Daerah
Apel Kebangsaan Bersama Elemen Masyarakat, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Persatuan dan Kesatuan
Apel Kebangsaan Bersama Elemen Masyarakat, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Persatuan dan Kesatuan

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar apel kebangsaan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Bumi Tambun Bungai, bertempat di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Jl. Tjilik Riwut Km.1, Kota Palangka Raya, Selasa (4/11/2025).
Apel kebangsaan ini diikuti oleh, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, sejumlah pejabat utama Polda, serta diikuti masyarakat umum terdiri dari perwakilan buruh, komunitas ojek online, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta organisasi kepemudaan (OKP) di Prov. Kalteng.

Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa apel kebangsaan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi dan kemitraan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.
“Apel kebangsaan yang digelar ini juga sebagai wujud nyata komitmen kebersamaan dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di Bumi Tambun Bungai bersama seluruh elemen masyarakat. Baik dari komunitas ojek online, ormas, maupun OKP,” ujar Kapolda.
Kapolda menegaskan, kegiatan ini bukan hanya sekadar apel, melainkan wujud nyata sinergi antara Polri dengan masyarakat terjalin dengan baik.
“Hal Ini harus terus kita jaga, pelihara dan bahkan harus ditingkatkan, demi terwujudnya kamtibmas,” jelas Irjen Iwan.

Diakhir kesempatan, Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjunjung nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Kalteng, sebagaimana tercermin dalam falsafah Huma Betang.
“Persatuan dan kesatuan bisa terwujud kalau kita sering melakukan pertemuan dan silaturahmi, sehingga muncul komunikasi yang baik. Kami berharap para elemen masyarakat dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tutup Kapolda.
- Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Keamanan, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Menata Ulang Sejarah Lokal, AJ Susmana Dorong Dekolonisasi Narasi Bangsa
JAKARTA wartapenasatu.com
Jakarta — Dalam upaya memperkuat identitas nasional dan membebaskan diri dari warisan kolonialisme, AJ Susmana menekankan pentingnya dekolonisasi narasi sejarah lokal. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam tulisan berjudul “Konstruksi Naratif: Menata Ulang Sejarah Lokal Menjadi Cerita yang Bermakna” yang mengajak masyarakat untuk meninjau kembali sejarah dari sudut pandang bangsa sendiri, bukan dari kacamata kolonial.
Menurut AJ Susmana, bangsa Indonesia sebagai bekas negara kolonial perlu membangun narasi positif agar mampu melepaskan diri dari mentalitas terjajah. “Kita perlu kisah yang menumbuhkan kebanggaan dan keberanian, agar bangsa ini tidak terus-menerus merasa inferior akibat penjajahan yang panjang,” ujarnya dalam tulisannya.
Ia menjelaskan bahwa dalam konteks perjuangan kebangsaan, kisah kadang dapat mendahului fakta. Artinya, narasi yang kuat mampu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri, meski fakta sejarah belum sepenuhnya sempurna. Pendekatan ini dianggap perlu untuk menyalakan kembali keberanian melawan penjajahan dan menumbuhkan optimisme nasional.
Dalam tulisannya, AJ Susmana mencontohkan bagaimana sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya menjadi sumber inspirasi penting. Walaupun belum seluruh fakta tentang dua kerajaan itu terungkap sempurna, semangat dan kisah kejayaan mereka tetap menjadi api penyemangat bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang lemah, melainkan bangsa yang mampu berdaulat.
Ia menilai, masa lalu yang baik seperti kisah Majapahit dan Sriwijaya seharusnya dijadikan bahan narasi yang membangun. “Narasi sejarah yang kuat akan membuat kita tidak kehilangan akar dan tradisi, sekaligus menjadi pondasi kemajuan manusia,” tulisnya. Pandangan ini menegaskan bahwa sejarah lokal bukan sekadar catatan masa lampau, tetapi sumber nilai untuk membangun masa depan.
AJ Susmana juga menyinggung pentingnya kisah perjuangan kemerdekaan sebagai bagian dari proses dekolonisasi. Cerita-cerita perjuangan nasional yang penuh keberanian dan pengorbanan dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa ini lahir dari semangat perlawanan, bukan pemberian.
Ia menutup pandangannya dengan menyoroti keberadaan berbagai monumen perjuangan nasional yang berdiri di seluruh penjuru negeri — dari kota besar hingga tingkat kecamatan. Monumen tersebut, katanya, bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga penanda bahwa semangat melawan penjajahan masih hidup dalam setiap jiwa anak bangsa. “Dari sejarah, kita belajar untuk terus berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat,” pungkas AJ Susmana
Sumber:Kebudayaan Rakyat Semangat Juang di Tarkam Toba 2025: Gerak Jalan Beregu Membangkitkan Semangat Olahraga
Semangat Juang di Tarkam Toba 2025: Gerak Jalan Beregu Membangkitkan Semangat Olahraga

Toba, wartapenasatu.com – Wakil Bupati Toba secara resmi melepas peserta lomba gerak jalan beregu dalam ajang Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun 2025. Acara ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Toba.
Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kemenpora Tahun 2025 memasuki hari kedua dengan semangat kompetisi yang membara. Lomba gerak jalan, sebagai salah satu cabang yang dipertandingkan, menarik perhatian masyarakat dan menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para peserta.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Rikardo Hutajulu, secara simbolis melepas para peserta gerak jalan dari kompleks Kantor Bupati Toba, Balige. Pelepasan ini menandai dimulainya perlombaan yang sportif dan penuh semangat.

Lomba gerak jalan beregu ini diikuti oleh peserta dengan rentang usia kelahiran antara tahun 1985 hingga 2009. Rute yang ditempuh meliputi jalan-jalan utama di sekitar Balige, dimulai dari Kantor Bupati, melintasi Jl. Dr. Sutomo, Jl. Pemandian, Jl. Siliwangi, Jl. D.I. Panjaitan, Patuan Nagari, Jl. Tarutung, Jl. Dr. TB Silalahi, kembali ke Jl. Dr. Sutomo, dan berakhir di Kantor Bupati.Hasil lomba gerak jalan beregu mencatat prestasi gemilang dari berbagai kecamatan. Kategori pria menobatkan Kecamatan Uluan sebagai juara pertama, diikuti oleh Kecamatan Laguboti di posisi kedua, dan Kecamatan Sigumpar sebagai juara ketiga. Sementara itu, pada kategori putri, Kecamatan Laguboti berhasil meraih juara pertama, Kecamatan Balige sebagai juara kedua, dan Kecamatan Uluan menempati posisi ketiga.

Dalam acara penyerahan hadiah, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang. Beliau juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk terus bersemangat dan tidak berhenti belajar.
Semangat juang dan sportivitas yang terpancar dari ajang Tarkam 2025 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Toba untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.
Polisi Bersama Pemkab Ponorogo Sidak Sejumlah SPBU Cek BBM Pertalite
WARTAPENASATUJATIM | PONOROGO – Antisipasi terhadap dugaan pencampuran air pada bahan bakar jenis Pertalite, Polres Ponorogo Polda Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Ponorogo, Jumat (31/10/2025).
Langkah ini merupakan upaya preventif menyusul munculnya laporan dari beberapa daerah di Jawa Timur terkait kendaraan bermotor yang mengalami masalah setelah mengisi Pertalite.
Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan pengecekan langsung di lapangan.
Bahan bakar Pertalite diambil langsung dari nozzle dan ditampung menggunakan botol bening untuk melihat kejernihan sekaligus memastikan tidak ada indikasi campuran air.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, memastikan hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar di SPBU Ponorogo dalam kondisi aman dan sesuai standar.
“Aman ini, bisa dilihat sendiri. Tidak ditemukan Pertalite yang tercampur air,” tegas AKP Imam Mujali.
Ia menambahkan, kegiatan pengecekan ini bukan karena adanya laporan dari masyarakat Ponorogo, melainkan bagian dari langkah antisipasi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan bahan bakar.
“Alhamdulillah, hasilnya aman. Tidak ada campuran air. Warga tidak perlu khawatir, Insya Allah Pertalite di Ponorogo dalam kondisi baik,” ujarnya.
Selain pemeriksaan oleh aparat dan Pemkab, pihak pengelola SPBU juga telah menerapkan sistem kontrol internal secara rutin untuk menjaga kualitas bahan bakar yang disalurkan ke masyarakat.
Ditempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu menegaskan, apabila di kemudian hari ditemukan laporan masyarakat terkait bahan bakar bermasalah, pihaknya siap menindaklanjuti dengan penyelidikan lebih mendalam.
“Kami siap turun jika ada laporan masyarakat. Namun sejauh ini, tidak ditemukan adanya Pertalite yang terkontaminasi air,” pungkas Kapolres AKBP Andin.*** (Bgn)
Panggung Talenta Dan Gelar Karya Literasi Dasar Abad 21 Meriahkan Diesnatalis SMPN 2 Kamal Ke-42
WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN – Mengusung tema membangun masa depan gemilang melalui sinergi literasi dasar abad 21 UPTD SMP Negeri 2 Kamal merayakan hari jadinya yang ke-42 melalui perhelatan Dies Natalis yang spektakuler pada Sabtu, 1 November 2025.
Mengusung konsep Outdoor dan Indoor yang terintegrasi, acara ini menampilkan keberagaman kreasi siswa sekaligus memamerkan hasil Project Based Learning literasi dasar abad ke-21.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Bapak H. Moh Yakub, S.Pd.I., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Turut hadir pula Hj. Christin Sri Hayati, S.E., M.M., Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Kapolsek Kamal, Muspika Kecamatan Kamal, Ketua PGRI Kecamatan Kamal, serta Komite Sekolah.
Baca Juga: Warga Bangkalan Keluhkan Motor Mogok Usai Isi BBM di SPBU
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Beliau menyoroti bahwa Dies Natalis ini tidak hanya memamerkan talenta baik di bidang seni dan literasi, tetapi juga karya hasil pembelajaran berbasis proyek siswa terkait literasi dasar abad ke-21.
“Saya sangat mengapresiasi Dies Natalis ini, kepada guru dan siswa SMPN 2 Kamal yang telah mampu mengimplementasikan kolaborasi lintas mata pelajaran dalam karya literasi yang luar biasa,” ujar Bapak H. Moh Yakub. “Terus tingkatkan kreativitas dan inovasi untuk pendidikan yang lebih berkualitas.”
Sebelum acara puncak dibuka, kegiatan diawali dengan membaca buku bersama selama 10 menit dan resensi buku dari perwakilan siswa, ini merupakan komitmen sekolah terhadap budaya literasi.
Para tamu undangan kemudian diajak mengunjungi Galeri Gelar Karya yang menampilkan hasil Project Based Learning siswa.
Di sini, inovasi teknologi terlihat nyata, salah satunya melalui percobaan aplikasi refleksi umpan balik menggunakan Layar IFP yang dikembangkan dengan sentuhan Artificial Intelligence (AI)
Acara inti dibuka secara simbolis dengan pelepasan burung oleh Kepala Dinas, menandai kebebasan kreasi dan harapan masa depan. Plt. Kepala UPTD SMP Negeri 2 Kamal, Hj. R. Sulfa Diana, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kolaborasi luar biasa dari seluruh pihak.
Panggung Dies Natalis kemudian diramaikan oleh penampilan-penampilan keren peserta didik yang memukau hadirin yaitu Ketangkasan Baris Berbaris yang keren dengan kreasi drama teatrikalnya,
Tari Kreasi yang memancarkan keindahan budaya, Dongeng Bahasa Madura dan Story Telling Bahasa Indonesia yang mengasah kemampuan berbahasa, Lawak yang mengundang gelak tawa, Kreasi Semaphore dari Pramuka yang unik dan kreatif.
Pada kesempatan itu Sulfadiana menjelaskan, Di usia yang matang, 42 tahun, SMPN 2 Kamal juga menerima kado terindah berupa serangkaian prestasi gemilang yang dicapai pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 diantaranya Juara 2 Lomba Bahasa Madura tingkat kabupaten dalam Festival Tunas Bahasa Ibu, Juara Harapan 1 Dongeng Bahasa Indonesia tingkat Jawa Timur dalam ajang Kreativitas Anak Indonesia Berbahasa,
“Juara 1 Futsal Putra se-Kecamatan Kamal. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa UPTD SMP Negeri 2 Kamal adalah tempat ideal bagi siswa untuk mengembangkan talenta dan mengukir prestasi, selaras dengan semangat sinergi dan kolaborasi yang ditekankan dalam perayaan Dies Natalis ini.” pungkasnya.*** (Azis)
Jurnalis: Abdul Azis
Kongres III Projo Jadi Ajang Konsolidasi Relawan, Laskar Gibran Tegaskan Dukungan untuk Prabowo–Gibran
Jakarta wartapenasatu.com
Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema
Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema
Toba, wartapenasatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Reses II di Kecamatan Sigumpar, yang dihadiri dengan antusias oleh camat beserta staf, seluruh kepala desa didampingi sekretaris desa dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Acara yang berlangsung di Balai Data Kantor Kecamatan Sigumpar pada Sabtu, 1 November 2025 ini, menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Camat Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., dalam sambutannya sekaligus membuka rapat reses masa sidang kedua DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V, menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Dapil V Toba yang telah hadir. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar. “Pada hari ini, acara kita buka secara resmi,” ujarnya.
Dalam arahannya kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., berharap agar masukan dan pemaparan dari DPRD Dapil V Toba dapat diteruskan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran kepala desa dalam menyampaikan informasi yang diperoleh dari reses ini kepada warganya.
Ir. Pidel Hutahaean, M.M., selaku Ketua Pimpinan Reses DPRD Dapil V Toba, membuka acara dengan menyampaikan pentingnya reses sebagai sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengingatkan para kepala desa untuk memperhatikan masyarakat, terutama terkait bantuan dari pemerintah.
Pidel Hutahaean, M.M., menyoroti keluhan masyarakat terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seringkali tidak tepat sasaran. Ia meminta para kepala desa untuk mendata dengan benar masyarakat yang berhak menerima BLT, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan lainnya. “Janganlah pilih-pilih kasih kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pidel Hutahaean, M.M., juga menawarkan bantuan pengurusan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) gratis bagi masyarakat yang belum mendapatkannya. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba untuk mewujudkan hal ini. “Tolong sekali lagi perhatikan masyarakat desa kalian, janganlah masyarakat desa kalian sengsarakan lagi,” pesannya.
Rapat reses ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Toba, antara lain Andy Sumillam Sibarani (PKB), Yunior Frans Hutapea (PDIP), Netti Pardosi (Golkar), Robinson Sibarani (NasDem), dan Binsar Gultom (Perindo). Kecamatan Sigumpar yang bertumpu pada sektor pertanian diharapkan dapat memperoleh perhatian lebih terkait bantuan alat mesin pertanian (alsintan), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya. Camat Sigumpar berharap anggota dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat Kecamatan Sigumpar.
Ir. Pidel Hutahaean, M.M., menekankan pentingnya kerja sama antara sektor terkait dengan penyuluh pertanian. Ia juga meminta Puskesmas Sigumpar untuk berkoordinasi dengan desa, serta operator desa terhubung dengan puskesmas terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dinas Pertanian memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Sigumpar, termasuk pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, dan bibit. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menjelaskan tentang kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana para kepala desa menyampaikan pertanyaan dan aspirasi yang dijawab oleh pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Sigumpar, Binner Panjaitan.
Tingkatkan Tata Kelola SOP MBG, Polda Kalteng Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi 18 Juru Masak SPPG
Tingkatkan Tata Kelola SOP MBG, Polda Kalteng Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi 18 Juru Masak SPPG

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama, menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi Skema Cook bagi 18 Juru Masak SPPG.
Dalam kegiatan yang bertempat di Dapur SPPG Kemala 1, Mapolda setempat tersebut, ditinjau langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, Sabtu (01/11/25).
Pada kesempatannya, Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP).

“Saya berharap dengan adanya sertifikasi dan pelatihan ini, para koki nantinya dapat menyajikan MBG sesuai standart Badan Gizi Nasional (BGN) yang berkualitas, aman dan higenis,” ujarnya.
Ny. Maya juga menyebut bahwa program MBG ini merupakan salah satu upaya Bhayangkari dan Polri dalam mendukung Visi Misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mengatasi masalah gizi buruk, stunting dan meningkatkan tumbuh kembang anak, guna mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
“Semoga dengan adanya juru masak yang kompeten dan bersertifikasi, diharapkan pelaksanaan program ini berjalan lebih efektif dan terukur. Sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat,” tandasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Assesor Sertifikasi LSP Pariwisata Gunadharma Utama, Joko Lelono menjelaskan bahwa para peserta menjalani uji sertifikasi meliputi 17 pertanyaan terkait pengetahuan dasar memasak dan gizi, serta melakukan praktek masak.

“Setelah demo masak, kami melakukan wawancara dan penilaian terhadap hasil masakan peserta, guna memastikan hidangan memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna yang mengacu pada rekomendasi BGN,” ujarnya.
“Harapannya juga melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para juru masak SPPG mampu menyajikan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bernilai gizi tinggi,” demikian Joko.
Sebagai informasi, ke 18 juru masak yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut terdiri dari juru masak pada SPPG Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur dan Polres Barito Utara.@ Herry Kalteng
Warga Bangkalan Keluhkan Motor Mogok Usai Isi BBM di SPBU
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Meski hasil inspeksi resmi bersama pihak terkait yang dinyatakan oleh pihak Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Bangkalan menyebut tidak ada temuan soal dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat, fakta di lapangan justru berkata lain.
Sejumlah pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengaku mengalami kerusakan serius setelah mengisi BBM di salah satu SPBU.
Beberapa warga menyebut, motor dan mobil mereka bermasalah setelah pengisian BBM. Salah satu pengendara motor Honda mengatakan, beberapa hari ini motornya tersendat-sendat dan mati setwlah melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU.
“Motor saya diservis habis delapan ratus ribu setelah mengalami kendala tersendat. Baru setelah servis, motornya bisa nyala meski gak bisa normal,” ujar salah satu warga, Jumat (31/10).
Hal serupa dialami seorang pemilik mobil Kijang. Ia mengaku mobilnya tak bisa dihidupkan sejak beberapa hari lalu setelah mengisi BBM di SPBU yang sama. Tidak hanya di SPBU, salah satu Pertashop di Bangkalan juga diduga terjadi pengoplosan.
“Mobil saya mangkrak di garasi setelah beberapa hari saya mengisi bbm di spbu dan di Pertashop,” ujarnya.
Salah satu mekanik di Bangkalan yang enggan disebut namanya mengaku mendapati adanya perbedaan tekstur pada bahan bakar yang dibawa konsumen untuk pengecekan.
“Ada perubahan pada tekstur bahan bakarnya, baik jenis Pertalite maupun Pertamax Turbo yang warna merah. Itu terlihat tidak normal,” ungkapnya setelah dikonfirmasi. Jum’at (31/10)
Namun, tidak semua bengkel menemukan indikasi serupa. Seorang mekanik bengkel resmi Yamaha menegaskan hingga kini belum pernah menangani kasus mesin rusak akibat dugaan BBM oplosan.
“Sampai saat ini, saya belum menemukan kasus itu dari konsumen kami,” jelasnya.
Berbeda dengan mekanik Honda, yang justru mencatat lonjakan perbaikan kendaraan dalam beberapa hari terakhir.
“Rata-rata kerusakan di filter bahan bakar, banyak yang buntu dan bikin mesin mati. Tapi kami tidak bisa langsung menyimpulkan itu akibat BBM,” kata salah satu teknisi di dealer Honda Bangkalan.
Pihak terkait bidang Meteorologi DKUPP didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan menyampaikan hasil pengecekan dan sidak terhadap beberapa SPBU.
“Jadi clear, di Bangkalan insyaallah BBM jenis pertalite ataupun Pertamax ini aman untuk kendaraan,’ tegas kabid Agung menyampaikan.
Baca Juga : BRIN Dorong Kolaborasi Riset di Seminar Nasional Hybrid “Perempuan dan Perannya dalam Pergerakan Kebangsaan”
Menanggapi maraknya keluhan warga, tokoh masyarakat Bangkalan, Jimhur Saros, meminta agar aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak gegabah dalam membuat pernyataan publik. Ia menilai pernyataan yang menyebut tidak ada temuan, justru bertolak belakang dengan kenyataan di masyarakat.
“Faktanya, banyak kendaraan rusak parah, bahkan pemilik motor harus keluar biaya antara Rp600 ribu hingga Rp800 ribu. Untuk mobil, kerugiannya bisa mencapai dua juta rupiah,” tegasnya.
Jimhur juga mendesak agar pemerintah daerah ada posko pengaduan masyarakat untuk menampung laporan kerusakan akibat fenomena ini.
“Aparat penegak hukum dan instansi terkait harus lebih hati-hati dalam menyampaikan statement, dan masyarakat perlu ruang untuk melapor agar persoalan ini tidak tenggelam,” pungkasnya.*** (Azis)
“Dari Kongres ke-3 PROJO, Suara Rakyat Menggema: Satu Frekuensi dengan Jokowi, Seirama dengan Prabowo-Gibran”
JAKARTA WartaPenaSatu.comPROJO Tegaskan Komitmen Bersama Prabowo-Gibran: “Selalu Setia di Garis Rakyat”
Jakarta, 1 November 2025 — Organisasi relawan pendukung Presiden Joko Widodo, PROJO, menggelar Kongres ke-3 bertajuk “Selalu Setia di Garis Rakyat” di Hotel Jaya Sahid, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PROJO untuk menegaskan arah perjuangan ke depan, khususnya dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang akan segera memimpin Indonesia.
Ketua Umum PROJO dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat organisasi ini sejak awal berdiri adalah keberpihakan pada rakyat. “Kami lahir dari semangat rakyat dan akan terus berada di garis rakyat. Dukungan kami kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah bentuk kelanjutan cita-cita untuk Indonesia yang lebih baik dan maju,” ujarnya.
Kongres ini dihadiri oleh para pengurus PROJO dari seluruh Indonesia, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan relawan lintas daerah. Suasana kongres berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan tekad PROJO untuk tetap solid dalam mengawal arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan baru.
Dalam forum tersebut, PROJO menegaskan komitmen untuk terus bekerja bersama pemerintah, terutama dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. “Kami percaya, visi dan pikiran Pak Prabowo sejalan dengan semangat kerakyatan yang sejak lama diperjuangkan Presiden Jokowi,” lanjutnya.
PROJO juga menegaskan bahwa dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran bukan semata urusan politik, melainkan dilandasi kesamaan pandangan dan hati yang berpihak pada rakyat. “Kami melihat kesamaan frekuensi antara Presiden Jokowi dengan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Mereka adalah pemimpin yang menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan,” ujar salah satu peserta kongres.
Selain membahas arah dukungan politik, Kongres ke-3 PROJO juga menjadi wadah konsolidasi internal organisasi. Berbagai rekomendasi strategis dirumuskan, mulai dari penguatan struktur relawan di daerah hingga program-program sosial yang akan dijalankan untuk mendukung agenda pemerintah ke depan.
Menutup acara, pimpinan PROJO menegaskan bahwa semangat “Selalu Setia di Garis Rakyat” akan terus menjadi kompas perjuangan mereka. PROJO bertekad menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita besar yang telah ditanamkan oleh Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Prabowo-Gibran.
BY:NOK SRIE
Leonardo Sirait Hadiri Kongres III Projo, Tegaskan Komitmen Laskar Gibran Dukung Prabowo–Gibran