Kuliner

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Kuliner

    Satlantas Polres Labuhanbatu Gelar Jumat Berkah: Sentuhan Humanis Polri di Tengah Masyarakat

    Satlantas Polres Labuhanbatu Gelar Jumat Berkah: Sentuhan Humanis Polri di Tengah Masyarakat


    Labuhanbatu (Sumatera Utara), wartapenasatu.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu kembali menggelar kegiatan “Jumat Berkah Polri” dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojek daring (Maxim) di Rantau Prapat, Jl. Kampung Baru, Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat kepolisian dan warga. Jumat, 17 Oktober 2025.

    Kegiatan Jumat Berkah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Satlantas Polres Labuhanbatu sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling membantu.

    Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Labuhanbatu, Inspektur Polisi Satu (IPTU) M. Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah Polri ini merupakan implementasi dari program Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat. Pihaknya ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Kami ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Kami akan tetap selalu hadir di tengah masyarakat sebagai wujud nyata Polri untuk menciptakan disiplin dan peduli terhadap keselamatan bersama,” ujar IPTU M. Rizal.

    Kegiatan pembagian nasi kotak ini disambut antusias oleh para pengemudi ojek daring dan masyarakat sekitar. Mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan Jumat Berkah Polri ini, Satlantas Polres Labuhanbatu ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya bertugas untuk menegakkan hukum, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, diharapkan masyarakat akan lebih percaya dan mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Labuhanbatu.

    Kegiatan Jumat Berkah Polri ini merupakan salah satu upaya Satlantas Polres Labuhanbatu dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Dengan mendekatkan diri kepada masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik, diharapkan Polri dapat semakin dipercaya dan dicintai oleh masyarakat.

  • Bisnis,  Kuliner

    Silaturahmi Hangat MWPS Jatim dengan Pembina Ir. Eddy Surohadi: Kolaborasi Inspiratif Dunia Usaha dan Media

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Kaperwil Media Warta Pena Satu (MWPS) Jawa Timur, Yuyun Ary Soekadi bersama Sekretaris Agung Budhi Utomo, Redaktur Edi Didik Sutrisno, dan Jurnalis MWPS Jatim Dodo, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman sekaligus tempat usaha milik Pembina MWPS Jatim, Ir. Eddy Surohadi, di kawasan Klampis Jaya, Surabaya.

    Silaturahmi ini menjadi momen berharga bagi seluruh jajaran MWPS Jatim untuk mempererat hubungan antara tim media dan tokoh pembina yang dikenal sebagai sosok penggerak dunia usaha kreatif.

    Eddy Surohadi menyambut rombongan dengan ramah, disertai suasana diskusi santai yang penuh inspirasi tentang dunia bisnis dan perkembangan ekonomi lokal di tengah tantangan zaman.

    Dalam perbincangan tersebut, Eddy Surohadi membagikan perjalanan dan filosofi usahanya yang kini berkembang pesat.

    Salah satunya adalah Kikie Donuts, merek donat lokal yang telah menjadi primadona di Surabaya berkat kualitas rasa premium dan harga yang bersahabat.

    Eddy menjelaskan bahwa rahasia sukses Kikie Donuts terletak pada konsistensi rasa dan kejujuran dalam menjaga kualitas bahan baku.

    “Kami ingin masyarakat bisa menikmati donat enak dengan harga terjangkau. Banyak pelanggan bilang rasanya mirip JCO, tapi harganya jauh lebih ekonomis,” ujarnya dengan senyum bangga.

    Kini, Kikie Donuts telah memiliki banyak reseller yang tersebar di berbagai wilayah Surabaya, bahkan mulai merambah kota-kota lain.

    Konsep usaha ini tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin ikut berwirausaha.

    Semangat berbagi inilah yang membuat usaha ini tumbuh secara alami dan mendapat tempat di hati pelanggan.

    Selain usaha kuliner, Eddy Surohadi juga mengembangkan Suprime Laundry, bisnis jasa kebersihan profesional yang tidak hanya menawarkan layanan laundry berkualitas, tetapi juga membuka keagenan mesin dan manajemen laundry untuk wilayah nasional.

    Program keagenan Suprime Laundry menarik perhatian banyak calon pengusaha karena sistemnya mudah dijalankan, dilengkapi pendampingan, serta pelatihan manajemen.

    “Kami tidak hanya menjual mesin, tapi juga sistem dan ilmu. Tujuannya agar para mitra bisa langsung jalan tanpa bingung mengelola usaha,” ungkap Eddy.

    Yuyun, selaku Kaperwil MWPS Jatim, menyampaikan apresiasi atas kiprah dan dedikasi Eddy Surohadi dalam mengembangkan dunia usaha.

    Menurutnya, sosok pembina seperti Eddy menjadi contoh nyata bahwa pengusaha sukses tidak hanya fokus pada keuntungan, tapi juga pada dampak sosial melalui pembukaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.

    “Silaturahmi ini sangat berkesan. Dari Eddy, kami belajar bahwa keberhasilan bisnis bukan hanya soal uang, tapi juga semangat, integritas, dan kebermanfaatan. Ini menjadi inspirasi bagi kami di MWPS Jatim,” tutur Yuyun dengan penuh antusiasme.

    Dodo, jurnalis MWPS Jatim, menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya kolaborasi antara media dan dunia usaha.

    “Kami melihat bagaimana ide kreatif bisa hidup ketika dijalankan dengan ketulusan. Ini bukan sekadar bisnis, tapi juga karya sosial,” ujarnya.

    Eddy Surohadi menegaskan bahwa kolaborasi dengan media seperti MWPS Jatim penting untuk memperkuat ekosistem positif di masyarakat.

    “Media dapat menjadi jembatan informasi bagi pelaku UMKM agar dikenal luas, sementara dunia usaha dapat mendukung media lewat konten inspiratif dan edukatif,” jelasnya menutup perbincangan.

    Silaturahmi antara MWPS Jatim dan Ir. Eddy Surohadi menjadi contoh nyata sinergi positif antara dunia pers dan dunia usaha, yang saling menguatkan serta berperan aktif membangun ekonomi kreatif di Jawa Timur.*** (Dodo)

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Kuliner,  MBG,  Pendidikan,  SOSIAL

    Tinjauan MBG di Toba: Sinergi Pemerintah dan DPR RI untuk Generasi Emas

    Tinjauan MBG di Toba: Sinergi Pemerintah dan DPR RI untuk Generasi Emas

    Kabupaten Toba, Sumatera Utara, wartapenasatu.com – menjadi fokus perhatian dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mendampingi Anggota Komisi I DPR RI, Sabam Rajagukguk, melakukan tinjauan langsung terhadap pelaksanaan program MBG pada Senin, 13 Oktober 2025. Kunjungan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.

    Kehadiran Sabam Rajagukguk tidak hanya terbatas pada inspeksi fasilitas dapur, tetapi juga melibatkan interaksi langsung dengan para penerima manfaat program MBG di SMA Negeri 1 Balige. Langkah ini menunjukkan pendekatan holistik dalam evaluasi program, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis dan administratif, tetapi juga dampak sosial dan penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.

    Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian Sabam Rajagukguk yang bersedia turun langsung meninjau pelaksanaan program MBG di Kabupaten Toba. Menurutnya, kunjungan ini memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan penyempurnaan program di masa mendatang. “Beliau ingin melihat plus-minus program ini, untuk selanjutnya menjadi masukan bagi pemerintah sehingga ada perbaikan-perbaikan ke depan,” ujarnya di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 1 Balige.

    Program MBG merupakan salah satu pilar dari Astacita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045. Selain memberikan asupan gizi yang memadai bagi para pelajar, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah di sektor pangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Toba memberikan motivasi kepada para pelajar dengan menyampaikan perbandingan kondisi pendidikan dan ekonomi antara generasi saat ini dan masa lalu. “Sekarang kalian sulit memilih sekolah, buku, makanan, dan yang lain. Sementara di masa kami, kami kesulitan mencari, sedangkan kalian sekarang sudah sulit memilih,” ujarnya, menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih prestasi setinggi mungkin.

    Sabam Rajagukguk dalam sambutannya menjelaskan bahwa kehadirannya di Kabupaten Toba adalah untuk memastikan program MBG berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Mengingat anggaran yang dialokasikan untuk program ini cukup besar, pengawasan dan evaluasi yang ketat sangat diperlukan untuk menghindari penyimpangan dan memastikan efektivitas program. “Program ini menggunakan anggaran yang cukup besar, jadi harus benar-benar dipantau. Di beberapa sekolah ada yang sampai keracunan, jadi harus benar-benar dipantau untuk bisa terus diperbaiki,” tegasnya.

    Secara khusus, Sabam Rajagukguk memberikan pesan kepada para pengelola dapur agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi, tetapi juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan para penerima manfaat. “Kepada para pemilik dapur ini memang ada keuntungan rupiah. Tetapi jangan karena keuntungan rupiah kalian tidak memikirkan perut generasi muda. Jangan korbankan generasi muda demi keuntungan rupiah,” pungkasnya, mengingatkan akan tanggung jawab moral dan sosial dalam menjalankan program MBG.

  • Artikel,  Berita Duka,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan

    Ironi Makanan Bergizi: Temuan Makanan Basi di SMA 117 Cikini Mengundang Keresahan


    Jakarta, wartapenasatu.com – Investigasi mendalam dilakukan oleh Jurnalis Wartapenasatu.com, Mohammad Romli, menyusul laporan yang diterima dari wali murid mengenai dugaan penyediaan makanan tidak layak melalui program Makanan Bergizi (MBG) di SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Investigasi ini turut dihadiri oleh Direktur Wartapenasatu.com, Mardian S.E., serta wartawan PWI, Musa, sebagai bentuk keseriusan dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.

    Wartapenasatu.com secara resmi melaporkan temuan mencengangkan terkait pendistribusian makanan bergizi (MBG) yang telah basi kepada siswa-siswi SMA 117 Cikini, Jakarta Pusat. Ironisnya, makanan yang seharusnya menjadi sumber nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa justru ditemukan dalam kondisi yang tidak layak konsumsi. Hal ini sontak menimbulkan keresahan yang meluas di kalangan siswa dan wali murid, yang merasa khawatir akan dampak buruk yang mungkin timbul akibat konsumsi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan.

    Kekhawatiran wali murid sangatlah beralasan. Program MBG yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi siswa, justru berbalik menjadi ancaman kesehatan. Jika masalah ini terus berlanjut tanpa adanya tindakan korektif yang komprehensif, bukan tidak mungkin akan berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas belajar siswa dalam jangka panjang.

    Sebagai upaya verifikasi, tim Wartapenasatu.com berinisiatif untuk mengunjungi pihak sekolah. Namun, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah sedang tidak berada di tempat. Meskipun demikian, seorang guru yang bertugas di kantor sekolah mengarahkan wartawan untuk bertemu dengan PIC (Person in Charge) penerimaan MBG berinisial Y. Dalam pertemuan tersebut, Y membenarkan adanya kejadian makanan basi tersebut dan menginformasikan bahwa makanan tersebut telah dikembalikan ke pihak dapur yang menjadi mitra penyedia MBG pemerintah.

    Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan siswa terkait keamanan dan kualitas MBG yang mereka konsumsi. Hal ini tercermin dari banyaknya makanan yang tidak habis dan tersisa, seperti yang terekam dalam video yang diambil oleh wartawan Wartapenasatu.com. Fenomena ini mengindikasikan adanya ketidakpercayaan siswa terhadap kualitas makanan yang disediakan.

    Wartapenasatu.com berupaya keras untuk memperoleh informasi mengenai identitas dan kontak PIC dari pihak dapur yang menjadi mitra program MBG, yang merupakan salah satu program strategis dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, pihak sekolah enggan memberikan informasi tersebut dengan alasan untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin terjadi.

    Saat ini, Wartapenasatu.com terus berupaya untuk mencari alamat dapur yang menjadi mitra program MBG tersebut guna melakukan investigasi lebih lanjut. Tujuan utama dari investigasi ini adalah untuk memastikan apakah makanan yang dikirimkan memang benar-benar dalam kondisi basi atau tidak layak konsumsi, serta untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

    Kasus temuan makanan basi dalam program MBG di SMA 117 Cikini ini menjadi sorotan penting yang menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan dan distribusi makanan bergizi di sekolah-sekolah. Pemerintah dan pihak terkait perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk memastikan bahwa program MBG benar-benar memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kualitas belajar siswa, serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    Pastikan Aman, Ditsamapta Polda Kalteng Laksanakan Pengawalan MBG

    Pastikan Aman, Ditsamapta Polda Kalteng Laksanakan Pengawalan MBG

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Personel Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), melaksanakan tugas pengawalan pendistribusian MBG (Makan Bergizi Gratis), bertepat pada dapur SPPG Palangka 2 Jl. Garuda 5 dan dapur SPPG Khusus Diponegoro. Tim pengawalan melaksanakan pengawalan ke berbagai SDN yang ada di Kota Palangka Raya. Senin (06/10/2025).

    Kegiatan pengawalan dilakukan dengan pengamanan ketat sejak awal pendistribusian hingga tiba di lokasi tujuan sekolah. Personel Ditsamapta disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat proses distribusi.

    Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol Arie Sandy Z. Sirait, S.I.K., M.Si. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si. menyampaikan bahwa pengawalan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan sekaligus memberi rasa tenang kepada pihak terkait serta masyarakat.

    “Kehadiran petugas juga sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengawalan ini merupakan salah satu upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Kalteng,” tutur Arie.

    Selaij itu, pengamanan distribusi MBG harus dilakukan secara maksimal agar dapat sampai tepat waktu dan dalam kondisi baik. Selain melakukan pengawalan, petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait demi memastikan pendistribusian berjalan sesuai prosedur.

    “Diharapkan kegiatan pengawalan ini dapat mencegah timbulnya hambatan maupun kendala teknis di lapangan. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi,” ujar Arie.

    Dengan adanya pengawalan dari Ditsamapta Polda Kalteng, pendistribusian MBG berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana. Upaya ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

  • Kuliner,  Uncategorized

    Food Foria, Pesta Kuliner ala Bali Telah Hadir di Fairway Ninemall Surabaya 03-12 Oktober 2025 – Copy

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Telah hadir di tengah masyarakat Surabaya, event Mega Kuliner ala Bali  bernama Food Foria dengan mengangkat tema “The Authentic Taste of Bali Volume 4” di Fairway Ninemall Pakuwon Surabaya mulai tanggal 03 – 12 Oktober 2025.

    Mega Kuliner Bali ini menjadi jawaban atas permintaan masyarakat Surabaya yang kangen dengan beragam menu otensik asli dari Bali, baik yang Halal maupun yang Non Halal.

    Lebih dari 20 stand terpajang dalam Food Foria kuliner Bali tersebut, diantaranya Ayam Klungkung Bu Ketut, Ayam Singaraja Bli Pasek, Rujak Pindang Bu Kesuma dan Ikan Bakar Bu Putu.

    Untuk ketagori non hala, kita bisa kunjungi stand, Babi Guling Karya Rebo, Sate Babi Bawah Pohon, Rebo Pork Ribs Warung Be Geol Men Nana serta Bakwan Babi Ganyol.

    Untuk menu ikan, tersaji pada stand Ikan Bakar Bli Putu serta Nasi Tempong Mbok Lenong dan Nasi ayam Kedewatan Sangtu.

    Bukan hanya kuliner makanan, dalam Food Foria volume 4 tersebut juga disajikan menu manja aneka es, diantaranya Es Daluman Lumpia gang 9 dan Es Teh Nusantara serta tersaji juga Falala Chocolate Bali dan Saychizu Matcha Bali.

    Berbagai sajian kuliner Khas Bali tersebut menjadi jawaban atas kerinduan Arek Suroboyo terhadap aneka kuliner dari Bumi Dewata tersebut.

    Pameran kuliner Food Foria “The Authentic Taste of Bali volume 4” ini berlangsung mulai tanggal 3 – 12 Oktober 2025 di Fairway Ninemall (dulunya Lencmark) Pakuwon Surabaya.

    Kunjungi Food Foria bersama rekan kantor, teman, sahabat dan keluarga serta handai taulan dan nikmati keaslian rasa kuliner Bumi Dewata Bali di Fairway NineMall Pakuwon Surabaya.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

    Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah

    Jakarta, wartapenasatu.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, memberikan apresiasi terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan Polri. Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada laporan kasus negatif yang terkait dengan dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan tolok ukur bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

    Dalam rapat kerja yang melibatkan BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, Irma menyampaikan, “Bagi saya, esensi dari pengelolaan ini tidak terletak pada identitas penyelenggara, apakah itu politisi, Polri, TNI, atau entitas lainnya. Hal yang paling krusial adalah kemampuan pengelola untuk memikul tanggung jawab penuh.”

    Politikus dari Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ia peroleh, Polri saat ini mengawasi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ada laporan mengenai kasus keracunan atau masalah serupa yang mencuat. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang disajikan.

    “Saya mendapatkan informasi bahwa Polri mengelola sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima mengindikasikan bahwa seluruh dapur yang dikelola oleh Polri beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga tidak pernah ada insiden atau kasus yang merugikan,” jelasnya.

    Irma menekankan bahwa polemik mengenai kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi fokus utama. Baginya, hal yang lebih penting adalah komitmen dari pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kualitas dan keamanan pangan dapat terjamin.

    “Jangan sampai isu ini dipolitisasi. Yang terpenting bukanlah siapa pemiliknya, melainkan apakah pihak tersebut mampu memikul tanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah sering menerima kritik, jadi jangan ditambah lagi dengan isu-isu yang justru memperburuk citra lembaga,” tegasnya.

    Pernyataan Irma ini mencerminkan pentingnya pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab dalam program-program pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Polri telah menunjukkan contoh yang baik dalam hal ini, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain yang terlibat dalam program serupa

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional

    Jakarta wartapenasatu.com

    MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja

     

    Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.

     

    Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.

     

    Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

     

    Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.

     

    Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.

     

    Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.

     

    Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.

     

    Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”

    “Nok Srie “Melaporkan

    • #MBG
  • Artikel,  Ekonomi,  Kesehatan,  Kuliner,  Pendidikan,  SOSIAL

    MBG Gratis Perdana Di SDN 04 Malaka Sari, Langkah Nyata Wujudkan Generasi Sehat

    MBG Gratis Perdana di SDN 04 Malaka sari, Langkah Nyata Wujudkan Generasi Sehat”

    Jakarta .wartapena satu.com

    Pada Senin, 22 September 2025, SDN 04 Malakasari, Duren Sawit, Jakarta Timur, menjadi saksi pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) pertama yang berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa menyambut momen ini dengan rasa senang dan penuh semangat. Kegiatan pembagian makanan dilakukan secara tertib dan teratur, berkat dukungan kerjasama yang solid antara para guru dan perwakilan orang tua dari setiap kelas.

    Dalam pelaksanaan program ini, para guru dan perwakilan orang tua turut aktif membantu agar proses pembagian makanan berjalan lancar tanpa hambatan. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung keberhasilan program MBG demi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Suasana yang tertib membuat anak-anak dapat menikmati makanan dengan tenang dan nyaman.

    Menu hari ini sangat sehat dan bergizi, terdiri dari nasi, sayur wortel dan brokoli, tempe, ayam filet tepung, serta buah semangka sebagai penutup. Anak-anak terlihat menikmati hidangan tersebut dengan antusias, bahkan banyak yang mengatakan bahwa makanannya terasa enak. Kualitas makanan yang disajikan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program ini.

    Anak-anak juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Prabowo Gibran atas inisiatif dan programnya yang sangat memperhatikan masa depan generasi muda. Pemberian makanan bergizi ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi harian, tetapi juga menjadi wujud kepedulian nyata terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak-anak di sekolah.

    Selain itu, pengolahan makanan di dapur perlu diawasi secara ketat oleh bagian yang berwewenang . Hal ini memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi anak-anak selalu dalam kondisi sehat, higienis, dan tidak ada yang basi. Standar kebersihan dan kualitas yang tinggi sangat diperhatikan demi menjaga kesehatan para siswa.

    Program MBG gratis ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Indonesia. Dengan pemerataan pemberian makanan bergizi, semua anak di berbagai daerah dapat tumbuh sehat dan optimal. Inilah langkah strategis untuk menciptakan generasi emas yang unggul dan siap menghadapi masa depan.

    Semoga program ini terus berlanjut dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, sehingga cita-cita menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berprestasi dapat terwujud dengan baik. Pemberian makanan bergizi gratis menjadi salah satu kunci penting untuk membangun masa depan bangsa yang lebih cerah.

Wartapenasatu.com @2025