Kombes Pol Abast, personel tersebut dibagi tugas mulai dari pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas menuju pesantren hingga membantu mengangkut puing – puing bangunan.

    “Selain membantu mengangkut puing – puing bangunan, personel kita sebar disejumlah titik strategis mulai dari sekitar lingkungan Ponpes hingga jalur lalu lintas sekitar lokasi,”ungkap Kombes Abast.

    Sementara itu untuk antisipasi penanganan jenazah korban baru, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan Polda Jawa Timur telah menyiapkan Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya dan Porong.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  SOSIAL

    Ditbinmas Polda Kalteng Gelar Penjualan Beras SPHP: Upaya Stabilisasi Harga Pangan di Palangka Raya

    Ditbinmas Polda Kalteng Gelar Penjualan Beras SPHP: Upaya Stabilisasi Harga Pangan di Palangka Raya

    Palangka Raya, Wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng), melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas), kembali menggelar kegiatan penjualan beras murah bermerek Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat Kota Palangka Raya. Inisiatif ini merupakan wujud sinergi antara Polda Kalteng dan Perum Bulog Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

    Kegiatan penjualan beras SPHP ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Jumat, bertempat di lokasi strategis, yaitu di sekitar pertigaan lampu lalu lintas Jalan Yos Sudarso-Jalan MH. Thamrin, Kota Palangka Raya. Pada hari Kamis (2/10/2025) siang, personel Ditbinmas Polda Kalteng tampak sibuk melayani masyarakat yang antusias membeli beras SPHP dengan harga terjangkau, yaitu Rp 60.000 per 5 kilogram.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Direktur Binmas (Dirbinmas) Kombes Pol. Budhi Rochmat, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas harga pangan. “Kegiatan penjualan beras SPHP ini kami laksanakan setiap hari kerja, mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Dirbinmas menjelaskan bahwa lokasi penjualan beras SPHP tidak terpaku pada satu tempat saja, melainkan berpindah-pindah, dengan fokus utama di sekitar Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya. Hal ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas dan memudahkan akses terhadap beras murah.

    Inisiatif penjualan beras SPHP ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang dikenal dengan Gerakan Pangan Murah (GPM), yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk menstabilkan harga pangan, terutama beras, yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat.

    Dengan adanya kegiatan penjualan beras SPHP ini, diharapkan dapat membantu masyarakat Kota Palangka Raya dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Polda Kalteng akan terus berupaya untuk mendukung program-program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya akan terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan tersebut.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kriminal,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Gelombang Rakyat Menggugat: Gladiator dan Tuntutan Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK

    Gelombang Rakyat Menggugat: Gladiator dan Tuntutan Pemberantasan Korupsi di Gedung KPK

    Jakarta, wartapenasatu.com 2 Oktober 2025 – Di tengah hiruk pikuk Ibu Kota, halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi saksi bisu berkumpulnya ribuan massa yang tergabung dalam Gerakan Lintas Aliansi Adili Koruptor (GLADIATOR). Aksi demonstrasi ini, yang diliput langsung oleh wartawan media Warta Pena Satu bersama Direktur Mardian, SE, merupakan manifestasi dari kegelisahan mendalam masyarakat terhadap praktik korupsi yang kian merajalela di negeri ini.

    GLADIATOR, sebagai sebuah gerakan rakyat yang lahir dari keprihatinan mendalam, membawa aspirasi untuk membebaskan Indonesia dari cengkeraman korupsi yang dilakukan oleh oknum pejabat korup. Mereka menyoroti berbagai manipulasi undang-undang yang disinyalir pro terhadap kepentingan para koruptor, sebuah ironi yang menggerogoti fondasi keadilan dan kesejahteraan bangsa.

    Dalam orasi-orasi yang membakar semangat, para tokoh nasional lantang menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperiksa terkait dugaan keterlibatan dalam praktik korupsi. Tuntutan ini juga menyasar putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden, serta menantunya, Bobby Nasution, yang menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Keduanya diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara.

    Para demonstran berpandangan bahwa selama dua periode kepemimpinan Jokowi, atau 10 tahun terakhir, negara ini telah dikerogoti oleh kepentingan segelintir pejabat dan praktik korupsi yang sistematis. Mereka menilai bahwa korupsi telah menjadi ancaman serius bagi pembangunan dan kemajuan bangsa.

    Sebagai bentuk desakan, para demonstran menuntut agar sebelum tanggal 20 Oktober, yang bertepatan dengan 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, pemeriksaan terhadap Jokowi segera ditindaklanjuti. Mereka berharap agar pemerintahan baru dapat mengambil langkah tegas dalam memberantas korupsi dan menegakkan keadilan.

    Meskipun demikian, para demonstran juga berkomitmen untuk terus mendukung Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi. Mereka percaya bahwa dengan dukungan penuh dari rakyat, presiden dapat membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara, serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

    Selain tuntutan terkait dugaan korupsi, para demonstran juga menyerukan pemakzulan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden. Mereka menilai bahwa pencalonan dan terpilihnya Gibran sebagai wakil presiden tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku, atau bahkan merupakan hasil rekayasa undang-undang untuk memuluskan jalan bagi kepentingan tertentu.

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Olah Raga,  Pendidikan,  SOSIAL

    Buka Rakernis Fungsi Dokkes, Kapolda Kalteng: Dokkes Harus Jadi Pusat Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan Untuk Masyarakat

    Buka Rakernis Fungsi Dokkes, Kapolda Kalteng: Dokkes Harus Jadi Pusat Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan Untuk Masyarakat

    Palangka Raya, wartapena.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. , secara langsung membuka kegiatan rapat kerja teknis (Rakernis) fungsi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Tahun Anggaran 2025 bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Kamis (2/10/25).

    Hadir dalam Rakernis tersebut, Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, Sekdin Kesehatan Prov. Kalteng Rainer Danny, sejumlah pejabat utama, stakeholder terkait, serta turut diikuti personel pengemban fungsi Dokkes dan peserta rakernis lainnya.

    Adapun tema dalam Rakernis kali ini, yaitu “Optimalisasi Biddokkes Guna Penguatan Polri RESPEK dalam rangka Mendukung Program Asta Cita”.

    Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng mengungkapkan bahwa Dokkes Polri mempunyai kiprah yang bermanfaat untuk melayani dalam penyembuhan atau pengobatan bagi anggota Polri maupun masyarakat umum.

    “Untuk itu, jadikan hal ini sebagai suatu kebanggaan terutama bagi Biddokkes Polda Kalteng. Dimana Dokkes harus bisa menjadi pusat pelayanan sekaligus pusat pendidikan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Kapolda.

    Lebih lanjut, Irjen Iwan juga menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara, sehingga mampu menjadi tempat rujukan khususnya bagi anggota Polri beserta keluarga dan masyarakat.

    Selain itu, perkuat juga koordinasi dengan satker terkait untuk mengembangkan struktur dan meningkatkan digitalisasi pelayanan yang dimiliki Dokkes, seperti SILANIS, Tanya Dokkes Presisi, SICOBAR, SIMRS, E Medical Record, E Rikkes Sim, Telemedicine, dan lain-lain.

    “Saya berharap dengan meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan kesehatan, Dokkes Polda Kalimantan Tengah dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang terpercaya dan bermanfaat serta dapat diandalkan oleh masyarakat.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

    Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

    Jakarta, wartapenasatu.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, memberikan apresiasi terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan Polri. Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada laporan kasus negatif yang terkait dengan dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan tolok ukur bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

    Dalam rapat kerja yang melibatkan BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, Irma menyampaikan, “Bagi saya, esensi dari pengelolaan ini tidak terletak pada identitas penyelenggara, apakah itu politisi, Polri, TNI, atau entitas lainnya. Hal yang paling krusial adalah kemampuan pengelola untuk memikul tanggung jawab penuh.”

    Politikus dari Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ia peroleh, Polri saat ini mengawasi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ada laporan mengenai kasus keracunan atau masalah serupa yang mencuat. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang disajikan.

    “Saya mendapatkan informasi bahwa Polri mengelola sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima mengindikasikan bahwa seluruh dapur yang dikelola oleh Polri beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga tidak pernah ada insiden atau kasus yang merugikan,” jelasnya.

    Irma menekankan bahwa polemik mengenai kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi fokus utama. Baginya, hal yang lebih penting adalah komitmen dari pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kualitas dan keamanan pangan dapat terjamin.

    “Jangan sampai isu ini dipolitisasi. Yang terpenting bukanlah siapa pemiliknya, melainkan apakah pihak tersebut mampu memikul tanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah sering menerima kritik, jadi jangan ditambah lagi dengan isu-isu yang justru memperburuk citra lembaga,” tegasnya.

    Pernyataan Irma ini mencerminkan pentingnya pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab dalam program-program pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Polri telah menunjukkan contoh yang baik dalam hal ini, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain yang terlibat dalam program serupa

  • Bencana,  SOSIAL

    Polwan Polresta Sidoarjo Beri Pendampingan Keluarga Korban di Ponpes Al Khoziny

    WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Keluarga korban musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny tak luput dari perhatian pihak Kepolisian.

    Kali ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim menerjunkan personel Polisi Wanita (Polwan) untuk memberikan pendampingan terhadap keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi.

    Selain memberikan trauma healing kepada keluarga korban, puluhan Polwan juga menyalurkan bantuan makanan bagi keluarga korban.

    Kapolresta Sidoarjo,Kombes Pol Christian Tobing mengatakan musibah runtuhnya bangunan musala di Ponpes Al Khoziny membuat duka dan kecemasan mendalam bagi keluarga korban.

    Oleh karena itu Polresta Sidoarjo memberikan pendampingan dan pelayanan dengan melibatkan perasonel Polwan.

    “Kami libatkan Polwan untuk pendampingan keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi,” ujar Kombes Tobing.

    Dengan humanis para Polwan hadir di lokasi posko maupun kawasan Ponpes.

    Hingga hari ketiga pascakejadian runtuhnya bangunan berlantai Tiga di Ponpes tersebut, Polisi terus membantu evakuasi. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Medan, wartapenasatu.com – Dalam balutan khidmat dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Toba memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober. Upacara peringatan yang dilaksanakan di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi Mayjen TNI (Anm) D.I. Pandjaitan, Balige, pada Selasa pagi (1/10/2025), menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan ideologi bangsa.

    Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Ipda Tririkardo Silaban sebagai Komandan Upacara. Meskipun gerimis sempat menyapa, tidak mengurangi kekhidmatan dan kelancaran jalannya upacara. Semangat para peserta tetap membara, mencerminkan tekad yang kuat untuk menjunjung tinggi Pancasila.

    Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, membacakan Naskah Ikrar yang sarat makna. Ikrar tersebut menegaskan kesadaran akan rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak proklamasi kemerdekaan. Kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap upaya penumbangan Pancasila sebagai ideologi negara menjadi catatan penting yang harus diwaspadai.

    Namun, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia mampu memperkokoh tegaknya NKRI. Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh peserta upacara membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang persatuan, memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

    Sebagai bentuk penghormatan, Kapolres Toba selaku Inspektur Upacara meletakkan karangan bunga di Tugu D.I. Pandjaitan. Simbol ini mengandung pesan mendalam tentang penghargaan terhadap jasa para pahlawan revolusi yang telah berkorban demi tegaknya Pancasila dan NKRI.

    Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, TP PKK Kabupaten Toba, serta para pimpinan perangkat daerah. Kehadiran para tokoh penting ini menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Toba.

    Selain itu, upacara ini juga diikuti oleh ASN, TNI, Polri, organisasi kepemudaan (OKP), dan para pelajar. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan dalam rangka HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 lalu. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan, memupuk semangat nasionalisme, dan menginspirasi seluruh elemen masyarakat Toba untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang berlandaskan Pancasila

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Memperkuat Jiwa Nasionalisme: Polda Kalteng Menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Memperkuat Jiwa Nasionalisme: Polda Kalteng Menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Barigas, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Mapolda setempat, pada Rabu, 1 Oktober 2025, pagi. Upacara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

    Inspektur Upacara (Irup) dijabat oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., yang diikuti oleh Wakapolda, Brigjen Pol. Dr. Rakhmad Setyadi, serta para pejabat utama dan personel Polri, termasuk ASN Polda Kalteng. Kehadiran seluruh elemen kepolisian ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila.

    Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa upacara ini bertujuan untuk mengingatkan seluruh personel akan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman moral yang harus diinternalisasi oleh setiap anggota Polri.

    Mengutip dari laman Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, tema upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Tema ini sangat relevan dalam konteks tantangan global dan dinamika sosial yang semakin kompleks.

    Kombes Pol. Erlan Munaji menekankan bahwa peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Pancasila merupakan landasan moral yang dipegang teguh oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Dengan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, diharapkan setiap anggota Polri dapat menjalankan tugasnya secara profesional,Humanis, dan berintegritas. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Kesaktian Pancasila dapat direfleksikan, khususnya bagi anggota Polri, masyarakat, serta generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. Pancasila harus menjadi inspirasi dalam setiap tindakan dan kebijakan, demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Olah Raga,  Pendidikan,  SOSIAL

    Sembilan Puluh Peserta Seleksi PAG 2025 Ikuti Tes Kesjas di Polda Kalteng

    Sembilan Puluh Peserta Seleksi PAG 2025 Ikuti Tes Kesjas di Polda Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebanyak sembilan puluh Bintara Tinggi Polri mengikuti tes kesamaptaan jasmani (kesjas) Pendidikan Alih Golongan (PAG). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah di Stadion Sanaman Mantikei, Jl. A. Yani, Kota Palangka Raya, pada Selasa pagi, 30 September 2025.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, menjelaskan bahwa tahapan dalam tes kesjas ini mencakup beberapa materi yang diujikan. Materi-materi tersebut meliputi lari 12 menit, sit up, push up, chinning atau pull up, serta shuttle run.

    “Tes ini dilaksanakan sesuai dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Pengawasan dilakukan oleh pengawas internal dan eksternal. Selain itu, kami juga memasang kamera di setiap kategori tes untuk mempermudah pemantauan,” ujar Karo SDM.

    Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan bahwa tes kesjas dalam seleksi PAG adalah salah satu bagian penting dari tahapan seleksi yang harus diikuti oleh peserta. Para peserta diharapkan dapat melewati tahapan seleksi ini dengan baik, dimulai dari kesemaptaan jasmani.

    Tes kesamaptaan jasmani ini bukan hanya menguji kemampuan fisik semata, tetapi juga mengukur tingkat kedisiplinan dan ketahanan mental para peserta. Kemampuan untuk melewati setiap tahapan dengan baik mencerminkan kesiapan mereka dalam menghadapi tugas-tugas yang lebih berat di jenjang pendidikan selanjutnya.

    Dengan adanya pengawasan yang ketat dan transparan, diharapkan seluruh proses seleksi dapat berjalan dengan adil dan objektif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hanya mereka yang benar-benar memenuhi syarat yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

    “Harapannya, para peserta yang mengikuti tes ini dapat lulus semuanya dengan nilai yang bagus, serta bisa melewati tahap-tahap tes selanjutnya, setelah tes jasmani ini dilaksanakan,” pungkas Kabidhumas, menutup rangkaian kegiatan pada hari itu.

Wartapenasatu.com @2025