Pendidikan

  • Artikel,  Kepolisian,  Pendidikan

    Kapolsek Balige Sosialisasi Penerimaan Siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 2 Balige

    Kapolsek Balige Sosialisasi Penerimaan Siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 2 Balige

    Toba, wartapenasatu.com – Kapolsek Balige AKP. Libertius Siahaan, SH, bersama Bhabinkamtibmas Bripka. Surya Hamzah melaksanakan sosialisasi penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara tahun ajaran baru 2026-2027.

    Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Soposurung Balige Kecamatan Balige ,Kabupaten. Toba Provinsi Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025) Kapolsek menjelaskan, SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan lembaga pendidikan menengah atas di bawah pembinaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Dinas Pendidikan.

    “Sekolah ini mengedepankan pembentukan karakter disiplin, tangguh, berwawasan kebangsaan, serta berjiwa kepemimpinan,” kata Libertius Lanjutnya, SMA Kemala Taruna Bhayangkara tidak hanya menekankan prestasi akademik tetapi juga pembinaan fisik, mental, dan spiritual.“Diharapkan lulusan sekolah ini menjadi generasi muda yang berintegritas dan siap menjadi calon pemimpin masa depan bangsa,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027 telah resmi dibuka, dan mengajak para siswa SMP yang berminat untuk mendaftar dan bergabung dalam lingkungan belajar yang berorientasi pada kedisiplinan dan karakter.

    Kapolsek juga menyampaikan kepada Siswa/siswi kelas IX Profil Sekolah SMA Kemala Taruna Bhayangkara adalah sekolah berasrama dengan Kurikulum Nasional (kelas 10) dan IB Diploma Programme (kelas 11–12), berfokus pada kepemimpinan, karakter, dan nilai ke Bhayangkaraan.
    Jumlah Kuota Menerima 180 siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027, terbuka bagi laki-laki dan perempuan dari seluruh Indonesia.

    Pendaftaran Online mulai tanggal 28 Oktober s.d 30 November 2025 melalui s.id/SPMBKTB26-27, membuat akun, mengisi formulir, dan mengunggah dokumen sesuai ketentuan.
    Bagi anak-anak yang berminat, silakan mendaftar. Proses pendaftaran gratis dan akan dibantu oleh Polsek maupun Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolsek.

    Libertius juga menekankan empat pilar keunggulan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, yakni nilai unggul, murid unggul, fasilitas unggul, dan guru unggul, yang menjadi fondasi pendidikan sekolah tersebut.
    Sementara itu, pihak Sekolah menyambut baik inisiatif Polsek Balige dan mengapresiasi peran aktif Kepolisian dalam mendukung dunia pendidikan dan pembinaan karakter siswa.

    Mereka menyampaikan terima kasih atas kegiatan ini karena sangat bermanfaat para siswa dalam menentukan pilihan pendidikan.Sosialisasi ini berlangsung tertib, interaktif dan mendapatkan sambutan positif, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan berkualitas. Informasi, lebih lanjut mengenai pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi SMA Kemala Taruna Bhayangkara atau langsung menghubungi Polsek setempat.Pungkas Erni
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pelantikan & Pengukuhan KATAR Desa Rancagong Masa Bakti 2025-2030

    Warta Pena Satu. Com- Banten

    Pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Desa Rancagong masa bakti 2025-2030 yang Diketuai Badru Salam, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi pemuda di desa tersebut. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini bertujuan untuk menempatkan pimpinan baru yang telah melalui proses seleksi ketat, serta memastikan kesinambungan program-program yang telah direncanakan sesuai dengan pedoman nasional Karang Taruna. Standar Kompas sendiri menjadi landasan utama dalam menyusun struktur organisasi, program kerja, dan tata cara pelaksanaan, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Sebelum pelantikan, panitia penyelenggara telah melakukan serangkaian persiapan yang matang, mulai dari penentuan jadwal, penyiapan tempat, undangan tamu undangan, hingga persiapan materi yang dibutuhkan. Tamu undangan yang hadir meliputi kepala desa, tokoh masyarakat, pemimpin lembaga kemasyarakatan lainnya, serta orang tua anggota Karang Taruna. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai penopang dan pendukung bagi keberhasilan masa bakti baru yang akan datang.

    Proses pelantikan dimulai dengan upacara pembukaan yang diisi dengan bacaan doa dan sambutan dari kepala desa, yang menyampaikan harapan dan dukungan penuh kepada pimpinan dan anggota Karang Taruna masa depan. Selanjutnya, ketua pelaksana acara menyampaikan laporan tentang proses seleksi pimpinan, yang menekankan keseriusan dan keadilan dalam menentukan calon pengurus. Setelah itu, dilangsungkan proses pelantikan secara resmi, di mana setiap pengurus diberikan bendera, cap, atau tanda pengenal sebagai tanda penyerahan wewenang.

    Tahap pengukuhan menjadi bagian yang paling dinamis dalam acara, di mana pimpinan baru menyampaikan visi, misi, dan program kerja masa bakti 2025-2030 yang disusun sesuai dengan standar Kompas. Program-program yang diajukan mencakup berbagai bidang, seperti pengembangan sumber daya manusia pemuda, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, kebudayaan, dan ketahanan desa. Setiap program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat Desa Rancagong dan kemampuan organisasi untuk melaksanakannya.

    Dalam masa bakti ini memberikan pedoman yang jelas tentang tata kelola organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, sistem pertemuan, pelaporan, hingga akuntabilitas keuangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Karang Taruna Desa Rancagong sebagai organisasi yang terstruktur, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Pimpinan baru juga berkomitmen untuk melakukan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugasnya.

    Selama acara pelantikan dan pengukuhan, anggota Karang Taruna menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan yang tinggi. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dan menunjukkan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Acara juga diisi dengan hiburan yang disajikan oleh anggota sendiri, seperti tarian tradisional, lagu pemuda, dan teater ringan yang mengangkat tema tentang peran pemuda dalam masyarakat.

    Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piagam pengukuhan kepada pimpinan Karang Taruna masa bakti 2025-2030 dan sambutan penutup dari tokoh masyarakat yang mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang telah direncanakan. Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya akhir dari satu periode, melainkan juga awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi Karang Taruna Desa Rancagong, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa sesuai dengan Pengharapan kedepannya.

     

  • Pendidikan

    Gemilang di LPBB DETIL 2025: Pasforty Tunjukkan Kualitas, Bangga Jadi Pelatih Penentu Kemenangan

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — 30 November 2025 Ajang LPBB DETIL 2025 yang berlangsung di Marvel City Mall Surabaya menjadi panggung pembuktian bagi tim paskibra SMPN 40 Surabaya. Dengan persiapan yang ketat dan disiplin selama tiga minggu, Pasforty tampil penuh percaya diri dan berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi tingkat Jawa Timur.

    Sosok yang berperan besar dalam keberhasilan ini adalah Kak Yoga Putra Fernando, pelatih yang akrab dipanggil Bangga. Selama masa latihan, Bangga mendampingi para peserta dengan pendekatan penuh kesabaran dan perhatian, memastikan setiap anggota pasukan mampu tampil maksimal. Dedikasi dan ketelatenannya menjadi kekuatan yang mengokohkan mental pasukan menjelang hari kompetisi.

    Pada hari perlombaan, dua pasukan kebanggaan SMPN 40 Surabaya menunjukkan performa terbaik mereka. Pasukan Cya meraih Juara 2 Harapan Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur, sementara Pasukan Joshua juga mengukir prestasi dengan Juara 3 Madya Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur.

    Selain prestasi utama tersebut, Pasforty juga menyabet dua penghargaan kategori khusus, yaitu:

    Best Supporter 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Best Favorit 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Kemenangan ini tidak hanya lahir dari latihan intensif, tetapi juga dari solidaritas para wali murid yang terus memberikan dukungan sejak pemberangkatan dini hari hingga kepulangan pada malam hari. Kebersamaan dan kekompakan keluarga besar SMPN 40 Surabaya menjadi fondasi penting keberhasilan tim.

    Salah satu anggota yang turut mencuri perhatian adalah Irbah dari kelas 8, yang terlibat dalam Pasukan Joshua. Usai menerima penghargaan Juara 3 Madya, Irbah mengungkapkan rasa bangganya dan berharap prestasi ini bisa memotivasi siswa lain untuk terus membangun disiplin dan karakter yang kuat.

    “Kami belajar banyak, bukan hanya soal baris-berbaris, tapi juga soal komitmen,” ungkapnya penuh semangat.

    Pihak sekolah, pembina Pasforty, serta pelatih Bangga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh orang tua dan siswa yang telah mendukung tanpa henti. Mereka berharap semangat kebersamaan ini terus tumbuh dan membawa Pasforty melangkah lebih jauh pada kompetisi yang akan datang.

    Keberhasilan di LPBB DETIL 2025 menjadi bukti bahwa Pasforty adalah tim yang tidak hanya disiplin, tetapi juga solid, visioner, dan siap bersaing di tingkat lebih tinggi.(Quraya)

     

  • Pendidikan

    Pasforty Bersinar di Marvel City Mall: Dua Pasukan Raih Prestasi Jawa Timur, Irbah Jadi Sorotan Inspiratif!

    WARTAPENASATUJATIM | 30 November 2025 –Surabaya — Giat Lomba Paskibra LPBB DETIL 2025 yang digelar di Marvel City Mall Surabaya pada Sabtu, 29 November 2025, kembali menghadirkan kabar membanggakan bagi keluarga besar SMPN 40 Surabaya. Dengan persiapan yang disiplin sejak dini, dua pasukan kebanggaan Pasforty akhirnya pulang membawa prestasi tingkat Jawa Timur.

    Di balik performa kuat dan kompaknya para peserta, ada sosok pelatih yang tak kalah penting: Kak Yoga Putra Fernando, atau yang akrab disapa Bangga—singkatan dari Bang Yoga. Selama tiga minggu penuh, Bangga membimbing para peserta dengan kesabaran, ketelatenan, dan perhatian yang tulus. Dedikasinya menjadi pondasi penting yang mengangkat mental, disiplin, serta kekuatan pasukan hingga mampu tampil maksimal di panggung lomba.

    Dalam kompetisi yang diikuti berbagai sekolah dari seluruh penjuru provinsi, Pasukan Cya sukses meraih Juara 2 Harapan Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur. Sementara itu, Pasukan Joshua tampil gemilang dengan menorehkan Juara 3 Madya Tingkat SMP Winner LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur.

    Tak berhenti di sana, tim ini juga mencatatkan kemenangan tambahan pada kategori khusus, yakni:

    Juara Best Supporter 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Juara Best Favorit 2 Tingkat SMP LPBB DETIL 2025 Se-Jawa Timur

    Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kekompakan, dan mental disiplin yang dibangun para pelatih serta siswa tidak pernah sia-sia. Seluruh proses latihan yang berlangsung sejak subuh hingga sore hari akhirnya berbuah manis.

    Salah satu momen paling menyentuh datang dari Irbah, siswa kelas 8 yang menjadi bagian dari Pasukan Joshua. Dengan mata berbinar, Irbah menyampaikan kebahagiaannya usai meraih Juara 3 Madya Se-Jawa Timur,

    Semoga ini jadi penyemangat untuk adik kelas dan bukti kalau disiplin itu selalu membawa hasil,” ujar Irbah dengan penuh semangat.

    Para wali murid turut berperan besar dalam kesuksesan ini. Dukungan mereka sejak keberangkatan pukul 05.00 hingga kepulangan sekitar 19.30 menjadi energi penting bagi para peserta.

    Kepala sekolah, pembina Pasforty, serta pelatih Bangga mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan kebersamaan seluruh orang tua dan siswa. Mereka berharap kekompakan ini terus terjaga demi mengharumkan nama Pasforty dan SMPN 40 Surabaya pada ajang-ajang berikutnya.

    Dengan kemenangan ini, Pasforty kembali menegaskan diri sebagai salah satu tim paskibra paling solid di Jawa Timur—memadukan disiplin klasik dengan semangat muda yang terus menyala.(Quraya)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    𝙶𝚎𝚕𝚘𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙺𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗, 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚊𝚔𝚜𝚎𝚕𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙺𝚘𝚝𝚊 𝙶𝚕𝚘𝚋𝚊𝚕

    Wartapena Satu, 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊

    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝚄𝚕𝚊𝚗𝚐 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 (𝙷𝚄𝚃) 𝙺𝚎 58 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚘𝚗𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙱𝚊𝚗𝚝𝚎𝚗𝚐 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚞𝚜𝚊𝚝 (29/11/25) 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 08.00 𝚆𝙸𝙱 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎-𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚓𝚊𝚕𝚒𝚗 𝚋𝚎𝚔𝚎𝚛𝚓𝚊𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

    𝚃𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚊𝚛 𝙳𝚊𝚐𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚚𝚋𝚊𝚕 𝙰𝚔𝚋𝚊𝚛𝚞𝚍𝚒𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

    𝚃𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚞𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚐𝚞 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚍𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗.

    “𝙿𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚛𝚝𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛, 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚛𝚝𝚒𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚎𝚗𝚊𝚕,” 𝚞𝚌𝚊𝚙 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.
    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚖𝚞𝚖 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚖𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚝𝚘𝚗𝚝𝚘𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊.

    “𝙸𝚗𝚒 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚒 𝙷𝚄𝚃 𝚔𝚎 58 𝚔𝚊𝚕𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔-𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚊𝚙𝚛𝚎𝚜𝚒𝚊𝚜𝚒 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗-𝚔𝚊𝚠𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗”, 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.

    𝙳𝚒𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚞𝚕𝚊 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚝𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚊𝚠𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊, “𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊, 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚖𝚙𝚊𝚔 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞 𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚎𝚗𝚝𝚒 𝚍𝚒 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚊𝚓𝚊”.

    “𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚖𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚐𝚊𝚕𝚊𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚘𝚐𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚎𝚖𝚘𝚗𝚒𝚊𝚕 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚔𝚊”, 𝚒𝚖𝚋𝚞𝚑 𝙳𝚒𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚎𝚠𝚒.

    𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 16 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚏𝚎𝚜𝚝𝚒𝚟𝚊𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚊𝚍𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚋𝚎𝚛𝚊𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚋𝚒𝚗𝚊 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝚂𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙳𝙺 𝙹𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. (𝚁𝚎𝚍)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kuliner,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke -71 Ibu Inge Mangundap

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke-71 Ibu Inge Mangundap

    wartapenasatu.com

    Jakarta, Jumat 28 November 2025 Perempuan Peduli Nusantara menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para pelaku UMKM perempuan yang diprakarsai oleh Ketua Umum, Ibu Inge Manggunep. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Coworking Space BRI, Jalan Gatot Subroto, dengan suasana pembelajaran yang penuh antusiasme dari puluhan peserta.

    Pelatihan public speaking dibawakan oleh Coach Vida Bachsuan dari The Profesional Academy, yang menghadirkan materi mendalam mengenai teknik presentasi, strategi mempromosikan produk, hingga penggunaan gestur dan komunikasi efektif di depan publik. Sesi ini meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memasarkan produk mereka secara lebih profesional.

    Selain itu, peserta juga menerima pelatihan pembuatan konten video promosi melalui aplikasi Elegan Teleprompter. Materi dipandu oleh Coach Diah dari Master Mentor OKOC, yang memberikan panduan langsung mengenai cara membuat konten kreatif dan berkualitas untuk memperkuat strategi pemasaran digital UMKM.

    Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Bank BRI melalui sosialisasi program Rekening Bisnis yang disampaikan oleh Ibu Elisa. Program tanpa biaya administrasi ini diperkenalkan sebagai solusi perbankan yang lebih praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, dan disambut positif oleh para peserta.

    Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan ini juga menghadirkan sesi teknik kebebasan emosi yang dipandu oleh Ibu Inge Manggunep. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam menjalankan usaha agar tetap produktif dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih stabil.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mini bazar turut digelar dengan diikuti sekitar 40 pelaku UMKM perempuan. Beragam produk tradisional dipamerkan di area coworking space, memberikan ruang interaksi, kolaborasi, serta kesempatan memperluas jaringan antar peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan plakat penghargaan kepada Coach Vida Bachsuan atas kontribusinya sebagai pemateri dari The Profesional Academy.

    Acara ditutup dengan momen hangat berupa perayaan ulang tahun ke-71 Ibu Inge Manggunep. Para peserta, panitia, dan kolega bersama-sama memberikan doa dan ucapan syukur. Dedikasi Ibu Inge yang tetap aktif membina dan memberdayakan perempuan menjadi inspirasi besar bagi seluruh peserta, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia.

  • Pendidikan

    Sinergi Baru: APS Dorong Perbaikan Kanal Laporan Bullying, Dispendik Terbuka Kolaborasi

     

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA —November 2025. Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menggelar audiensi strategis bersama Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk membahas penguatan sistem pencegahan dan penanganan bullying di sekolah-sekolah. Pertemuan ini menjadi forum penting yang mempertemukan suara pelajar dengan pemangku kebijakan, khususnya dalam isu perlindungan pelajar dan keselamatan lingkungan belajar.

    Dalam kesempatan itu, APS menekankan bahwa praktik bullying masih menjadi persoalan serius di berbagai sekolah. Banyak kasus yang tidak tertangani secara cepat karena masih lemahnya kanal pelaporan, terutama bagi siswa yang membutuhkan respons segera dari pihak terkait.

    Salah satu sorotan utama APS adalah implementasi Pembimbing Teman Terbaik (Pemantik) yang dinilai belum berjalan maksimal. Menurut APS, Pemantik merupakan instrumen efektif untuk mendampingi korban, tetapi masih menghadapi kendala SOP, kurangnya koordinasi dengan guru BK, dan minimnya dukungan operasional di lapangan.

    APS mengusulkan agar Dispendik melakukan peninjauan ulang SOP Pemantik sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemantik, guru BK, OSIS, ORPES, dan organisasi pelajar lainnya. Mereka menegaskan bahwa Pemantik tidak dapat berdiri sendiri dan membutuhkan jaringan pendukung agar mampu menangani kasus secara komprehensif.

    Isu lain yang turut mencuat adalah rendahnya respons dari DP3A terhadap laporan kasus yang disampaikan siswa. APS meminta agar seluruh kanal pelaporan dipublikasikan secara terbuka, khususnya saat kegiatan MPLS, sehingga setiap siswa mengetahui jalur yang harus ditempuh ketika menghadapi kasus bullying.

    APS juga menyampaikan kekhawatiran terkait penggunaan AI dalam pengerjaan Try Out Tes Kejar Akademik (TKA) tingkat SMP. Menurut APS, fenomena ini berpotensi menurunkan kualitas evaluasi pembelajaran dan perlu segera ditangani secara kebijakan.

    Menanggapi masukan tersebut, Dispendik menyampaikan apresiasi atas kepedulian APS serta mengakui bahwa beberapa aspek teknis memang harus diperkuat. Pihak dinas menegaskan bahwa bullying tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik atau verbal, tetapi juga di ruang digital, sehingga perlu pendekatan dan pelatihan yang lebih adaptif bagi guru dan pelajar.

    Dispendik juga menyatakan kesiapannya mengevaluasi program Pemantik, memperjelas SOP pendampingan, serta melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan penanganan kasus dapat dimaksimalkan.

    Forum dialog ini menghasilkan kesepahaman bahwa pencegahan bullying memerlukan kolaborasi terbuka—bukan saling menyalahkan antar pihak. Penguatan peran pelajar, profesionalisme guru BK, serta sinergi bersama DP3A, Satpol PP, dan lembaga pendamping anak menjadi fondasi langkah lanjutan.

    Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem sekolah ramah anak di Kota Surabaya. APS memastikan akan terus mengawal isu ini, sementara Dispendik membuka ruang bagi kolaborasi lanjutan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif .(Quraya)

  • Pendidikan

    Generasi Digital Siap Bangkit: Quraya Ikut Dorong Literasi Aman & Anti-Bullying di Sekolah

     

     

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — November 2025 Kegiatan Dialog Literasi Digital & Penguatan Karakter Remaja kembali digelar di Surabaya pada Rabu (27/11/2025), menghadirkan pelajar dari berbagai sekolah termasuk kehadiran aktif Quraya sebagai peserta. Acara ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan suara anak muda mengenai keamanan digital, pengaruh media sosial, dan urgensi pencegahan bullying.

    Dalam sambutannya, DP3APPKB Surabaya melalui Bunda Relita Wulandari, S.Sos., menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya pendampingan anak di era digital. Menurutnya, dunia maya membawa peluang besar, namun juga risiko yang sering kali tidak disadari oleh anak dan remaja.

     

    “Ruang digital harus dikelola dengan bijak. Anak perlu dilindungi dari konten negatif dan tekanan sosial yang menggerus karakter,” tegas Bunda Relita. Pernyataan ini langsung memantik perhatian para pelajar, termasuk Quraya, yang merasakan langsung dinamika kehidupan online.

    Materi kemudian dilanjutkan oleh Bunda Dita Amalia dari PLATO Foundation yang membawakan topik Pengaruh Influencer terhadap Gaya Hidup dan Citra Diri Anak. Ia menjelaskan bahwa influencer memiliki daya tarik besar bagi remaja, yang kerap meniru gaya hidup, standar kecantikan, hingga pola konsumsi tanpa mempertimbangkan realitas sebenarnya.

    Quraya terlihat aktif mengikuti sesi ini, terutama saat dijelaskan bahwa banyak konten influencer telah melewati proses kurasi sehingga tidak mencerminkan kehidupan nyata. Pemahaman ini penting agar remaja tidak terjebak pada perbandingan sosial yang merusak kepercayaan diri.

    Isu lain yang menjadi sorotan utama adalah fenomena bullying di sekolah. Laporan dari Aliansi Pelajar Surabaya (APS) menunjukkan bahwa kasus perundungan masih terjadi baik secara langsung maupun melalui media digital. Para pelajar mengungkap bahwa kanal pelaporan masih belum efektif dan membutuhkan respons lebih cepat dari pihak terkait.

    APS menyoroti peran Pemantik—teman sebaya konselor sekolah—sebagai program yang sebenarnya potensial, namun belum berjalan maksimal. Beberapa sekolah bahkan belum memiliki SOP yang jelas sehingga mempersulit kerja Pemantik dalam menangani korban bullying.

    Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan Surabaya (Dispendik) menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas instansi. Mereka menegaskan bahwa penyelesaian kasus bullying tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan harus melibatkan guru, siswa, keluarga, hingga DP3A.

    Jika hanya saling menyalahkan, kasus bullying tidak akan pernah selesai. Kita harus bergerak bersama,” ujar perwakilan Dispendik. Pernyataan ini mendapat dukungan peserta, termasuk Quraya yang menilai pentingnya pelibatan suara remaja dalam kebijakan.

    Sesi diskusi semakin menghangat ketika pelajar menyinggung penggunaan AI pada Try Out Tes Kejar Akademik (TKA). Mereka menilai penggunaan kecerdasan buatan untuk membantu pengerjaan soal dapat merusak fungsi evaluasi. Dispendik berjanji melakukan evaluasi menyeluruh atas temuan tersebut.

    Kegiatan ini berjalan interaktif. Quraya juga sempat berpendapat mengenai perlunya ruang digital yang aman, sekaligus pentingnya dukungan teman sebaya agar remaja tidak merasa sendirian saat menghadapi tekanan sosial. Suara remaja inilah yang menjadi penguat arah kebijakan ke depan.

    Sejumlah solusi juga dirumuskan, mulai dari penyebaran kanal laporan resmi, peningkatan edukasi melalui komik atau video pendek, penguatan peran OSIS–APS–ORPES, hingga program literasi digital berkelanjutan. Kolaborasi dianggap kunci mencegah semakin meningkatnya kasus perundungan.

    Forum kemudian ditutup dengan kesepakatan bahwa keamanan digital bukan sekadar isu teknologi, tetapi juga persoalan karakter dan budaya. Keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah memegang peran penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat.

    Partisipasi Quraya dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa generasi muda Surabaya siap menjadi agen perubahan. Dengan pemahaman yang lebih kuat mengenai literasi digital dan anti-bullying, remaja didorong untuk menjadi pelopor ruang digital yang positif, aman, dan penuh empati.(Dodo)

  • Daerah,  Militer,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Untuk meningkatkan kerjasama yang baik dengan aparatur Kelurahan di wilayah binaan, Sertu Dwi Wijaya Babinsa Koramil 1016 -02/Bukit Batu Kodim 1016/Palangka Raya melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Perangkat Kelurahan di Kantor Lurah Banturung, Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).

    Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial yakni sebagai Babinsa terhadap aparat Kelurahan agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial serta menjalin silaturahmi dan sebagai pembinaan teritorial terhadap perangkat dan masyarakat di wilayah binaannya.

    Babinsa bersama Perangkat Kelurahan saling bahu membahu dalam pelaksanaan di wilayah binaannya. Hal ini juga membawa dampak positif bagi warga dan aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat, karena melihat langsung kedekatan secara kekeluargaan antar aparatur negara.

    Adapun Komsos dengan perangkat Kelurahan ini secara langsung hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya Perangkat Kelurahan akan dapat menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya dan sebaliknya juga, Babinsa lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, guna lakukan deteksi dini dan cegah dini.

    “Kegiatan Komsos ini besar manfaatnya, selain mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi,”ucap Babinsa.(ryt)

  • Daerah,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    Toba, wartapenasatu.com – Habinsaran, 25 November 2025 – SMA Negeri 1 Habinsaran Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba-Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan EXPO dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Uspika Habinsaran, Camat Habinsaran yang diwakili oleh Samuel Napitupulu, ST, Danramil 15/Habinsaran, Pelda Hasiholan Tampubolon, Kapolsek Habinsaran Iptu J Sitanggang, Komite Sekolah, dan tokoh masyarakat.

    Kegiatan EXPO ini bertujuan untuk melatih talenta dan ilmu yang dipelajari dari guru di sekolah, sehingga siswa dapat meraih cita-cita di masa depan. Dalam arahan, Camat Habinsaran menekankan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang cerah.

    Kepala Sekolah, Piner Sihotang, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan komite sekolah untuk membangun siswa yang berprestasi dan mandiri di masa depan.

    Kapolsek Habinsaran, Iptu J Sitanggang, mengarahkan supaya semua siswa siswi SMA Negeri 1 Habinsaran taat dan patuh pada nasehat guru dan orang tua, serta menjauhi Narkoba.
    Danramil 15/ habinsaran mengarahkan supaya semua siswa siswi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban secara kondusif wujud nya keramahtamahan, gotong royong, kebersamaan, tolong menolong, harga menghargai itulah komitmen dari danramil 15 habinsaran.

    Kegiatan EXPO ini dihadiri dengan antusias oleh semua orang tua siswa SMA Negeri 1 Habinsaran dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

    – “Saya sangat senang dengan kegiatan ini, karena dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan.” – Orang tua siswa
    – “Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, agar siswa dapat lebih berprestasi dan mandiri di masa depan.” – Guru SMA Negeri 1 Habinsaran
    (Reporter MWPS.Sumut)))

     

Wartapenasatu.com @2025