Keamanan
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Keamanan, Kesehatan, Nasional, nelayan, Opini, Pendidikan, perkebunan, Pertahanan, pertanian, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Tumbuhan, Uncategorized, Wisata
DARI DESA TERTINGGAL MENJADI DESA MANDIRI

Jawa Barat wartapenasatu.comFestival Cikondang Nanjeur: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Desa Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya
Pangalengan, Kabupaten Bandung – Kampung Adat Cikondang menjadi pusat perhatian masyarakat Jawa Barat dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman) pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya pengentasan desa tertinggal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program strategis nasional.
Festival dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial yang meliputi pembagian beras murah dan pengobatan gratis bagi warga. Program ini disambut antusias masyarakat sekitar, karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11), ditandai dengan Launching Sakola Budaya Sunda dan Peresmian Lumbung Kesejahteraan Rakyat Desa. Kedua program tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya lokal. Festival juga menampilkan beragam kesenian tradisional seperti Beluk, Wawacan, dan Trawangsa yang memperkaya suasana dan menunjukkan kekayaan seni warisan leluhur.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pendataan dan penandatanganan prasasti Lumbung Kesejahteraan Rakyat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Wolff. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Desa Cikondang sebagai percontohan pembangunan desa tertinggal berbasis ketahanan pangan dan kearifan budaya lokal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff, Ketua Apdesi A. Anwar Sadat, serta Tuan Rumah Fery Radiansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa dan pelestarian budaya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat bersama PT LUBKITA memberikan bantuan simbolis berupa 1.000 karung beras ukuran 5 kilogram untuk warga Cikondang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Cikondang yang tetap menjaga warisan budaya sambil berinovasi dalam pembangunan ekonomi. “Desa adat seperti Cikondang ini harus menjadi contoh bahwa kemandirian dan kesejahteraan bisa tumbuh dari akar budaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa Festival Cikondang Nanjeur bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi berbasis lokal. “Cikondang bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap semangat Cikondang Nanjeur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk terus maju tanpa kehilangan identitas budayanya.
BY:NokSrie
“War on Drugs for Humanity, Operasi Gabungan Jadi Pilar Bela Negara Melawan Kejahatan Narkotika.”
“War on Drugs for Humanity, Operasi Gabungan Jadi Pilar Bela Negara Melawan Kejahatan Narkotika.”

Badan Narkotika Nasional (BNN) telah sukses memimpin Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba secara serentak di 53 titik rawan pada 34 provinsi di seluruh Indonesia, berlangsung dari 5 hingga 7 November 2025. Operasi ini merupakan sinergi multi-lembaga yang melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pemerintah Daerah, menandai respons kolektif negara terhadap ancaman narkoba.
Bela Negara sebagai Penjagaan Ketahanan Nasional, Keterlibatan aktif TNI, Polri, dan Pemda dalam operasi ini adalah wujud nyata dari Bela Negara. Narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga menggerogoti ketahanan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Dengan memberantas peredaran gelap narkoba, negara secara fundamental sedang mempertahankan integritas dan masa depan bangsa dari ancaman non-militer yang bersifat masif dan merusak.
Hasil Penindakan Hukum dan Penyelamatan Jiwa, Dari aspek penindakan, operasi ini berhasil mengamankan 1.259 orang. Petugas menyita barang bukti signifikan, termasuk 126.325 gram sabu dan 12.726 gram ganja. Secara ekonomi, barang bukti ini bernilai sekitar Rp 190,3 miliar. Yang paling krusial, keberhasilan penyitaan ini setara dengan menyelamatkan 519.556 jiwa warga negara Indonesia dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Penyitaan barang bukti non-narkotika, seperti senjata api dan CCTV yang digunakan untuk memantau petugas, menunjukkan bahwa jaringan narkoba adalah ancaman kriminal yang terorganisir dan berpotensi melawan aparat negara. Penindakan terpadu oleh personel gabungan, seperti yang dilakukan di Kampung Bahari dan Kampung Ambon, merupakan tindakan heroik dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat, selaras dengan sumpah prajurit dan Bhayangkara.
Aspek Pemulihan sebagai Investasi Bela Negara, Prinsip “War on Drugs for Humanity” yang diusung oleh BNN menekankan bahwa bela negara tidak hanya melalui penangkapan, tetapi juga melalui rehabilitasi. Dari mereka yang diamankan, 369 orang menjalani rehabilitasi. Ini adalah upaya negara untuk memulihkan aset bangsa, memastikan penyalah guna kembali produktif, dan memutus mata rantai kecanduan.

Penguatan Ketahanan Komunitas, Langkah lanjutan pasca-penindakan berupa pendataan, sosialisasi, edukasi, dan pemberdayaan sosial ekonomi di wilayah terdampak merupakan strategi bela negara jangka panjang. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tingkat akar rumput (komunitas) agar mereka memiliki kesadaran dan kemampuan mandiri untuk menolak dan mencegah peredaran narkoba.
Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini adalah hasil kebersamaan, soliditas, dan sinergitas. Operasi ini hanyalah awal dari upaya berkelanjutan. BNN mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba, serta memanfaatkan layanan rehabilitasi gratis. ( Eny K.)
Tunjang Pembinaan SDM, Polresta Palangka Raya Serahkan Siswa Latja ke SPN Polda Kalteng
Tunjang Pembinaan SDM, Polresta Palangka Raya Serahkan Siswa Latja ke SPN Polda Kalteng

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menyerahkan para Siswa Latihan Kerja (Latja) Diktuk Bintara Polri T.A. 2025 kembali ke SPN Polda Kalteng setelah menyelesaikan rangkaian pembelajaran lapangan di Polresta Palangka Raya, Minggu (9/11/2025).
Pengantaran dilakukan oleh Kabag SDM AKP Prio Amboro bersama personel pendamping, dimulai dari apel pelepasan yang berlangsung di halaman Polresta.
Kegiatan berjalan tertib hingga rombongan tiba di SPN Polda Kalteng di Bukit Rawi pada pukul 11.00 WIB.
Dalam pelatihan kerja di kewilayahan, para siswa mendapatkan pembekalan teknis dan pembelajaran langsung mengenai pelayanan masyarakat, penanganan peristiwa, hingga administrasi kepolisian.

Prio menyampaikan bahwa pembekalan melalui Latja menjadi bekal penting sebelum para siswa kembali menjalani pendidikan formal.
“Kami berharap pengalaman di Polresta Palangka Raya dapat memperkuat kecakapan, kedisiplinan, serta karakter para siswa dalam menjalankan tugas nantinya,” ucapnya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembinaan personel merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.@ Herry Kalteng
Polresta Palangka Raya Antar Kepulangan Siswa Latja ke SPN Polda Kalteng
Polresta Palangka Raya Antar Kepulangan Siswa Latja ke SPN Polda Kalteng

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan pengantaran Siswa Latihan Kerja (Latja) Bintara Polri T.A. 2025 dari Polresta Palangka Raya menuju Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalteng di Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (9/11/2025).
Kegiatan dimulai dengan apel pelepasan di halaman Polresta Palangka Raya yang dipimpin oleh Kabag SDM AKP Prio Amboro bersama personel pendamping.
Selanjutnya, rombongan membawa para siswa Latja kembali ke SPN untuk mengikuti tahapan pendidikan berikutnya.
Sesampainya di SPN Polda Kalteng pada pukul 11.00 WIB, para siswa diserahterimakan secara resmi kepada pihak pengasuh SPN.

Kabag SDM menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan terstruktur untuk membentuk karakter dan kesiapan tugas para calon anggota Polri.
“Latihan kerja di kewilayahan memberikan pengalaman nyata bagi para siswa dalam melaksanakan tugas kepolisian di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas dedikasi para siswa selama melaksanakan Latja di jajaran Polresta Palangka Raya, serta berharap ilmu yang didapat dapat menjadi bekal dalam penugasan nanti.@ Herry Kalteng
Kenang Jasa Pahlawan, Polresta Palangka Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80
Kenang Jasa Pahlawan, Polresta Palangka Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 di halaman Mako Polresta Palangka Raya, Senin (10/11/2024).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta AKBP Moch Isharyadi Fitriawan, S.I.K., M.M., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama, personel, serta ASN Polresta Palangka Raya.
Peringatan Hari Pahlawan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Hari Pahlawan bukan hanya seremoni. Ini pengingat bahwa perjuangan belum selesai.
Kita melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian, kerja keras, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakapolresta.
Dalam amanatnya, Wakapolresta juga mengajak seluruh personel untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam menjalankan tugas kepolisian sehari-hari.
“Semangat kepahlawanan harus tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan keikhlasan saat bertugas di lapangan,” tegasnya.@ Herry KaltengKapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, diwakili Kabag Ops, Kompol David Sinaga, SH, meninjau persiapan operasional serta uji coba memasak di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Toba Balige, Jum’at (07/11/2025).
Baca juga: Oknum SEVP dan Kabag PTPN II “Kebal Hukum”Kegiatan ini merupakan tahapan persiapan sebelum pelaksanaan launching resmi. Dalam uji coba tersebut, berbagai tahapan dijalankan secara ketat dan terukur.
Dimulai dari sterilisasi bahan makanan, proses memasak, pengecekan kandungan gizi makanan, packaging makanan, hingga makanan dinyatakan lulus uji laboratorium dan siap didistribusikan.
Dalam peninjauannya, Kabag Ops Polres Toba, Kompol David Sinaga, menyampaikan pentingnya kesiapan dan ketelitian dalam setiap aspek operasional, khususnya pada fungsi dukungan logistik dan pelayanan personel.
Beliau juga memberikan arahan agar setiap personel yang terlibat dalam kegiatan SPPG dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggungjawab.Selain melakukan pengecekan sarana, Kabag Ops turut menyaksikan secara langsung uji coba proses memasak di dapur SPPG, mulai dari pengecekan peralatan, bahan makanan, hingga hasil olahan yang disiapkan oleh tim.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas pendukung di lingkungan Polres Toba.“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung di Polres Toba, termasuk SPPG, dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh personel,” ujar Kompol David Sinaga.
(Kaperwi MWPS Sumut: t.rait)Aliansi Dayak Bersatu Kapuas Desak Pembebasan 3 Warga Dayak yang Ditahan di Polda Kalteng
Aliansi Dayak Bersatu Kapuas Desak Pembebasan 3 Warga Dayak yang Ditahan di Polda Kalteng

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Megawati Ketua Aliansi Dayak Bersatu Kalimantan Tengah mengatakan,mereka akan terus memperjuangkan 3 masyarakat yg ditangkap dan di duga di kriminalisasi oleh aparat di Kapuas. Senin tanggal 10 Nopember kami Perwakilan warga Dayak akan melakukan pertemuan dengan Polda Kalteng yang diwakili oleh Dirinterkam, Bapak Ardiansyah.
Pertemuan yang dihadiri sekitar 200 orang ini, dengan 20 perwakilan yang diperkenankan masuk, bertujuan menyampaikan tuntutan terkait pembebasan tiga tahanan dan penghentian pengejaran satu Daftar Pencarian Orang (DPO).
Megawati menjelaskannya saat rapat Terkait 3 tahanan yang di pindahkan dari Kapolres Kapuas ke Polda Kalimantan Tengah, Kegiatan yang bertempat di Huma Betang Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Minggu (9/11/2025).

Tiga tahanan yang dimaksud adalah Sostro Demen Sawang, Donni, dan Tono Herbet Talajan. Warga menuntut agar ketiganya dibebaskan tanpa syarat (RC). Selain itu, warga juga meminta agar pihak kepolisian tidak lagi melakukan pengejaran terhadap satu DPO yang identitasnya tidak disebutkan dalam pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Direktur dari PT. Kapuas Maju Jaya (KMJ) yang menyampaikan itikad baik perusahaan untuk mencabut pengaduan yang menjadi dasar penahanan dan pengejaran tersebut.
Pihak perusahaan berjanji akan berdamai dan membebaskan ketiga tahanan serta menghentikan pengejaran DPO pada hari Kamis mendatang.
Warga Dayak yang hadir menyatakan apresiasi terhadap itikad baik dari PT. KMJ. Mereka berharap janji tersebut dapat direalisasikan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
“Kita hargai itikad baik perusahaan ini, dan kita akan menunggu realisasinya sampai hari Kamis,” ujar salah seorang perwakilan warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.
Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dan janji yang disampaikan dalam pertemuan ini. Namun, suasana pertemuan berlangsung dengan kondusif dan penuh harapan akan adanya solusi yang terbaik bagi semua pihak,”Ungkap Megawati.
Editor Rayati
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Pastikan Surabaya Utara Aman.
WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK – Dalam upaya menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar Patroli Stasioner Cipta Kondisi (Cipkon) di sejumlah titik strategis wilayah hukumnya.(9/11/2025)
Kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran, S.Pd.
Patroli dimulai pada pukul 22.00 WIB melalui apel gabungan di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Setelah apel, para personel disebar ke beberapa lokasi yang dinilai rawan, seperti Jl. Jakarta depan Pos Lantas dan kawasan Kembang Jepun Kya-Kya yang termasuk dalam wilayah hukum Polsek Pabean Cantikan, serta area wisata religi Sunan Ampel di bawah pengawasan Polsek Semampir.
“Tujuan utama dari patroli stasioner ini adalah memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa gangguan, terutama di titik-titik yang rawan aksi kejahatan malam hari seperti pencurian, tawuran, maupun balap liar,” jelas Kasi Humas Iptu Suroto, pada Minggu (9/11).
Kegiatan patroli malam ini melibatkan berbagai unsur keamanan, di antaranya Kasi Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Tri Asmoro, S.H., Pamapta III Ipda Erika Agustin, S.H., satu SST Dalmas, satu SST personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta dukungan dua personel Pomal, satu regu gabungan Polsek jajaran, satu regu Patroli Perintis Presisi, dan empat personel Satpol PP Kota Surabaya.
Kolaborasi lintas satuan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara kepolisian dan instansi terkait dalam menciptakan keamanan wilayah, khususnya di kawasan padat aktivitas seperti Pelabuhan Tanjung Perak.
Patroli yang berlangsung hingga selesai berjalan lancar dan kondusif. Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Kawasan yang kerap disebut rawan gangster dan kenakalan remaja pun terpantau aman tanpa kejadian menonjol.
“Alhamdulillah, seluruh wilayah dalam kondisi aman. Kami terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, terutama saat malam hari,” tambah Iptu Suroto.
Patroli Stasioner Cipkon ini merupakan langkah preventif rutin yang dilakukan oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan aktivitas masyarakat, khususnya di malam hari, dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.*** (Bgn)
- Artikel, Keamanan, Kesehatan, mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025
Jawa Barat wartapenasatu.com
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025, Wujud Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Rakyat

Cikondang Nanjeur, Uleman Budaya Sunda Bangkit di Tanah Adat
Bandung, 8–9 November 2025 —
Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman). Kegiatan ini menjadi ajang besar yang memadukan nilai budaya, sosial, dan ekonomi rakyat dalam satu rangkaian acara yang meriah.Festival ini dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial, Beras Murah, dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ruh masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11) dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya seperti Kesenian Beluk, Wawacan, dan Trawangsa. Kehadiran kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol pelestarian budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Tuan Rumah Fery Radiansyah, diikuti oleh berbagai tokoh penting seperti Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff , Ketua Apdesi A. Anwar Sadat,Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan desa adat dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan Launching Sakola Budaya Sunda sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kebudayaan lokal. Selain itu, diresmikan pula Lumbung Kesejahteraan Rakyat, program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa yang mandiri dan berbudaya.
Menurut Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan, festival ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat Sunda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Cikondang bukan hanya tentang menjaga tradisi, tapi juga tentang menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan kebudayaan, sosial, dan ekonomi rakyat, Festival Kampung Adat Cikondang menjadi simbol kebangkitan budaya Sunda yang tetap lestari di tengah arus modernisasi. Semangat Cikondang Nanjeur diharapkan mampu menginspirasi desa-desa adat lainnya untuk terus menjaga jati diri bangsa.
Sebagai simbolis bansos beras untuk warga Cikodong ,Bandung jawa barat Bapak Stanley wolff dan Ibu Indri wolff memberikan bantuan beras kepada warga yang akan di distribusikan hari ini 200 karung dengan ukuran 5 kg
BY: NOKSRIE
Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Kesiapan Puluhan Personel Pam Aksi Damai
Sipropam Polresta Palangka Raya Cek Kesiapan Puluhan Personel Pam Aksi Damai
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polresta Palangka Raya, Polda Kalteng melakukan pengecekan terhadap para personel kesatuan dan jajarannya yang akan dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan (pam) aksi damai.

Pengecekan dilakukan saat apel kesiapan di lapangan Kantor Pengadilan Negeri Palangka Raya, Jalan Diponegoro, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagaimana yang disampaikan oleh Kasipropam, AKP Husni Setiawan, Jumat (7/11/2025) pagi.
Kasipropam menjelaskan, pengecekan dilakukan oleh dua personel Sipropam yang ditugaskan untuk melakukan waspers (pengawasan personel) internal selama berlangsungnya tugas pam, yakni Bripka Bob Noverius Alexander dan Brigpol Miftachul Huda.

“Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh personel sebelum melaksanakan pam aksi damai yang akan digelar oleh Aliansi Gerakan Dayak Anti Narkoba di Kantor Pengadilan Negeri Palangka Raya,” jelas AKP Husni Setiawan.
“Selain itu juga untuk menyampaikan dan mengingatkan tentang Standar Operasional Prosedur Polri yang berlaku saat melakukan pam aksi damai demi mencegah adanya kesalahan maupun pelanggaran prosedur selama melaksanakan tugas,” pungkasnya.@ Herry Kalteng