Daerah
SMPN 1 Balige Apresiasi Prestasi Siswa Melalui Pemberian Hadiah
SMPN 1 Balige Apresiasi Prestasi Siswa Melalui Pemberian Hadiah
Balige, wartapenasatu.com – Pada hari Jumat, 17 Oktober 2025, SMP Negeri 1 Balige, yang terletak di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, menyelenggarakan acara pemberian hadiah bagi siswa-siswi berprestasi. Acara ini merupakan bentuk apresiasi sekolah terhadap pencapaian siswa dalam berbagai ajang perlombaan serta hasil Ujian Tengah Semester (UTS) tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memotivasi siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Balige, Bapak Indra Saragih, S.Pd., menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara holistik. Dalam wawancara dengan tim media setelah acara, Bapak Indra Saragih menyampaikan bahwa pemberian hadiah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.
Bapak Indra Saragih menjelaskan bahwa pada tanggal 11 Oktober 2025, SMP Negeri 1 Balige telah menggelar kegiatan Liga OSIS antar kelas. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, sekolah mengundang orang tua siswa untuk menghadiri acara pemberian hadiah kepada siswa-siswi yang berhasil meraih juara dalam berbagai cabang perlombaan Liga OSIS. Selain itu, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang meraih prestasi gemilang dalam Ujian Tengah Semester (UTS) tahun 2025.

Lebih lanjut, Bapak Indra Saragih menjelaskan bahwa dalam kegiatan Liga OSIS, berbagai macam perlombaan telah diadakan, seperti lomba senam, lomba vokal, lomba lari, lomba lompat jauh, lomba tolak peluru, dan berbagai perlombaan lainnya. Kegiatan lomba ini merupakan agenda rutin tahunan sekolah. Tujuan utama dari perlombaan ini adalah untuk memberikan wadah bagi siswa-siswi dalam menunjukkan bakat dan kemampuan mereka, serta menjalin kebersamaan dalam suasana kompetisi yang sehat.
Liga OSIS ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Bapak Indra Saragih selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Balige mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang telah meraih prestasi, baik dalam perlombaan Liga OSIS antar kelas maupun dalam Ujian Tengah Semester (UTS) tahun 2025.
Sekolah memberikan penghargaan kepada 10 siswa terbaik dari masing-masing tingkatan kelas (kelas 7, 8, dan 9). Bapak Indra Saragih memberikan motivasi kepada siswa-siswi yang belum berhasil meraih juara untuk tidak berkecil hati dan terus berusaha meningkatkan prestasi di masa mendatang. Beliau juga mengingatkan kepada siswa-siswi yang telah meraih juara untuk tidak berpuas diri dan terus mempertahankan serta meningkatkan nilai rapor mereka.

Acara pemberian hadiah ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh siswa SMP Negeri 1 Balige untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah. Dengan dukungan dari seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat, diharapkan SMP Negeri 1 Balige dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berprestasi di Kabupaten Toba.
Pinjaman PEN Tapteng: Klarifikasi dan Pemanfaatan untuk Infrastruktur
Pinjaman PEN Tapteng: Klarifikasi dan Pemanfaatan untuk Infrastruktur
Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, wartapenasatu.com – di bawah kepemimpinan Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani, S.H., M.H., periode 2017–2022, baru-baru ini menjadi sorotan terkait informasi yang beredar mengenai pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu, 15 Oktober 2025, Bupati Sibarani menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak berimbang dan cenderung menjurus pada fitnah. Klarifikasi ini dianggap penting untuk meluruskan pemahaman masyarakat dan mencegah disinformasi yang dapat merugikan citra daerah.

Bupati Sibarani menjelaskan bahwa pinjaman PEN merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah akibat dampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020. Program ini memberikan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan pinjaman dengan persyaratan yang relatif ringan, sehingga dapat digunakan untuk membiayai proyek-proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Landasan hukum dari pinjaman PEN ini adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2020 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105/PMK.07/2020 beserta perubahannya. Penyaluran pinjaman dilakukan oleh pemerintah pusat melalui lembaga keuangan di bawah naungan Kementerian Keuangan RI, yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI. Mekanisme ini memastikan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Untuk Pemerintah Kabupaten Tapteng, pinjaman PEN yang disetujui adalah sebesar Rp 69.243.515.000,00. Dana ini dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang bertujuan untuk mempercepat aksesibilitas dan distribusi hasil bumi, pertanian, perkebunan, serta barang-barang kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan terjadi peningkatan efisiensi dalam rantai pasok dan distribusi, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Secara rinci, dana pinjaman PEN digunakan untuk membiayai 14 kegiatan peningkatan jalan dan normalisasi sungai, yang tersebar di berbagai kecamatan di Tapteng. Beberapa di antaranya adalah peningkatan jalan ruas Pasar Kamis – SP II Kec. Sirandorung, ruas Lobutua – Sitiris tiris Kec. Andam Dewi, ruas Manduamas Lama – Urug Baru Kec. Manduamas, dan ruas FL. Tobing – Jalan Junjungan Lubis Kec. Pandan. Selain itu, juga dilakukan normalisasi sungai dan pembuatan tanggul di Kelurahan Padang Masiang Kec. Barus untuk mencegah banjir dan erosi.
Bupati Sibarani juga menjelaskan bahwa pembayaran cicilan pinjaman PEN hanya sekitar Rp 10 miliar setiap tahunnya, yang relatif kecil dibandingkan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tapteng yang mencapai sekitar Rp 1,1 triliun hingga Rp 1,2 triliun setiap tahunnya. Dengan demikian, pembayaran cicilan pinjaman tidak akan mengganggu program pembangunan, pelayanan, dan pemberdayaan masyarakat Tapanuli Tengah.
Dalam penutupnya, Bupati Sibarani mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu melakukan verifikasi dari sumber-sumber terpercaya. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa informasi yang menjurus pada fitnah berasal dari pihak-pihak yang tidak menginginkan kemajuan Tapteng atau hanya ingin membuat kegaduhan. Bupati Sibarani mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Kabupaten Tapteng semakin maju dan sejahtera di masa depan.
Kombes Pol Irwan Jaya Kukuhkan Kompol Tri Wibowo sebagai Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Markas Komando Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut Km.32, Kota Palangka Raya, saat Komandan Satuan Brimob Polda Kalteng, Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., secara resmi mengukuhkan Kompol Tri Wibowo, S.E., S.I.K., M.H. sebagai Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, pada Kamis (16/10/2025).
Kompol Tri Wibowo sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Kotawaringin Timur dan kini dipercaya memimpin Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalteng. Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh para pejabat utama Satbrmob, Bhayangmariserta seluruh personel Satbrimob Polda Kalteng.
Usai kegiatan pengukuhan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan penyampaian sambutan dari Dansatbrimob Polda Kalteng serta Komandan Batalyon B Pelopor yang baru.Dalam sambutannya, Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K. menyampaikan bahwa mutasi dan pergantian jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran serta upaya peningkatan kinerja satuan.

“Pergantian jabatan bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan semangat pengabdian. Saya berharap kepada Kompol Tri Wibowo agar mampu melanjutkan berbagai program dan inovasi yang telah berjalan, serta membawa Batalyon B Pelopor semakin solid, profesional, dan dicintai masyarakat,” ujar Dansatbrimob.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kompol Tri Wibowo, S.E., S.I.K., M.H. mengungkapkan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah baru tersebut.
“Tugas ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya siap melanjutkan dan mengembangkan apa yang telah dibangun para pendahulu. Dengan dukungan seluruh personel, saya bertekad menjadikan Batalyon B Pelopor semakin tangguh, disiplin, dan responsif terhadap setiap tantangan tugas,” tegas Danyon B Pelopor yang baru.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto, menandai awal kepemimpinan baru di lingkungan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Tengah yang diharapkan dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kodim 0829/Bangkalan Dukung Peresmian SPPG, Wujud Sinergi Forkopimda untuk Pemenuhan Gizi Masyarakat
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Kodim 0829/Bangkalan turut mendukung langkah pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program Makanan Bergizi Gratis (MBG), dengan menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jl. Jaya Wijaya, Kelurahan Mlajah, Kamis (16/10/25).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, bersama jajaran Forkopimda Bangkalan.
Acara yang berlangsung pukul 08.15 hingga 09.55 WIB tersebut dihadiri Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, serta Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ibu Putri Hendro Sukmono.
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas SPPG oleh seluruh tamu undangan.
Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendirian SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan gizi anak di Kabupaten Bangkalan.
Ia juga menjelaskan, SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Bangkalan telah menyalurkan 3.500 porsi makanan bergizi kepada penerima manfaat, sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal sebagai pemasok bahan baku.
Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Program seperti ini sangat penting dalam membangun generasi muda yang sehat dan produktif. Kodim 0829 siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat Bangkalan,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program nasional peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selama acara berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.*** (Bgn)
Wali Kota Mojokerto Perkuat Program DASHAT untuk Atasi Stunting, Targetkan Zero Stunting
WARTAPENASATUJATIM | Mojokerto, 16 Oktober 2025 – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memberikan penguatan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) kepada Kader Motivator Kesehatan dan orang tua balita stunting dan wasting di Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kamis (16/10).
“DASHAT ini memang sudah berjalan dari tahun 2022. Penyedia untuk dapur sehat ini UPPKA yang kita dampingi, kemudian dibagikan ke rumah–rumah ibu yang memiliki balita stunting atau wasting. Program ini tidak semua melaksanakan, hanya di kelurahan yang stunting dan wastingnya perlu perhatian khusus,” terang Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota.
Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia yang menargetkan angka stunting di setiap kabupaten/kota tidak boleh melebihi 12 persen, berdasarkan data EPPGBM tahun 2025, angka stunting di Kota Mojokerto kini hanya tersisa 1,24 persen.
“Meski hasilnya sudah bagus, kita tidak boleh lengah. Kita berupaya bukan hanya mengejar target yang ditetapkan pemerintah pusat, tapi juga menyiapkan SDM unggul. Kalau bisa, kita wujudkan zero stunting di Kota Mojokerto,” tegasnya.
Ning Ita menambahkan, upaya penanganan stunting bukan semata memenuhi target angka, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia.
“Kita upayakan SDM Kota Mojokerto menjadi unggul untuk mewujudkan cita pertama dalam panca cita. Bayi baru lahir harus sehat sampai dewasa bahkan hingga lansia, untuk mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Ning Ita juga berdialog langsung dengan para ibu yang memiliki balita stunting dan wasting di kelurahan setempat. Ia berpesan agar para orang tua lebih telaten dalam merawat anak, terutama bagi balita stunting tanpa penyakit bawaan.
“Kami akan terus mendampingi. Ini adalah bentuk kepedulian kami, karena anak-anak harus kita jaga dan rawat sebaik-baiknya. Mereka adalah penerus masa depan bangsa,” ungkapnya.
Selain itu, Ning Ita juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor yang memengaruhi risiko stunting. Ia menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari asupan gizi, pola asuh, hingga lingkungan yang sehat.
“Kita harus menyiapkan generasi ke depan menjadi generasi unggul, sehat, dan berkualitas. Kita eliminir stunting dan wasting di Kota Mojokerto agar semua anak tumbuh sehat dan cerdas, karena tumbuh kembangnya tidak terganggu,” pungkasnya.
Dengan penguatan program DASHAT ini, diharapkan Kota Mojokerto dapat mencapai target zero stunting dan mewujudkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas.*** (Bgn)
Latihan Gabungan Sispamkota, Kapolda Kalteng: Wujud Komitmen Jaga Harkamtibmas Bumi Tambun Bungai
Latihan Gabungan Sispamkota, Kapolda Kalteng: Wujud Komitmen Jaga Harkamtibmas Bumi Tambun Bungai

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar latihan simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) gabungan TNI, Polri dan unsur terkait, di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Kota Palangka Raya, Kamis (16/10/2025).
Dalam latihan yang diikuti, sebanyak ratusan personel tersebut ditinjau langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. ,didampingi Karoops dan sejumlah pejabat utama Polda serta unsur forkopimda.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas latihan sispamkota yang dilaksanakan dari semua tahapan dengan baik.
“Latihan ini tentunya juga merupakan wujud komitmen kita untuk saling bekerjasama dan melengkapi dalam menciptakan harkamtibmas di wilayah Bumi Tambun Bungai yang aman dan kondusif,” ucap Kapolda.

Irjen Iwan juga menyebut bahwa latihan ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menguji kesiapan personel dan sistem pertahanan internal Polri dalam menghadapi potensi ancaman gangguan nyata.
“Saya harapkan latihan ini dapat bermanfaat untuk kita memberikan perlindungan dan keamanan bagi masyarakat terhadap ancaman nyata yang dapat mengganggu kamtibmas, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya,” tutup Kapolda.
Untuk diketahui, pelaksanaan sispamkota gabungan ini, personel secara profesional mempraktikkan taktik dan strategi dalam mengatasi potensi kerawanan melalui skenario yang sudah ditentukan mulai dari tahapan pengamanan aksi unras, penyekatan jalan, hingga pengamanan objek vital.@ Herry Kalteng
Masinton Pasaribu: Bantuan untuk Masyarakat Tidak Boleh “Ecek-ecek”
Masinton Pasaribu: Bantuan untuk Masyarakat Tidak Boleh “Ecek-ecek”
Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com -15 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga menggelar acara penanaman perdana padi di Desa Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (15/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis, para Asisten, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Tapteng, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapteng, Camat Sorkam Barat, Kapolsek Sorkam, Kepala Desa Sorkam Kanan, Penyuluh Pertanian, Brigade Pangan, serta para petani.
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendy Lubis dan Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putera, secara simbolis melakukan penanaman perdana padi varietas Gamagora 7.
Dalam sambutannya, Masinton Pasaribu menegaskan bahwa bantuan kepada masyarakat tidak boleh setengah-setengah atau “ecek-ecek”. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang serius dan terintegrasi untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
“Aktivitas ini dilaksanakan dalam mendukung Astacita untuk mewujudkan swasembada pangan yang diprogramkan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Masinton.
Masinton juga menyampaikan bahwa masa depan ekonomi masyarakat Tapteng terletak pada sektor pertanian. Oleh karena itu, pembangunan program pertanian harus terintegrasi, sehingga hasil pertanian meningkat dan petani sejahtera. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian yang berkualitas dan tata kelola hasil pertanian yang baik.
“Saya tidak mau bangunan itu asal jadi, harus bisa dipergunakan dengan baik. Pembangunan harus terintegrasi dari hulu ke hilir, mulai dari irigasi hingga ke tata kelola hasil pertaniannya harus bermanfaat, karena membantu masyarakat tidak boleh tanggung-tanggung,” tegasnya. Masinton menambahkan bahwa pemerintah juga akan berupaya memfasilitasi kebutuhan petani, termasuk menindak tegas praktik mafia pupuk.
Riza Putera dari BI Sibolga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BI Sibolga dan Pemkab Tapteng. Varietas Gamagora 7 dipilih karena cocok untuk sawah yang kesulitan air dan telah berhasil meningkatkan hasil panen di daerah Lombok. Diharapkan, varietas ini juga dapat meningkatkan hasil panen petani di Tapteng.
Dengan adanya program ini, diharapkan sektor pertanian di Tapanuli Tengah semakin maju dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
Tragedi Keracunan Makanan Bergizi di SMP Negeri 1 Laguboti: Tinjauan Mendalam
Tragedi Keracunan Makanan Bergizi di SMP Negeri 1 Laguboti: Tinjauan Mendalam

Laguboti, wartapenasatu.com – 16 Oktober 2025 – Suasana haru dan kekhawatiran meliputi SMP Negeri 1 Laguboti, Toba, Sumatera Utara, pasca-insiden keracunan Makanan Bergizi (MBG) gratis yang menimpa puluhan siswa. Rapat darurat antara pihak sekolah, orang tua murid, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Toba, Puskesmas Laguboti, dan Kapolsek Laguboti digelar pada Kamis pagi (16/10/2025) untuk membahas penanganan dan solusi atas kejadian ini.Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Laguboti, Pahala Hutapea, membuka rapat dengan menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi. Ia menjelaskan kronologi kejadian, di mana 51 siswa mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi MBG gratis pada Rabu (15/10/2025). Pihak sekolah dengan sigap membawa para siswa ke Puskesmas Laguboti untuk mendapatkan pertolongan pertama.
“Kami sangat terkejut dan prihatin atas kejadian ini. Prioritas utama kami adalah memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh siswa,” ujar Pahala Hutapea dengan nada penuh kepedulian. Ia menambahkan bahwa pihak sekolah terus memantau perkembangan kondisi siswa yang terdampak.

Pahala Hutapea juga menegaskan bahwa insiden ini bukan merupakan kesalahan pihak sekolah, melainkan kelalaian dari pengelola dapur MBG gratis. Ia mengungkapkan bahwa pada hari pertama pembagian MBG, dirinya turut mencicipi makanan tersebut dan tidak mengalami masalah. Namun, pada Rabu (15/10/2025), sejumlah siswa mulai merasakan mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi MBG.
“Atas nama sekolah, saya memohon maaf kepada seluruh orang tua siswa. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutur Pahala Hutapea dengan nada menyesal.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Kabupaten Toba, Lamhot Sitorus, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini. Ia menegaskan bahwa Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Toba akan bertanggung jawab penuh dan telah berkoordinasi dengan pihak pengelola MBG untuk memastikan pertanggungjawaban atas insiden keracunan ini.

“Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Program MBG seharusnya memberikan makanan sehat dan bergizi bagi siswa, bukan malah menjadi sumber masalah,” tegas Lamhot Sitorus. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG, mulai dari pemilihan bahan hingga proses penyajian makanan, untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa.
Insiden keracunan MBG di SMP Negeri 1 Laguboti menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak terkait. Diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan стандартизацияproses produksi dan distribusi makanan untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi oleh siswa. Kesehatan dan keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam setiap program pendidikan.
Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah: Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah: Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Polda Kalteng dan Perum Bulog Kalteng, yang bersama-sama berupaya meringankan beban ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan GPM ini dipusatkan di depan Pos Lalu Lintas Bundaran Besar, Kota Palangka Raya, pada hari Rabu, 15 Oktober 2025. Lokasi strategis ini dipilih untuk memastikan aksesibilitas yang optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si., menjelaskan bahwa penyaluran beras murah ini merupakan bagian dari upaya cooling system dalam rangka memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Inisiatif ini mencerminkan sinergi antara Polri dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program GPM.

Kabidhumas menambahkan bahwa GPM kali ini menyediakan beras SPHP kemasan 5 kg dengan harga Rp60.000, yang akan dijual selama tiga hari berturut-turut, mulai dari hari Rabu hingga Jumat. Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga beras di pasar atau toko, sehingga memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.
Erlan menekankan bahwa kegiatan GPM ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok akan beras. Dengan tersedianya pasokan beras murah, diharapkan masyarakat dapat mengalokasikan sumber daya mereka untuk kebutuhan lain yang mendesak.
Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalteng dalam mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah dapat terus ditingkatkan.

GPM ini bukan hanya sekadar penyediaan beras murah, tetapi juga simbol kepedulian dan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan inisiatif ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
Sinergi Kesbangpol Sumut: Edukasi Pelajar untuk Perangi Narkoba
Sinergi Kesbangpol Sumut: Edukasi Pelajar untuk Perangi Narkoba
Medan, wartapenasatu.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumatera Utara (Sumut) terus menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar sebagai langkah preventif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melindungi remaja dari ancaman narkoba yang semakin meresahkan.

Kepala Kesbangpol Sumut, Mulyono, menyatakan bahwa pihaknya secara rutin memberikan pembekalan dan edukasi kepada siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) melalui platform daring. Program ini dirancang untuk memberikan wawasan kebangsaan serta pemahaman mendalam tentang bahaya narkotika, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan ketahanan diri para pelajar terhadap godaan narkoba. Pembekalan daring ini dilaksanakan setiap dua pekan sekali, memastikan siswa mendapatkan informasi yang relevan dan terkini.
Mulyono menekankan pentingnya koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait dalam upaya pemberantasan narkoba. “Peran koordinasi kita lakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Karena itu, kita terus bekerja sama dengan BNN dan Kepolisian, termasuk dalam rencana aksi pemberantasan narkoba,” ujarnya saat Temu Pers di kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (14/10/2025). Sinergi antarinstansi ini diharapkan dapat menciptakan strategi yang komprehensif dan efektif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus berupaya untuk mengeluarkan provinsi ini dari daftar teratas pengguna narkoba di Indonesia. Penguatan basis relawan dan penerapan proteksi dini menjadi strategi utama dalam mendukung langkah-langkah yang diambil oleh berbagai pihak. Upaya ini bertujuan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba dengan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
Selain BNN, Kepolisian, TNI, dan Satpol PP, berbagai instansi lain juga terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Pembekalan wawasan kebangsaan kini menjadi bagian integral dari materi ajar di sekolah-sekolah, yang juga mencakup penyadaran tentang bahaya judi online (judol) dan aksi geng motor yang semakin marak di kalangan remaja. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada siswa tentang berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan mereka.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, terdapat 23 desa/kelurahan di Sumatera Utara yang berstatus zona merah narkoba. Meskipun angka ini masih mengkhawatirkan, terdapat penurunan signifikan dari sebelumnya yang mencapai 300 desa/kelurahan. Penurunan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya pemberantasan narkoba di wilayah tersebut, meskipun tantangan yang dihadapi masih besar.
Mulyono menambahkan bahwa upaya pemberantasan narkoba di Sumatera Utara memiliki blueprint yang jelas, termasuk pelibatan relawan anti narkoba sebagai sumber deteksi dan pencegahan dini. “Ini merupakan blueprint upaya pemberantasan narkoba di Sumut, termasuk pelibatan relawan anti narkoba sebagai sumber deteksi dan pencegahan dini,” jelasnya. Dengan adanya blueprint ini, diharapkan upaya pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Sumatera Utara.