Daerah

  • Daerah,  Politik,  SOSIAL

     Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti

     Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti

    Toba, wartapenasatu.com –  Pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V. Acara yang dihelat di Balai Data Kantor Kecamatan Lagu Boti pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini, menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyuarakan aspirasi dan merumuskan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

    Antusiasme terpancar dari kehadiran Camat beserta staf, seluruh Kepala Desa didampingi sekretaris dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan harapan besar terhadap representasi mereka di lembaga legislatif. Reses ini diharapkan menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah, memastikan setiap suara didengar dan dipertimbangkan dalam proses pembangunan.

    Camat Lagu Boti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para Anggota DPRD Toba. Beliau menekankan bahwa Kecamatan Lagu Boti memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh karena itu, bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Camat Lagu Boti berharap Anggota Dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Lagu Boti.

    Ir. Pidel Hutahaean MM, Anggota DPRD Dapil 5 Toba, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai sektor. Beliau meminta agar setiap sektor dapat bekerja sama dengan penyuluh pertanian agar terjun ke lapangan saat ada proposal, memverifikasi kesesuaian proposal kelompok tani dengan kondisi riil di lapangan. Koordinasi antara Puskesmas Lagu Boti dengan desa juga menjadi perhatian penting, terutama terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan DTKS.

    Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean MM meminta pihak Kecamatan Lagu Boti untuk tetap mengawasi desa, terutama terkait anak-anak sekolah dan pedagang di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap kejadian di desa adalah tanggung jawab kepala desa. “Saya berharap seluruh kepala desa agar bekerja sama dan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Toba,” ujarnya.

    Dinas Pertanian turut memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Lagu Boti, meliputi pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, bibit, dan lain-lain. Ir. Pidel Hutahaean menekankan prioritas pengadaan handtraktor dan pemipil jagung untuk desa-desa, mengingat proposalnya telah lengkap dan masuk. Dinas PMD juga memberikan penjelasan mengenai kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.

    Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi wadah bagi para kepala desa untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan jawaban langsung dari pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Lagu Boti, Aprilla Nessy Tampubolon. Reses ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Lagu Boti, dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan partisipasi aktif masyarakat.

  • Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Pendidikan

    Dukung Dunia Pendidikan, Kapolda Kalteng Hadiri Wisuda 2.013 Mahasiwa dan Pengukuhan Guru Besar UMPR

    Dukung Dunia Pendidikan, Kapolda Kalteng Hadiri Wisuda 2.013 Mahasiwa dan Pengukuhan Guru Besar UMPR

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. menghadiri secara langsung wisuda 2.013 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) program Pascasarjana XI, Sarjana XXXIV dan Diploma XXIV, Tahun Akademik 2024/2025. Jumat (31/10/2025).

    Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar UMPR tersebut, bertempat di Kalawa Convention Hall, Jl. Tjilik Riwut Km.6, Kota Palangka Raya.

    Hadir dalam wisuda tersebut, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Staf Ahli Kepresidenan Republik Indonesia, Rektor UMPR dan sejumlah forkopimda Kalteng, serta diikuti 2.013 wisudawan dan wisudawati UMPR.

    Dalam kesempatannya, Kapolda Kalteng memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah berhasil berhasil menempuh pendidikan pendidikan program Pascasarjana, Sarjana dan Diploma di UMPR.

    “Kami turut berbangga terhadap dunia pendidikan dan kesuksesan para lulusan, yang telah berhasil menyelesaikan studi dan mengukir prestasi di dunia akademis,” ungkap Kapolda.

    Irjen Iwan juga menjelaskan bahwa salah satu prioritas negara saat ini adalah memastikan terwujudnya sumber daya manusia (SDM) Indonesia berkualitas serta berdaya saing global.

    “Oleh karena itu, pendidikan ini merupakan kunci utama untuk menciptakan dan mewujudkan SDM unggul sebagai pondasi dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

    Diakhir kesempatan, Kapolda Kalteng mengucapkan selamat atas pencapaian para Guru Besar yang dikukuhkan dan para mahasiswa yang melaksanakan wisuda.

    “Semoga dengan keilmuan yang dimiliki, dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan, pembangunan daerah, serta memperkuat sinergi dengan pihak keamanan guna mewujudkan kamtibmas,” tutupnya.@ Herry Kalteng

  • Daerah,  Pendidikan,  SOSIAL

    YBM PLN UIP JBTB Dukung KUC Cah Angon Kembangkan Budidaya Lele untuk Kemandirian Warga Ketintang

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menyalurkan bantuan modal usaha kepada Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Cah Angon di Kelurahan Ketintang, Surabaya, Rabu (29/10/2025).

    Bantuan ini merupakan bagian dari program zakat produktif YBM PLN untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan ikan lele.

    Baca Juga : Puluhan Karateka Satpam PT Haleyora Powerindo – PLN UIP JBTB Lulus Ujian Tingkat Sabuk Kuning

    Program tersebut juga melibatkan Pemerintah Kelurahan Ketintang dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai mitra pendamping dalam pembinaan dan pengembangan usaha.

    Acara penyerahan bantuan berlangsung di lokasi peternakan ikan lele RW 04 Ketintang.

    Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran YBM PLN UIP JBTB, perangkat kelurahan, Ketua RW 04, Ketua LPMK Ketintang, serta Wakil Dekan I dan II Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Unesa.

    Ketua RW 04 Ketintang, Andreadi Fitrianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran YBM PLN yang turut membantu warganya mengembangkan usaha produktif.

    Baca Juga: Anak-anak Kampung Stren Kali Jagir Dapat Makan Bergizi, Susu, dan Buku Tulis dari Kader Tidar Jatim

    “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, termasuk dalam pengelolaan usaha dan perbaikan akses jalan menuju lokasi peternakan. Kami juga berencana mengadakan pasar tani tiap bulan untuk menampung hasil panen ikan lele binaan YBM PLN,” ujarnya.

    Manajer YBM PLN UIP JBTB, Achmad Fatkhurrozi, menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam program pemberdayaan ekonomi ini.

    “Kami membuka ruang kolaborasi dengan FKP Unesa agar dapat memberikan pendampingan rutin dan bahkan menciptakan produk olahan ikan lele yang bernilai jual. Untuk tahap awal, kami fokus memperbaiki sistem filterisasi air agar ikan dapat tumbuh optimal,” jelasnya.

    Lurah Ketintang, Bryan Ibnu Maskuwaih, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

    “Program seperti ini sangat bermanfaat bagi warga. Semoga menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan masyarakat Ketintang,” ungkapnya.

    Dari pihak akademisi, Wakil Dekan I FKP Unesa, Prof. Isnawati, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan usaha ini.

    Baca Juga: Talk Show dan Fashion Show Meriahkan JSEF Volume III, Dorong Literasi Sosial dan Budaya di Kalangan UMKM dan Pelajar

    “Kami memiliki tenaga ahli di bidang perikanan dan siap mendampingi agar program ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

    Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok penerima manfaat, dilanjutkan dengan pelepasan bibit lele dan pemberian pakan pertama sebagai tanda dimulainya usaha budidaya.

    Melalui program Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Cah Angon ini, YBM PLN UIP JBTB berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi warga serta menciptakan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.*** (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  mancanegara,  Nasional,  Nature,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    “Pemuda Penjaga Nilai Bangsa: JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan di Jakarta”

    JAKARTA  WartaPenaSatu.com

    JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan: Dorong Peran Pemuda dalam Memajukan Kebudayaan Nasional

     

    Jakarta, 3 November 2025 — Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat semangat kebangsaan dan kebudayaan melalui acara Diskusi Kebangsaan bertajuk “Peran Pemuda dalam Mendorong Kebudayaan Nasional yang Maju, Adil, dan Makmur”. Acara ini berlangsung di Ruang Aula PDS HB Jassin, Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin siang, pukul 12.00 WIB hingga selesai.

     

    Kegiatan yang menggandeng Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta (Dispusip) ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas bidang seperti Assoc. Prof. Dr. Tuti Widyanningrum, SH., MH, Nasruddin Djoko Surjono, M. Rizal, dan Sonny Lauentius, dengan Herry Tany sebagai pengisi sesi inspiratif serta Feby Rahmayana bertindak sebagai moderator. Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan dialog terbuka mengenai posisi strategis pemuda dalam membangun peradaban bangsa yang berakar pada nilai-nilai kebudayaan nasional.

     

    Dalam paparannya, Nasruddin Djoko Surjono menekankan bahwa kebudayaan harus menjadi poros utama dalam pembangunan nasional. “Negara yang besar bukan hanya diukur dari kemajuan ekonominya, tetapi dari seberapa kokoh nilai budayanya menopang kehidupan rakyatnya. Pemuda adalah penjaga nilai itu,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta diskusi yang sebagian besar berasal dari kalangan akademisi dan komunitas pemuda.

     

    Sementara itu, M. Rizal mengajak generasi muda untuk aktif menciptakan ruang-ruang baru ekspresi budaya. “Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku yang membawa kebudayaan ke masa depan, dengan semangat inklusif dan berpihak pada kemanusiaan,” ucapnya. Ia menilai peran kreatif pemuda di era digital bisa menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi.

     

    Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-32 JAKER, yang dimaknai sebagai momentum memperkuat solidaritas lintas generasi di kalangan pelaku budaya dan masyarakat sipil. Sebelumnya, JAKER juga menggelar Bedah Buku Antologi Puisi “Api yang Tak Padam”, yang menghadirkan penulis lintas generasi sebagai simbol keberlanjutan perjuangan budaya rakyat.

     

    Salah satu peserta bedah buku, Isti Komah, menilai kegiatan literasi dan kebudayaan yang digagas JAKER sebagai langkah bijak dan monumental. “Dari 25 penulis yang terlibat, 10 di antaranya perempuan. Ini menunjukkan perspektif gender yang kuat dan langkah signifikan di tengah gerakan rakyat yang umumnya didominasi laki-laki,” ujarnya. Menurutnya, keberagaman suara dalam karya sastra memperkuat posisi kebudayaan sebagai ruang perjuangan yang setara dan terbuka.

     

    Melalui Diskusi Kebangsaan ini, JAKER berharap dapat menyalakan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di kalangan pemuda serta masyarakat luas. Kebudayaan dipandang bukan semata identitas, tetapi juga kekuatan moral dan sosial untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita bersama yang terus diperjuangkan lintas generasi.

    “Nok Srie”Melaporkan

     

     

  • Daerah,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Jatim Super Exhibition Fair Volume III: Target 2.000 Pengunjung per Hari, Bukti Antusiasme Masyarakat

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, digelar Opening Ceremony Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) Volume III yang mengusung tema “The Biggest Premium Etalase UKM/UMKM Jawa Timur Menuju Gerbang Nusantara Baru.”

    Acara pembukaan berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, mulai pukul 10.00 WIB di lantai G Fairway Ninemall Surabaya (dahulu Lenmarc Mall), Jalan Mayjend Jonosewojo, Surabaya Barat. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM dari seluruh penjuru Jawa Timur.

    Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan optimisme tinggi terhadap penyelenggaraan pameran tahun ini. Ia menargetkan minimal 2.000 pengunjung per hari, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap dua edisi sebelumnya.

    “Untuk JSEF Volume III ini, kami menargetkan minimal dua ribu pengunjung setiap harinya. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas dan UPTD Jawa Timur agar turut berpartisipasi aktif. Setiap hari akan ada berbagai kegiatan dan event pendukung yang menarik bagi masyarakat,” ujar Heru Satriyo.

    Menurutnya, semangat utama kegiatan ini adalah upaya MAKI Jatim untuk mendorong UMKM naik kelas sekaligus memperluas jangkauan produk lokal ke pasar nasional hingga internasional.

    Pameran JSEF bukan sekadar ajang jual beli, tetapi menjadi wadah promosi dan edukasi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan potensi kreatif serta inovasi produk mereka. Heru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.

    “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pelaku UMKM semakin dikenal dan mendapat ruang untuk berkembang,” ujarnya penuh semangat.

    Lebih lanjut, Heru berharap masyarakat khususnya warga Surabaya Barat dapat lebih mengenal dan mendukung program-program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Edukasi kepada masyarakat tentang produk UMKM, menurutnya, menjadi langkah penting menuju kemandirian ekonomi daerah.

    Dengan mengusung tema besar “Gerbang Nusantara Baru,” JSEF Volume III diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Jawa Timur di era digital dan globalisasi ekonomi. Pameran ini tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga semangat kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan dalam memperkuat ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih mandiri.

    Melalui Jatim Super Exhibition Fair Volume III, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama MAKI Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam membangkitkan sektor UMKM. Dengan target ribuan pengunjung setiap hari, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kemandirian ekonomi lokal mampu menjadi motor penggerak utama menuju Gerbang Nusantara Baru.*** (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Loker,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Lumbung Artha Kita (LUBKITA) Puji Peran Selvi Gibran Gaungkan Semangat Generasi Muda Lestarikan Batik Selvi Gibran Dapat Apresiasi dari

    Nusantara Wartapenasatu.com

    Pemerintah Dorong Generasi Muda Lestarikan Batik Lewat “Jejak Canting Indonesia 2025”

    Pemerintah terus memperkuat upaya pelestarian batik sebagai identitas dan kebanggaan bangsa Indonesia. Salah satunya melalui gelaran Jejak Canting Indonesia 2025 yang diselenggarakan di Museum Batik Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Acara ini menjadi wadah untuk menelusuri makna, filosofi, serta keindahan batik sebagai warisan budaya yang telah diakui dunia.

    Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Sekretariat Negara RI bersama Sekretariat Wakil Presiden ini dihadiri oleh berbagai tokoh publik, desainer, perajin batik, serta komunitas pecinta batik dari berbagai daerah. Dalam suasana penuh keanggunan, para tamu mengenakan busana batik dengan corak dan filosofi berbeda, menampilkan keragaman budaya Nusantara yang begitu kaya.

    Selvi Gibran Rakabuming, yang hadir dalam kesempatan tersebut, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mengembangkan batik agar tetap relevan lintas zaman. “Generasi muda harus melihat batik bukan hanya sebagai kain tradisional, tetapi sebagai karya seni dan simbol kebanggaan bangsa. Melalui kreativitas dan inovasi, batik dapat terus hidup dan menjadi bagian dari gaya hidup modern,” ujar Selvi.

    Deputi Bidang Dukungan Kebudayaan Sekretariat Wakil Presiden, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian budaya. “Kami ingin batik tidak berhenti pada seremoni Hari Batik Nasional saja, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Melalui acara ini, kami mengajak generasi muda untuk memahami filosofi di balik setiap motif batik,” ujarnya.

    Selain peragaan busana, Jejak Canting Indonesia 2025 juga menghadirkan pameran edukatif tentang proses pembuatan batik dan sesi dialog bersama perajin. Desainer batik muda, Ratri Anindya, mengatakan bahwa generasi baru perlu menanamkan kebanggaan terhadap batik dengan cara kreatif. “Batik bisa tampil elegan dan modern tanpa kehilangan nilai tradisinya. Tantangan kita adalah menjaga ruh budaya sambil terus berinovasi,” ungkapnya.

    Gelaran ini juga sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat identitas nasional dan mengangkat potensi budaya lokal sebagai sumber kekuatan bangsa. Pemerintah menilai, pelestarian batik bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat, terutama di sektor UMKM dan pariwisata.

    Melalui acara Jejak Canting Indonesia 2025, pemerintah berharap batik akan terus menjadi simbol persatuan dan kebanggaan nasional. Lebih dari sekadar busana, batik adalah wujud nilai, filosofi, dan sejarah panjang bangsa Indonesia yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi masa depan.

    BY”Nok Srie 

  • Artikel,  Daerah,  Pendidikan,  Seni dan Budaya

    Marvel Gabriel Aritonang: Sang Juara MarturiTurian Toba 2025

    Marvel Gabriel Aritonang: Sang Juara MarturiTurian Toba 2025

     

    Toba, wartapenasatu.com – Marvel Gabriel Aritonang, seorang pelajar berbakat dari SMPN 1 Balige, berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Bercerita Bahasa Batak (MarturiTurian) tingkat SMP se-Kabupaten Toba tahun 2025. Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 08.00 WIB di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba, Balige.

    Lomba ini dibuka secara resmi oleh Plh. Sekda Kabupaten Toba, Paber Napitupulu, dan diikuti oleh 78 pelajar dari 42 sekolah yang tersebar di seluruh Kabupaten Toba. Dalam sambutannya, Paber Napitupulu menekankan pentingnya peran generasi muda dalam merawat dan melestarikan seni sastra Batak, khususnya tradisi marturiturian.

    “Melalui lomba marturiturian ini, kita berharap warisan budaya lisan Batak tetap hidup dan relevan bagi generasi muda. Nilai-nilai moral dan pelajaran hidup yang terkandung dalam cerita-cerita tersebut adalah jati diri dan kearifan lokal masyarakat Batak yang harus terus dijaga,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, kreatif, kritis, dan berkarakter.

    Uli Basa Simanjuntak, Kepala Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba, yang juga bertindak sebagai panitia lomba, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan literasi dalam bahasa Batak. “Kami dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Toba bersama pihak sekolah SMP se-Kabupaten Toba ingin agar anak-anak kita bisa belajar, berlatih, berani, dan tampil dengan percaya diri. Selain itu, mereka juga dapat memahami, mengolah, dan menggunakan informasi yang didapatkan dari cerita-cerita yang mereka bawakan,” tuturnya.

    MarturiTurian, menurut Uli Basa Simanjuntak, adalah tradisi mendongeng atau bercerita yang kaya akan nilai-nilai budaya Batak. Tradisi ini digunakan untuk menyampaikan cerita rakyat, legenda, mitos, fabel, sage, dan parabel yang sarat dengan nasihat, pesan moral, sejarah, dan refleksi budaya kepada generasi muda.

    Dewan juri yang terdiri dari M. Tansiswo Siagian, Cislilia Siagian, dan Lenta Malau, memiliki tugas berat untuk menentukan para pemenang dari lomba ini. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, akhirnya terpilih enam peserta terbaik, dengan Marvel Gabriel Aritonang dari SMP N 1 Balige sebagai juara pertama.

    Wakil Bupati Kabupaten Toba, Murphy O. Sitorus, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan hadiah kepada para pemenang. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta, terutama kepada para juara. “Bagi anak-anak yang belum berhasil meraih juara, jangan berkecil hati. Yang terpenting adalah kalian telah berani tampil dan berpartisipasi dalam melestarikan budaya Batak,” ujarnya.

  • Daerah,  Kepolisian,  Pendidikan

    Brimob Kalteng Antar Senyum ke Sekolah, Lewat Program Bus Sekolah Gratis

    Brimob Kalteng Antar Senyum ke Sekolah, Lewat Program Bus Sekolah Gratis

    Palangka Raya, wartapenasatu.com –  Dalam upaya mendukung dunia pendidikan dan membantu meringankan beban transportasi bagi para pelajar, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program Bus Sekolah Gratis Brimob Kalteng.

    Program ini resmi beroperasi mulai pukul 5:30 WIB dengan rute mulai dari Jl. Tjilik Riwut Km.8 hingga ke komplek sekolah di kawasan Stadion Sanaman Mantikei, Palangka Raya.

    Setiap pagi, bus sekolah berwarna khas Brimob ini menjadi pemandangan yang menyejukkan hati. Anak-anak sekolah tampak antusias dan ceria saat dijemput oleh personel Brimob yang bertugas dengan penuh kehangatan dan tanggung jawab.

    Komandan Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Irwan Jaya, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Brimob di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga dalam pelayanan sosial.

    “Kami ingin Brimob selalu hadir membawa manfaat bagi masyarakat. Program Bus Sekolah Gratis ini adalah salah satu wujud kepedulian kami terhadap anak-anak penerus bangsa, agar mereka dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman dan nyaman tanpa terkendala biaya transportasi,” ujar Kombes Pol Irwan Jaya.

    Beliau menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar para pelajar sekaligus mempererat hubungan antara Brimob dengan masyarakat.

    “Kami percaya, pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa. Dengan langkah kecil seperti ini, kami ingin berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik,” tambahnya.

    Program Bus Sekolah Gratis Brimob Kalteng ini mendapat sambutan positif dari para orang tua dan masyarakat sekitar. Mereka mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk nyata pengabdian Brimob kepada rakyat.

    Dengan langkah sederhana namun bermakna ini, Brimob Kalteng terus menunjukkan jati dirinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga saat mereka membutuhkan perhatian dan kasih sayang sosial.

  • Bisnis,  Daerah,  hukum,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Lakukan Inspeksi Mendadak dan Pengawasan SPBU di Sejumlah Titik

    Satpamobvit Polresta Palangka Raya Lakukan Inspeksi Mendadak dan Pengawasan SPBU di Sejumlah Titik

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Satuan Pengamanan Obyek Vital (Satpamobvit) Polresta Palangka Raya melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Palangka Raya, Kamis (30/10/2025).

    Kegiatan dipimpin oleh Kasatpamobvit Polresta Palangka Raya AKP Suranto bersama anggota Bripda Rifky Abdi Surya, dengan sasaran pengawasan di tiga lokasi, yakni SPBU Jalan Rajawali, SPBU Jalan Tjilik Riwut Km. 6, dan SPBU Jalan Tjilik Riwut Km. 12.

    Sidak dilakukan untuk memantau situasi pelayanan masyarakat serta memastikan tidak terjadi antrean panjang di SPBU, terutama menjelang akhir bulan yang kerap disertai peningkatan kebutuhan bahan bakar.

    “Kami melaksanakan sidak bersama tim gabungan dari Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak ada penyimpangan di lapangan,” ucap Suranto.

    Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di seluruh titik SPBU terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun antrean yang menimbulkan potensi kerawanan.

    Terkait akan hal itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., lantas menyampaikan apresiasi atas langkah cepat personelnya dalam mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas distribusi bahan bakar serta keamanan di lingkungan objek vital wilayah Kota Palangka Raya.

  • Berita Duka,  Daerah,  SOSIAL

    Api di Balik Genset: Investigasi Kebakaran Lippo Plaza

    Api di Balik Genset: Investigasi Kebakaran Lippo Plaza

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kebakaran yang melanda gudang genset Mall Lippo Plaza Palangka Raya pada Rabu malam (29/10/2025) telah memicu respons cepat dari Polresta Palangka Raya. Penyelidikan awal tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari insiden yang berpotensi membahayakan keselamatan publik ini.

    Berdasarkan investigasi di tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi mata, dugaan sementara mengarah pada kebocoran bahan bakar solar pada radiator mesin genset merk Cummins. Kebocoran ini diduga kuat menjadi pemicu utama, dengan percikan api yang muncul di bagian exhaust sebagai konsekuensi dari kontak antara bahan bakar dan panas.

    Personel Polresta Palangka Raya dengan sigap tiba di lokasi kejadian, mengambil langkah-langkah pengamanan yang diperlukan untuk mencegah eskalasi situasi. Mereka juga turut serta dalam membantu petugas pemadam kebakaran (Damkar) dalam upaya memadamkan api, serta mengamankan barang bukti yang relevan, termasuk selang dan radiator genset yang terbakar.

    Ipda Oxana, dalam keterangannya pada Kamis (30/10/2025), menyatakan bahwa pihaknya masih terus mendalami keterangan saksi-saksi yang ada. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak manajemen mall untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini dapat terungkap secara komprehensif.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., turut memberikan imbauan kepada seluruh pengelola pusat perbelanjaan. Beliau menekankan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap sistem kelistrikan dan keselamatan operasional. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung mall.

    Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak terkait akan pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat dan pemeliharaan rutin terhadap peralatan vital seperti genset. Investasi dalam sistem pencegahan kebakaran dan pelatihan personel yang memadai juga merupakan langkah krusial untuk mengurangi risiko dan dampak dari insiden serupa.

    Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap semua faktor yang berkontribusi terhadap kebakaran ini. Hasil investigasi ini diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga bagi industri pusat perbelanjaan secara keseluruhan, serta mendorong peningkatan standar keselamatan demi melindungi masyarakat dari potensi bahaya kebakaran.

Wartapenasatu.com @2025