Daerah

  • Daerah

    Anggaran Menggelinding ke Jogja: Kunker Insan Pers Sidoarjo Berbiaya Ratusan Juta Disorot Publik

    WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO — Sorotan publik kini tertuju pada kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) Insan Pers ke Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sidoarjo tahun anggaran 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5) hingga Jumat (7) November 2025 di Hotel Royal Malioboro Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang No. 29, disebut menelan anggaran fantastis hingga Rp 377.000.000.

    Kegiatan dengan tema “Dari Wartawan untuk Wartawan: Jurnalisme Adaptif dan Inovasi Digital untuk Pelestarian Lingkungan” ini tercatat dalam proses E-Purchasing/E-Catalog dengan kode RUP 61409653, dan dilaksanakan oleh penyedia jasa Khalila Enterprise, sesuai surat undangan resmi No. 400.14.5.6/3203/438.5.14/2025.

    Namun, angka pengeluaran yang disodorkan pihak event organizer justru mengundang tanda tanya besar.

     

    Estimasi Biaya Versi EO Priyo Hadi Pranoto

    Priyo Hadi Pranoto, pihak event organizer (EO) yang kerap menangani kegiatan serupa, memberikan estimasi biaya yang dianggap relevan dengan agenda tersebut. Rincian biayanya sebagai berikut:

    1. Transportasi Bus

    4 unit × Rp 12.000.000/hari/unit
    Total: Rp 48.000.000

    2. Bantuan Transport Peserta

    170 orang × Rp 500.000/orang
    Total: Rp 85.000.000

    3. Akomodasi Hotel

    170 peserta → 2 orang/kamar → 85 kamar

    85 kamar × Rp 900.000/kamar
    Total: Rp 76.500.000

    4. Konsumsi

    Sarapan & makan malam hotel (2 kali):
    170 × 2 × Rp 35.000 = Rp 11.900.000

    Makan siang di luar 1 kali:
    170 × Rp 35.000 = Rp 5.950.000
    Total konsumsi: Rp 17.850.000

     

    Rekapitulasi

    Sewa bus: Rp 48.000.000

    Bantuan transport: Rp 85.000.000

    Sewa hotel: Rp 76.500.000

    Makan: Rp 17.850.000

    Subtotal: Rp 227.350.000

     

    Honor Narasumber

    3 narasumber × Rp 2.400.000
    Total: Rp 7.200.000

    Total keseluruhan: Rp 234.550.000

    Event Organizer (EO) juga memperhitungkan keuntungan jasa acara, sehingga total estimasi mencapai:
    Rp 258.005.000

    Jika dibandingkan dengan nilai kontrak Rp 377.000.000, maka terdapat selisih anggaran sebesar Rp 118.995.000 yang menimbulkan sejumlah pertanyaan dari berbagai pihak.

     

    Narasumber yang Dihadirkan

    Acara tersebut turut menghadirkan:

    – Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo
    – Perwakilan Dewan Pers
    – Komdigi

    Ketiganya menjadi narasumber dalam sesi diskusi yang menjadi inti acara.

     

    Respons Kominfo: Mengambang dan Tidak Tegas

    Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sadewo, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait berapa persen realisasi anggaran kegiatan, hanya memberikan jawaban singkat dan sama sekali tidak menjelaskan substansi.

    “Coba tanya ke Pak Wildan, saya tidak berani menjelaskan, takut salah,” ujar Eri Sadewo.

    Jawaban tersebut semakin memperkuat tanda tanya publik tentang transparansi penggunaan anggaran dan efektivitas belanja perjalanan dinas dengan nilai ratusan juta rupiah tersebut.

     

    Penutup

    Kunker insan pers ke Yogyakarta ini kini menjadi pembahasan hangat di kalangan masyarakat, terutama terkait selisih anggaran yang mencapai lebih dari seratus juta rupiah. Ketidakterbukaan pihak dinas semakin mendorong publik mempertanyakan mekanisme belanja, efektivitas kegiatan, serta akurasi realisasi anggaran. (Bagas)

  • Daerah,  hukum

    Warga Mulyodadi Tagih Transparansi Pemerintah Desa Terkait Sengketa Lahan dan Proyek Infrastruktur

    WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo, 21 November 2025 — Ketegangan antara warga Desa Mulyodadi, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo dengan pemerintah desa semakin memanas. Masyarakat mendesak Kepala Desa Mulyodadi memberikan penjelasan resmi terkait tiga persoalan krusial yang dinilai mangkrak dan tidak kunjung diselesaikan secara transparan.

    Salah satu masalah yang paling mencuri perhatian adalah polemik pembangunan jalan belakang di Dusun Kwarengan. Konflik kian meruncing setelah seorang warga, Ismiati Putri Alm. Rifa’i, memasang patok di tengah akses jalan tersebut. Patok itu dilengkapi peringatan bahwa tanah yang dipakai proyek merupakan lahan bersertifikat milik almarhum Rifa’i, dan melarang pihak mana pun memanfaatkannya tanpa izin ahli waris maupun kuasa hukum.

    Akar persoalan ini telah berlangsung sejak 2017, ketika saat itu oknum Kades Mulyodadi melakukan pekerjaan pembangunan jalan belakang. Yang terletak di dusun Kwarengan. (yaitu membuat jalan baru) namun rupanya pekerjaan tersebut dilakukan secara gegabah dan serampangan tanpa melalui proses serta mekanisme yg bagus.

    Tidak adanya uji AMDAL dan lain-lain, apalagi terkait administrasi,  hingga pada akhirnya menimbulkan gejolak dikemudian hari. Sebagian warga pemilik tanah mengaku tidak pernah dilibatkan rapat dan sejenisnya dalam proses sebelum pekerjaan tersebut dilaksanakan. Sehingga saat ini sebagian warga mengaku sangat sedih dan kecewa ketika saat itu tiba-tiba lahan mereka di doser dan diratakan untuk proyek pembangunan jalan tersebut, warga yang merasa terdzolimi akibat ulah oknum Kades tersebut hanya bisa pasrah dengan keadaan yang ada.

    Selanjutnya sebagian warga memberikan kuasa kepada lembaga kemasyarakatan yaitu GSIP Sidoarjo untuk bisa membantu mengurus nasib yang sedang dihadapi.

    “Akhirnya pihak GSIP sempat berkirim surat ke pihak Kades Mulyodadi tepatnya pada Oktober 2023. Dengan harapan untuk bisa diajak dialog bersama dengan warga terkait beberapa hal yang sedang dihadapi oleh warga masyarakat desa Mulyodadi. Namun sayang surat dari GSIP tak pernah mendapat jawaban memadai dari pihak desa,” ujar salah satu pengurus Gerakan Satu Ibu Pertiwi (GSIP), lembaga sosial yang kini memfasilitasi keluhan masyarakat.

    Melihat tingginya keresahan warga, GSIP telah mengirim surat resmi kepada Slamet Priyanto Kepala Desa Mulyodadi. Surat tersebut meminta penjelasan dan penyelesaian atas tiga persoalan utama yang dianggap paling mendesak, yakni:

    1. Dugaan masalah administrasi dan status lahan pada proyek pembangunan jalan belakang Dusun Kwarengan.

    2. Permasalahan lahan Blok III atau Blok Lori di Dusun Gabus.

    3. Polemik pembangunan lapak BUMDes di area lapangan sepak bola Dusun Gabus.

    Masyarakat meminta pemerintah desa bertindak transparan, menjelaskan legalitas proyek, dan menjalankan tanggung jawab administratif terkait pertanahan serta aset desa. Warga juga memberikan tenggat waktu tertentu agar desa segera memberikan jawaban dan tindakan konkret.

    Tidak hanya sampai disitu Gerakan Satu Ibu Pertiwi (GSIP) Cabang Sidoarjo ini telah pula mengirim surat ke Kapolresta Sidoarjo dalam hal permintaan perlindungan hukum dan pemberitahuan pelanggaran Banner/papan nama dari warga pemilik tanah, sebagai antisipasi dampak munculnya pidana lain dari akibat pemasangan papan nama milik warga.

    Bahwa kemudian jika tuntutan itu kembali diabaikan oleh Slamet Priyanto Kepala Desa Mulyodadi Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo khususnya perihal proyek  pekerjaan pembuatan jalan belakang yanh berlokasi di Dusun Kwarenhan Desa Mulyodadi, Kecamatan Wonoayu Sidoarjo, warga memastikan akan melangkah lebih jauh. Mereka menyatakan siap membawa persoalan ini ke aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Situasi ini menjadi sorotan publik dan dianggap mencerminkan tingginya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas pemerintahan desa serta penyelenggaraan pelayanan publik yang berpihak pada kepentingan warga. (Bagas)

  • Daerah,  Ekonomi,  perkebunan,  pertanian,  Politik

    Pemberdayaan Pertanian Lokal: Ir. Pidel Hutahaean Serahkan Handtraktor untuk Petani Desa Pardomuan Nauli

    Pemberdayaan Pertanian Lokal: Ir. Pidel Hutahaean Serahkan Handtraktor untuk Petani Desa Pardomuan Nauli

    Toba, wartapenasatu.com – Anggota DPRD Dapil Toba 5 dari Komisi C Fraksi PDIP, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian lokal dengan memberikan bantuan berupa satu unit handtraktor kepada masyarakat Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Acara penyerahan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, pukul 10.00 WIB di posko yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Laguboti.

    Inisiatif ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak para petani di Desa Pardomuan Nauli yang selama ini menghadapi berbagai kendala dalam mengolah lahan pertanian mereka. Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan proses pengolahan lahan menjadi lebih efisien dan produktif, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

    Ir. Pidel Hutahaean, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah daerah terhadap sektor pertanian. Ia berharap agar handtraktor ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Desa Pardomuan Nauli untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

    “Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami kepada para petani. Kami berharap dengan adanya handtraktor ini, para petani dapat lebih mudah mengolah lahan mereka dan meningkatkan hasil panen,” ujar Ir. Pidel Hutahaean, MM.

    Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean, MM, menekankan pentingnya perawatan dan pemeliharaan handtraktor agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Ia juga berharap agar bantuan ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian di Desa Pardomuan Nauli.

    Desmon Hutahaean, tokoh masyarakat Desa Pardomuan Nauli, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM. Ia mengatakan bahwa handtraktor ini sangat berarti bagi masyarakat Desa Pardomuan Nauli, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ir. Pidel Hutahaean atas bantuan handtraktor ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi para petani yang selama ini kesulitan dalam mengolah lahan pertanian mereka,” kata Desmon Hutahaean.

    Desmon Hutahaean juga menambahkan bahwa masyarakat Desa Pardomuan Nauli akan merawat dan memanfaatkan handtraktor ini sebaik-baiknya. Ia berharap agar bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Desa Pardomuan Nauli dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Acara penyerahan handtraktor ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, petani, dan perwakilan pemerintah daerah. Suasana penuh keakraban dan harapan terpancar dari wajah para petani yang hadir.

    Bantuan handtraktor ini merupakan salah satu upaya konkret dari pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian lokal. Diharapkan, inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

    Dengan adanya bantuan handtraktor ini, diharapkan para petani di Desa Pardomuan Nauli dapat lebih bersemangat dalam mengolah lahan pertanian mereka dan meningkatkan hasil panen. Hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

    Inisiatif yang dilakukan oleh Ir. Pidel Hutahaean, MM, ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi para pemimpin daerah lainnya. Dengan memberikan perhatian lebih terhadap sektor pertanian, kita dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di daerah kita.

    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Balige Tahan Kades Maranti Barat 

    Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Balige Tahan Kades Maranti Barat 

    Toba, wartapenasatu.com – Kejaksaan Negeri Toba  melaksanakan penetapan tersangka dan penahanan terhadap RS (50). Pelaku merupakan tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Meranti Barat, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba,-Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2020 hingga 2024.

    Penetapan tersangka tersebut dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Toba Nomor: PRIN-02/L.2.27/Fd.2/11/2025 tanggal 20 November 2025. Selanjutnya, tersangka RS (50) telah ditahan di Rutan Kelas IIB Balige untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan perundang-undangan pada Kamis 20/11/2025.

    Tersangka RS disangka telah melanggar:
    – Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, subsidair;
    – Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan dan perhitungan oleh aparat pengawasan, ditemukan adanya temuan sebesar Rp. 476.537.320,- (empat ratus tujuh puluh enam juta lima ratus tiga puluh tujuh ribu tiga ratus dua puluh rupiah) dalam pengelolaan Dana Desa Meranti Barat selama Tahun Anggaran 2020–2024.
    Tim Jaksa Penyidik bekerja dengan penuh dedikasi, profesional, dan berpegang pada prinsip kehati-hatian untuk memastikan setiap temuan dibuktikan secara sah dan meyakinkan.

    Kejaksaan Negeri Toba menegaskan komitmen untuk terus mengawal pelaksanaan pembangunan di desa-desa agar bebas dari praktik korupsi, sekaligus memastikan setiap proses penyidikan berjalan sesuai prinsip keadilan dan supremasi hukum,pungkasnya.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Panen Raya Cabe Dan Ketapang PKK Desa Caringin

    Warta Pena Satu,Banten – Suasana meriah menyelimuti Desa Kemuning saat acara panen cabai yang dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Kepala Desa Kemuning, Bapak Dadang S.ip, bersama dengan Bupati Tangerang, Bapak Drs H. Moch Maesyal Rasyid M.si dan Kepala Dinas Pertanian, Bapak Dr. Ir. H. Ujang sudiartono ST.MT , turut hadir Camat Legok Bapak H. M yusuf Fachrodji S.STP, M.si  untuk memeriahkan acara tersebut. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian di wilayah ini.

    Acara panen cabai ini merupakan momen penting bagi para petani Desa Kemuning. Pasalnya, panen kali ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mereka dan menstabilkan harga cabai di pasaran. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara petani, pemerintah, dan masyarakat umumnya.

    Dalam sambutannya, Bapak Dadang S, ip menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah atas dukungan yang telah diberikan kepada para petani. Ia juga berharap agar kerjasama antara petani dan pemerintah dapat terus ditingkatkan demi kemajuan sektor pertanian di Desa Kemuning.

    Bapak Drs.H Moch. Maesyal Rasyid M.Si juga memberikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras mereka dalam menghasilkan cabai berkualitas. Ia berjanji akan terus memberikan dukungan kepada sektor pertanian di Kabupaten Tangerang, termasuk melalui program-program pelatihan dan bantuan modal.

    Sementara itu, Bapak Dr. Ir H. Ujang Sudiartono ST. MT menjelaskan bahwa Dinas Pertanian akan terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai di Desa Kemuning. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan penyuluhan kepada para petani mengenai teknik budidaya cabai yang baik dan benar.

    Acara panen cabai ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti pertunjukan seni tradisional, lomba memasak cabai, dan pameran produk pertanian. Para pengunjung pun tampak antusias mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut.

    Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Desa Kemuning dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.

  • Daerah,  Nasional

    Hendra Gunawan bakal isi kekosongan Fraksi Gerindra DPRD Kota Tangerang

    kOTA TANGERANG – Pasca meninggalnya salah satu kader terbaik Partai Gerindra Kota Tangerang Alm Nurhadi yang telah menjadi anggota DPRD sampai dengan 4 periode, kini Kursi Fraksi Partai Gerindra Kota Tangersng mengalami kekosongan, Kamis (20/11/2025)

    Menurut Turidi Susanto Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang bahwa yang akan mengisi kursi DPRD dalam PAW mengisi kekosongan tersebut sesuai dengan amanat undang-undang adalah Caleg dengan raihan suara terbanyak berikutnya dan itu adalah Hendra Gunawan.

    Diketahui pada Pemilu 2024 yang silam, suara di Dapil V Kota Tangerang yang meliputi Kecamatan Priuk, Jati Uwung dan Cibodas untuk Hendra Gunawan raihan suaranya ada dibawah langsung  Alm. Nurhadi.

    Kata Turidi Susanto, Nama Hendra Gunawan telah diusulkan ke DPP untuk mengisi Pergantian Antar Waktu (PAW), Dan tinggal menunggu di Paripurnakan di DPRD Kota Tangerang

    “Untuk pelantikannya belum, kita tunggu Paripurna sesuai agenda”. Ujar Turidi

  • Bencana,  Daerah

    Enam Santri Pondok Pesantren Tewas di Genangan Air Bekas Galian Bukit Jaddih.

    WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN – Duka mendalam menyelimuti Pondok Pesantren Jabal Qur’an di kawasan desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, setelah enam santrinya tewas tenggelam di genangan air bekas galian batu bata di Bukit Jeddih pada Kamis sore, (20/11).

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, tragedi itu terjadi saat para santri memanfaatkan hari libur Kamis untuk bermain dan berolahraga di kawasan perbukitan yang tak jauh dari pondok.

    Salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Mustofa atau akrab disapa Haji Mus, mengungkapkan bahwa aktivitas santri di area tersebut sebenarnya telah menjadi kebiasaan setiap pekan.

    “Seperti biasa, pada hari Kamis kegiatan di pondok libur. Tetapi sore tadi sedang ada jadwal olahraga untuk salah satu kelas. Ada guru yang mengawasi, namun namanya anak-anak, meski dilarang mereka tetap bermain di genangan air itu,” jelas H. Mus, Kamis (20/11).

    Juga disampaikan oleh salah satu warga pondok pesantren bahwa kegiatan olahraga di area perbukitan sudah lazim dilakukan. Ia mengaku sudah memberikan larangan keras kepada santri untuk tidak bermain di genangan bekas galian yang dalam tersebut.

    “Kami sudah melarang anak-anak agar tidak bermain di genangan itu. Bahkan sudah dipasang tanda-tanda larangan. Tapi mereka tetap melanggar,” ujarnya.

    Ia juga menerangkan kronologi awal kejadian. Para santri diduga bermain dengan cara menyelam lama-lamaan di dalam air. Namun beberapa di antaranya tidak muncul kembali ke permukaan.

    “Yang terlihat hanya sandalnya saja. Teman-temannya mencoba menolong, tetapi malah ikut tenggelam,” ungkapnya.

    Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Para pengurus pondok segera melaporkan kejadian tersebut dan melakukan evakuasi ke Puskesmas Jedih.

    Sementara itu Kepala Puskesmas Jaddih, Purwanti, membenarkan bahwa enam santri telah dibawa ke fasilitas kesehatan dalam kondisi meninggal dunia. Awalnya hanya satu korban yang datang, kemudian menyusul lima korban lain.

    “Mereka sudah kehilangan oksigen. Wajahnya tampak bengkak dan membiru,” ujar Purwanti.

    Ia juga menjelaskan bahwa para korban berasal dari berbagai daerah, yakni dua santri dari Kabupaten Sampang, satu dari Sidoarjo, dua dari Surabaya, dan satu dari Desa Parseh Bangkalan.

    “Atas permintaan keluarga, keenam korban tidak dilakukan autopsi karena mereka masih anak-anak. Dengan ambulans, kami langsung mengantarkan jenazah ke rumah duka masing-masing,” tambahnya.

    Usai kejadian, Tim Kepolisian bersama Koramil dan Wakapolres Bangkalan langsung melakukan olah TKP di lokasi genangan air tersebut. Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti dan potensi kelalaian yang terlibat dalam insiden tersebut.***(Azis).

  • Artikel,  Daerah,  Politik,  SOSIAL

    Rapidin Simbolon Nakhodai PDIP Sumut: Periode baru Harapan Baru

    Rapidin Simbolon Nakhodai PDIP Sumut: Periode baru Harapan Baru

    Medan, wartapenasatu.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan secara resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumatera Utara dalam sebuah acara yang khidmat pada hari Rabu, 19 November 2025, bertempat di Hotel Grand Mercure, Medan. Pelantikan ini menandai babak baru bagi kepengurusan partai di tingkat provinsi, dengan harapan dapat membawa angin segar dan strategi baru dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

    Rapidin Simbolon kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara untuk periode 2025-2030. Pemilihan kembali ini menunjukkan apresiasi atas kinerja dan dedikasi yang telah diberikan selama periode sebelumnya. Selain posisi ketua, jabatan sekretaris dan bendahara juga tetap dipertahankan oleh tokoh-tokoh yang sama, yaitu Sutarto sebagai sekretaris dan Meriahta Sitepu sebagai bendahara.

    Pelantikan pengurus ini menjadi puncak dari rangkaian acara Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang diselenggarakan di Hotel Grand Mercure, Medan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting partai, kader, serta simpatisan yang antusias menyambut kepengurusan baru.

    Prosesi pengambilan sumpah dan janji jabatan dipimpin langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat. Dalam suasana yang penuh khidmat, para pengurus yang dilantik mengucapkan sumpah setia kepada partai dan negara, serta berjanji untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

    Berikut adalah susunan lengkap pengurus DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara periode 2025-2030 yang telah dilantik:

    – Ketua: Rapidin Simbolon
    – Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai: Alamsyah Hamdani
    – Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: (Masih dikosongkan)
    – Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Samulya Surya
    – Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, dan Sumber Daya: (Kosong)
    – Wakil Ketua Bidang Sumber Daya: Brilian Moktar
    – Wakil Ketua Bidang Politik: Sutrisno Pangaribuan
    – Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Dameria Pangaribuan

    Dengan formasi kepengurusan yang solid ini, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah. Berbagai program dan strategi akan dirancang untuk meningkatkan elektabilitas partai serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

    Ke depan, tantangan yang dihadapi oleh DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara tidaklah ringan. Namun, dengan semangat gotong royong, soliditas internal, serta dukungan dari seluruh kader dan simpatisan, diharapkan partai ini dapat terus berkiprah dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

    Tip: Judul yang singkat dan menarik membantu menarik perhatian pembaca. Penggunaan bahasa formal dan struktur paragraf yang jelas meningkatkan kualitas tulisan.

  • Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Ciptakan Kondisi Aman dan Tertib, Ditsamapta Polda Kalteng Gelar Patroli Perintis Presisi Dalam Rangka KRYD di Kota Palangkaraya

    Ciptakan Kondisi Aman dan Tertib, Ditsamapta Polda Kalteng Gelar Patroli Perintis Presisi Dalam Rangka KRYD di Kota Palangkaraya

    Palangka Raya, wartapenasatu.com — Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalimantan Tengah kembali melaksanakan Patroli Perintis Presisi dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), khususnya untuk mengantisipasi, membubarkan, dan menertibkan aksi balap liar di sejumlah titik rawan di Kota Palangkaraya. Minggu (16/11/2025).

    Kegiatan patroli dilaksanakan pada tengah malam hingga dini hari, waktu yang sering dimanfaatkan para pelaku balap liar untuk berkumpul. Dalam operasi ini, personel gabungan Ditsamapta, Bidpropam, Ditlantas, Danpomdam menyasar beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Tjilik Riwut, Jalan Diponegoro, dan Jalan Arut yang sering dilaporkan masyarakat sebagai lokasi aktivitas balap liar dan aksi ugal-ugalan.

    Dirsamapta Kombes Pol Arie Sandy Z. Sirait., S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, terutama pengguna jalan.

    “Patroli Perintis Presisi kami lakukan secara mobile dan humanis, namun tetap tegas terhadap setiap pelanggaran yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Balap liar ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal,” ujar Arie.

    Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pembubaran, tetapi juga memberikan imbauan kepada para remaja dan masyarakat yang berada di lokasi agar tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum maupun membahayakan keselamatan umum. Selain itu, sejumlah kendaraan yang dicurigai digunakan untuk balap liar juga diamankan untuk dilakukan pemeriksaan.

    Personel turut berkoordinasi dengan satuan lalu lintas untuk memastikan penindakan terhadap pelanggaran yang ditemukan berjalan sesuai prosedur. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran serta mencegah potensi terjadinya tindakan kriminal jalanan.

    Ditsamapta Polda Kalteng menegaskan bahwa kegiatan KRYD dalam mengantisipasi balap liar akan terus dilakukan secara intensif. Masyarakat juga diimbau untuk berperan serta dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

    “Dengan kehadiran patroli yang masif dan responsif, diharapkan Kota Palangkaraya tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, serta nyaman bagi seluruh warganya,” pungkasnya.@ Herry Kalteng

  • Daerah,  Wisata

    Gunung Gambir: Permata Hijau Jember yang Menjadi Kunjungan MAKI Jatim Pasca Deklarasi Anti-Bullying

    WARTAPENASATUJATIM | Jember, 16 November 2025 – Di balik kabut tipis yang membelai lembut lereng Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, berdirilah Wisata Agro Rengganis Kebun Teh Gunung Gambir, sebuah destinasi yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyegarkan jiwa. Berada di ketinggian 593 MDPL, kawasan ini menawarkan perpaduan lanskap bergelombang, tanah Latosol subur, serta iklim tipe B ala Schmidt-Ferguson yang menghadirkan suasana sejuk sepanjang hari. Gunung Gambir adalah harmoni alam yang tercipta dengan keindahan tak terbantahkan sebuah hadiah bagi Kabupaten Jember.

    Pesona inilah yang menjadi magnet bagi MAKI Jatim untuk singgah setelah melaksanakan Roadshow Deklarasi Anti-Bullying di Jember. Kehijauan kebun teh, udara segar yang menyapa, serta ketenangan yang meresap ke relung hati menjadi ruang refleksi yang sempurna untuk memperkuat semangat kepedulian, keberanian, dan anti-kekerasan.

    Di balik wajah cantik Gunung Gambir, terdapat sosok penggerak yang bekerja dalam diam namun penuh dedikasi: Dodo Eko Wahyudi, sang pengelola wisata. Baginya, Gunung Gambir adalah potensi besar yang perlu dirawat bersama. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember, para stakeholder, dan masyarakat lokal untuk mendorong perkembangan wisata secara berkelanjutan.

    “Kunjungan wisatawan paling ramai saat weekend. Hari Sabtu sekitar 200–300 pengunjung, sedangkan Minggu bisa mencapai 600 orang. Bahkan ada yang datang dari Tangerang,” ungkapnya bangga.

    Tak sekadar ramai dikunjungi, Gunung Gambir juga pernah meraih nominasi sebagai wajib pajak teladan, bukti nyata bahwa wisata ini berjalan profesional dan memberi kontribusi positif bagi daerah.

    Namun, di balik semua pencapaian, ada satu harapan besar yang masih ingin diwujudkan: perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata. Dodo menilai, akses yang lebih baik akan membuka peluang yang lebih besar bagi pertumbuhan kunjungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

    “Saya berharap adanya kesinambungan dari dinas terkait untuk memperbaiki akses jalan yang sering dikeluhkan wisatawan. Jika akses lancar, Gunung Gambir akan menjadi tujuan utama para pelancong,” tuturnya penuh optimisme.

    Gunung Gambir bukan sekadar destinasi rekreasi. Ia adalah ruang yang memadukan keindahan alam, kesejukan udara, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan dukungan gerakan positif seperti Deklarasi Anti-Bullying dan kerja sama lintas pihak, Gunung Gambir layak disebut sebagai kebanggaan Jember yang terus tumbuh dan bersinar.

    Jember memiliki banyak kisah indah dan Gunung Gambir adalah salah satu yang terindah di antaranya.

Wartapenasatu.com @2025