SOSIAL
- Artikel, Daerah, Ekonomi, Internasional, Kuliner, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
TASYAKURAN KEMERDEKAAN WARGA RT 10 RW 04 TEGUHKAN KOMITMEN PERSATUAN
Jakarta wartapenasatu.com

Warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat Gelar Tasyakuran Jelang Hari Kemerdekaan
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, menggelar acara tasyakuran pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Acara ini berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan dengan mengangkat tema doa bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh masyarakat setempat. Dalam doa tersebut, warga memohon agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kekuatan, persatuan, serta perlindungan dari segala bentuk ancaman yang dapat memecah belah persaudaraan. Suasana khusyuk terasa ketika seluruh hadirin turut menundukkan kepala, memohon keberkahan bagi tanah air.
Selain doa bersama, acara tasyakuran juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga. Melalui momen ini, masyarakat Kelapa Gading Barat menegaskan pentingnya menjaga solidaritas dan gotong royong, sebagai warisan nilai perjuangan para pahlawan kemerdekaan yang harus terus dijaga hingga generasi mendatang.
Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Mereka menilai bahwa kebijakan pemerintah saat ini perlu terus dikawal agar dapat menghadirkan kesejahteraan dan kemajuan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ketua RT 10 menyampaikan bahwa tasyakuran ini bukan hanya seremonial tahunan, tetapi juga wujud rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia. “Kami ingin semangat kemerdekaan tidak hanya berhenti pada upacara, tetapi juga dihayati dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan dan kerja nyata,” ujarnya.
Momentum tasyakuran ini juga menjadi pengingat bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud jika masyarakat turut berperan aktif. Warga menegaskan siap mendukung kebijakan hilirisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi pemerintah saat ini.
Acara tasyakuran ditutup dengan ramah tamah sederhana antarwarga. Hidangan khas nusantara yang disajikan menambah keakraban suasana, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan. Semua hadirin berharap, doa dan kebersamaan malam itu menjadi langkah kecil yang memberi makna besar bagi masa depan bangsa.
Dengan semangat kebersamaan, warga RT 10 RW 04 Kelapa Gading Barat bertekad menjaga persatuan dan terus mengawal pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.
“Nok Srie”Melaporkan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, hukum, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
JAKER AJAK KEMENTRIAN PERTAHANAN BERSINERGI WUJUDKAN INDONESIA EMAS LEWAT HILIRISASI BUDAYA
Jakarta wartapenasatu.com
“Nok Srie”Melaporkan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
HILIRISASI BUDAYA DI BOYOLALI PANGELARAN WAYANG KULIT DAN SEDEKAH BUMI WARNAI HUT RI KE – 80
Boyolali wartapenasatu.com
Boyolali – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) ke-32 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Desa Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali akan menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, di RT 12/13, RW 02, Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali.
Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Bergotong Royong Mencapai Indonesia Emas dengan Hilirisasi Budaya”, sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal. Masyarakat setempat akan disuguhi beragam kegiatan mulai dari festival, karnaval, pentas seni, lomba, hingga monolog, yang melibatkan partisipasi warga dari berbagai kalangan.
Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang kondang Ki Suwito Sapu Jagat. Pertunjukan wayang kulit ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan tuntunan moral kepada masyarakat melalui kisah-kisah pewayangan yang sarat makna.
Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi, sebuah ritual adat untuk mensyukuri hasil bumi dan memohon keberkahan. Sedekah bumi di Kopen biasanya dilakukan secara gotong royong, di mana warga membawa hasil pertanian, masakan, dan sajian khas untuk dinikmati bersama.
Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melestarikan seni budaya tradisional, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. “Kami ingin generasi muda ikut merasakan dan memahami kekayaan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
JAKER sebagai organisasi yang telah berkiprah selama 32 tahun terus konsisten mendorong pelestarian budaya rakyat. Melalui acara ini, JAKER berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, sehingga budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat penting sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan sosial, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wilayah Klego, Boyolali.
Dengan semangat gotong royong, diharapkan Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi Kopen ini dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkokoh jati diri bangsa. Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara ini sebagai wujud cinta terhadap seni, budaya, dan tanah air.“Nok Srie”Melaporkan
Kembali ke Media Warta Peenas satu Jurnalis Muda Asah Kemampuan Reportase
Kembali ke Media Warta Peenas satu Jurnalis Muda Asah Kemampuan Reportase

Jakarta, Warta Peenas 1 – Semangat belajar dan keinginan untuk menjadi jurnalis handal terlihat jelas dari seorang pemuda yang hari ini kembali mengunjungi kantor Media Warta Peenas 1. Kedatangannya kali ini bertujuan untuk mendalami teknik pembuatan berita yang baik dan benar, dengan harapan dapat menghasilkan karya jurnalistik yang cepat, tepat, singkat, dan akurat.“Saya ingin sekali bisa membuat berita yang berkualitas. Selama ini saya merasa masih kurang dalam hal kecepatan dan ketepatan informasi,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan belajarnya.
Di bawah bimbingan para jurnalis senior Warta Peenas 1, ia mendapatkan pelatihan intensif mengenai berbagai aspek penting dalam penulisan berita. Mulai dari teknik wawancara, pengumpulan data, verifikasi informasi, hingga penulisan naskah yang efektif dan menarik.
“Kami sangat senang melihat semangatnya yang tinggi. Kami berharap, dengan bekal ilmu yang didapatkan di sini, ia dapat menjadi jurnalis yang profesional dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” kata salah seorang mentornya.
Setelah mendapatkan pelatihan yang cukup, pemuda tersebut berencana untuk terjun langsung ke lapangan dan mencari berita dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Ia optimis, dengan kemampuan yang dimilikinya, ia dapat menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya ingin menjadi jurnalis yang bisa memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat. Saya juga ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik,” tuturnya.
Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh jurnalis muda ini tentu menjadi inspirasi bagi kita semua. Semoga ia dapat meraih kesuksesan dalam karirnya dan memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik Indonesia.
Gatotkaca: Komunitas Relawan Jokowi yang Mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Gatotkaca: Komunitas Relawan Jokowi yang Mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024

Gatotkaca, sebuah komunitas relawan yang awalnya mendukung Jokowi, kini menunjukkan arah dukungan yang berbeda dengan mendukung pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
KETUA UMUM IKPPI BERTEMU PENULIS LELAKI BERNAMA KARSA
Jakarta wartapenasatu.com
Budaya dan Perjuangan Bersinergi di Hari Veteran Nasional: Ibu Sinda Sutadisastra Bertemu Penulis “Lelaki Bernama Karsa”
Jakarta – Minggu, 10 Agustus 2025, suasana di Bundaran HI dipenuhi semangat kebangsaan dalam rangka peringatan Hari Veteran Nasional. Di tengah hiruk pikuk acara, sebuah momen tak terduga terjadi ketika Ketua Umum Ikatan Ketua Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI), Ibu Sinda Sutadisastra, bertemu langsung dengan penulis terkenal, AJ Susmana atau Antun Joko Susmana. Pertemuan tersebut menjadi simbol indahnya persinggungan antara perjuangan dan budaya.
Ibu Sinda, yang selama ini dikenal sebagai pejuang pemberdayaan perempuan, mengaku merasa terhormat dapat bertemu langsung dengan AJ Susmana. Apalagi, pertemuan itu memberinya kesempatan istimewa untuk mendapatkan tanda tangan sang penulis pada karyanya yang berjudul Lelaki Bernama Karsa. “Ini adalah momen yang tak hanya menginspirasi, tetapi juga memperkuat semangat bahwa perjuangan perempuan bisa berjalan seiring dengan pelestarian budaya,” ujar Ibu Sinda.
Buku Lelaki Bernama Karsa sendiri merupakan kumpulan sepuluh cerita pendek yang mengangkat potret kehidupan manusia dari berbagai sudut pandang—sosial, budaya, hingga psikologis. Melalui narasi yang hangat namun kritis, AJ Susmana berhasil menyentuh tema-tema universal yang relevan dengan masyarakat Indonesia. Cerita-cerita di dalamnya menggambarkan betapa kompleksnya perjalanan manusia dalam menghadapi realitas hidup.
Kisah utama, Lelaki Bernama Karsa, mengisahkan tentang seorang laki-laki bernama Karsa yang memiliki impian besar, namun harus bergulat dengan kenyataan yang keras. Tokoh Karsa menjadi representasi kekuatan dan kelemahan manusia, di mana idealisme seringkali bertemu dengan keterbatasan. Tema pencarian jati diri, konflik batin, dan refleksi filosofis menjadi benang merah yang memperkaya cerita ini.
Kelebihan karya AJ Susmana terletak pada gaya bahasa yang sederhana namun sarat makna, membuat pembaca mudah larut dalam emosi dan pengalaman karakter. Setiap cerita memiliki kekuatan tersendiri, mengajak pembaca untuk merenung dan memahami realitas kehidupan dari perspektif yang lebih luas. Bagi pecinta sastra yang mendalam dan penuh makna, buku ini menjadi bacaan yang layak dimiliki.
Pertemuan di Bundaran HI ini menjadi lebih dari sekadar perjumpaan antara penulis dan pembaca. Ia menjadi momentum di mana nilai-nilai budaya dan semangat perjuangan nasional bertemu dalam satu ruang. Kehadiran Ibu Sinda di acara ini menunjukkan bahwa tokoh-tokoh perempuan Indonesia tidak hanya berperan di ranah sosial dan politik, tetapi juga dalam merawat khazanah budaya bangsa.
Peringatan Hari Veteran Nasional tahun ini akhirnya tidak hanya menjadi ajang penghormatan bagi para pahlawan, tetapi juga ruang untuk mempererat hubungan antara generasi pejuang dan para pelaku budaya. Momen Ibu Sinda dan AJ Susmana menjadi pengingat bahwa perjuangan dan seni adalah dua pilar penting yang, jika bersinergi, mampu memperkuat identitas dan semangat bangsa Indonesia.

Sembunyikan Ratusan Paket Sabu di Plafon Rumah, Pengedar Narkoba di Sepang Diringkus Satresnarkoba Polres Gumas
Sembunyikan Ratusan Paket Sabu di Plafon Rumah, Pengedar Narkoba di Sepang Diringkus Satresnarkoba Polres Gumas

palangka Raya, wartapenasatu.com Kuala Kurun, Gunung Mas – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gunung Mas berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Sepang dengan menangkap seorang pria berinisial P (35). Dari tangan terduga pelaku, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu seberat 185,9 gram yang telah dikemas dalam ratusan paket siap edar.

Penangkapan ini terjadi pada Selasa dini hari, 12 Agustus 2025, sekitar pukul 00.30 WIB. Penggerebekan dilakukan di kediaman terduga pelaku yang terletak di Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Operasi penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima anggota Satresnarkoba Polres Gunung Mas dari masyarakat. Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dan sering terjadi transaksi narkotika di rumah terduga pelaku. Berbekal informasi tersebut, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian.
Pada saat yang dianggap tepat, tim menggerebek rumah tersebut dan berhasil mengamankan terduga pelaku, P alias Bapak Denis, yang lahir di Tanjung Karitak pada 12 Juli 1990. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah kantong plastik hitam yang disembunyikan secara rapi di atas plafon kamar tidur terduga pelaku.
Setelah diperiksa, kantong tersebut berisi 213 paket plastik klip berisi serbuk kristal yang diduga kuat adalah narkotika jenis sabu. Ketika ditimbang, total berat kotor barang haram tersebut mencapai 185,9 gram. Saat diinterogasi di tempat, terduga pelaku P mengakui bahwa ratusan paket sabu tersebut adalah miliknya dan berada dalam penguasaannya.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H. melalui Kasatresnarkoba Polres Gunung Mas, Iptu Abi Wahyu Prasetyo, S.Tr.K., M.H., mengonfirmasi keberhasilan pengungkapan kasus besar ini.
“Penangkapan ini adalah bukti keseriusan kami dalam memberantas peredaran gelap narkoba dan merupakan hasil dari kerja sama yang baik dengan masyarakat,” jelas kasat narkoba. Selasa (12/8/2025) pagi.
“Barang bukti seberat 185,9 gram yang sudah dipecah menjadi 213 paket ini mengindikasikan bahwa terduga pelaku adalah seorang pengedar. Kami juga menyita sebuah ponsel yang diduga kuat digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi jual beli sabu,” pungkasnya.
Selain ratusan paket sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa 27 plastik klip kosong, 3 buah plastik klip lainnya, dan satu unit ponsel merek VIVO Y03 berwarna hijau sebagai alat komunikasi.
Selanjutnya, tersangka P beserta seluruh barang bukti langsung digelandang ke kantor Satresnarkoba Polres Gunung Mas untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan jumlah barang bukti yang sangat signifikan, terduga pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun.@ Herry Kalteng
Srikandi Brimob Kalteng Siap Gebrak Nasional di Ajang Bergengsi!
Srikandi Brimob Kalteng Siap Gebrak Nasional di Ajang Bergengsi!

Palangka Raya, wartapenasatu.comKomandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., dengan bangga memimpin upacara pemberangkatan tim Srikandi Brimob Challenge. Acara sakral ini berlangsung di lapangan apel Mako Satbrimob, Jl. Tjilik Riwut Km. 32, Kelurahan Banturung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, pada Senin, 11 Agustus 2025.

Suasana haru dan semangat membara terasa begitu kental saat seluruh pejabat utama dan personel Brimob hadir memberikan dukungan penuh kepada para Srikandi yang akan berlaga.

Tim Srikandi yang akan mengharumkan nama Polda Kalteng ini terdiri dari lima personel Polwan pilihan, yaitu Brigpol Teo Fanta, Briptu Siti Rizqy Novitasari Yusuf, Bripda Wilin Trisia, Bripda Jovita Isabel Simanjuntak, dan Bripda Presty Yulianti.Sebagai pendamping dan pemberi semangat, hadir pula Brigpol Taufikurrahman, satu-satunya personel Polki yang akan bertindak sebagai official tim.
Seluruh tim akan berjuang sekuat tenaga mewakili Satbrimob Polda Kalteng di ajang bergengsi Srikandi Brimob Challenge 2025 yang akan digelar di Mako Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok.
Dalam amanatnya, Kombes Pol Irwan Jaya dengan suara lantang memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan tim, dan membawa nama baik Satbrimob Polda Kalteng.
“Jadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk mengukur kemampuan diri, melatih mental baja, mempererat solidaritas tim, serta menunjukkan kualitas personel Brimob Kalteng di kancah nasional,” ujarnya dengan penuh semangat.
“Saya berharap tim dapat bertanding dengan sportif dan meraih juara pada ajang Srikandi Brimob Challenge 2025,” lanjutnya, memompa semangat para Srikandi.
Beliau juga mengingatkan agar seluruh tim mengutamakan keselamatan selama perlombaan dan menanamkan nilai-nilai luhur seperti sportivitas, kejujuran, kerja keras, dan kesungguhan dalam setiap tahap kompetisi.
Upacara ditutup dengan prosesi penciuman Bendera Merah Putih dan Duaja Satbrimob Polda Kalteng, sebuah simbol kecintaan pada tanah air dan kesatuan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen penting ini sebagai kenangan yang tak terlupaka
Dengan semangat membara dan persiapan matang, diharapkan tim Srikandi Brimob Polda Kalteng dapat meraih hasil terbaik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.
Diskusi Publik Mengupas Tuntas Pengelolaan Penanganan TBC di Indonesia
Diskusi Publik Mengupas Tuntas Pengelolaan Penanganan TBC di Indonesia
Pada hari Rabu, 8 Agustus 2025, sebuah diskusi publik penting diadakan oleh Tujuh Delapan Foundation, RJ2 di The Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta. Diskusi ini bertujuan untuk membahas secara mendalam mengenai pengelolaan penanganan Tuberkulosis (TBC) yang ada di Indonesia, sebuah isu kesehatan yang masih menjadi perhatian serius baik di tingkat nasional maupun global.
- Artikel, Bisnis, Ekonomi, Internasional, Nasional, Nature, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
BENANG,BUNYI DAN MASA DEPAN
Jakarta wartapenasatu.com

