Daerah

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Opini,  SOSIAL

    “Bukan Sekadar Protes, LSM-NIL Sodorkan Kajian Teknis Spesial ke Polda Banten dan Gakkum KLHK”

    Wartapena satu. Com-Banten

    Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Nusantara Indah Lingkungan (DPP LSM-NIL) kembali menunjukkan kelasnya sebagai organisasi yang intelektual, matang, dan sangat menghargai supremasi hukum. Dalam menyikapi dinamika aktivitas pertambangan di Desa Pagintungan, Banten, LSM-NIL memilih menempuh jalur elegan melalui surat resmi kepada jajaran institusi tertinggi negara, mulai dari Polda Banten, Mabes Polri, Kementerian LHK, hingga Kementerian ESDM RI.

    Langkah strategis ini mencakup pengiriman permohonan atensi kepada Kapolda Banten, yang diperkuat dengan komunikasi formal kepada Irwasda dan Propam Polda Banten, serta dukungan eskalasi data kepada Kabareskrim Polri dan Kadiv Propam Polri.

    Kepemimpinan Bijak: Mengutamakan Praduga Tak Bersalah

    Ketua Umum LSM-NIL, Michael, dalam pernyataannya sangat mengedepankan etika dan semangat kemitraan dengan pemerintah. Dengan tutur kata yang santun dan jauh dari kesan menghakimi, Michael memposisikan LSM-NIL sebagai penyambung lidah masyarakat yang tetap tunduk pada koridor prosedur hukum yang berlaku.

     

    Kami hadir membawa niat baik dan kerendahan hati untuk menyampaikan data awal dari lapangan. Sangat penting bagi kami untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah terhadap PT. AUM. Kami memandang data investigasi ini sebagai bahan masukan konstruktif bagi Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, dan para Menteri untuk diverifikasi lebih lanjut secara profesional sesuai wewenang institusi masing-masing,” ujar Michael dengan tenang dan penuh wibawa (06/03/2026).

    Fokus Investigasi: Memberi Ruang bagi Otoritas Berwenang

    LSM-NIL menyodorkan dokumen komprehensif berisi analisis spasial dan bukti visual yang menunjukkan adanya indikasi aktivitas pengerukan lahan seluas ± 1 Hektar. Namun, Michael menegaskan bahwa kajian ini disampaikan secara objektif sebagai referensi akademis, tanpa sedikit pun niat untuk mendikte pihak manapun.

    Berdasarkan kajian teknis tim kami, ditemukan indikasi administratif terkait batas koordinat izin. Namun, kami sepenuhnya menyerahkan otoritas penilaian dan validasi akhir kepada tim ahli dari Kepolisian serta kementerian terkait. Kami ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi institusi negara untuk bekerja secara mandiri dan objektif tanpa merasa diintervensi,” tambah Michael.

    Sebagai bentuk tanggung jawab intelektual, LSM-NIL menyusun permohonan tersebut dengan merujuk pada instrumen hukum terbaru yang berlaku pada tahun 2026, yang menekankan pada keseimbangan ekonomi dan kelestarian alam:

    Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020: Terkait prosedur koordinat resmi pertambangan.

    Pasal 98 UU No. 32 Tahun 2009 jo. UU No. 6 Tahun 2023 (Cipta Kerja): Mengenai pemeliharaan kriteria baku kerusakan lingkungan.

    PP No. 39 Tahun 2025: Regulasi terbaru mengenai penguatan teknis pengawasan dan komitmen reklamasi.

    Prinsip Strict Liability: Tanggung jawab terhadap pengelolaan risiko dampak lingkungan secara komprehensif.

    Sinergi Transparan dan Dukungan Pengawasan Internal.

    Keputusan Michael menyurati lini pengawasan internal seperti Irwasum, Irwasda, dan Propam dipandang sebagai wujud dukungan tulus LSM-NIL terhadap transparansi dan profesionalisme penegakan hukum di Indonesia.

    “Kami memiliki kepercayaan yang sangat besar terhadap profesionalisme Polri dan jajaran kementerian. Sinergi ini kami bangun semata-mata agar fungsi pengawasan berjalan maksimal, demi memastikan keamanan warga Desa Pagintungan serta kelestarian alam Banten tetap terjaga dengan cara-cara yang bermartabat,” tutupnya.

  • AGAMA,  Daerah

    Tingkatkan Ibadah Puasa UPTD SDN BUDDAN 2 Gelar Kegiatan Pondok Ramadan Dengan Tema Puasaku Totalitas Ramadhanku Berkwalitas, Belajarku Tuntas

    WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN –Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. UPTD SDN Buddan 2 Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan menggelar kegiatan Pondok Ramadan guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta membentuk karakter dan berakhlak mulia bagi siswa siswinya.

    Kegiatan yang dimulai pada tanggal 3 hingga 6 maret 2026 itu, dibagi dalam dua kelompok, hari Selasa tanggal 3 Maret kelas 1,2 dan 3, meliputi kegiatan :Tadarus, Menyusun ayat.

    Dan pada hari Rabu tanggal 4 Maret kelas 1,2,dan 3 meliputi Tadarus, Nobar filem keislaman dan Kuis Ramadhan.

    Sedangkan untuk kelas 4,5 dan 6 pada hari kamis tanggal 5 maret, kegiatan meliputi: Solat Duha berjemaah,Tadarus dan melukis kaligrafi.

    Pada hari Jum’at tanggal 5 maret kelas 4,5, dan 6 dilanjutkan dengan kegiatan, Nobar filem islami serta Kuis Ramadhan.”Hal itu disampaikan oleh Mohammad Romli, S.Pd. kasek SDN Buddan 2, Jum’at,(6/3/26).

    Pada kesempatan itu, Mohammad Romli mengucapkan terimakasih atas semangat belajar para siswa siswinya serra dukungan walimurid dalam membina anak – anak untuk bersikap dan berjiwa sosial, peduli antar sesama, tolong menolong serta belajar hidup kebersamaan.

    Beliau juga berharap, kegiatan pondok Ramadhan ini dapat membawa manfaat dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Alloh SWT Serta tetap semangat dalam menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan ini, dengan tema “Puasaku Totalitas, Ramadhanku Berkwalitas, Belajarku Tuntas”

    “Semoga kegiatan pondok Ramadhan dibulan suci ini bisa menjadi moment berharga untuk meningkatkan iman dan amal shaleh, serta mempererat silaturahmi antara siswa, guru, dan wali murid,” ungkapnya.

    Lanjut Mohammad Romli, “Puncak daripada kegiatan ini, berakhir pada hari jum’at sore 6 Maret, dengan melakukan kegiatan, bagi-bagi takjil kepada masyarakat setempat dan pengendara kendaraan yang melintas dijalan desa buddan ini.

    Ketika adzan Magrib berkumandang acara kita lanjutkan dengan buka puasa bersama, kemudian kita melaksanakan Sholat maghrib berjamaah sebagai penutup acara,” imbuhnya. (Azis)***

  • Daerah

    Pesantren Ramadhan UPTD SMPN 2 Arosbaya Melalui Gerakan Bangkalan Menghafal Al Qur’an

    WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN – Dalam rangka menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tentunya kita sebagai umat muslim berlomba-lomba dalam menjalankan ibadah dan segala kebaikan.

    Begitu juga dengan UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya (Spendubaya) yang kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren atau Pondok Ramadhan Tahun 1447 Hijriyah / 2026 Masehi.

    Kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut mulai hari Selasa hingga Kamis, 3 sampai dengan 5 Maret 2026 di Ruang Aula dan Kelas UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya, kabupaten Bangkalan.

    Kepala UPTD SMP negeri 2 Arosbaya: Bambang Suhariyanto, S. Pd., M. Pd. menuturkan Beberapa moment kegiatan Pesantren Ramadhan yang laksanakan oleh siswa siswinya.

    “Kegiatan ini kami awali dengan Pembukaan, lalu melaksanakan sholat dhuha berjamaah, Tadarus Al Qur’an, dan beberapa lomba seperti lomba praktik sholat shubuh, Lomba tartil al qur’an, dan lomba adzan shubuh.” tuturnya,(6/3/26).

    Kemudian Bambang Suhariyanto mengucapkan, Bahwa pada hari terakhir, serangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut, ditutup dengan pengumuman pemenang Juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing lomba hingga pembagian hadiah serta piagam penghargaan bagi pemenang dan sertifikat bagi peserta lomba.

    “Semoga dengan telah dilaksanakannya kegiatan Pesantren Ramadhan ini, semua warga UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya semakin meningkat keimanan dan ketaqwaan nya serta mendapatkan pahala atas segala ibadah yang telah dilakukan oleh Allah SWT. Aamiin yaa robbal alamin.

    “Taqabbalallahu Minna Waminkum, Taqabbal Yaa Kariim, kami segenap warga UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya mengucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.” tutup Bambang Suhariyanto. (Azis)***

  • AGAMA,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    Puncak Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili Menghadirkan Perpaduan Budaya yang Meriahkan Jakarta

    Warta Pena Satu, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar perayaan Cap Go Meh pada Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung di kawasan  Pancoran Cinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, ini berlangsung meriah dengan menampilkan keharmonisan budaya Tionghoa dan Betawi. Ratusan masyarakat khususnya warga Tionghoa mulai memadati kawasan Glodok Pancoran, sejak pukul 15.00 WIB. Acara puncak yang di mulai pukul 16.30 WIB ini dibuka dengan akulturasi budaya yang apik,menampilkan tari seni khas budaya Betawi dan Ondel-ondel dan atraksi egrang yang dipadukan dengan pertunjukan naga (liong) serta atraksi barongsai.

    Perayaan Cap Go Meh di Jakarta tahun ini menjadi simbol tradisi keberagaman dan toleransi dikemas secara istimewa dengan menghadirkan akulturasi budaya yang harmonis. Kolaborasi budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus upaya merawat keberagaman masyarakat di Ibu Kota.

    Sejumlah tokoh penting ikut menghadiri perayaan tersebut. Selain para tokoh adat Tionghoa, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Turut hadir mendampingi unsur Forkopimda DKI, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, serta tampak para mantan gubernur hadir Fauzi Bowo, Sutiyoso, hingga Anies Baswedan. Hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irene Umar yang duduk bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya untuk menikmati kemeriahan pesta rakyat tersebut.

    Dalam sambutannya, Pramono Anung memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan komunitas Tionghoa atas kontribusinya terhadap perkembangan Jakarta. Ia juga menilai perayaan Cap Go Meh ini menunjukkan kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta yang berjalan baik. Karena itu, ia pun mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Jakarta.

    “Saya yakin sebentar lagi wajah jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,”ujarnya, kembali Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pekerjaan yang belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.

    Gubernur pun mendoakan, perayaan Cap Go Meh di Tahun Kuda Api ini dapat membawa keberuntungan, keamanan, dan kedamaian.

    Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Cap Go Meh, Anwar Budiman menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga simbol keberagaman, toleransi, dan kolaborasi.

    “Kami berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kemajuan ekonomi masyarakat, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga,” tandasnya.

    Selamat merayakan Cap Go Meh tahun 2026. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, keberuntungan bagi kita semua.

  • Bencana,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Pertahanan

    Sengketa Lahan Memanas, Galian Tanah di Desa Sukajaya Lebak Dilaporkan ke Polisi, Aktivitas Alat Berat Didesak Berhenti

    Wartapena satu. Com-Banten

    Diduga Bermasalah, Aktivitas Tambang Tanah di Sajira Dilaporkan ke Polres Lebak.  Aktivitas galian tanah di Kampung Lewiranji, RT 004/RW 02, Blok 009, Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, kini menjadi sorotan publik. Penambangan yang diduga mulai beroperasi sejak 11 Februari 2026 tersebut ,berdiri di atas lahan yang saat ini masih dalam status sengketa antara ahli waris, Abdurrahman Harum dan ahli waris Drs. Sukrisman,(Senin/2/3/2026).

    Kuasa hukum ahli waris Abdurrahman Harum secara resmi telah melayangkan laporan pengaduan ke Polres Lebak pada 27 Februari 2026. Namun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas alat berat dan pengangkutan tanah dilaporkan masih berlangsung hingga hari ini.

    Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga, Selain persoalan sengketa antar ahli waris, muncul dugaan bahwa operasional galian tersebut melibatkan pihak ketiga atau pengelola dari luar. Hingga saat ini, dasar hukum dan legalitas kerja sama antara pihak pengelola dengan pemilik lahan yang sah belum dapat dipastikan. Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait prosedur perizinan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,Sikap LSM PBR dan LSM NIL.

    Ketua Umum LSM PBR “Sutisna”, menyatakan bahwa pihaknya tengah merampungkan surat resmi yang akan dikirimkan kepada Satpol PP Kabupaten Lebak, Polres Lebak, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten.

    Kami meminta otoritas terkait untuk segera menghentikan aktivitas di lapangan demi menghindari potensi konflik fisik yang lebih luas. Berdasarkan temuan awal, status tanah masih dalam sengketa dan legalitas izin operasionalnya, termasuk keterlibatan pihak ketiga, patut dipertanyakan, tegas “Sutisna”.

    Sementara itu, Ketua Umum LSM Nusantara Indah Lingkungan (NIL), “Michael”, menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan supremasi hukum.

    “Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak, termasuk pengelola di lokasi. Namun apabila terbukti terdapat aktivitas penambangan di atas lahan yang legalitas penguasaannya belum jelas, maka penegakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan harus diterapkan tanpa pandang bulu. Kami mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

    Landasan Hukum:

    Aktivitas tersebut berpotensi ditinjau berdasarkan beberapa instrumen hukum yang berlaku, di antaranya:

    Pasal 502 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional) tentang penggunaan tanah tanpa izin dari pihak yang berhak atau kuasanya yang sah.

    Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Minerba, yang mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin (IUP/IPR), dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

    UU No. 51/Prp/1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau Kuasanya.

    LSM PBR dan LSM NIL, secara bersama-sama mendesak Satpol PP Kabupaten Lebak segera mengambil langkah preventif berupa penyegelan lokasi guna menjaga ketertiban umum, mencegah potensi kerusakan lingkungan, serta menghindari kerugian negara apabila aktivitas tersebut terbukti tidak memiliki izin resmi.

    Hingga berita ini dirilis, pihak pengelola galian maupun perwakilan ahli waris Drs. Sukrisman belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang berkembang di masyarakat.

    Dan akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik.

  • Daerah,  Kepolisian,  Militer

    Koramil 0829-03/Kamal Gelar Patroli Ramadhan, Sasar Jalan Protokol hingga Kafe

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Anggota Koramil 0829-03/Kamal melaksanakan Patroli Ramadhan 1447 H/2026 M pada Senin (2/3/26), dengan titik kumpul di Kantor Kecamatan Kamal.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

    Patroli menyasar sepanjang jalan protokol mulai dari kawasan Telang hingga Tanjung Jati, termasuk warung dan kafe di wilayah Kecamatan Kamal.

    Petugas memberikan imbauan secara persuasif kepada pemilik usaha dan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta menghormati suasana ibadah puasa.

    Kegiatan tersebut melibatkan unsur lintas sektoral, yakni Kasi Trantib Kecamatan Kamal, Ketua MUI Kamal, Babinsa Koramil 0829-03/Kamal Serda Agus, Bhabinkamtibmas Polsek Kamal, serta Satpol PP Kecamatan Kamal.

    Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Babinsa Serda Agus menegaskan, patroli Ramadhan merupakan upaya preventif untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

    “Kami ingin suasana Ramadhan di Kamal tetap tertib dan penuh kekhusyukan,” ujarnya. (Azis)***

  • Daerah

    Pasar Murah Ramadan KDKMP Tlomar Diserbu Warga, Ringankan Beban Jelang Lebaran

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Kegiatan Pasar Murah Ramadan yang digelar di Kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tlomar, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, diserbu masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga, yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada Senin (2/3/26).

    Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi yang berada di belakang Kantor Desa Tlomar. Mereka rela mengantre demi memperoleh paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Antusiasme warga terlihat tinggi, mengingat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat menjelang Lebaran.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KDKMP Desa Tlomar dalam membantu masyarakat menjaga stabilitas kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.

    Dengan dukungan berbagai pihak, pasar murah tersebut menjadi solusi nyata bagi warga, khususnya kalangan menengah ke bawah, untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus terbebani lonjakan harga.

    Ka Unit Satgas KDKMP Desa Tlomar, Serka Budiono, menyampaikan bahwa terselenggaranya pasar murah ini tidak lepas dari sinergi semua pihak.

    “Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, para mitra, serta partisipasi aktif masyarakat. KDKMP hadir sebagai wadah ekonomi kerakyatan, dan manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi, tetapi juga sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok yang mampu menjaga harga tetap stabil di tingkat desa.

    “Harapan kami, KDKMP Desa Tlomar semakin berkembang dan terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” pungkasnya. (Azis)***

  • Daerah

    Plt. Kepala Dinas P2KP Bangkalan Pimpin Pembentukan Asosiasi Pembudidaya Lele

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan, Chk Karyadinata, memimpin langsung pembentukan Asosiasi Pembudidaya Lele Kabupaten Bangkalan, Senin (2/3/2026), di Aula Perikanan.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Perikanan, perwakilan pembudidaya lele dari sejumlah kecamatan, serta penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Dalam forum itu terungkap bahwa sektor budidaya lele di Bangkalan memiliki potensi ekonomi besar, namun belum terkelola maksimal karena selama ini pembudidaya berjalan sendiri-sendiri.

    Padahal, kebutuhan pasar masih terbuka lebar dan sebagian pasokan lele di Bangkalan justru masih dipenuhi dari luar daerah.

    Kondisi ini dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus segera dijawab melalui penguatan kelembagaan.

    “Dengan adanya asosiasi, pembudidaya punya wadah resmi untuk saling berbagi informasi, mencari solusi, dan memperbaiki manajemen produksi maupun pemasaran,” tegas Chk Karyadinata.

    Asosiasi ini akan mencakup kegiatan pembibitan, budidaya, pengolahan hasil, pemasaran, pengembangan teknologi dan inovasi, hingga penguatan modal serta kelembagaan.

    Tujuannya tidak hanya meningkatkan volume produksi, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Bangkalan.

    Dalam rapat tersebut juga ditetapkan Muafi sebagai Ketua Asosiasi, didampingi sekretaris dan bendahara, serta dibentuk seksi kemitraan dan pemasaran.

    Pengurus diminta segera menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai dasar operasional.

    Melalui pembentukan asosiasi ini, Pemkab Bangkalan menargetkan produksi lele mampu mencapai 10 ton per hari.

    Pemerintah berharap seluruh pembudidaya aktif bergotong royong agar sektor perikanan budidaya benar-benar menjadi salah satu usaha unggulan daerah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Azis)***

  • Daerah,  Kepolisian,  Nasional

    Kapolres Samosir Janji Sekolahkan Anak PHL hingga Tamat SMA, Serahkan Bantuan Sosial Penuh Kepedulian

    Samosir, Sumatera – Wujud kepedulian terhadap keluarga besar internal, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H menyerahkan bantuan sosial kepada Pekerja Harian Lepas (PHL) Polres Samosir, Sabtu ( 28/2/2026 ).

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dipimpin langsung Kapolres dan turut dihadiri PLT Kasi Propam Polres Samosir IPDA D.B. Siregar, S.H., PS Kasikeu Brigpol Japen Sembiring, S.H., serta PS Kasium AIPDA Efripandi.

    Dalam kesempatan itu, Kapolres menyambangi dua keluarga PHL yang bertugas di Seksi Bagian Umum (SIUM) Polres Samosir, yakni J. Sihombing (sudah berkeluarga) yang berdomisili di Perbukitan Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi, serta A. Sitanggang (masih lajang) yang tinggal di Desa Lumban Pinggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

    Bantuan sosial yang diberikan berupa beras 20 kilogram, telur, minyak makan 3 kilogram, satu buah tikar, jajanan anak-anak, satu kotak mi instan, serta perlengkapan sekolah berupa enam lusin buku tulis dan enam lusin pulpen.

    Kapolres Samosir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk perhatian dan kebersamaan dalam keluarga besar Polres Samosir.

    Kita adalah keluarga besar Polres Samosir. Tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Untuk kesehatan keluarga, silakan memanfaatkan fasilitas Klinik Polres Samosir. Jangan sampai anak-anak tidak sekolah, minimal harus tamat SMA, ujar AKBP Rina di hadapan keluarga PHL.

    Momen haru terjadi saat Kapolres berjanji akan menyekolahkan dua orang anak dari J. Sihombing hingga tamat SMA.

    Komitmen tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak anggota keluarga besar Polres Samosir.

    Kegiatan bantuan sosial ini bertujuan mempererat hubungan antara pimpinan dan PHL, membangun kedekatan serta kepercayaan, sekaligus memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Sekira pukul 15.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam situasi aman dan kondusif. Marlen s

  • Daerah,  Nasional

    Kapolres Samosir: Kita Harus Berdoa Agar Tetap Sehat Hingga Pensiun, pada Pelepasan Purna Bhakti Kapolsek Onanrunggu

    Samosir, Sumatera – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Lapangan Mako Polres Samosir, Sabtu ( 28/2/2026 ) pagi.

    Dalam upacara Pelepasan Wisuda Purna Bhakti, Kapolres Samosir Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan pentingnya doa dan kesehatan bagi setiap personel hingga akhir masa pengabdian.

    Kita harus berdoa agar tetap sehat hingga pensiun, pungkasnya dalam amanat saat melepas Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang resmi mengakhiri masa dinasnya sebagai anggota Polri.

    Upacara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti pleton Pejabat Utama (PJU) dan Perwira Polres Samosir, personel gabungan staf, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, jajaran Polsek, Bhayangkari Cabang Samosir hingga Pegawai Harian Lepas (PHL).

    Adapun personel yang memasuki masa Purna Bhakti adalah Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Onanrunggu. Pelepasan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Nomor: KEP/49/I/2026 tentang Pemberian Pensiun Purnawirawan Polri.

    Rangkaian upacara berlangsung tertib, dimulai dari masuknya Komandan Upacara, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, penyerahan Keputusan Pensiun, hingga pembacaan doa dan laporan akhir bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.

    Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas pengabdian panjang yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa pelepasan purna bhakti bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan dan kecintaan keluarga besar Polres Samosir kepada anggota yang telah berdedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Pengabdian yang telah dilakukan selama ini memiliki makna positif bagi institusi. Masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang Bhayangkara bagi bangsa dan negara, ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri dan diharapkan terus menjalin komunikasi serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Secara pribadi dan kedinasan, Kapolres menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf atas kebersamaan selama kurang lebih 21 tahun 8 bulan pengabdian di Polres Samosir.

    Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada keluarga, khususnya istri yang setia mendampingi selama masa dinas. Semoga senantiasa diberikan rezeki dan kesehatan, serta tetap menunjukkan jiwa Bhayangkara di tengah masyarakat, tuturnya.

    Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan ramah tamah, pemberian cenderamata dari Kapolres dan jajaran, serta prosesi Gerbang Pora dan pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.

    Kompol (Purn) Marlan Silalahi kemudian dilepas menggunakan kendaraan dinas yang telah disiapkan di gerbang Mako Polres Samosir.

    Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.18 WIB dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Kapolsek Onanrunggu, saat ini posisi tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) AKP Radiaman Simarmata.

Wartapenasatu.com @2025