Artikel
Kapolres Toba Tingkatkan Kinerja Anggota Melalui Apel Pagi dan Arahan Strategis
Kapolres Toba Tingkatkan Kinerja Anggota Melalui Apel Pagi dan Arahan Strategis
Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, memimpin apel pagi di lapangan Mako Polres Toba pada hari Rabu, 19 November 2025. Apel ini menjadi momentum penting untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh personel Polres Toba, dengan tujuan meningkatkan disiplin, kinerja, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakapolres Toba, Kompol Marluddin., S.Ag., M.H., serta para Kabag, Kasat, perwira staf, dan seluruh personel dari Polsek maupun Polres Toba. Kehadiran lengkap ini menunjukkan komitmen dan keseriusan seluruh jajaran Polres Toba dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dalam arahannya, Kapolres Toba menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan kinerja bagi setiap personel, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Beliau juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan sikap humanis dan profesional.
AKBP V.J Parapaga memberikan gambaran konkret tentang bagaimana personel Polres Toba dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Hal ini mencakup pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan pesta adat, jam sekolah, pekan yang diadakan di setiap kecamatan, serta kegiatan keagamaan saat ibadah.
Dengan kehadiran Polri, khususnya Polres Toba, di tengah-tengah masyarakat dalam berbagai situasi, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolres Toba mengingatkan seluruh personel untuk selalu menjaga kesehatan, baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga. Dengan tubuh yang sehat, diharapkan personel dapat memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Toba.
Arahan yang diberikan oleh Kapolres Toba diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Toba untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan sinergi dan kerja sama yang baik, Polres Toba berkomitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Kabupaten Toba.
Tip: Judul yang menyoroti tindakan konkret dan tujuan strategis lebih menarik. Penggunaan bahasa yang jelas dan terstruktur meningkatkan pemahaman pembaca.
Kehadiran Edy Rahmayadi di Konferda PDIP Sumut: Doa dan Harapan untuk Pilgub 2029
Kehadiran Edy Rahmayadi di Konferda PDIP Sumut: Doa dan Harapan untuk Pilgub 2029
Medan, wartapenasatu.com – Ketua PDIP Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, menyampaikan doa dan harapan agar mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dapat kembali menduduki jabatan gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2029 mendatang. Pernyataan ini disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Sumut yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Medan, pada hari Rabu, 19 November 2025.

Dalam sambutannya, Rapidin Simbolon menyapa seluruh tamu undangan yang hadir. Ketika melihat kehadiran Edy Rahmayadi, yang juga diundang sebagai tamu kehormatan, Rapidin langsung menyapanya dari atas panggung. Sapaan hangat ini menunjukkan kedekatan dan hubungan baik antara PDIP Sumut dan mantan gubernur tersebut.
“Oh masih belum, kalau beliau khusus dan tamu undangan kami, Bapak Letnan Jenderal Purnawirawan Bapak Edy Rahmayadi,” ujar Rapidin dengan nada penuh hormat. Sapaan ini disambut meriah oleh para kader PDIP yang hadir.
Kedekatan antara PDIP dan Edy Rahmayadi bukanlah hal baru. Pada Pilkada Sumut 2024, PDIP menjadi salah satu partai pengusung utama Edy Rahmayadi, yang saat itu berstatus sebagai mantan Ketua PSSI. Dukungan ini menunjukkan adanya kesamaan visi dan misi antara PDIP dan Edy Rahmayadi dalam membangun Sumatera Utara.
Melanjutkan sambutannya, Rapidin Simbolon secara terbuka mendoakan agar Edy Rahmayadi kembali mengikuti kontestasi politik pada Pilkada Sumut 2029 dan berhasil memenangkannya. “Pak gubernur yang kita cintai. Saya yakin di tahun 2029, beliau akan duduk kembali menjadi gubernur,” kata Rapidin, yang disambut tepuk tangan gemuruh dari seluruh kader PDIP yang hadir.
Pada Pilkada Sumut 2024, Edy Rahmayadi yang berpasangan dengan Hasan Basri diusung oleh sejumlah partai, termasuk PDI-P, Hanura, Partai Gelora, Ummat, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), dan Partai Buruh. Namun, pasangan ini harus mengakui keunggulan pasangan Bobby Nasution-Surya yang diusung oleh koalisi partai yang lebih besar.
Meskipun belum berhasil memenangkan Pilkada 2024, dukungan dan doa dari PDIP Sumut menunjukkan bahwa Edy Rahmayadi masih memiliki tempat khusus di hati para kader partai. Harapan untuk melihatnya kembali memimpin Sumatera Utara pada tahun 2029 mendatang tetap membara.
Tip: Judul yang mengandung nama tokoh penting dan harapan masa depan cenderung menarik perhatian. Penggunaan bahasa yang lugas dan informatif membuat tulisan mudah dipahami.
Rapidin Simbolon Nakhodai PDIP Sumut: Periode baru Harapan Baru
Rapidin Simbolon Nakhodai PDIP Sumut: Periode baru Harapan Baru
Medan, wartapenasatu.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara dalam sebuah acara yang khidmat pada hari Rabu, 19 November 2025, bertempat di Hotel Grand Mercure, Medan. Pelantikan ini menandai babak baru bagi kepengurusan partai di tingkat provinsi, dengan harapan dapat membawa angin segar dan strategi baru dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

Rapidin Simbolon kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk periode 2025-2030. Pemilihan kembali ini menunjukkan apresiasi atas kinerja dan dedikasi yang telah diberikan selama periode sebelumnya. Selain posisi ketua, jabatan sekretaris dan bendahara juga tetap dipertahankan oleh tokoh-tokoh yang sama, yaitu Sutarto sebagai sekretaris dan Meriahta Sitepu sebagai bendahara.
Pelantikan pengurus ini menjadi puncak dari rangkaian acara Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, Medan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai, kader, serta simpatisan yang antusias menyambut kepengurusan baru.
Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat. Dalam suasana yang penuh khidmat, para pengurus yang dilantik mengucapkan sumpah setia kepada partai dan negara, serta berjanji untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Berikut adalah susunan lengkap pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara periode 2025-2030 yang telah dilantik:
– Ketua: Rapidin Simbolon
– Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Alamsyah Hamdani
– Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: (Masih dikosongkan)
– Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Samulya Surya
– Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya: (Kosong)
– Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Brilian Moktar
– Wakil Ketua Bidang Politik: Sutrisno Pangaribuan
– Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Dameria PangaribuanDengan formasi kepengurusan yang solid ini, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah. Berbagai program dan strategi akan dirancang untuk meningkatkan elektabilitas partai serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Ke depan, tantangan yang dihadapi oleh DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara tidaklah ringan. Namun, dengan semangat gotong royong, soliditas internal, serta dukungan dari seluruh kader dan simpatisan, diharapkan partai ini dapat terus berkiprah dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Tip: Judul yang singkat dan menarik membantu menarik perhatian pembaca. Penggunaan bahasa formal dan struktur paragraf yang jelas meningkatkan kualitas tulisan.
PROF. DR. JUANDA, S.H., M.H. Guru Besar Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta
PROF. DR. JUANDA, S.H., M.H. Guru Besar Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta
Jakarta, wartapenasatu.com — Menyikapi polemik publik terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 114/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada 13 November 2025 dan kini menjadi perbincangan luas, Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H. menegaskan pentingnya membaca isi putusan secara teliti, lengkap, dan utuh. Banyak tafsir berkembang yang tidak sesuai dengan pertimbangan hukum maupun amar putusan MK tersebut, sehingga berpotensi menyesatkan pemahaman masyarakat.

Prof. Juanda menegaskan bahwa Putusan MK No. 114/PUU-XXIII/2025 sama sekali tidak memuat satu kalimat pun yang melarang atau mencabut hak anggota Polri aktif untuk menduduki jabatan di luar institusi Kepolisian. Dalam putusan tersebut, MK tidak pernah melarang anggota Polri aktif menduduki jabatan tertentu di lembaga pemerintahan pusat selama jabatan tersebut memiliki keterkaitan dengan tugas-tugas kepolisian, yaitu: (1) tugas keamanan dan ketertiban masyarakat; (2) tugas pelayanan, pengayoman, dan perlindungan pemerintahan; dan (3) tugas penegakan hukum. Selama jabatan yang diduduki memiliki hubungan sangkut-paut dengan ketiga ranah tersebut, anggota Polri tetap diperbolehkan dan hak tersebut tidak dicabut.
Prof. Juanda mengingatkan bahwa dalam amar putusan MK pada angka 2 dinyatakan frasa “atau tidak berdasarkan penugasan Kapolri” dalam Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU No. 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Dengan amar putusan tersebut, yang dinyatakan tidak berlaku secara normatif hanyalah frasa “atau yang tidak berdasarkan penugasan Kapolri”. Frasa lain dalam penjelasan yang memuat sangkut-paut dengan tugas kepolisian tetap berlaku.
Alasan pengujian dan pembatalan frasa tersebut, menurut Prof. Juanda, adalah karena frasa itu dapat melahirkan multi-tafsir. Dengan tetap berlakunya frasa-frasa lain pada Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU No. 2 Tahun 2022, secara hukum tidak akan menghilangkan peluang dan hak bagi anggota Polri aktif untuk menduduki jabatan tertentu di luar Kepolisian sepanjang jabatan tersebut memiliki kaitan dengan tugas kepolisian sebagaimana dijelaskan di atas.
Proses untuk menduduki jabatan tertentu bagi anggota Polri aktif diatur lebih lanjut dalam ketentuan perundang-undangan terkait kepegawaian, antara lain UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN serta Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 jo. PP No. 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. Oleh karena itu, putusan MK yang tengah ramai dibahas itu pada hakikatnya tidak menghapuskan hak-hak anggota Polri untuk berkiprah di lingkungan pemerintahan lain, asalkan mempedomani dan menaati mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang relevan.
Prof. Juanda mengimbau agar seluruh pemberitaan atau opini yang tidak sesuai dengan amar putusan MK diluruskan agar tidak menimbulkan misinformasi yang menyesatkan publik. “Putusan MK No. 114/PUU-XXIII/2025 harus dibaca secara cermat, lengkap, dan utuh. Bagi siapa pun yang mempelajari bahasa hukum dan peraturan perundang-undangan, memahami suatu putusan Mahkamah Konstitusi harus dilakukan secara teliti dari awal sampai dengan pertimbangan hukum dan amar putusan—jangan dipotong-potong,” tegas Prof. Juanda, yang dikenal kritis dan objektif.
Prof. Dr. Juanda, S.H., M.H.Student FC menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Berhasil meraih posisi ke tiga di ajang kejuaraan Sepak Bola Internasional Singa Cup 2025 di Singapura.
Tap-Teng,wartapenasatu.com -“Turnamen Sepak Bola Pelajar Internasional di Singapura U-16 digelar tanggal 1 sampai 8 November 2025,” ujar Coach Tata kepada warta pena satu.com dari Singapura lewat sambungan selulernya, Sabtu (08/11/2025).
Tim Tapteng-Sibolga Student FC Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)- Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut) U-16 beranggotakan siswa dari SMA Negeri 1 Matauli Plus, SMA Negeri 3 Sibolga, SMA HKBP Sibolga, SMA Negeri 1 Tukka, SMA Neger 1 Barus.
Selain siswa SMA dari daerah Tapteng dan Sibolga, dalam ajang Turnamen Sepak Bola Pelajar Internasional tersebut juga ada siswa dari SMA Negeri 1 Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).Sebelumnya tim ini terbentuk atas adanya seleksi pemain dari berbagai sekolah, berbagai sekolah negeri maupun swasta, yaitu SMA, SMK, MAN dan melalui rapat kesepakatan dengan para Kepala Sekolah.
Tim Tapteng Sibolga Student FC adalah :Gabriel Simanullang, Jonathan Simatupang, Kevin Nainggolan, Max Silaen, Sahata Hutasoit
Ruben Panjaitan
Arfinsyah
Josua Marpaung
Carly Pakpahan
Farel Sibarani
Afdal Tanjung
Angga Yusup Pratama
Alfi Sahri Tanjung
Afwarizi Tanjung
Crustian Purba
Sahrul Siregar
Yeremia Siregar
Krisman Siringo- ringo
Andreas Patudu L.
Keberhasilan Tapteng-Sibolga Student FC ini tidak hanya mengharumkan Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), akan tetapi mengharumkan nama bangsa dalam taraf internasional selain itu juga menjadi bukti komitmen Tapteng-Sibolga Student FC dalam mencetak generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Pelatih Tapteng-Sibolga Student FC,Coach Tata, mengatakan,” Keberhasilan siswa/ pelajar Tapteng-Sibolga ini tak luput dari support orang tua dengan biaya tinggi.”
“Juga bantuan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, S.Stp., M.Ap., dan bantuan pribadi Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Matauli Plus, Deden Rachmawan, S.Pd., M.M.Kepada indodatanews web.id Coach Tata mengatakan, “Direncanakan kita, akan dijamu oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, dan Kadispora Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, S.Stp., M.Ap., kalau tidak hari Senin tanggal 10 atau Selasa 11 Nopember 2025.”
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)Sat Samapta Polres Toba Tingkat Patroli Blue Light dan Rasa Aman di Malam Hari
Sat Samapta Polres Toba Tingkat Patroli Blue Light dan Rasa Aman di Malam Hari

Toba, wartapenasatu.com -Untuk mencegah dan meminalisir aksi kejahatan pada malam hari. Anggota Unit Patroli Satuan Samapta Polres Toba laksanakan Patroli dan penggelaran Blue Light di malam hari dengan sasaran masyarakat pengguna jalan, Tongkrongan Anak Muda, dan obyek vital di wilayah Hukum Polres Toba pada Rabu Malam (12/11/2025)
Kegiatan dengan gelar Blue light berpatroli ini bertujuan untuk mengamankan situasi kamtibcar di daerah hukum Polres Toba 3C dan gangguan kamtibmas pada malam hari
Patroli Blue Light dan penggelaran kendaraan di seputaran Kota Porsea, SPBU, Kota Balige dan Jalan Bypass Balige. Kegiatan tersebut merupakan patroli rutin yang dilaksanakan dimalam hari di jam-jam rawan tindak kejahatan dan gangguan Kamtibmas dengan menggunakan mobil patroli dinas dan menyalakan lampu khas Kepolisian berwarna biru.

Kasat Samapta Polres Toba AKP Rudi Tampubolon, SH, berharap dengan adanya Patroli Blue Light sambil menyambangi obyek vital serta tongkrongan anak muda untuk mampu memberikan dampak yang baik bagi situasi kamtibmas, diantaranya dapat mengurungkan niat pelaku kejahatan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sehingga masyarakat dapat beraktifitas dan beristirahat dengan tenang karena merasa aman dan nyaman telah terlayani oleh Polri.
AKP Rudi Tampubolon mengatakan bahwa dengan di lakukan Patroli Blue Light dijalan raya wujud nyata upaya Polri khususnya Polres Toba dalam memelihara kamtibmas guna menciptakan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Keamanan, Kesehatan, Nasional, nelayan, Opini, Pendidikan, perkebunan, Pertahanan, pertanian, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Tumbuhan, Uncategorized, Wisata
DARI DESA TERTINGGAL MENJADI DESA MANDIRI

Jawa Barat wartapenasatu.comFestival Cikondang Nanjeur: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Wujudkan Desa Mandiri, Sejahtera, dan Berbudaya
Pangalengan, Kabupaten Bandung – Kampung Adat Cikondang menjadi pusat perhatian masyarakat Jawa Barat dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman) pada 8–9 November 2025. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum penting dalam upaya pengentasan desa tertinggal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran program strategis nasional.
Festival dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial yang meliputi pembagian beras murah dan pengobatan gratis bagi warga. Program ini disambut antusias masyarakat sekitar, karena dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar mereka. Kegiatan sosial tersebut menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih kuat di tengah masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11), ditandai dengan Launching Sakola Budaya Sunda dan Peresmian Lumbung Kesejahteraan Rakyat Desa. Kedua program tersebut menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi serta melestarikan budaya lokal. Festival juga menampilkan beragam kesenian tradisional seperti Beluk, Wawacan, dan Trawangsa yang memperkaya suasana dan menunjukkan kekayaan seni warisan leluhur.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula pendataan dan penandatanganan prasasti Lumbung Kesejahteraan Rakyat oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., bersama Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Wolff. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam menjadikan Desa Cikondang sebagai percontohan pembangunan desa tertinggal berbasis ketahanan pangan dan kearifan budaya lokal.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff, Ketua Apdesi A. Anwar Sadat, serta Tuan Rumah Fery Radiansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh ini menjadi bukti sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat desa dan pelestarian budaya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat bersama PT LUBKITA memberikan bantuan simbolis berupa 1.000 karung beras ukuran 5 kilogram untuk warga Cikondang. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial.
Dalam sambutannya, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Cikondang yang tetap menjaga warisan budaya sambil berinovasi dalam pembangunan ekonomi. “Desa adat seperti Cikondang ini harus menjadi contoh bahwa kemandirian dan kesejahteraan bisa tumbuh dari akar budaya sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan menegaskan bahwa Festival Cikondang Nanjeur bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga langkah konkret menuju kemandirian ekonomi berbasis lokal. “Cikondang bukan sekadar menjaga tradisi, tapi menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap semangat Cikondang Nanjeur dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk terus maju tanpa kehilangan identitas budayanya.
BY:NokSrie
Kesalahan Ejaan Nama Diduga Pengaruhi Energi Tubuh Pasien Stroke di Nginden Surabaya
Surabaya, 11 November 2025 | MWPS Jatim —Kasus menarik datang dari wilayah Nginden II, Surabaya, di mana seorang perempuan bernama Dian Fitri Retnosari (42 tahun) kini menjalani masa pemulihan setelah terserang stroke selama dua bulan terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian sejumlah pemerhati kesehatan alternatif, karena diyakini berkaitan dengan getaran energi nama yang keliru secara ejaan.
Menurut hasil penelusuran praktisi DetokRapith Totok Saraf Anatomy Surabaya, nama “Dian Fitri Retnosari” mengandung susunan huruf yang menimbulkan frekuensi tumpang tindih pada sistem saraf dan peredaran darah bagian kiri tubuh. Ejaan nama yang tampak sederhana tersebut ternyata menyimpan vibrasi berat dari huruf “R-T-N” yang secara simbolis menahan aliran energi vital di area kepala dan leher.
Akibatnya, pasien mengalami kelumpuhan sebagian serta kesulitan berbicara setelah sebelumnya sempat mengeluhkan sakit kepala dan kesemutan pada sisi kiri tubuh.
“Nama yang salah ejaan bisa mengubah getaran tubuh. Kadang beda satu huruf saja bisa memicu arah energi tubuh jadi berlawanan. Dalam kasus ini, huruf-huruf keras seperti ‘T’ dan ‘N’ muncul berulang kali, menyebabkan tekanan energi di otak bagian belakang,” ungkap seorang terapis dari tim DetokRapith Totok Saraf Anatomy Surabaya, yang menangani pasien secara home care.
Diketahui, pasien sempat aktif sebagai ibu rumah tangga dan belum pernah memiliki riwayat hipertensi berat sebelumnya. Namun, dalam dua bulan terakhir, kondisi tubuhnya terus menurun hingga akhirnya didiagnosis mengalami stroke non-hemoragik.
Penelusuran Life DETOX and Luck Hacks yang dilakukan oleh praktisi menunjukkan bahwa energi nama pasien hanya mencapai 42 persen, di mana keseimbangan antara kepala dan jantung terganggu akibat beban emosi lama yang tidak terlepaskan. Koreksi nama disarankan agar sistem energi tubuh dapat pulih secara bertahap melalui terapi saraf dan pernapasan sadar.
Kasus ini membuka mata banyak pihak bahwa nama bukan sekadar identitas, melainkan juga frekuensi hidup yang dapat memengaruhi kesehatan dan keseimbangan energi seseorang. Para ahli terapi di Surabaya mengingatkan pentingnya memastikan ejaan nama sesuai dengan getaran positif, terutama bagi pasien dengan riwayat stres atau penyakit saraf.(Dodo)
Kapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Toba Tinjau Persiapan Operasional Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari

Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, diwakili Kabag Ops, Kompol David Sinaga, SH, meninjau persiapan operasional serta uji coba memasak di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Toba Balige, Jum’at (07/11/2025).
Baca juga: Oknum SEVP dan Kabag PTPN II “Kebal Hukum”Kegiatan ini merupakan tahapan persiapan sebelum pelaksanaan launching resmi. Dalam uji coba tersebut, berbagai tahapan dijalankan secara ketat dan terukur.
Dimulai dari sterilisasi bahan makanan, proses memasak, pengecekan kandungan gizi makanan, packaging makanan, hingga makanan dinyatakan lulus uji laboratorium dan siap didistribusikan.
Dalam peninjauannya, Kabag Ops Polres Toba, Kompol David Sinaga, menyampaikan pentingnya kesiapan dan ketelitian dalam setiap aspek operasional, khususnya pada fungsi dukungan logistik dan pelayanan personel.
Beliau juga memberikan arahan agar setiap personel yang terlibat dalam kegiatan SPPG dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggungjawab.Selain melakukan pengecekan sarana, Kabag Ops turut menyaksikan secara langsung uji coba proses memasak di dapur SPPG, mulai dari pengecekan peralatan, bahan makanan, hingga hasil olahan yang disiapkan oleh tim.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas pendukung di lingkungan Polres Toba.“Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan kami dalam memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung di Polres Toba, termasuk SPPG, dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan optimal bagi seluruh personel,” ujar Kompol David Sinaga.
(Kaperwi MWPS Sumut: t.rait)- Artikel, Keamanan, Kesehatan, mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025
Jawa Barat wartapenasatu.com
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025, Wujud Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Rakyat

Cikondang Nanjeur, Uleman Budaya Sunda Bangkit di Tanah Adat
Bandung, 8–9 November 2025 —
Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman). Kegiatan ini menjadi ajang besar yang memadukan nilai budaya, sosial, dan ekonomi rakyat dalam satu rangkaian acara yang meriah.Festival ini dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial, Beras Murah, dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ruh masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11) dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya seperti Kesenian Beluk, Wawacan, dan Trawangsa. Kehadiran kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol pelestarian budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Tuan Rumah Fery Radiansyah, diikuti oleh berbagai tokoh penting seperti Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff , Ketua Apdesi A. Anwar Sadat,Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan desa adat dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan Launching Sakola Budaya Sunda sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kebudayaan lokal. Selain itu, diresmikan pula Lumbung Kesejahteraan Rakyat, program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa yang mandiri dan berbudaya.
Menurut Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan, festival ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat Sunda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Cikondang bukan hanya tentang menjaga tradisi, tapi juga tentang menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan kebudayaan, sosial, dan ekonomi rakyat, Festival Kampung Adat Cikondang menjadi simbol kebangkitan budaya Sunda yang tetap lestari di tengah arus modernisasi. Semangat Cikondang Nanjeur diharapkan mampu menginspirasi desa-desa adat lainnya untuk terus menjaga jati diri bangsa.
Sebagai simbolis bansos beras untuk warga Cikodong ,Bandung jawa barat Bapak Stanley wolff dan Ibu Indri wolff memberikan bantuan beras kepada warga yang akan di distribusikan hari ini 200 karung dengan ukuran 5 kg
BY: NOKSRIE

