Ekonomi

  • Penanda tanganan MoU peluncuran Lumbung Digital Rakyat
    Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Keamanan,  Kesehatan,  Nasional,  nelayan,  Opini,  Pendidikan,  perkebunan,  Pertahanan,  pertanian,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan,  Uncategorized,  Wisata

    DARI DESA TERTINGGAL MENJADI DESA MANDIRI

    Penanda tanganan MoU peluncuran Lumbung Digital Rakyat Jawa Barat    wartapenasatu.com

    Festival Cikondang Nanjeur: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Desa Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya

     

    Pangalengan, Kabupaten Bandung – Kampung Adat Cikondang menjadi pusat perhatian masyarakat Jawa Barat dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman) pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya pengentasan desa tertinggal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program strategis nasional.

     

    Festival dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial yang meliputi pembagian beras murah dan pengobatan gratis bagi warga. Program ini disambut antusias masyarakat sekitar, karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat adat Sunda.

     

    Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11), ditandai dengan Launching Sakola Budaya Sunda dan Peresmian Lumbung Kesejahteraan Rakyat Desa. Kedua program tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya lokal. Festival juga menampilkan beragam kesenian tradisional seperti Beluk, Wawacan, dan Trawangsa yang memperkaya suasana dan menunjukkan kekayaan seni warisan leluhur.

     

    Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pendataan dan penandatanganan prasasti Lumbung Kesejahteraan Rakyat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Wolff. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Desa Cikondang sebagai percontohan pembangunan desa tertinggal berbasis ketahanan pangan dan kearifan budaya lokal.

     

    Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff, Ketua Apdesi A. Anwar Sadat, serta Tuan Rumah Fery Radiansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa dan pelestarian budaya.

     

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat bersama PT LUBKITA memberikan bantuan simbolis berupa 1.000 karung beras ukuran 5 kilogram untuk warga Cikondang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.

     

    Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Cikondang yang tetap menjaga warisan budaya sambil berinovasi dalam pembangunan ekonomi. “Desa adat seperti Cikondang ini harus menjadi contoh bahwa kemandirian dan kesejahteraan bisa tumbuh dari akar budaya sendiri,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa Festival Cikondang Nanjeur bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi berbasis lokal. “Cikondang bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap semangat Cikondang Nanjeur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk terus maju tanpa kehilangan identitas budayanya.

    BY:NokSrie

  • Artis,  Ekonomi,  Kesehatan,  Politik,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Ikuti Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2025

    Polresta Palangka Raya Ikuti Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2025

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya melalui Bagian Perencanaan (Bagren) menghadiri kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2025, Senin (10/11/2025).

    Kegiatan berlangsung di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya dan diikuti oleh berbagai instansi terkait dalam rangka menyusun strategi penanganan stunting secara terpadu.

    Hadir pada kegiatan tersebut Kabagren AKP Harno mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., bersama perwakilan Kejaksaan Negeri Palangka Raya, BKKBN Provinsi, OPD terkait, para Camat, Lurah serta perwakilan Puskesmas se-Kota Palangka Raya.

    Kabagren menyampaikan bahwa Polresta siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah setempat.
    “Penanganan stunting bukan hanya tugas sektor kesehatan saja, namun memerlukan sinergi seluruh pihak.

    Polresta Palangka Raya siap membantu melalui kegiatan pembinaan masyarakat dan pendampingan program di lapangan,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan perencanaan program stunting dapat lebih terarah dan menciptakan langkah pencegahan serta penanganan yang efektif, khususnya untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.@ Herry Kalteng

  • Daerah,  Ekonomi,  Nature,  perkebunan,  SOSIAL

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi Data FPKMS/Plasma, CSR, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, dan Alat Berat. Kegiatan bertempat di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 10 November 2025.

    Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Rizky Badjuri menyampaikan, Mohon maaf atas keterbatasan waktu dan karena ada beberapa agenda pimpinan pada hari besar 10 November, Hari Pahlawan, yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan dan dipimpin langsung oleh Bapak Herson. Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian pada pagi hari ini.

    Muhammad Rizky Badjuri mengatakan, Tentunya hari ini menjadi salah satu tindak lanjut dari fakta integritas yang telah kita sepakati bersama. Pada kesempatan ini, kami melaporkan bahwa semua PBS (Perusahaan Besar Swasta) dan pihak terkait telah berkomitmen.

    Hari ini, kami akan membuat rekapitulasi data yang akan diselaraskan dengan teman-teman perusahaan. Setelah itu, kami akan sinkronkan juga dengan Kabupaten, terutama jika ada kegiatan yang datanya harus memiliki satu persepsi dan satu angka yang sama.

    Izin untuk menayangkan beberapa hasil resume terkait perkembangan pelaksanaan plasma 20%, CSR, penyerapan tenaga kerja lokal, dan lain-lain. Umumnya, Pak Karton, kita membahasakan FKPNS yang sudah beralih kata menjadi “dasar”, tetapi tetap kita masukkan. FKPNS itu adalah plasma. Mohon izin, teman-teman PBS, kita tidak mendiskusikan nama, tetapi ini adalah bagian dari pemahaman bahwa plasma itu adalah bagian dari FKPNS, walaupun nanti di FKPMS ada berbagai macam turunan terkait penyelesaian,”Jelasnya.

    Bahwa perusahaan yang hadir di sini, baik dari wilayah Barat, Tengah, maupun Timur, menunjukkan grafik pencapaian plasma di Kalimantan Tengah dari tahun 2021 sampai 2025 sebesar 52,6%. Logikanya, jika 100%, maka dari tahun 2021 hingga 2025, kita mencapai angka 52,66%.

    Jadi, kurang lebih sekitar 47% yang belum tercapai. Tentunya, nanti kita akan membahasnya bersama setelah ini, karena ada beberapa pendekatan peraturan dari tahun 2007 ke bawah yang tetap akan berproses sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini dalam melaksanakan plasma.

    Jumlah izin operasional saat ini ada 210, di mana 206 adalah komoditas sawit dan sisanya komoditas karet. Kami tetap melihat karet sebagai bagian dari bentuk kewajiban mitra 20%. Luas izin sekitar 2 juta sekian hektar, sehingga kewajiban plasma 20%-nya adalah 470 ribu hektar. Realisasi plasma 20% di tahun 2025 mencapai 52,6%. Kami juga sudah membagi menjadi tiga wilayah:

    Wilayah Barat: Sudah mencapai 61,03%. Beberapa perusahaan bahkan sudah lebih dari 20%. Pertanyaannya, mengapa yang lain belum? Karena ada beberapa perusahaan yang menyesuaikan kewajiban 20%-nya dengan peraturan yang terbit di tahun 2023. Ada beberapa kendala di lapangan terkait lahan dan sebagainya, yang akan menjadi bahan laporan kami kepada pimpinan. Wilayah Tengah: Mencapai 46,95% dengan jumlah operasional sekitar 57. Wilayah Timur: Mencapai 645,95% dengan jumlah kewajiban 20% yaitu 63.

    Wilayah Timur lebih tinggi karena jumlah operatornya 22. Perbandingan tiga zona ini menunjukkan bahwa wilayah Timur tinggi karena luasan pembanding 20% berdasarkan keluasan izin dan kewajibannya. Di plasma tahun 2025, untuk operasional Kalimantan Tengah, kita memakai patokan 52,21%. Wilayah Barat mencatatkan pencapaian tenaga kerja lokal sebesar 0,04%, di mana 47% adalah lokal dan 54% non-lokal.

    Bagaimana tenaga kerja lokal bisa melebihi persentase non-lokal sesuai dengan komitmen kita bersama terhadap penyerapan tenaga kerja lokal? Kami juga menyampaikan bahwa kemarin ada pertemuan dengan HRD terkait jurusan di universitas di Kalimantan Tengah yang bisa memenuhi permintaan perusahaan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendorong universitas untuk membuka jurusan sawit agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. (ryt)

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  Keamanan,  Kepolisian,  Kesehatan

    Kapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

    Kapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

    Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, diwakili Kabag Ops, Kompol David Sinaga, SH, meninjau persiapan operasional serta uji coba memasak di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Toba Balige, Jum’at (07/11/2025).
    Baca juga: Oknum SEVP dan Kabag PTPN II “Kebal Hukum”

    Kegiatan ini merupakan tahapan persiapan sebelum pelaksanaan launching resmi. Dalam uji coba tersebut, berbagai tahapan dijalankan secara ketat dan terukur.
    Dimulai dari sterilisasi bahan makanan, proses memasak, pengecekan kandungan gizi makanan, packaging makanan, hingga makanan dinyatakan lulus uji laboratorium dan siap didistribusikan.

    Dalam peninjauannya, Kabag Ops Polres Toba, Kompol David Sinaga, menyampaikan pentingnya kesiapan dan ketelitian dalam setiap aspek operasional, khususnya pada fungsi dukungan logistik dan pelayanan personel.
    Beliau juga memberikan arahan agar setiap personel yang terlibat dalam kegiatan SPPG dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggungjawab.

    Selain melakukan pengecekan sarana, Kabag Ops turut menyaksikan secara langsung uji coba proses memasak di dapur SPPG, mulai dari pengecekan peralatan, bahan makanan, hingga hasil olahan yang disiapkan oleh tim.
    Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas pendukung di lingkungan Polres Toba.

    “Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung di Polres Toba, termasuk SPPG, dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh personel,” ujar Kompol David Sinaga.
    (Kaperwi MWPS Sumut: t.rait)

  • Ekonomi,  Pendidikan

    Ecoprint dari Daun ke Harapan: Unesa Bangkitkan Ekonomi Hijau Perempuan Magetan

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Daun jati, kenanga, dan jarak bukan sekadar bagian dari alam. Di tangan para perempuan Magetan, daun-daun itu kini menjelma menjadi karya batik bernilai ekonomi tinggi.

    Transformasi ini lahir dari sentuhan akademisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digagas untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan desa.

    Dipimpin oleh Prof. Dr. Susanti, tim PKM Unesa menghadirkan pelatihan batik ecoprint, teknik membatik ramah lingkungan yang menggunakan bahan alami tanpa bahan kimia berbahaya.

    Program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan.

    “Batik ecoprint ini menjadi pilihan karena ramah lingkungan. Bahannya mudah ditemukan di sekitar rumah, dan prosesnya aman. Harapannya, ibu-ibu Magetan bisa mandiri secara ekonomi sekaligus ikut menjaga kelestarian alam,” ujar Prof. Susanti dalam kegiatan pelatihan yang digelar di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, 19–20 Juli 2025 lalu.

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu diikuti oleh 20 ibu rumah tangga anggota PKK. Tim dosen yang terlibat terdiri atas Prof. Dr. Susanti dari Pendidikan Akuntansi sebagai Ketua, serta Dr. Heny Subandiyah (Bahasa dan Sastra Indonesia), Han Tantri Hardini (Pendidikan Akuntansi), dan Renny Dwi Jayanti (Pendidikan Bisnis) sebagai anggota.

    Selama pelatihan, peserta dibimbing mulai dari proses pemilihan daun, teknik pewarnaan alami, hingga tahap pengukusan untuk menampilkan motif khas daun di atas kain.

    Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan materi tentang branding produk, pengemasan kreatif, serta pemasaran digital, agar karya mereka mampu menembus pasar online.

    Salah satu peserta, Aisyah, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru baginya.

    “Saya baru tahu kalau daun jati dan kenanga bisa dijadikan motif batik yang indah. Hasilnya unik, alami, dan punya nilai jual. Saya ingin terus belajar dan mencoba menjualnya secara online,” ungkapnya penuh semangat.

    Program PKM Unesa ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi perempuan dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan.

    Dari lembaran daun, lahirlah kain yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi perempuan desa untuk hidup lebih mandiri dan berdaya.*** (Bgn)

  • Ekonomi,  Politik,  SOSIAL

    Pantas Maruba Lumban Tobing Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan 

    Pantas Maruba Lumban Tobing Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan 

    Sibolga, wartapenasatu.com – Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing hadiri kegiatan Forum Group Discussion (FGD) sinergi pengembangan energi terbarukan di Provinsi Sumatera Utara  untuk membantu transisi energi nasional.

    Diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM), bertempat di Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Jalan Sutomo No.1, Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Jum’at (07/11/2025). info Disinfokom Kota Sibolga.

    Kegiatan ini bertujuan untuk membahas dan menyelaraskan upaya pengembangan energi terbarukan di tingkat regional guna mendukung pencapaian target energi nasional.

    Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU, menyampaikan bahwa energi terbarukan merupakan solusi strategis untuk menjaga masa depan Indonesia yang lebih baik.

    “Dengan memanfaatkan potensi alam yang melimpah, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan mendukung pertumbuhan ekonomi, energi terbarukan mampu menciptakan kehidupan yang lebih mandiri dan berkelanjutan,” ucap Prof. Eniya.

    Beliau juga menekankan bahwa, Pemerintah Indonesia semakin serius dalam upaya mencapai target transisi energi bersih. Pemerintah menargetkan porsi energi terbarukan sebesar 35% dalam bauran energi nasional pada tahun 2034, dengan mengandalkan tiga sumber utama, yakni tenaga surya, hidro, dan panas bumi.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Daerah,  Ekonomi,  Politik,  SOSIAL

    Kota Sibolga Wujudkan Tertib dan Nyaman, Pemko Sibolga Tertibkan Pedagang

    Kota Sibolga Wujudkan Tertib dan Nyaman, Pemko Sibolga Tertibkan Pedagang

    Sibolga, wartapenasatu.com – Pemerintah Kota Sibolga akan laksanakan penertiban para pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Sibolga Nauli. Jln. Patuan Anggi Kota Sibolga Provinsi Sumatera Utara.

    Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., saat memimpin rapat koordinasi penertiban pedagang di sekitar Pasar Sibolga Nauli, yang berlangsung di Ruang Desk Pilkada, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Jum’at (07/11/2025) pagi.

    Rapat ini dihadiri oleh Kasatpol PP dan Damkar Kota Sibolga, H. Dedy Rachmad Saleh Lubis, S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Agus M. Sitompul, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, S.STP., Kepala Pasar Sibolga Nauli, Johannes Panjaitan, Camat Sibolga Kota, Deliana Marito Sidabutar, S.E., serta Lurah Pancuran Gerobak, Saifan Simanjuntak, S.Sos.,M.I.Kom.

    Lebih lanjut Denni Aprilsyah Lubis mengatakan: “Kegiatan ini akan melibatkan Personel Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, petugas kebersihan Dinas PKPLH, serta aparat kecamatan dan kelurahan. ujarnya.

    Dalam arahannya juga mengatakan: “Kegiatan penertiban ini merupakan langkah Pemko Sibolga untuk menata kembali kondisi pasar agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Penertiban juga mengembalikan fungsi fasilitas umum serta mengurangi kesemrawutan lalu lintas di sekitar area pasar.” ungkapnya.

    Denni Aprilsyah Lubis juga mengucapkan: “Penertiban ini bukan semata-mata untuk menindak, tetapi untuk menata dan menciptakan kenyamanan bersama. Kami berharap para pedagang dan masyarakat dapat mendukung upaya ini demi kebaikan bersama,” jelasnya.

    Kesempatan itu, Kasat Pol PP dan Damkar Kota Sibolga menyampaikan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan penertiban dengan pendekatan humanis dan persuasif.

    Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Sibolga menambahkan bahwa, pihaknya akan menata ulang area parkir dan arus lalu lintas di sekitar pasar agar lebih tertib dan teratur.

    Rapat ini menghasilkan sejumlah kesepakatan teknis terkait waktu pelaksanaan penertiban, pembagian tugas antar instansi, serta langkah-langkah sosialisasi kepada para pedagang.

    Pemko Sibolga berharap, melalui koordinasi lintas instansi ini, penataan Pasar Sibolga Nauli dan area sekitarnya dapat berjalan lancar, aman, serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kota Sibolga.tandasnya.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bisnis,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    APTEK Dorong Peluang Usaha Mekanikal dan Elektrikal 2026 ; Optimis Bersinergi dengan KADIN dan Bank BTN

    Warta Penasatu, Jakarta, 7 November 2025 – Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal dan Elektrikal (APTEK) semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor mekanikal dan elektrikal (M&E) dengan menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam sebuah sinergi strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi peluang usaha di sektor M&E yang diprediksi akan semakin menjanjikan pada tahun 2026.Hal ini dijabarkan dalam seminar sharing session bertempat di Hotel Santika,Kelapa Gading (5/11/25)

    Sektor M&E memegang peranan vital dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan industri di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, permintaan akan tenaga ahli dan perusahaan yang kompeten di bidang M&E juga semakin tinggi. Hal ini membuka peluang bisnis yang sangat menarik bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di sektor ini.

    Wakil Ketum APTEK, Radian Azhar SE.ME, menyatakan bahwa sinergi dengan KADIN dan Bank BTN merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif bagi para pelaku usaha M&E. “Kami percaya bahwa dengan dukungan dari KADIN dan Bank BTN, para anggota kami akan memiliki akses yang lebih luas terhadap jaringan bisnis, sumber pendanaan, dan program pengembangan kapasitas yang relevan,” ujarnya.

    Ketua Umum KADIN DKI, H.Diana Dewi, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan bahwa KADIN siap mendukung pengembangan sektor M&E melalui berbagai program dan inisiatif. “Rekan-rekan pengusaha APTEK bisa adaptik terhadap perkembangan teknologi maupun perubahan regulasi,ini berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat kompetitif dan bermanfaat bagi semua anggotanya dan membantu para pelaku usaha M&E dalam memperluas jangkauan pasar mereka,” katanya.

    Kepala Cabang Jakut Bank BTN, Erik Alber, menegaskan komitmen Bank BTN untuk mendukung sektor M&E melalui penyediaan fasilitas kredit yang terjangkau dan program-program pengembangan kapasitas. “Kami percaya bahwa sektor M&E memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha di bidang ini,” ujarnya.

    APTEK, KADIN, dan Bank BTN telah merancang serangkaian program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 untuk mendukung pertumbuhan sektor M&E. Program-program ini meliputi pelatihan teknis,menfasilitasi pertemuan bisnis, pendampingan hukum, penyediaan fasilitas kredit dengan suku bunga yang kompetitif, program inkubasi bisnis, serta promosi dan pemasaran bersama.

    Dengan adanya sinergi yang kuat antara APTEK, KADIN, dan Bank BTN, diharapkan kedepannya sektor M&E dapat terus berkembang dan memiliki prospek bisnis yang baik. Para pelaku usaha di bidang ini optimis pada tahun 2026 kondisi perekonomian akan semakin baik sehingga akan terbuka peluang bagi pengusaha serta diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan bisnis mereka, sehingga dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan memberikan kontribusi secara signifikan bagi perekonomian nasional.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Kepolisian,  Kesehatan,  SOSIAL

    Diskusi Santai Bersama Sekjen Kemenkumham RI, Kapolda Kalteng Beri Dukungan Terhadap Penguatan Posbankum

    Diskusi Santai Bersama Sekjen Kemenkumham RI, Kapolda Kalteng Beri Dukungan Terhadap Penguatan Posbankum

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. melaksanakan diskusi santai bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI, Komjen Pol. Dr. Nico Afinta.

    Pertemuan yang berlangsung santai dan dikemas dalam Coffee Morning ini, digelar di Kolam Ikan Ditlantas, Mapolda setempat, Kamis (6/11/2025). dan diikuti sejumlah pejabat utama Polda Kalteng.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menyampaikan bahwa pertemuan ini membahas tentang dukungan dan penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan di wilayah Kalteng.

    Diskusi ini juga merupakan wujud nyata dalam mendukung peningkatan efektivitas Posbankum dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di daerah-daerah terpencil.

    “Harapannya program ini dapat berjalan sukses, khususnya dalam memberikan bantuan hukum bagi masyarakat desa maupun kelurahan agar lebih merata dan berkeadilan,” tandasnya.

  • Alutsista,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    “Ari Sumarni Pimpin GBNN Jakarta Barat, Targetkan Soliditas dan Integritas Jaga Stabilitas Negara”

    Jawa Barat   wartapenasatu.com

     

    Jakarta Barat Miliki Garda Bela Negara Nasional Baru, Siap Jaga Kedaulatan NKRI

    BOGOR – Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jakarta Barat resmi dilantik dan dikukuhkan pada 5-6 November 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Palm Cisarua, Bogor, ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2025-2030.

    Ketua Umum GBNN, Bapak Fahria Alfiano, Ber­harapan besar kepada seluruh anggota. Beliau menekankan pentingnya peran GBNN dalam membantu kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Saya berharap seluruh anggota GBNN dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Indonesia,” ujar Bapak Fahria Alfiano dengan penuh semangat.

    Ibu Ari Sumarni, yang terpilih sebagai Ketua DPW GBNN Jakarta Barat, juga menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi ini dengan amanah, beradap, konsisten, dan berintegritas. Beliau berharap seluruh jajaran yang berada di bawah komandonya dapat tetap solid dan bersatu, meskipun menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu stabilitas negara.

    “Kita harus tetap solid dan bersatu, meskipun ada banyak ‘preming’ atau gangguan yang mencoba memecah belah kita. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita pasti bisa mengatasi semua rintangan,” tegas Ibu Ari Sumarni.

    GBNN sebagai organisasi yang memiliki visi untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada seluruh masyarakat, diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat. Dengan kepengurusan baru di Jakarta Barat, GBNN siap berkontribusi secara nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.

    Acara pelantikan dan pengukuhan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota GBNN. Semangat baru dan harapan besar terpancar dari wajah seluruh peserta, siap mengemban amanah dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

    BY:NokSrie

     

Wartapenasatu.com @2025