• Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Politik,  SOSIAL

    Wali Kota Sibolga Sampaikan Belasungkawa dan Apresiasi atas Penangkapan Pelaku Penganiayaan

    Wali Kota Sibolga Sampaikan Belasungkawa dan Apresiasi atas Penangkapan Pelaku Penganiayaan

    Sibolga, wartawenasatu.com – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Arjuna Tamaraya, korban penganiayaan yang terjadi di Kota Sibolga. Pernyataan belasungkawa ini disampaikan pada Rabu, 5 November 2025.

    Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menyampaikan pernyataan tersebut melalui ruang rapat paripurna DPRD Kota Sibolga. Mereka menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kejadian tragis yang menimpa Arjuna Tamaraya.

    Peristiwa penganiayaan yang terjadi di Masjid Agung Kota Sibolga beberapa hari lalu itu, dikecam keras oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Mereka mengutuk perbuatan keji para pelaku yang menyebabkan hilangnya nyawa Arjuna Tamaraya.

    “Kita mendoakan semoga Almarhum Husnul khotimah dan ditempatkan di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Wali Kota.

    Selain menyampaikan belasungkawa, Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada Polres Kota Sibolga di bawah kepemimpinan AKBP Eddy Inganta, selaku Kapolres Kota Sibolga, dan jajaran Satreskrim Polres Sibolga yang berhasil menangkap para pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

    “Saya mengucapkan apresiasi kepada Polres Kota Sibolga yang telah bertindak cepat menangkap para pelaku sehingga dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucapnya.

    Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan proses hukum kepada Polres Sibolga. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori S.H., M.AP., M.I.Kom, yang terus mengawal proses hukum ini dan menyuarakan kemanusiaan atas meninggalnya almarhum.

  • Artikel,  mancanegara,  Olah Raga,  Pendidikan

    Student FC Ukir Prestasi di Singapura Cup U-16, Minim Dukungan Pemerintah Daerah

    Student FC Ukir Prestasi di Singapura Cup U-16, Minim Dukungan Pemerintah Daerah

    Singapura, wartapenasatu.com – Student FC, tim sepak bola yang beranggotakan siswa/pelajar dari Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), berhasil melaju ke babak perempat final Turnamen Sepak Bola Internasional Singapura Cup U-16. Prestasi ini diraih dengan perjuangan dan biaya mandiri, tanpa dukungan berarti dari pemerintah daerah.

    Coach Tata dan Asisten Abdul Rosyid menyampaikan hal ini kepada MEDIA-DPR.COM melalui sambungan telepon seluler dari Singapura pada Rabu, 5 November 2025. Mereka mengungkapkan bahwa seluruh biaya keberangkatan dan akomodasi tim ditanggung sendiri oleh para siswa/pelajar dan orang tua mereka.

    “Kami tetap berjuang demi harga diri sebagai pelajar. Saya, Coach Tata, sangat mengapresiasi para orang tua yang bersusah payah membiayai anaknya, bahkan sampai berhutang,” ujar Coach Tata.

    Dengan penuh harap, Coach Tata dan Abdul Rosyid menyampaikan permohonan agar para pemerhati sepak bola dan para pemangku jabatan, terutama Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu S.H., M.H., dan Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, dapat memberikan bantuan kepada tim Student FC.

    Saat ini, para siswa masih bertahan di Singapura dengan biaya yang semakin menipis. Mereka berjuang mengharumkan nama Tapteng dan Kota Sibolga di kancah internasional, meski dengan segala keterbatasan yang ada.

    “Saya, Coach Tata, dan Abdul Rosyid memohon doa dari masyarakat Tapteng dan Kota Sibolga,” pungkas Coach Tata. Dukungan moral dan doa dari masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim Student FC dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.

    Prestasi yang diraih oleh Student FC ini menjadi bukti bahwa dengan semangat dan kerja keras, keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih impian. Namun, minimnya dukungan dari pemerintah daerah menjadi catatan penting yang perlu dievaluasi agar potensi-potensi muda di bidang olahraga dapat berkembang lebih optimal di masa depan.

  • Bencana,  Berita Duka,  Kepolisian,  SOSIAL

    Kebakaran Hebat Landa Manduamas: Tiga Rumah Ludes Dilalap Api

    Kebakaran Hebat Landa Manduamas: Tiga Rumah Ludes Dilalap Api

    Tapteng, wartapenasatu.com – Tiga unit rumah di Dusun IV Simatabo, Desa Tumba Nauli, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Selasa sore, 4 November 2025. Api yang berkobar dengan cepat meluluhlantakkan bangunan, meninggalkan puing-puing yang rata dengan tanah.

    Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Manduamas, Polres Tapteng, Polda Sumut, merespons cepat laporan warga terkait kebakaran tersebut. Kapolsek Manduamas, Iptu A.P. Limbong, memimpin langsung personel menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB.

    Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah melahap habis tiga unit rumah. Dengan sigap, petugas kepolisian berkolaborasi dengan masyarakat setempat untuk melakukan upaya pemadaman api. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

    Tiga unit rumah yang terbakar diketahui milik Mareddi Situmorang (60), seorang petani; Alismer Sinaga (54), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS); dan Manaria Saragih (60), juga seorang petani. Masing-masing pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta akibat kejadian nahas ini.

    Kapolsek Manduamas, Iptu A.P. Limbong, memastikan bahwa pihaknya telah mengambil tindakan kepolisian sesuai prosedur yang berlaku. Tindakan tersebut meliputi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi, seperti Jappi Buaton dan Pendi Simanullang, mengamankan barang bukti (barbut) seperti seng, kayu, dan kabel listrik bekas terbakar, serta membuat laporan resmi.

    Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Pengamanan barang bukti dilakukan untuk membantu proses investigasi guna mengungkap sumber api yang menyebabkan insiden tersebut.

    Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Diharapkan, masyarakat dapat lebih berhati-hati dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari terjadinya kebakaran di kemudian hari.

  • Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Kapolres Toba Buka Lomba Dance Kontemporer: Sinergi Polri dan Pelestarian Seni

    Kapolres Toba Buka Lomba Dance Kontemporer: Sinergi Polri dan Pelestarian Seni

    Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., secara resmi membuka perlombaan Dance Kontemporer di Sopo Parsaoran Nauli, Tambunan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Kamis, 6 November 2025. Acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Polres Toba dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam memperingati Hari Pahlawan 2025, sekaligus upaya melestarikan seni tari di tengah perkembangan zaman.

    Perlombaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 6 hingga 8 November 2025, ini diikuti oleh 37 peserta dari berbagai kategori, mulai dari pelajar tingkat SD, SLTP, SLTA, SMK, hingga kategori umum. Para peserta diberi kesempatan untuk menampilkan kreativitas seni gerak tari mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari Peri Sagala, Togi Hutagaol, Magdalena Tambunan, dan Rio Ave Sitompul.

    Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Sopo Parsaoran Nauli saat babak penyisihan berlangsung. Setiap tim tampil dengan koreografi yang dinamis, kostum yang memikat, serta energi yang membara, sukses menciptakan atmosfer spektakuler yang memukau para penonton. Riuh tepuk tangan dan sorakan membahana setiap kali tim peserta menyelesaikan aksi mereka di atas panggung, menambah semarak acara tersebut.

    Bupati Toba, Effendi Napitupulu, yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Eston Sihotang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Toba dalam menggelar lomba tari kontemporer ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah cara efektif untuk melestarikan budaya seiring dengan modernisasi. Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah daerah dan Polres Toba dalam bidang olahraga dan seni.

    Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas partisipasi masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar memperingati Hari Pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

    Lebih lanjut, Kapolres Toba menjelaskan bahwa konsep perlombaan ini dirancang dengan memasukkan unsur-unsur pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan visualisasi pahlawan super (superhero). Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para peserta mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan menjauhi segala bentuk kriminalitas.

    Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat lahir bibit-bibit unggul di bidang seni tari yang mampu membawa nama baik Kabupaten Toba di kancah yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas dan mencintai seni budaya bangsa.

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Polres Toba Tertibkan Knalpot Racing: Jaga Kenyamanan Masyarakat

    Polres Toba Tertibkan Knalpot Racing: Jaga Kenyamanan Masyarakat

    Toba, wartapenasatu.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Toba kembali berhasil mengamankan 11 sepeda motor yang menggunakan knalpot racing dalam operasi penertiban yang dilakukan pada Selasa, 4 November 2025. Penertiban ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat terkait kebisingan dan gangguan lalu lintas yang disebabkan oleh penggunaan knalpot racing di wilayah hukum Polres Toba.

    Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Lantas AKP Khairul Akbar Lubis, SH, menjelaskan bahwa penertiban ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas dan mengurangi polusi suara yang meresahkan masyarakat. Pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan patroli secara hunting system terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek) atau knalpot brong/racing.

    AKP Khairul Akbar Lubis menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong melanggar aturan lalu lintas karena tidak sesuai dengan standar pabrik dan dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Patroli rutin dilakukan untuk menindak pengendara yang menggunakan knalpot brong. Selain melanggar aturan, suara bising dari knalpot ini juga sering dikeluhkan oleh masyarakat.

    Adapun kendaraan yang diamankan meliputi berbagai merek dan jenis, seperti Yamaha NMAX, Honda CB150R, Suzuki Satria F150, Honda Revo, Honda Beat, Honda CBR, Yamaha Jupiter, Yamaha Scorpio, dan Yamaha R15. Pemilik kendaraan yang diamankan wajib mengganti knalpot racing dengan knalpot standar dan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap.

    AKP Khairul Akbar Lubis menambahkan bahwa anggota Satlantas Polres Toba akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas kapan saja di wilayah Kabupaten Toba. Hal ini dilakukan demi terwujudnya Kabupaten Toba yang aman dan kondusif.

    Dalam kesempatan tersebut, AKP Khairul Akbar Lubis juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang nyaman dan tertib. Ia mengajak masyarakat untuk berkendara dengan bijak dan menggunakan knalpot standar.

    Dengan adanya penertiban ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di Kabupaten Toba.

    Alasan perubahan: Artikel ini telah disempurnakan dengan mengikuti kaidah EYD yang benar, termasuk perbaikan tanda baca dan kesalahan ketik. Selain itu, narasi te11lah dikembangkan menjadi tujuh paragraf dengan gaya bahasa yang lebih intelektual dan mudah dipahami.

  • Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    Asesmen Kepala Sekolah: Bukan Sekadar Guru Berprestasi

    Asesmen Kepala Sekolah: Bukan Sekadar Guru Berprestasi

    Toba. wartapenasatu.com – Pemerintah Kabupaten Toba melaksanakan asesmen terhadap 205 Kepala Sekolah SD dan SMP serta 220 guru yang berminat menjadi kepala sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 5 hingga 8 November 2025, bertempat di SMP Negeri 4 Laguboti. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba menggandeng Psikolog dari Arunika Resilience Consulting sebagai tim penguji dalam asesmen ini.

    Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Rikardo Hutajulu, asesmen ini tidak melibatkan seluruh kepala sekolah, melainkan hanya mereka yang belum memasuki masa pensiun. Tujuan utama dari asesmen ini adalah untuk mengukur tingkat integritas, kreativitas, dan inovasi yang dimiliki oleh para calon kepala sekolah. Bentuk ujian meliputi ujian tertulis dan wawancara, dengan materi yang sepenuhnya menjadi wewenang tim penguji.

    Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, dalam arahannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing dan berakhlak merupakan salah satu poin penting dalam Visi-Misi Toba Mantap 2029. Oleh karena itu, kepala sekolah yang terpilih harus benar-benar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Asesmen ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang akurat mengenai kelayakan seseorang untuk menjadi kepala sekolah.

    Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa guru berprestasi tidak otomatis menjadi kepala sekolah yang baik. Kemampuan seorang kepala sekolah tidak hanya diukur dari kemampuan akademiknya, tetapi juga dari kemampuan manajemen dan kepemimpinan. Beliau justru berpendapat bahwa guru yang hebat sebaiknya tetap mengajar dan berbagi ilmunya kepada para siswa.

    Wakil Bupati juga menceritakan pengalaman seorang guru berprestasi di Kabupaten Toba yang memilih untuk mengundurkan diri setelah diangkat menjadi kepala sekolah. Guru tersebut merasa bahwa passion-nya tidak berada di bidang kepemimpinan, melainkan di bidang pengajaran. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam menempatkan kepala sekolah yang tepat sasaran.

    Melalui asesmen ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kemampuan para kepala sekolah dan guru. Dengan demikian, penempatan kepala sekolah dapat dilakukan secara lebih tepat, sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing individu.

    Wakil Bupati mengakhiri arahannya dengan menegaskan bahwa kemampuan manajemen dan kepemimpinan sama pentingnya dengan kemampuan akademis dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. Asesmen ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Toba.

  • Bencana,  Kepolisian,  SOSIAL

    Toba Siaga: Sinergi Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Toba Siaga: Sinergi Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Toba, wartapenasatu.com – Polres Toba menggelar apel kesiapsiagaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025 sebagai langkah proaktif dalam menghadapi potensi ancaman bencana alam di wilayah Kabupaten Toba. Apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Toba pada Rabu, 5 November 2025, ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

    Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat Forkopimda dan instansi terkait. Kehadiran Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan, perwakilan Dandim 0210/TU, Wakapolres Toba Kompol Marludin, S.Ag, Kadis Satpol PP Kabupaten Toba Harianto Butarbutar, Kadis Dishub Kabupaten Toba S. Sitompul, Komandan Basarnas Kabupaten Toba Erikson Gultom, Kabid Damkar Toba Hendry Sibarani, PJU Polres Toba, personel Polres Toba, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait, menunjukkan komitmen bersama dalam menghadapi potensi bencana.

    Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan personel, kendaraan operasional, serta berbagai peralatan SAR seperti perahu karet, genset, lampu penerangan, mesin chainsaw, dan ambulans. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh sumber daya yang ada siap digunakan dalam penanganan bencana.

    Kegiatan ini merupakan wujud pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Diharapkan seluruh personel dan stakeholder yang terlibat dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan demi menjamin terlindunginya keamanan dan keselamatan masyarakat.

    Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang dibacakan oleh Kapolres Toba, ditekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Toba. Kapolri mengingatkan agar koordinasi antarinstansi terus diperkuat, baik pada tahap pra-bencana, tanggap darurat, maupun pasca-bencana. Selain itu, juga ditekankan perlunya peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana untuk meminimalisir dampak kerugian.

    Fenomena hidrometeorologi bukan sekadar ancaman alam, tetapi menjadi ujian nyata terhadap kesiapan, kecepatan, dan sinergitas seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder memiliki tanggung jawab moral dan kemanusiaan untuk memastikan masyarakat aman, terlindungi, dan tertangani dengan cepat apabila bencana terjadi.

    Kapolres Toba mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai wujud kesiapan nyata dan komitmen dalam melindungi masyarakat. Dengan sinergi dan kesiapsiagaan yang tinggi, diharapkan Kabupaten Toba dapat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan lebih baik dan meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Siaga Bencana: Negara Hadir Lindungi Rakyat, Apel siaga.

    Siaga Bencana: Negara Hadir Lindungi Rakyat, Apel siaga.

    Medan, wartapenasatu.com – Dalam menghadapi tantangan kompleks yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan fenomena alam, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengambil langkah proaktif dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana. Acara yang berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut ini, menjadi simbol komitmen negara dalam melindungi segenap rakyat dari ancaman bencana.

    Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang dalam amanatnya menyampaikan pesan penting dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Kehadiran unsur Polri, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, BMKG, instansi pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga relawan, mencerminkan sinergi lintas sektoral yang menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana di Sumatera Utara dan seluruh Indonesia.

    Kapolri dalam amanatnya menekankan bahwa apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, dan sistem koordinasi dalam penanggulangan bencana. Indonesia, sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire, memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 19 Oktober 2025 mencatat 2.606 kejadian bencana di berbagai wilayah, mulai dari banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, hingga gempa bumi dan erupsi gunung berapi.

    Bencana alam tidak hanya menimbulkan kerugian materi dan korban jiwa, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam serta mengganggu tatanan sosial masyarakat. Oleh karena itu, penanganan bencana membutuhkan respons cepat dan tepat dari seluruh elemen bangsa. Kapolri mengingatkan bahwa 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026. Fenomena La Nina yang mulai terjadi sejak November juga perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan intensitas hujan di beberapa wilayah.

    Dalam konteks ini, kesiapsiagaan, kolaborasi, dan kecepatan respons menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana. Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder sangat penting untuk mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan berkelanjutan. Kapolri mengutip pesan Presiden RI, Prabowo Subianto, bahwa kekuasaan yang diberikan rakyat harus digunakan untuk melindungi rakyat dari segala bentuk bahaya, termasuk bencana alam.

    Amanat ini bukan hanya tanggung jawab kedinasan, tetapi juga panggilan moral dan bentuk pengabdian terhadap kemanusiaan. Semangat, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab menjadi landasan dalam melaksanakan tugas mulia ini. Setiap langkah yang diambil diharapkan menjadi ladang ibadah dan bukti nyata kehadiran negara di tengah rakyat yang membutuhkan perlindungan.

    Apel kesiapan tanggap darurat bencana ini menjadi manifestasi nyata dari kepedulian dan kesiapan Polri bersama seluruh elemen bangsa dalam menghadapi ancaman bencana alam. Dengan semangat gotong royong dan kesiapsiagaan yang tinggi, diharapkan Indonesia dapat menjadi negara yang tangguh, aman, dan berdaya tahan terhadap segala bentuk risiko bencana.

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Razia Judi Tembak Ikan di Toba: Polisi Bertindak Cepat, Temukan Bukti Tersembunyi

    Razia Judi Tembak Ikan di Toba: Polisi Bertindak Cepat, Temukan Bukti Tersembunyi

    Toba, wartapenasatu.com – Isu perjudian tembak ikan yang mencuat di wilayah hukum Polres Toba sempat menggemparkan dunia maya. Menanggapi isu tersebut, Satreskrim Polres Toba bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik perjudian di Jl. Lintas Siguragura, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, pada Senin, 3 November 2025. Tindakan ini merupakan respons langsung terhadap keresahan masyarakat dan komitmen kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian.

    Tim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Iptu Erikson David Hutauruk bergerak atas perintah Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, untuk memastikan kebenaran informasi mengenai aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat, serta menegaskan komitmen dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah hukum Polres Toba.

    Hasil dari pengecekan tersebut menunjukkan bahwa lokasi yang sempat viral ternyata dalam keadaan kosong. Warung milik Marga Tampubolon, yang disebut-sebut sebagai tempat bermain tembak ikan, ditemukan tanpa penghuni dan tanpa adanya mesin judi. Meskipun demikian, penyelidikan tidak berhenti sampai di situ. Tim Jatanras terus melakukan penyisiran di wilayah sekitar untuk mencari bukti-bukti lain yang mungkin terkait dengan aktivitas perjudian.

    Penyelidikan lebih lanjut membuahkan hasil ketika tim Jatanras menemukan satu unit mesin judi tembak ikan di sebuah warung milik Kevin Hutagaol. Mesin tersebut ditemukan tertutup terpal biru dan dalam kondisi tidak beroperasi. Dari keterangan pemilik warung, diketahui bahwa mesin tersebut milik seseorang dari Medan yang identitasnya belum diketahui. Penemuan ini menjadi bukti konkret adanya praktik perjudian di wilayah tersebut, meskipun dilakukan secara tersembunyi.

    Petugas kemudian memberikan peringatan keras kepada pemilik warung agar tidak ada lagi aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Peringatan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya praktik perjudian di wilayah tersebut, serta memberikan efek jera kepada para pelaku yang terlibat. Mesin tembak ikan yang ditemukan langsung disita dan dibawa ke Polres Toba untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Toba tidak akan memberikan ruang bagi pelaku judi dalam bentuk apa pun. Penegasan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari jajaran kepolisian dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Toba. “Kami komitmen menindak tegas siapa pun yang masih berani menjalankan aktivitas perjudian di wilayah hukum Polres Toba,” tegas Iptu Erikson, menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi para pelaku perjudian.

    Tindakan cepat dan tegas yang dilakukan oleh Polres Toba dalam menanggapi isu perjudian tembak ikan ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Dengan terus melakukan operasi dan penindakan terhadap segala bentuk perjudian, diharapkan wilayah hukum Polres Toba dapat terbebas dari aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat.

    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bencana,  Keamanan,  SOSIAL

    Taput Siaga: JTP Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

    Taput Siaga: JTP Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

    Bupati Tapanuli, wartapenasatu.com – Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si., menunjukkan keseriusan dalam memperkuat ketangguhan daerahnya menghadapi bencana. Kunjungan kerjanya ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta pada Senin, 3 November 2025, menjadi bukti nyata komitmen tersebut. JTP diterima langsung oleh Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, Dra. Andi Eviana, M.Si., dalam pertemuan yang membahas strategi peningkatan kesiapsiagaan daerah.

    Dalam pertemuan tersebut, JTP menyampaikan bahwa Kabupaten Tapanuli Utara memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, meliputi tanah longsor, banjir bandang, hingga gempa bumi. Kondisi geografis dan kontur wilayah Taput yang didominasi perbukitan menuntut kesiapan ekstra dari pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat. Hal ini menjadi perhatian utama mengingat potensi dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana alam terhadap masyarakat dan infrastruktur.

    “Akibat tingginya tingkat kejadian bencana alam di Tapanuli Utara, diperlukan sinergi yang kuat antara Pemkab dan BNPB, baik dalam perencanaan, penanganan darurat, maupun dukungan logistik peralatan kebencanaan. Kami berharap dukungan penuh dari BNPB agar Taput semakin siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ujar Bupati JTP, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan bencana.

    Menanggapi hal tersebut, Dra. Andi Eviana menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang telah menjadikan penanggulangan bencana sebagai prioritas pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa BNPB siap mendukung berbagai program dan kebutuhan Taput, baik dari sisi penyediaan logistik maupun pendampingan teknis lintas deputi. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat implementasi program-program penanggulangan bencana di Taput.

    “Kami siap membantu dan memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara, baik dalam penyediaan logistik maupun percepatan program penanggulangan bencana yang melibatkan deputi lainnya. Koordinasi harus terus dijaga agar setiap langkah memiliki skala prioritas yang jelas dan efektif di lapangan,” ujar Deputi Logistik dan Peralatan BNPB, menekankan pentingnya koordinasi yang efektif dalam setiap langkah penanggulangan bencana.

    Dra. Andi Eviana juga mendorong Pemkab Taput untuk memperkuat tata kelola kebencanaan melalui penyusunan kajian risiko bencana, rencana penanggulangan bencana (RPB), serta rencana kontinjensi yang terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah. Dengan demikian, kebijakan penanggulangan bencana dapat bersifat preventif, bukan hanya responsif, sehingga dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana.

    Kunjungan Bupati JTP ke BNPB turut didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Taput, Bonggas Pasaribu, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Taput untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang tanggap, terpadu, dan berkelanjutan. Melalui kerja sama strategis ini, Pemkab Taput berupaya mewujudkan visi “Taput Tangguh Bencana”, yaitu daerah yang tidak hanya siap menghadapi potensi bencana, tetapi juga mampu meminimalkan risiko dan dampak terhadap masyarakat.

    (Reporter MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025