SOSIAL

  • Militer,  SOSIAL

    Wujud Kepedulian Babinsa Wringinanom, Sertu Junaidi Ajak Warga Bangun Tandon Air untuk Dukung Ketahanan Pangan

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0817/02 Wringinanom Sertu Junaidi Afandi melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat membuat tandon air di area persawahan wilayah binaannya, Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, pada Selasa (28/10/2025).

    Saat musim kemarau, sebagian besar petani mengandalkan pompa air untuk mengairi sawah mereka. Pembuatan tandon air ini bertujuan untuk menampung dan mengatur aliran air agar kebutuhan pengairan tanaman padi tetap tercukupi. Dengan adanya tandon tersebut, diharapkan produktivitas dan hasil panen petani dapat meningkat secara signifikan.

    Di sela kegiatan, Sertu Junaidi Afandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.

    “Melalui gotong royong seperti ini, kami ingin membantu petani agar tetap bisa berproduksi meski di tengah musim kemarau. Ini juga bagian dari upaya TNI untuk terus hadir dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

    Dengan semangat kebersamaan, kegiatan pembuatan tandon air tersebut berjalan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat. Aksi nyata ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun ketahanan pangan dan memperkuat perekonomian di wilayah pedesaan. (Bgn)

  • Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Brimob Kalteng Luncurkan Program Bus Sekolah Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan dan Keselamatan Anak

    Brimob Kalteng Luncurkan Program Bus Sekolah Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan dan Keselamatan Anak

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung dunia pendidikan, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah meluncurkan Program Bus Sekolah Gratis bagi para pelajar di Kota Palangka Raya. Program ini resmi berjalan pada Senin (27/10/2025) dan disambut antusias oleh para siswa, guru, serta orang tua murid.

    Puluhan pelajar dari SMPN 1 Palangka Raya menjadi peserta perdana program ini. Armada bus sekolah gratis milik Brimob Kalteng mulai beroperasi sejak pukul 06.00 pagi, menjemput siswa dari Jl. Tjilik Riwut Km. 8 menuju area sekolah di Jl. Ahmad Yani, dan kembali mengantar mereka pulang pada sore hari.

    Program ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua dan guru. Mereka merasa sangat terbantu karena selain meringankan beban transportasi, program ini juga menjamin keselamatan anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K. mengatakan bahwa program bus sekolah gratis ini merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.”Kami ingin kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari. Program bus sekolah gratis ini adalah salah satu cara kami mendukung pendidikan anak-anak bangsa sekaligus memastikan keselamatan mereka di jalan,” ujar Kombes Pol. Irwan Jaya.

    Beliau juga menambahkan, kegiatan ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya.

    “Kami berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk bersama-sama berbuat baik dan membantu masyarakat. Karena sejatinya, Brimob hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani dengan hati,” tutupnya.

    Program bus sekolah gratis ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob Kalteng terus berinovasi dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  perkebunan,  Pertahanan,  pertanian,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Kolaborasi Kemensos dan PT Tresno Jamu Indonesia, Wujudkan Pemberdayaan Ekonomi di Magelang

    NUSANTARA wartapenasatu.com

    Kemensos Perluas Program Kampung Berdaya, Serahkan 25 Ekor Kambing di Magelang

    Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperluas jangkauan Program Kampung Berdaya sebagai langkah konkret dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa melalui optimalisasi potensi lokal.

    Penyerahan bantuan ternak menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Siang tadi, perwakilan Kemensos menyerahkan sebanyak 25 ekor kambing jenis saanen kepada 25 penerima manfaat di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial dan PT Tresno Jamu Indonesia.

    Direktur Pemberdayaan Sosial Kemensos, Agus Jabo Priyono, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga desa. Ia menegaskan bahwa pendekatan berbasis potensi lokal menjadi kunci dalam mengembangkan ekonomi masyarakat yang berdaya saing.

    Menurut Agus Jabo, kemitraan dengan dunia usaha seperti PT Tresno Jamu Indonesia menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya membantu penerima manfaat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat ekosistem sosial di wilayah pedesaan.

    Jenis kambing yang diserahkan, yakni kambing saanen, dikenal sebagai salah satu varietas penghasil susu berkualitas tinggi. Dengan demikian, penerima manfaat dapat mengembangkan usaha peternakan sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor pengolahan susu kambing.

    Bantuan tersebut juga menjadi langkah awal pengembangan ekonomi berbasis potensi desa. Melalui pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, Kemensos berharap warga dapat mengelola bantuan tersebut secara produktif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang.

    Kemensos menegaskan, program Kampung Berdaya bukan hanya sekadar penyaluran bantuan, melainkan sebuah gerakan membangun kemandirian sosial dan ekonomi dari desa. Semangat “dari desa untuk kemajuan bangsa” menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pemberdayaan masyarakat yang dilakukan.

    BY”NOK SRIE”

     

  • Bencana,  Militer,  SOSIAL

    Koramil Kwanyar Dampingi Penyerahan Bantuan Sosial untuk Warga Korban Kebakaran

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Wujud kepedulian sosial terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan melalui sinergi lintas instansi di Kecamatan Kwanyar. Pada Senin (27/10/25), Danramil 0829-05/Kwanyar Kapten Cba Zainul Abidin bersama Babinsa melaksanakan pendampingan dalam kegiatan penyerahan bantuan sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan kepada Bapak Hosri (41), warga Desa Duwek Buter, yang rumahnya mengalami kebakaran beberapa waktu lalu.

    Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di lokasi kediaman korban di Dusun Duwek Buter, Kecamatan Kwanyar. Bantuan diberikan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangkalan, Bapak Wibagyo Suharto, sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak bencana.

    Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan BPBD Bangkalan Bapak Arif Surya Atmaja, Camat Kwanyar, Danramil 0829-05/Kwanyar Kapten Cba Zainul Abidin, Kapolsek Kwanyar, Kepala Puskesmas Kwanyar, serta Kepala Desa Duwek Buter. Suasana penyerahan berlangsung penuh keakraban dan kepedulian, diiringi doa bersama agar keluarga korban diberikan ketabahan serta bantuan dapat meringankan beban pascakebakaran.

    Danramil Kapten Cba Zainul Abidin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Babinsa merupakan bentuk dukungan moral dan sosial bagi masyarakat yang terkena musibah.

    “Kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu warga yang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban Pak Hosri dan keluarganya,” ujarnya.*** (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Keamanan,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  perkebunan,  Pertahanan,  pertanian,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Wamen Sos Agus Jabo: Pemberdayaan Masyarakat Harus Dimulai dari Desa dan Ketahanan Pangan Keluarga

    NUSANTARA WartaPenaSatu.com

     

    Wamen Sos Agus Jabo Ajak Tani Merdeka Indonesia Kolaborasi Program Pemberdayaan Masyarakat

    Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono mengajak Tani Merdeka Indonesia untuk berkolaborasi dalam program pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi rakyat, sekaligus mendukung visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kesejahteraan yang berkeadilan.

    Pertemuan antara Kementerian Sosial dan Tani Merdeka Indonesia berlangsung di ruang pertemuan Kementerian Sosial, pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam suasana akrab dan penuh semangat, kedua pihak berdiskusi mengenai potensi sinergi dalam pengembangan program berbasis masyarakat, terutama di sektor ketahanan pangan dan kewirausahaan lokal.

    Dalam kesempatan itu, Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa Kementerian Sosial memiliki sejumlah program pendampingan yang dapat disinergikan dengan kegiatan Tani Merdeka Indonesia. “Kemensos memiliki program pelatihan keterampilan, pengembangan wirausaha, serta pemberdayaan UMKM yang bisa berjalan seiring dengan gerakan Tani Merdeka. Kita ingin masyarakat menjadi mandiri dan berdaya secara ekonomi,” ujar Agus Jabo.

    Ia menambahkan, fokus kolaborasi juga diarahkan pada penguatan ketahanan pangan keluarga dan pengelolaan potensi lokal agar bernilai ekonomi tinggi. “Potensi desa harus kita olah menjadi kekuatan ekonomi baru. Dengan pendampingan yang tepat, masyarakat bisa menciptakan produk unggulan yang tidak hanya menyejahterakan keluarga, tetapi juga daerahnya,” imbuhnya.

    Sementara itu, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyambut positif ajakan tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Kementerian Sosial akan membuka peluang besar bagi para petani dan pelaku UMKM untuk berkembang. “Kami siap bersinergi dengan pemerintah. Visi kami sejalan dengan semangat pemberdayaan rakyat agar petani tidak hanya bisa menanam, tapi juga mengelola hasilnya menjadi produk bernilai tinggi,” kata Don Muzakir.

    Pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama dalam mendukung program-program strategis Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan keluarga. “Kami ingin memastikan setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat di akar rumput,” ujar Agus Jabo menutup pertemuan.

    Dengan adanya sinergi antara Kementerian Sosial dan Tani Merdeka Indonesia, diharapkan lahir model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak luas. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret menuju Indonesia yang kuat, mandiri, dan berdaulat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    By “Nok Srie”

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Internasional,  Keamanan,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Nasional,  Opini,  perkebunan,  Pertahanan,  pertanian,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan

    LUBKITA REVOLUSI HIJAU UNTUK KETAHANAN PANGAN

    ­Nusantara wartapenasatu.com

     

    Revolusi Hijau Jadi Titik Balik Pertanian Dunia Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan

    Jakarta, 27 Oktober 2025 — Revolusi Hijau menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah pertanian dunia. Melalui penerapan teknologi modern, penggunaan benih unggul, pupuk, pestisida, serta mekanisasi alat pertanian, dunia berhasil meningkatkan produksi pangan secara signifikan sejak pertengahan abad ke-20.LUBKITA (Lumbung Artha  Kita) bercermin dari seorang visioner Norman Borlaug untuk bersinergi ketahanan pangan nasional ­

    Program Revolusi Hijau awalnya digagas untuk mengatasi krisis pangan global akibat pertumbuhan penduduk yang pesat. Penerapan inovasi seperti sistem irigasi modern dan teknik intensifikasi pertanian membuat hasil panen di berbagai negara melonjak drastis. Banyak negara berkembang yang sebelumnya bergantung pada impor pangan, berhasil keluar dari ancaman kelaparan dan menuju kemandirian pangan.

    Di Indonesia, Revolusi Hijau mulai diterapkan secara luas sejak era 1970-an. Pemerintah melalui berbagai program pertanian intensif memperkenalkan varietas padi unggul, pemupukan berimbang, serta perluasan jaringan irigasi teknis. Upaya tersebut berhasil menjadikan Indonesia sempat mencapai swasembada beras pada tahun 1984.

    Namun, keberhasilan Revolusi Hijau juga membawa dampak terhadap lingkungan. Ketergantungan pada bahan kimia seperti pupuk sintetis dan pestisida menimbulkan degradasi kesuburan tanah dan pencemaran air di sejumlah wilayah. Selain itu, sistem pertanian monokultur turut mengurangi keanekaragaman hayati dan meningkatkan risiko ketergantungan terhadap input industri.

    Para ahli menilai, evaluasi terhadap sistem pertanian intensif menjadi keharusan agar ketahanan pangan dapat berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan. Konsep pertanian berkelanjutan kini menjadi arah baru yang mendorong keseimbangan antara produksi pangan dan perlindungan ekosistem.

    Berbagai negara, termasuk Indonesia, mulai mengembangkan model pertanian ramah lingkungan seperti organik, agroekologi, dan hidroponik. Teknologi digital pertanian dan kecerdasan buatan juga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.

    Dengan perubahan paradigma ini, semangat Revolusi Hijau diharapkan tetap hidup dalam bentuk yang lebih berkelanjutan. Pertanian masa depan dituntut tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil, tetapi juga menjaga keseimbangan alam, sehingga mampu menjamin ketersediaan pangan bagi generasi mendatang.

    “Nok Srie”Bernarasi

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  MBG,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Prabowo Subianto Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat

    Surakarta wartapenasatu.com

    Sekolah Rakyat, Bukti Negara Hadir untuk Anak Kurang Mampu

    Surakarta, Jawa Tengah — Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, terutama dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal hanya karena persoalan biaya.

    Agus Jabo Priyono menyampaikan hal tersebut saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa jika masyarakat mampu bisa menyekolahkan anaknya dengan biaya sendiri, maka negara memiliki kewajiban untuk membiayai pendidikan bagi mereka yang kurang beruntung. “Dengan Sekolah Rakyat, negara hadir menjemput masa depan anak-anak bangsa,” ujar Agus Jabo.

    Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul, adil, dan berdaya saing. “Presiden ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bermimpi besar dan mewujudkan cita-citanya,” tambahnya.

    Dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan utama menuju kemerdekaan sejati. “Kita tidak boleh membiarkan anak-anak Indonesia kehilangan masa depannya karena kemiskinan. Tugas negara adalah menjamin mereka bisa bersekolah dan belajar dengan layak,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang dikutip dari Sekretariat Presiden.

    Sementara itu, pakar pendidikan nasional, Prof. Anwar Sanusi, menilai bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan. “Model seperti ini menghidupkan kembali semangat gotong royong pendidikan. Negara menjadi pelindung utama, sementara masyarakat ikut berpartisipasi dalam pengawasan dan dukungan sosial,” jelasnya.

    Selain menekankan akses gratis, Sekolah Rakyat juga mengusung kurikulum berbasis karakter, nasionalisme, dan kemandirian. Para siswa tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga nilai moral, keterampilan hidup, dan kecintaan terhadap tanah air. Tujuannya agar generasi muda tumbuh menjadi insan cerdas sekaligus berjiwa sosial.

    Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat semakin berkurang. Program ini menjadi simbol nyata dari komitmen Presiden Prabowo Subianto bahwa negara tidak boleh kalah oleh kemiskinan, dan setiap anak Indonesia berhak mendapatkan masa depan yang lebih cerah

    “Nok Srie”Melporkan ­

  • Artikel,  SOSIAL

    Sekilas tentang organisasi Kibar Nusantara

    Sekilas tentang organisasi Kibar Nusantara

    Jakarta, wartapenasatu.com – Kolaborasi beberapa Front Komunitas Indonesia diinisiator oleh SAS Foundation bersama tim Gerakan Sosial Ekonomi Rakyat. Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia Dapur Santri Indonesia, Jaringan Umat Bersatu, Jaringan Anak Galunggung Tasikmalaya dan Media Warta Indonesia, mencetuskan berdiri organisasi KIBAR NUSANTARA.

    Ikut mendeklarasikan Kibar Nusantara Bapak Suhu Pengacara Kondang di Jakarta, Agus Gunawan Lembaga Investigasi Negara, Bambang Sudiyono Caleg DPR RI Dapil X Jawa Barat, Ibu Indah DSI, wakil ketua DPRD Erry dan H UAS Penguasa gunung Galunggung serta tokoh masyarakat diwakili oleh Bapak Ukay Pejabat di jajaran Pemda Tasikmalaya.

    Sebuah organisasi yang lahir, sebelum Ter wujud nama KN dialogis selam 2 hari 3 malam antar perwakilan komunitas, berbagai nama diusulkan setelah bergilir memberi nama dalam temu sakral tersebut dan simpulnya terwujud perkumpulan organisasi bernama KIBAR NUSANTARA.

    “Tim front komunitas Indonesia Satu dan perkumpulan tsb. Bersepakat mendirikan KN yang fokus aktivitasnya untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintah untuk kepentingan nasional,” ungkap Risman Thomas mantan Pejabat Pemda DKI.Jakarta di kantor Jagakarsa, Minggu ( 25/10).

    Kibar Nusantara dideklerasikan di objek wisata air panas gunung Galunggung Kecamatan Cisayong Tasikmalaya Jawa pada tanggal 21 Mei 2022.

    Nama petinggi komunitas pendukung KIBAR NUSANTARA yang mewakili organisasi yaitu : SAS Foundation Risman Thomas, Gerakan Sosial Ekonomi Rakyat. H.Sidi Salman, Dapur Santri Indonesia B.Sudiyono, Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia Ismaldha, Lembaga Investigasi Negara Agus Gunawan, Pengacara Kondang Bapak Suhu, Jaringan Galunggung Anak Tasikmalaya H.UAS, Media Warta Indonesia Benny Rivano.

    Menyusul SAS Tasikmlaya Dasril, Jaringan Umat Bersatu Bambang S, Koran KONTRAS Nurony, D’Leader Resya, Sahabat New Widia Ningsih, Pewarta Nasional Andi Kardiman.

    Demikian maklum dan untuk sahabat yang berencana berkolaborasi dengan KIBAR NUSANTARA bagi yang berminat untuk menjadi pengurus dan anggota KIBAR NUSANTARA di tingkat nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota. We welcome you with my pleasure. contact person: 08895585896. PFi

  • AGAMA,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Berikan Rasa Aman pada Kegiatan Sharing Time Bersama Ustadz Hanan Attaki

    Polresta Palangka Raya Berikan Rasa Aman pada Kegiatan Sharing Time Bersama Ustadz Hanan Attaki

    Polresta Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan melaksanakan pengamanan kegiatan Sharing Time bersama penceramah nasional Ustadz Hanan Attaki.

    Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Seruyan 1 dan 2 Hotel Bahalap Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Minggu (26/10/2025).

    Ribuan jamaah dari berbagai kalangan, khususnya generasi muda, tampak antusias menghadiri acara tersebut.

    Suasana berlangsung penuh kekhidmatan dan kehangatan, diiringi dengan lantunan salawat serta tausiah yang membangkitkan semangat keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

    Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polresta Palangka Raya menurunkan personel pengamanan dari berbagai fungsi, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

    Personel ditempatkan di pintu masuk, area parkir, hingga dalam ballroom guna mengantisipasi potensi kerawanan dan menjaga kelancaran acara.

    Para personel bersama unsur pengamanan internal hotel turut melakukan koordinasi intensif dengan panitia penyelenggara.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, serta memberikan kenyamanan bagi jamaah yang hadir dari berbagai wilayah.Kegiatan pengamanan juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Selain menjaga situasi kamtibmas, anggota Polresta turut membantu panitia dalam pengaturan peserta dan memastikan akses keluar-masuk tetap tertib hingga acara selesai.

    “Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.Kehadiran kami di lapangan juga untuk memastikan seluruh jamaah merasa nyaman dan dapat mengikuti kegiatan dengan khusyuk,” ungkap Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.

  • Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polres Toba Gencar Edukasi Hukum Lewat Program “Police Go To School”

    Polres Toba Gencar Edukasi Hukum Lewat Program “Police Go To School”

    Toba, wartapenasatu.com – Polres Toba aktif melaksanakan program “Police Go To School” sebagai wujud komitmen dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda. Program ini menyasar siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan tujuan meningkatkan kesadaran hukum dan mencegah perilaku yang melanggar hukum.

    Kapolres Toba, AKBP Veje Parapaga, melalui Kasi Humas Polres Toba AKP B. Samosir, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar polisi dapat berinteraksi langsung dengan para pelajar. Salah satu caranya adalah dengan menjadi inspektur upacara bendera di sekolah-sekolah. Kapolres Toba sendiri turut hadir sebagai inspektur upacara pada Senin, 27 Oktober 2025, di SMP N 1 Laguboti.

    Sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolres, setiap Senin, para Pejabat Utama (PJU) Polres Toba secara bergantian memberikan edukasi kepada siswa. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya taat berlalu lintas, bahaya narkoba, serta upaya menjauhi kenakalan remaja yang dapat menghambat cita-cita para siswa.

    Program “Police Go To School” ini mendapatkan sambutan positif dari Dinas Pendidikan Toba dan para Kepala Sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Mereka mengapresiasi kerjasama yang terjalin dalam membina dan mendekatkan para siswa dengan institusi Polri.

    Kasi Humas menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang sadar hukum, bertanggung jawab, dan memiliki cita-cita yang tinggi. Dengan adanya interaksi positif antara polisi dan siswa, diharapkan tumbuh rasa saling percaya dan kerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    Selain memberikan edukasi, program ini juga menjadi sarana bagi polisi untuk mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh para siswa. Dengan demikian, polisi dapat memberikan solusi yang tepat dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi proses belajar mengajar.

    Melalui program “Police Go To School”, Polres Toba berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, cerdas, dan peduli terhadap hukum. Program ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan membimbing masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Wartapenasatu.com @2025