Daerah

  • Daerah

    Cepat Dekat dan Bersahabat Ditpolairud Polda Jatim Gelar Perpustakaan dan Klinik Terapung

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Satu lagi upaya pelayanan kepada masyarakat yang cepat dekat dan bersahabat dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur.

    Upaya itu adalah dengan melaksanakan program rutin Perpustakaan dan Klinik Terapung di wilayah alur pelayaran Timur dan Barat Surabaya yang meliputi Gresik dan Madura.

    Dir Polairud Polda Jatim melalui Kasubdit Patroli Ditpolairud AKBP Rochmad Slamet SH mengatakan, program tersebut dalam rangka mendukung peningkatan literasi dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pesisir.

    Adapun Perpustakaan dan Klinik Terapung itu dilaksanakan di sela-sela kegiatan patroli rutin Direktorat Polairud Polda Jatim.

    Kasubdit Patroli pada Ditpolairud Polda Jatim itu juga mengatakan, untuk program Klinik Terapung diagendakan 2 kali seminggu dan Perpustakaan Terapung 4 sampai 5 kali seminggu.

    “Kegiatan ini adalah bagian wujud komitmen Ditpolairud Polda Jatim dalam melayani masyarakat nelayan dengan lebih cepat,dekat dan bersahabat,” kata AKBP Rochmad

    Menurut AKBP Rochmad pendekatan humanis melalui pelayanan kesehatan dan literasi menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di wilayah perairan.

    Sementara itu Kasi Patwal Subdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim Kompol Fatmar mengatakan untuk mendukung kegiatan tersebut pihaknya menggunakan Kapal Brantas Tipe C1.

    “Kami gunakan kapal Brantas Tipe C1 dengan dukungan 7 ABK yang terdiri dari komandan kapal, juru mudi, perwira mesin, dan ABK lainnya,” terang Kompol Fatmar.

    Masih kata Kompol Fatmar sasaran kegiatan Perpustakaan Terapung adalah anak-anak yang masih pelajar.

    “Mereka kita bawakan buku pengetahuan untuk literasi baik tentang pengetahuan umum maupun akademik,” ujarnya.

    Program Klinik dan Perpustakaan Terapung ini menjadi wujud nyata kepedulian Polairud Polda Jatim terhadap masyarakat pesisir yang kerap mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan dan literasi.

    Dengan hadir langsung ke tengah-tengah kehidupan nelayan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun wawasan pengetahuan.

    “Ke depan, Ditpolairud Polda Jatim berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini secara berkesinambungan,” pungkasnya.

    Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, Klinik dan Perpustakaan Terapung diharapkan mampu menjadi salah satu inovasi yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Jawa Timur.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kriminal,  SOSIAL

    Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor

    Jerat Investasi Bodong: Bakso Lombok Singosari dan Tangisan Investor

    Malang, wartapenasatu.com – Gelombang protes mengguncang kediaman Zidan Akbar Ibrahim, pemilik usaha Bakso Lombok Singosari, baru-baru ini. Puluhan warga yang tergabung dalam grup investasi tersebut menuntut pertanggungjawaban atas dugaan praktik penipuan berkedok investasi. Mereka merasa menjadi korban dari skema yang menjanjikan keuntungan menggiurkan, namun berujung pada kerugian finansial yang signifikan, dengan total mencapai lebih dari Rp 800 juta.

    Kasus ini mencuat ke permukaan sejak tahun 2023 hingga 2024, ketika Zidan meluncurkan program investasi untuk ekspansi bisnis Bakso Lombok, dari cabang kedua hingga cabang kesembilan. Dalam kurun waktu yang relatif singkat, kurang dari satu tahun, janji manis mengenai bagi hasil dan perjanjian kerja sama yang ditawarkan kepada para investor ternyata hanyalah ilusi belaka. Daya tarik investasi ini terletak pada iming-iming keuntungan yang dianggap rasional, yakni pembagian hasil penjualan sebesar 50 persen untuk pengelola dan 50 persen untuk investor.

    Namun, realitas yang dihadapi para investor jauh dari harapan. Alih-alih meraup keuntungan, mereka justru terjerumus dalam kerugian yang semakin membesar. Salah seorang korban, Erni, mengungkapkan bahwa para investor telah berulang kali mendatangi kediaman Zidan, baik secara berkelompok maupun individu, sebagai upaya untuk menuntut hak mereka. Selain itu, laporan resmi telah diajukan ke berbagai kantor kepolisian sesuai dengan lokasi transaksi, termasuk Polres Malang dan Polresta Malang, sebagai langkah hukum untuk menindaklanjuti kasus ini.

    Dalam percakapan di grup WhatsApp, para korban mengungkapkan bahwa Zidan sempat melakukan manuver dengan menjadikan semua investor sebagai admin grup cabang, sebelum akhirnya keluar dari grup dan menonaktifkan nomor kontaknya. Tindakan ini menciptakan kebingungan dan ketidakpastian di antara para investor, yang saling bertanya tanpa mendapatkan jawaban yang jelas dari pihak pengelola.

    “Kami sudah melapor ke kepolisian. Kami juga demo lagi hari ini,” tegas Erni, mencerminkan kekecewaan dan frustrasi yang mendalam dari para korban. Selain itu, terungkap pula adanya laporan mengenai tiga orang karyawan yang belum menerima gaji selama dua bulan, meskipun laporan keuangan mencatat adanya pengeluaran untuk pembayaran gaji. Bukti-bukti ini telah disampaikan kepada orang tua Zidan, namun tidak mendapatkan respons yang memadai. Ironisnya, setelah kasus ini mencuat, semakin banyak korban baru yang muncul dengan pengalaman kerugian serupa.

    Salah satu dokumen resmi yang beredar adalah surat permintaan keterangan dari Polres Malang dengan nomor B/2370/11/2025/Reskrim, tertanggal 4 Maret 2025, yang ditujukan kepada Sdr. Makris Diantoro, ST. Surat ini merupakan bagian dari proses penyelidikan berdasarkan Laporan Pengaduan Masyarakat Nomor LPM/216.Satreskrim/11/2025/SPKT/Polres Malang. Penerbitan surat ini didasarkan pada Pasal 1 ayat (4), Pasal 4, Pasal 5 ayat (1) dan ayat (2) KUHAP, serta Undang-undang RI Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

    Dalam pertemuan terakhir dengan para korban, Zidan mengakui kesalahannya dan menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab. Ia berjanji akan mengembalikan dana investasi secara bertahap dengan menjual aset berupa rumah, yang ironisnya juga sudah dijaminkan di BSI dan belum sepenuhnya lunas. Namun, sejak pernyataan tersebut disampaikan, tidak ada tindak lanjut komunikasi dari pihak Zidan. Hal ini semakin memperburuk kemarahan dan kekecewaan para korban, yang merasa hanya diberikan janji-janji kosong tanpa realisasi yang nyata.

    Aksi protes yang dilakukan oleh para investor merupakan bentuk sanksi sosial terhadap pengelola Bakso Lombok Singosari. Meskipun tidak semua korban dapat hadir secara langsung karena terkendala jarak dan lokasi, mereka tetap menyuarakan tuntutan melalui media sosial dan jaringan komunitas. Para korban berharap agar dana investasi mereka dapat dikembalikan, dan pelaku bertanggung jawab penuh atas kerugian yang telah ditimbulkan. Mereka juga mendesak agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara hukum, sehingga tidak ada lagi korban-korban baru di masa mendatang.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kesehatan,  Kriminal,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Mahir Mahar

    Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Mahir Mahar

    Palangka Raya, wartapenasatu.com -Satresnarkoba Polresta Palangka Raya kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu.Kali ini, seorang pria berinisial M (37) berhasil diamankan bersama barang bukti sabu seberat kurang lebih 2,32 gram, Senin (29/9/2025).

    Penangkapan dilakukan di sebuah barak kayu di Jalan Mahir Mahar Km. 2,5 Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.

    Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan 9 paket sabu yang disimpan dalam dompet headset berwarna hitam di dalam kamar pelaku.

    Selain sabu, turut diamankan barang bukti berupa satu sendok sabu, satu unit ponsel, dan uang tunai Rp600 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatresnarkoba AKP Agung Wijaya Kusuma menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

    “Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

    Atas perbuatannya, M dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar.

    Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kota Palangka Raya.

  • Daerah

    Terus Berkomitmen Wujudkan Layanan Andal, PLN Icon Plus Perkuat Aset dan Infrastruktur Digital di Sidoarjo

    WARTAPENASATU | Sidoarjo, 24 September 2025 — PLN Icon Plus melalui SBU Regional Jawa Bagian Timur melaksanakan kegiatan Penataan dan Penertiban Pemanfaatan Aset Ketenagalistrikan (P3AK) di kawasan UP3 Sidoarjo, Jalan Ahmad Yani, Sidokumpul, pada Rabu (24/9).

    Inisiatif ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjaga keandalan layanan telekomunikasi dan ketenagalistrikan sekaligus mendukung keteraturan estetika kota.

    Dalam pelaksanaan P3AK, tim melakukan inventarisasi aset, evaluasi instalasi, serta penataan ulang kabel serat optik yang terpasang di tiang listrik. Kegiatan ini difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan aset PLN, termasuk tiang listrik dan jalur Right of Way (RoW), agar sesuai dengan ketentuan teknis maupun administratif. Upaya tersebut tidak hanya mengurangi potensi risiko, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

    General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Timur, Rizky Ardiana Bayuwerty, menyampaikan bahwa penataan aset menjadi kunci keberlanjutan pelayanan perusahaan.

    “Kam berkomitmen menjaga kualitas layanan melalui penataan aset yang lebih teratur, aman, dan sesuai regulasi. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab PLN Icon Plus dalam memberikan layanan terbaik sekaligus mendukung keteraturan wajah kota,” ujarnya.

    Program P3AK menjadi agenda strategis PLN Icon Plus yang dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai wilayah kerja. Melalui langkah-langkah proaktif seperti ini, PLN Icon Plus terus menunjukkan peran strategisnya dalam menghadirkan konektivitas digital yang andal, aman, dan mendukung pembangunan lingkungan perkotaan yang fungsional.

    Dengan konsistensi pelaksanaan, perusahaan menargetkan peningkatan keandalan jaringan telekomunikasi dan ketenagalistrikan, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan maupun lingkungan sekitar.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Berpartisipasi dalam Monitoring dan Evaluasi Anggaran Triwulan III Polda Kalteng

    Polresta Palangka Raya Berpartisipasi dalam Monitoring dan Evaluasi Anggaran Triwulan III Polda Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya aktif berpartisipasi dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Triwulan III serta percepatan penyerapan anggaran Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah beserta jajarannya, pada hari Senin, 29 September 2025.

    Kegiatan penting ini bertempat di Aula Hotel Aurilla, yang terletak di Jalan Adonis Samad. Acara ini dipimpin langsung oleh Karorena Polda Kalteng, Kombes Pol Andreas Wayan Wisaksono, S.I.K., yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan anggaran dan perencanaan strategis. Turut hadir dalam kegiatan ini para Kabagren, Kasubag Renmin, Kasikeu jajaran, serta operator sakti yang memiliki peran krusial dalam implementasi dan pelaporan anggaran.

    Delegasi dari Polresta Palangka Raya terdiri dari Plt. Kabagren Iptu Yudi Hartono, yang memiliki tanggung jawab dalam mengawasi perencanaan dan pengelolaan anggaran di tingkat Polresta. Selain itu, hadir pula P.s Kasubbagdalpro Bagren Iptu Lutfi Triwulansari, yang bertugas dalam pengendalian dan evaluasi program anggaran, serta P.s Kasubbagrenpro Penda Tk.1 Inuk Wirawanti, yang memiliki keahlian dalam perencanaan program anggaran. Tim ini dilengkapi oleh Brigpol Malvin Braviandi dari Sikeu, yang memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem keuangan Polri, serta Brigpol Bayu Setiyawan dari Bagren, yang berperan dalam penyusunan dan pelaporan anggaran.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kabagren Iptu Yudi Hartono, menyampaikan bahwa Polresta Palangka Raya telah mencapai tingkat penyerapan anggaran sebesar 82% hingga Triwulan III. Pencapaian ini sejalan dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya, menunjukkan komitmen Polresta dalam mengelola anggaran secara efektif dan efisien.

    “Evaluasi ini merupakan sarana yang sangat penting untuk memastikan bahwa anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara maksimal dan tepat sasaran. Dengan demikian, program kerja yang telah direncanakan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Iptu Yudi Hartono.

    Kegiatan Monev ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pengelolaan anggaran yang efektif. Susunan acara dimulai dengan pembukaan yang khidmat, diikuti dengan doa bersama untuk memohon kelancaran dan keberkahan acara. Sambutan dari Karorena Polda Kalteng memberikan arahan strategis dan motivasi kepada seluruh peserta. Setelah sesi coffee break yang menyegarkan, acara dilanjutkan dengan paparan pencapaian anggaran yang komprehensif, serta pendalaman Monev yang melibatkan diskusi interaktif dan analisis mendalam.

    Partisipasi aktif Polresta Palangka Raya dalam kegiatan Monev ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Dengan adanya evaluasi yang berkala dan komprehensif, diharapkan Polresta Palangka Raya dapat terus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

    Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses, mencerminkan sinergi yang baik antara Polda Kalimantan Tengah dan Polresta Palangka Raya dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang profesional dan akuntabel. Dengan adanya Monev ini, diharapkan seluruh jajaran kepolisian dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang optimal bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Daerah,  Ekonomi

    Dukung Swasembada Pangan Nasional Polresta Malang Kota Targetkan Lahan 26,35 Hektar untuk Kuartal IV

    WARTAPENASATUJATIM | KOTA MALANGPolresta Malang Kota Polda Jatim bersama jajaran Forkopimda, Kelompok Tani, dan Masyarakat melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 di Jl Mayjend Sungkono Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Sabtu (27/09)

    Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus mendukung Gerakan Pangan Murah Serentak di berbagai daerah.

    Panen serentak usai mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi Soeharto, serta para Kapolda di seluruh Indonesia yang terpusat di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan.

    Didampingi Wakapolresta AKBP Oskar, Pejabat Utama (PJU), serta perwakilan petani, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan panen ini sejalan dengan arahan Presiden RI agar Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

    “Alhamdulillah Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 ini Polresta Malang Kota tetap komitmen mendukung penuh program pemerintah,” ujar Kombes Nanang.

    Ia mengatakan sesuai arahan Kapolri , Polresta Malang Kota terus meningkatkan koordinasi dengan kelompok tani, mulai dari tahap pembibitan, panen, hingga penyerapan hasil produksi.

    Berdasarkan data monitoring, total luas lahan jagung di wilayah hukum Polresta Malang Kota pada Kuartal I hingga III tahun 2025 mencapai 6,6 hektar.

    Dari jumlah tersebut, sekitar 60% merupakan lahan binaan masyarakat, 37% lahan produktif, dan 3% lahan pesantren.

    Untuk Kuartal III, estimasi panen mencapai 3,34 hektar, dengan komposisi dominan jagung pembenihan, jagung manis serta sebagian jagung pipil.

    Khusus untuk jagung pipil yang ditanam di 5 lokasi dengan luas 0,64 hektar, diperkirakan menghasilkan 2,56 ton, yang akan siap panen bertahap mulai akhir September hingga Desember 2025.

    Lebih lanjut, Kombes Nanang menegaskan bahwa hasil panen jagung nantinya akan disalurkan melalui Perum Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

    “Harapan kita, Indonesia tidak perlu lagi mengimpor jagung maupun beras dan kesejahteraan petani dapat semakin meningkat, harga tetap stabil, cadangan pangan aman dan petani mendapat keuntungan yang layak,” tambahnya.

    Ke depan, Polresta Malang Kota bersama para stakeholder menargetkan tambahan lahan baru seluas 26,35 hektar pada Kuartal IV tahun 2025, dengan proyeksi produksi jagung pipil sekitar 12 ton.

    Kombes Nanang menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinergi, soliditas, dan kepedulian Polri bersama masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, dan kesejahteraan para petani lokal.

    “Panen raya ini tidak sekadar simbol, Polresta Malang Kota akan terus berkomitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk mendukung swasembada pangan nasional dan menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif,” pungkas Kombes Pol Nanang.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional

    Jakarta wartapenasatu.com

    MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja

     

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.

     

    Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.

     

    Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

     

    Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.

     

    Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.

     

    Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.

     

    Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.

     

    Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”

    “Nok Srie “Melaporkan

    • #MBG
  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Olah Raga,  SOSIAL

    Prestasi Membanggakan, Tim Tenis Meja Polda Kalteng Berhasil Sabet Juara 3 pada Turnamen Piala Panglima TNI Cup 2025 di Pontianak, Kalimantan Barat

    Prestasi Membanggakan, Tim Tenis Meja Polda Kalteng Berhasil Sabet Juara 3 pada Turnamen Piala Panglima TNI Cup 2025 di Pontianak, Kalimantan Barat

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Turnamen Tenis Meja Piala Panglima TNI Cup 2025, dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80 yang digelar di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, tepatnya di Kodam XII/Tanjung Pura, pada tanggal 20 hingga 29 September 2025, resmi ditutup.

    Pada ajang ini, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menurunkan lima (5) atlet, terdiri dari Aiptu Jahyen Bahtra, Briptu M. Agus Nugroho, Briptu Rahmad Haris, Briptu Ahmad Zaini, serta Bripda M. Insanul Hair.

    Kelima atlet di bawah asuhan Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, selaku ketua cabang olahraga Tenis Meja, dan pendamping Kasubbid Mulmed Bidhumas Kompol Hemat Siburian, berhasil menyabet juara ketiga di kelas Ganda TNI-Polri/ASN, yang diraih oleh pasangan Aiptu Jahyen dan Bripda M. Insanul Hair.

    Dalam kesempatannya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengapresiasi keberhasilan tim Tenis Meja Polda Kalteng yang meraih juara ketiga dalam Kejuaraan Tenis Meja Piala Panglima TNI Cup 2025.

    “Saya mengapresiasi dan merasa bangga atas prestasi yang berhasil diraih. Terima kasih atas semangat dalam permainan, sehingga dapat membawa nama harum Polda Kalteng di ajang tingkat nasional,” kata Kapolda, Minggu (29/9/2025) malam.

    Irjen Iwan juga menekankan bahwa turnamen ini jangan hanya dijadikan sebagai ajang kompetisi, tetapi sebagai simbol untuk memperkuat sinergi, soliditas, dan kreativitas antarinstansi melalui olahraga.

    “Saya berharap turnamen ini dapat menciptakan ruang berprestasi bagi para atlet muda, serta menjadi wahana untuk mempererat persaudaraan antarklub, komunitas, dan lintas generasi, sekaligus mendorong pengembangan olahraga di tingkat daerah,” tuturnya.

    Sebagai informasi, berikut adalah daftar juara dalam turnamen kali ini:

    Kelas Ganda TNI-Polri/ASN:

    1. TNI Mabes AU
    2. TNI AD Kodam XII/Tanjungpura
    3. Polda Kalteng
    4. Pemkab Sukamara, Provinsi Kalteng

    Kelas Tunggal:

    1. Serda Deddy, TNI Mabes AU
    2. Pratu Alfi, TNI Mabes AU
    3. Afif, ASN Pemkab Sukamara
    4. Serka Reza, TNI AD Kodam XII/Tanjungpura

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Nature,  SOSIAL

    Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan

    Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan

    Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Usai melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Anjir, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).


    Baksos dan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan di masyarakat.

    “Dengan adanya bantuan Alsintan, kami berharap para petani semakin terbantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di sektor pangan. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah pusat,” ujar Irjen Iwan, Sabtu (27/9).

    Ia menambahkan, kepolisian tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial.

    Menurutnya, dukungan kepada para petani sangat penting agar ketahanan pangan daerah semakin kuat dan mampu menopang kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nature,  SOSIAL

    Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III

    Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III

    Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 kembali menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya berperan sebagai pendamping petani dalam proses budidaya, Polda Kalteng juga memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog, agar stok cadangan pangan pemerintah dapat terjaga dan distribusi lebih merata.


    Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., seusai melaksanakan penyerahan pemenuhan cadangan hasil panen jagung pada panen raya kuartal III, di Desa Anjir, Kec. Kahayan Hilir, Kab. Pulang Pisau, Sabtu (27/9/2025).

    Kapolda Kalteng menegaskan, sepanjang panen raya kuartal III di seluruh jajaran Polda Kalteng saat ini, akan dilakukan penyerapan ke Gudang Bulog sebanyak 25 ton.

    “Setelah pelaksanaan panen raya kuartal III yang terpusat di Desa Anjir, Kab. Pulang Pisau ini, Polda Kalteng bersama Bulog melaksanakan pendistribusian jagung hasil panen raya serentak sebanyak 25 ton dari seluruh wilayah di Kalteng,” kata Kapolda.


    “Khususnya hari ini,” lanjut Irjen Iwan, “pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 1 ton jagung dari total 8 ton jagung dari panen raya ini untuk diserap Bulog.”

    Kapolda menegaskan, gerakan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

    “Dengan adanya aliran hasil panen ke gudang resmi Bulog, petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat memperoleh jaminan ketersediaan jagung untuk kebutuhan konsumsi maupun industri,” tegasnya.

    Irjen Iwan berharap, dengan dukungan ini, target nasional pengadaan jagung sebesar 1 juta ton pada tahun 2025 diharapkan bisa tercapai.

    “Langkah Polri melalui pendampingan petani, pengawalan panen, hingga distribusi ke Bulog menjadi bagian integral dari strategi menjaga stabilitas pangan, sehingga dapat membantu mengoptimalkan peningkatan penyerapan jagung dan petani betul-betul bisa optimal,” tutupnya.

Wartapenasatu.com @2025