Artikel

  • Artikel,  Pendidikan,  SOSIAL,  Uncategorized

    “Dari Pramuka Garuda ke Aliansi Pelajar, Quraya Buktikan Semangat Kepemimpinan Pelajar Surabaya”

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 26 Oktober 2025 Suasana penuh semangat menyelimuti Rapat Perdana Aliansi Pelajar Surabaya yang digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Wizzmie Diponegoro. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya untuk merancang program kerja satu periode ke depan dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan muda.

    Dalam pertemuan itu, hadir sosok inspiratif  Alquraya Tahta Buana, pelajar kelas IX SMP Negeri 40 Surabaya, yang akrab disapa Quraya. Ia menjadi perwakilan satu-satunya dari SMPN 40, membawa semangat pelajar muda yang percaya diri dan berwawasan luas di antara para peserta lainnya.

    Rapat perdana ini membahas berbagai agenda penting yang melibatkan empat divisi utama: Acara, Kajian, Humas, dan Media Kreatif. Setiap divisi memaparkan gagasan program kerja yang visioner, mulai dari kegiatan sosial hingga pengembangan kapasitas pelajar. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga menumbuhkan solidaritas antaranggota.

    Quraya terlihat aktif mengikuti setiap sesi diskusi, menyampaikan ide-ide segar dan pandangan kritisnya mengenai pentingnya kolaborasi antar pelajar. Ia menekankan bahwa generasi muda harus berani berinovasi dan memiliki peran sosial di lingkungannya.

    “Kalau kita ingin dihargai, tunjukkan lewat karya dan kontribusi nyata,” tutur Quraya tegas di sela-sela forum.

    Sosok Quraya memang dikenal tidak asing di kalangan teman-temannya. Selain aktif di dunia organisasi pelajar, ia juga merupakan anggota Pramuka berprestasi di sekolahnya dan telah menyandang predikat Garuda Kwarcab Surabaya  sebuah pencapaian tertinggi dalam dunia kepramukaan tingkat kota.

    Prestasi ini menunjukkan konsistensinya dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin — nilai-nilai yang ia bawa juga dalam keaktifannya di Aliansi Pelajar Surabaya

    . “Pramuka mengajarkan saya untuk mandiri dan tangguh. Itu juga yang saya bawa ke setiap kegiatan organisasi,” ungkapnya dengan senyum percaya diri.

    Para peserta lain pun mengapresiasi semangat Quraya yang mampu membawa suasana positif dan inspiratif dalam forum. Keaktifannya menjadi bukti nyata bahwa pelajar SMP pun bisa memiliki pengaruh besar dalam organisasi lintas sekolah. Tidak sedikit yang menilai Quraya adalah sosok muda yang layak menjadi teladan bagi pelajar Surabaya.

    Rapat perdana ini menghasilkan berbagai rencana program, seperti kegiatan Olahraga Pelajar, Forum Kajian Kepemimpinan, hingga Produksi Konten Kreatif yang bertujuan memperkuat citra positif pelajar Surabaya di media sosial. Semua program dirancang agar pelajar tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Quraya dan rekan-rekannya berharap Aliansi Pelajar Surabaya dapat menjadi wadah penggerak perubahan positif.

    “Kami ingin buktikan bahwa pelajar Surabaya punya semangat besar dan mampu melahirkan ide-ide keren untuk kemajuan kota,” ucap Quraya di akhir sesi rapat dengan penuh optimisme.

    Dengan dedikasinya di Pramuka dan perannya sebagai pelajar aktif, Alquraya Tahta Buana membuktikan bahwa usia muda bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Ia adalah gambaran pelajar yang cerdas, tangguh, dan siap menjadi bagian dari generasi emas Surabaya. (Dodo)

  • Artikel,  Hiburan,  Pendidikan

    Quraya, Pelajar SMPN 40 Surabaya yang Menginspirasi di Rapat Perdana Aliansi Pelajar Surabaya

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 26 Oktober 2025 Aliansi Pelajar Surabaya resmi menggelar rapat perdana pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Wizzmie Diponegoro, Surabaya. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para pelajar dari berbagai sekolah untuk menyatukan semangat, ide, dan langkah strategis dalam membangun gerakan pelajar yang aktif, produktif, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

    Salah satu peserta yang mencuri perhatian dalam kegiatan ini adalah Alquraya Tahta Buana, siswi kelas IX dari SMP Negeri 40 Surabaya, yang akrab disapa Quraya. Ia hadir sebagai perwakilan tunggal dari SMPN 40, sekaligus menjadi sosok inspiratif yang mencerminkan semangat pelajar Surabaya yang visioner dan berprestasi.

    Dalam rapat perdana tersebut, Quraya terlibat aktif menyampaikan pandangan dan gagasannya di forum bersama perwakilan dari berbagai sekolah. Ia berpartisipasi dalam diskusi penyusunan program kerja tiap divisi, mulai dari Acara, Kajian, Humas, hingga Media Kreatif. Rapat ini bertujuan untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi antar-divisi, dan melahirkan rencana kerja yang konkret bagi perkembangan organisasi pelajar di Surabaya.

    Quraya menegaskan pentingnya peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan penuh ide segar.

    “Pelajar zaman sekarang bukan cuma belajar di kelas, tapi juga harus bisa berdampak di luar sekolah,” ujarnya

    dengan percaya diri saat sesi diskusi berlangsung. Ucapannya disambut antusias oleh peserta lain, yang kagum dengan kedewasaan berpikirnya meskipun masih duduk di bangku SMP.

    Rapat perdana ini juga menjadi ruang bagi tiap divisi untuk memaparkan rencana kerja mereka. Divisi Acara, misalnya, mengusulkan program rutin seperti Olahraga Pelajar dan kegiatan sosial Berbagi Takjil di bulan Ramadan. Divisi Kajian berfokus pada pengembangan wawasan dan kepemimpinan, sementara Humas bertugas memperluas jaringan dan hubungan antar sekolah. Di sisi lain, Media Kreatif berperan menjaga citra positif organisasi melalui dokumentasi dan konten digital.

    Keterlibatan Quraya dalam kegiatan ini sejalan dengan kiprahnya di bidang kepramukaan. Ia dikenal aktif di Pramuka SMPN 40 Surabaya dan berhasil meraih penghargaan Garuda Kwarcab Surabaya, sebuah pencapaian bergengsi yang hanya diberikan kepada anggota Pramuka dengan dedikasi dan disiplin tinggi. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Quraya dalam dunia organisasi dan kepemimpinan sejak usia muda.

    Menurut Quraya, pengalaman di Pramuka memberinya banyak bekal dalam hal kerja tim, tanggung jawab, dan mental tangguh nilai yang juga ia terapkan dalam kegiatan Aliansi Pelajar Surabaya. “Kalau mau maju, kita harus kompak dan saling mendukung. Sama seperti di Pramuka, semua anggota punya peran penting,” tuturnya dengan nada yakin.

    Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini menumbuhkan optimisme baru di kalangan pelajar Surabaya. Melalui sinergi dan kolaborasi antar-divisi, Aliansi Pelajar Surabaya diharapkan menjadi wadah yang melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif, kreatif, dan peduli terhadap masyarakat.

    Bagi Quraya sendiri, rapat perdana ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sebuah langkah awal menuju perjalanan panjang sebagai pelajar berprestasi yang ingin membawa perubahan positif.

    Ini baru permulaan. Saya ingin terus belajar, berkontribusi, dan membanggakan sekolah serta kota saya,” ujarnya penuh semangat.

    Dengan semangat kepemimpinan yang matang dan energi positif yang terpancar dari sosok mudanya, Alquraya Tahta Buana menjadi simbol pelajar Surabaya yang berani melangkah, berani berpendapat, dan berani berkontribusi. Melalui keaktifannya di Aliansi Pelajar Surabaya dan Pramuka, Quraya telah membuktikan bahwa usia muda bukan batas, melainkan awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang gemilang. (Dodo)

  • Artikel,  SOSIAL

    Penataan Pantai Pandan: Pemkab Tapteng Tegaskan Tak Ada Penggusuran

    Penataan Pantai Pandan: Pemkab Tapteng Tegaskan Tak Ada Penggusuran

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – 25 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Hasudungan P. Samosir, ST, MM, menegaskan bahwa pembangunan Jogging Track di Pantai Pandan bukanlah bentuk penggusuran masyarakat, melainkan upaya penataan kawasan pantai yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menarik minat wisatawan.

    Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Jumat, 24 Oktober 2025, Hasudungan P. Samosir menjelaskan bahwa pembangunan Jogging Track di Pantai Pandan dilakukan di atas lahan negara. Bersamaan dengan itu, Pemkab Tapanuli Tengah juga berencana membangun Area Food Court yang akan menjadi tempat relokasi bagi para pedagang di sekitar Pantai Pandan.

    “Sesuai dengan komitmen Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen menghadirkan pembangunan yang manusiawi, beradab, dan berkeadilan,” ujar Hasudungan P. Samosir. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mendukung penataan kawasan Pantai Pandan sehingga bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan.

    Dengan tertatanya Pantai Pandan, diharapkan akan menambah minat wisatawan atau pengunjung untuk datang berwisata ke Pantai Pandan. Hal ini tentunya berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat Tapanuli Tengah pada umumnya dan masyarakat di sekitar Pantai Pandan pada khususnya.

    Hasudungan P. Samosir juga mengharapkan masyarakat agar mendukung pembangunan ini untuk mewujudkan “Tapteng Naik Kelas, Adil Untuk Semua.” Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab atau hoaks.

    Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tapanuli Tengah, Winner Napitupulu, ST, MM, menegaskan bahwa tidak benar akan ada penggusuran. Yang ada adalah penataan Pantai Pandan yang bertujuan agar pemandangan di sepanjang pantai Pandan lebih indah dan menarik sehingga wisatawan berminat untuk berkunjung ke sana.

    “Disamping itu, penataan ini diharapkan akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan para pelaku usaha di sekitar pantai Pandan,” tandas Winner Napitupulu.

    Laporan oleh: T. Sirait

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Keamanan

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Hadiri Rapat Komite Keamanan dan Table Top Exercise Bandara Tjilik Riwut

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Hadiri Rapat Komite Keamanan dan Table Top Exercise Bandara Tjilik Riwut

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan serta keselamatan penerbangan, Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polresta Palangka Raya menghadiri kegiatan Rapat Komite Keamanan Ke-III dan Table Top Exercise Bandar Udara Tjilik Riwut Tahun 2025, Kamis (23/10/2025).

    Kegiatan yang digelar di Kantor Administrasi Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut ini dihadiri oleh berbagai instansi dan stakeholder terkait, termasuk unsur TNI, Polri, instansi pemerintah, BUMN, dan pihak operator penerbangan.

    Polresta Palangka Raya sendiri diwakili oleh Kasatpamobvit, AKP Suranto, bersama Panit II Pamwaster, Aiptu Dodik K., dan Bripda Rifky Abdi Surya.

    Suranto menjelaskan bahwa kegiatan tersebut membahas langkah-langkah peningkatan fungsi komando, koordinasi, dan komunikasi antaranggota komite keamanan dalam penanggulangan keadaan darurat di lingkungan Bandara Tjilik Riwut.

    “Forum ini menjadi wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi dan prosedur dalam menghadapi potensi gangguan keamanan serta memastikan sinergitas berjalan optimal,” ungkapnya mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.

    Kasatlamobvit menegaskan, bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga keamanan objek vital nasional, termasuk sektor transportasi udara yang memiliki peranan strategis bagi masyarakat.

    “Polresta Palangka Raya akan terus bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam mendukung keamanan dan keselamatan operasional di Bandara Tjilik Riwut, agar aktivitas penerbangan tetap berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian

    Prestasi Cermelang, Ditreskrimsus Polda Kalteng Terima Penghargaan Kabareskrim Polri dalam Rakor Penyidik Polri dan PPNS

    Prestasi Cermelang, Ditreskrimsus Polda Kalteng Terima Penghargaan Kabareskrim Polri dalam Rakor Penyidik Polri dan PPNS

    Jakarta, wartapenasatu.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) berhasil menerima penghargaan dari Kabareskrim Polri Komjen Pol Syahardiantono, atas keaktifan dalam koordinasi, pengawasan, dan pembinaan kepada PPNS di wilayah Kalteng.

    Penghargaan tersebut diberikan oleh Wakabareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, mewakili Kabareskrim kepada Dirreskrimsus Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Rimsyahtono, mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, usai kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama penyidik Polri pengemban fungsi korwas dengan PPNS Kementerian/Lembaga tahun 2025, di Hotel Bidakara, Jaksel, Kamis (23/10/2025).

    Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji membenarkan bahwa penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi pimpinan atas kerjasama yang baik antara Polda Kalteng dan PPNS dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

    Penghargaan ini juga menjadi bukti bahwa Polda Kalteng serius dalam meningkatkan kualitas penegakkan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

    “Diharapkan dengan penghargaan ini, kedepan dapat semakin memperkuat komitmen jajaran Polda Kalteng dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat,” tutup Erlan.

    Perlu diketahui, Ditreskrimsus Polda Kalteng sebelumnya juga telah meraih juara pertama lomba cipta lagu bertajuk “Cahaya Bhayangkara” dalam ajang Awarding Day Kreasi Polri 2025.

    Prestasi ini menunjukkan bahwa Polda Kalteng tidak hanya unggul dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun komunikasi publik dan kreasi budaya internal.

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Pendidikan

    Peringatan HKGB Ke-73, Polda Kalteng Gelar Syukuran Sekaligus Salurkan Tali Asih Bantuan Pendidikan Akademik

    Peringatan HKGB Ke-73, Polda Kalteng Gelar Syukuran Sekaligus Salurkan Tali Asih Bantuan Pendidikan Akademik

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar acara syukuran dala rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke -73 tahun 2025, bertempat di Aula Arya Dharma Mapolda setempat, Kamis (23/10/2025).

    Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, dan diikuti sejumlah pejabat utama Polda serta pengurus Bhayangkari daerah maupun cabang.

    Dalam kesempatannya, Kapolda Kalteng selaku pembina Bhayangkari Daerah Kalteng, mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bhayangkari yang ke-73, sekaligus mengapresiasi pengabdian dan peran aktif Bhayangkari dalam mendukung tugas-tugas Polri.

    “Semoga melalui momentum peringatan ini, Bhayangkari dapat selalu memberikan semangat dalam berkarya mendukung Polri untuk masyarakat,” ucap Kapolda.

    Irjen Iwan juga berharap agar seluruh Bhayangkari dapat memahami visi dan misi serta program-program dari Polri dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berkeadilan, serta berperan aktif dalam pembangunan masyarakat menuju Indonesia yang lebih maju.

    “Untuk itu, saya minta peran Bhayangkari sebagai istri anggota Polri dapat memberikan dukungan, khususnya dalam pelaksanaan tugas terutama dalam mensukseskan program pemerintah seperti ketahanan pangan dan makan bergizi gratis,” harapnya.

    Sementara itu, ditempat yang sama Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menambahkan bahwa dalam peringatan kali ini dirangkaikan dengan acara syukuran potong tumpeng

    “Selain itu, pada momen peringatan HKGB ini Kapolda bersama Ketua Bhayangkari Kalteng juga turut memberikan bantuan tali asih kepada pengurus Cabang berupa bantuan pendidikan akademik bagi pelajar TK, SD, SMP dan SMA,” tutup Kabidhumas.

    Sebagai informasi, adapun tema yang diangkat dalam peringatan HKGB ke-73 kali ini, yaitu ‘Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat’.@ Herry Kalteng

  • Artikel,  Berita Duka,  hukum,  Kepolisian

    Kesigapan Unit Turjawali Satlantas Polresta Palangka Raya Tangani Kecelakaan di Jalan Ir. Soekarno

    Kesigapan Unit Turjawali Satlantas Polresta Palangka Raya Tangani Kecelakaan di Jalan Ir. Soekarno

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Personel Unut Turjawali Pos Bundaran Besar Satuan Lalu Lintas Polresta Palangka Raya bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Ir. Soekarno, Jumat (24/10/2025) pagi sekitar pukul 05.20 WIB.

    Kegiatan penanganan Tempat Kejadian Perkara Kecelakaan Lalu Lintas (TPTKP Laka Lantas) tersebut dipimpin oleh Aiptu Solihin, S.H., bersama Bripka Jhon Heri, Bripka Yudi Ristianto, dan Bripda M. Zaki P.

    Kasat Lantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat, S.I.K. melalui Kanit Turjawali Ipda Dedi Hendra Kurniawan, S.H., M.M. menjelaskan bahwa personel langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat.

    “Begitu mendapat laporan, anggota kami segera menuju lokasi untuk mengamankan TKP, mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta mencatat keterangan saksi-saksi di lapangan,” terang Ipda Dedi.

    Dari hasil penanganan, diketahui kecelakaan melibatkan mobil Toyota Avanza bernomor polisi B 2421 PKO dengan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi KH 4607 LT. Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar situasi tetap aman dan tidak menimbulkan kemacetan.

    Selain melakukan penanganan teknis, personel Satlantas turut memberikan edukasi kepada pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut agar senantiasa berhati-hati dan patuh terhadap peraturan lalu lintas.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada saat berkendara, memperhatikan kecepatan, dan menjaga konsentrasi di jalan. Kedisiplinan berlalu lintas adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tambahnya.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif. Respon cepat anggota Satlantas diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di Kota Palangka Raya.

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Semarak PSBD VII: Etnis Batak Toba Siap Memukau dengan Ragam Atraksi Budaya

    Semarak PSBD VII: Etnis Batak Toba Siap Memukau dengan Ragam Atraksi Budaya

    Batu Bara, wartapenasatu.com – Kabupaten Batu Bara bersiap menyambut gelaran akbar Pekan Seni Budaya Daerah (PSBD) VII Tahun 2025. Sebuah perayaan keberagaman etnis dan kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan seluruh masyarakat. Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, SE, M.AP, dengan antusias mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi dalam acara yang sarat makna ini.

    “Sebagai ajang kebanggaan kita bersama, PSBD menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang harus terus kita jaga dan wariskan. Saya mengajak seluruh masyarakat Batu Bara untuk hadir, berpartisipasi, dan menunjukkan semangat cinta budaya daerah. Bersatu dalam keberagaman, kuat dalam kebersamaan,” seru Syafrizal dengan nada penuh semangat. Pernyataan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya sebagai identitas daerah.

    Untuk ketujuh kalinya, Kabupaten Batu Bara kembali menggelar PSBD yang akan diikuti oleh seluruh etnis yang bermukim di daerah tersebut. Setiap etnis akan menampilkan keunikan dan kekhasan budayanya masing-masing, menciptakan harmoni dalam keberagaman. Salah satu etnis yang sangat antusias menyambut PSBD VII adalah etnis Batak Toba.

    Ketua Etnis Batak Toba, Raju Piter Napitupulu, melalui Humasnya Erwin T.P. Panjaitan, menyampaikan bahwa pihaknya siap berpartisipasi penuh dalam kegiatan budaya tahunan ini. “Kita siap berpartisipasi secara total. Stand Batak Toba yang bercorak rumah adat sudah berdiri di Lapangan Bola Indra Sakti, lokasi penyelenggaraan PSBD VII tahun ini,” ujar Panjaitan dengan bangga. Persiapan yang matang ini menunjukkan keseriusan etnis Batak Toba dalam menyukseskan PSBD VII.

    Etnis Batak Toba akan mendapat giliran tampil penuh pada Rabu, 5 November 2025, dengan berbagai atraksi budaya khas yang sarat nilai tradisi. Penampilan akan diisi dengan tor-tor Batak Toba yang dibawakan oleh SMK Teladan Indra Pura, Sanggar Tari Marni Boru Simanungkalit, Wirda Boru Butar-Butar, serta berbagai atraksi menarik seperti martumba, sipitu cawan (pangurason), Sigale-gale, sihutur sanggul, dan tortor massal etnis Batak Toba. Ragam atraksi ini akan memukau penonton dengan keindahan dan keunikan budaya Batak Toba.

    Untuk menambah kemeriahan acara, pihak panitia juga menghadirkan Eric Sihotang, artis Batak Toba asal Jakarta, sebagai bintang tamu utama. Kehadiran Eric Sihotang diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai dan menghargai budaya Batak Toba.

    Sebagai simbol penghormatan, sebelum penampilan sejumlah atraksi budaya, etnis Batak Toba juga akan melakukan penyerahan Tongkat Tunggal Panaluan kepada Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian. Tongkat Tunggal Panaluan merupakan simbol kekuasaan dan kebijaksanaan dalam adat Batak Toba. Penyerahan tongkat ini merupakan wujud penghormatan etnis Batak Toba kepada pemerintah daerah. Panjaitan pun mengajak seluruh masyarakat, khususnya etnis Batak Toba, untuk hadir dan turut memeriahkan PSBD VII Tahun 2025 sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya daerah.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  SOSIAL

    Perpisahan di Toba, Harapan di Semarang: Kajari Dohar Nainggolan Mengemban Amanah Baru

    Perpisahan di Toba, Harapan di Semarang: Kajari Dohar Nainggolan Mengemban Amanah Baru

    Toba, wartapenasatu.com – saat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Toba, Dohar Nainggolan, berpamitan kepada masyarakat dan insan pers. Sebuah babak baru akan segera dimulai dalam kariernya, dengan tugas baru menanti di Kejaksaan Negeri Semarang. Perasaan haru dan harapan bercampur menjadi satu, mewarnai suasana perpisahan yang dikemas dalam acara sederhana coffee morning di Kantor Kejari Toba.

    Dalam ungkapan yang tulus, Dohar Nainggolan menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama dua tahun bertugas di Kabupaten Toba. “Sebagai manusia, tentu tidak lepas dari kekurangan. Datang tampak muka, pulang tampak punggung. Terima kasih atas segala bentuk kerja sama yang telah kita rajut bersama,” ujarnya dengan nada yang penuh kehangatan. Kata-kata ini mencerminkan kerendahan hati seorang pemimpin yang menyadari bahwa kesuksesan sebuah institusi tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.

    Pemerintah Kabupaten Toba turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Dohar Nainggolan selama bertugas. Kadis Kominfo Toba, Sesmon Butarbutar, mengakui pentingnya peran insan pers dalam pembangunan daerah. Ia berharap, ke depan, kerja sama antara pemerintah daerah dan media dapat terus ditingkatkan. “Kesempatan untuk temu pers memang belum terlaksana karena adanya kegiatan lain yang sangat mendesak. Namun, kami akan mengusulkan kembali kepada pimpinan agar acara temu pers di pemerintahan Bupati Effendi-Murphy dapat segera terwujud,” janjinya.

    Senada dengan Sesmon, Plt Kepala Badan Kesbang Toba, Freddi Panjaitan, mengakui bahwa institusinya belum memiliki program pembinaan yang terstruktur bagi insan pers. Namun, ia berkomitmen untuk merancang program-program yang dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan media. “Saat ini, kami hanya dapat menyampaikan terima kasih atas pengabdian Pak Kajari Dohar Nainggolan di Kabupaten Toba. Selamat bertugas di tempat yang baru, di Kejaksaan Negeri Semarang,” tuturnya.

    Mewakili suara para wartawan, Johan Pangaribuan menyampaikan apresiasi atas kinerja Dohar Nainggolan selama bertugas di Toba. Ia berharap, pengganti Dohar Nainggolan dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menjalin kerja sama yang erat dengan insan pers. “Akhir kata, kami hanya dapat mengucapkan selamat bertugas di kantor yang baru. Semoga pengganti nanti dapat melanjutkan program kerja sama yang telah dirintis oleh Pak Dohar,” ucapnya dengan penuh harap.

    Perpisahan ini bukan hanya sekadar perpisahan fisik, tetapi juga perpisahan emosional. Selama dua tahun bertugas di Toba, Dohar Nainggolan telah menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat dan insan pers. Ia telah menjadi bagian dari keluarga besar Toba, dan kepergiannya meninggalkan kesan yang mendalam. Namun, di balik kesedihan perpisahan, tersimpan harapan akan masa depan yang lebih baik.

    Semarang menanti kehadiran Dohar Nainggolan dengan tangan terbuka. Tugas baru yang diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Dengan pengalaman dan dedikasi yang telah teruji, Dohar Nainggolan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan Kejaksaan Negeri Semarang, serta membawa semangat baru dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kepolisian,  Kriminal

     Desa Timbang Jaya: PERMADA Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa

     Desa Timbang Jaya: PERMADA Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Desa

    Langkat, Sumatera Utara, wartapenasatu.com – Dalam semangat supremasi hukum dan asas legalitas, setiap indikasi penyimpangan keuangan negara harus diinvestigasi secara mendalam, diselidiki dengan seksama, dan ditindak tegas jika terbukti, demi menegakkan keadilan dan supremasi hukum di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    Pada Selasa siang, 21 Oktober 2025, puluhan anggota Presidium Rakyat Membangun Peradaban (PERMADA) menggelar aksi damai di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Aksi ini merupakan wujud protes dan seruan keadilan terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

    Ariswan, koordinator aksi, menyampaikan orasinya dengan lantang, menyatakan bahwa aksi ini muncul dari keresahan mendalam masyarakat Desa Timbang Jaya. Keresahan ini mencapai puncaknya setelah Usman, seorang warga desa, secara resmi melaporkan dugaan korupsi tersebut kepada Kejatisu pada tanggal 13 Oktober 2025.

    “Laporan ini adalah sinyal kuat dari rakyat yang telah bersuara. Dengan masuknya laporan ke aparat penegak hukum, patut diduga telah terjadi tindak pidana korupsi,” tegas Ariswan. Laporan tersebut menyoroti proyek pembangunan jalan dengan paving block yang dikerjakan pada Februari 2025, yang kini telah mengalami kerusakan parah. Hal ini menimbulkan dugaan kuat tentang penggunaan material berkualitas rendah, praktik mark-up anggaran, dan potensi penggelembungan biaya yang merugikan keuangan negara.

    Ariswan menambahkan, “Proyek ini belum genap satu tahun, tetapi kondisinya sudah rusak parah. Kami menduga kuat adanya penyimpangan dalam pelaksanaannya. Kualitas infrastruktur publik yang buruk dan cepat rusak adalah bukti awal yang tidak bisa diabaikan.” PERMADA menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan manifestasi konstitusional dari hak warga negara untuk melakukan kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan pengelolaan keuangan publik.

    Dalam pernyataan sikapnya, PERMADA menyampaikan tiga tuntutan utama: pertama, mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera memeriksa Kepala Desa Timbang Jaya selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atas dugaan Tipikor Dana Desa yang berpotensi merugikan keuangan negara. Kedua, meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk melakukan audit dan penyelidikan terhadap seluruh dokumen APBDes Timbang Jaya dari tahun 2021 hingga 2025, termasuk semua pelaksanaan proyek fisik yang didanai oleh Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD). Ketiga, memohon kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar menjadikan Desa Timbang Jaya sebagai studi kasus awal dan melanjutkan penelusuran serta audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa dan ADD di seluruh wilayah Kabupaten Langkat, karena mereka meyakini bahwa problematika korupsi anggaran tidak hanya terjadi di satu desa, melainkan telah menjadi penyakit struktural.

    “Dana Desa adalah hak rakyat, bukan ladang bancakan elit desa. Negara tidak boleh membiarkan ruang korupsi merajalela di akar rumput,” tegas Ariswan dengan penuh semangat. M. Sihotang, S.H., perwakilan Humas Kejati Sumut, menerima massa aksi dan mengapresiasi keberanian PERMADA dalam menyampaikan aspirasi. Ia menjanjikan bahwa laporan masyarakat akan segera diproses oleh tim kejaksaan. “Kami sedang memantau penggunaan Dana Desa di Sumatera Utara. Laporan ini penting, dan kami akan sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti. Jika ditemukan pelanggaran hukum, akan segera kami umumkan ke publik,” ungkap Sihotang. Setelah aksi, massa membubarkan diri dengan tertib. Ariswan menegaskan bahwa perjuangan belum selesai dan akan berlanjut ke Jakarta untuk meminta pengawasan nasional terhadap kasus ini, agar keadilan tidak mandek di daerah. Tokoh masyarakat Kecamatan Bahorok, Ucok BL, juga hadir dalam aksi tersebut dan meminta perhatian khusus dari Bupati Langkat serta tindakan cepat dari aparat penegak hukum. Kasus ini menjadi sorotan penting di tengah meningkatnya alokasi Dana Desa secara nasional, menunjukkan semangat baru dalam pengawasan partisipatif masyarakat terhadap potensi penyimpangan keuangan publik.

    Semoga Kejatisu menjalankan tugas penegakan hukum secara objektif dan berani, demi menjawab harapan rakyat.

Wartapenasatu.com @2025