Hiburan
Langkah Ceria Komunitas Jalan Pagi Happy: Sehat,Kompak,dan Penuh Cinta
“Langkah Ceria Komunitas Jalan Pagi Happy: Sehat, Kompak, dan Penuh Cinta”
Di tengah keterbatasan ruang di lingkungan Rusunawa, sekelompok wanita hebat yang menamakan diri mereka Komunitas Jalan Pagi Happy membuktikan bahwa semangat hidup sehat tak mengenal batas. Setiap pagi mereka menargetkan 10.000 langkah sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kebugaran. Tak hanya sekadar berjalan kaki, mereka saling mengingatkan dan menyemangati satu sama lain agar tetap konsisten menjalani rutinitas ini. Anggotanya pun beragam—ibu rumah tangga, wiraswasta, karyawan, hingga mahasiswi yang juga mereka aktif di berbagai komunitas sosial.
Meski memiliki kesibukan yang berbeda-beda, mereka selalu berusaha menyisihkan waktu untuk berkumpul dan bergerak bersama. Suasana pagi mereka selalu diwarnai dengan canda tawa dan obrolan hangat seputar kehidupan, pekerjaan, rumah tangga, dan anak-anak. Momen ini menjadi ruang bagi mereka untuk saling berbagi cerita dan mempererat ikatan sebagai sesama perempuan pejuang kehidupan yang saling mendukung.
Kebersamaan mereka tak berhenti di jalan pagi saja. Setelah selesai berolahraga, biasanya mereka melanjutkan dengan sarapan bersama. Seperti hari ini, mereka berkumpul di salah satu tempat makan di kawasan Penggilingan. Menu khas Nusantara tersaji dengan lezat—ayam bakar, asinan segar buatan Bu Sella, cake buatan Bu Pricil, dan telur gulung karya Bu Amanda. Suasana menjadi semakin hangat karena kegiatan ini disponsori oleh Bu Santa yang turut berbagi berkat bagi komunitas.
Komunitas ini juga membentuk arisan, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wujud kepedulian satu sama lain. Saat ada anggota yang mengalami musibah atau kesulitan, komunitas ini hadir untuk memberi dukungan dan bantuan. Inilah bukti nyata bahwa persahabatan di antara mereka bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari kekuatan dan solidaritas dalam menjalani kehidupan
Dalam pesan hangatnya, Bu Santa menyampaikan harapan agar Komunitas Jalan Pagi Happy terus solid, kompak, dan saling mendukung dalam segala situasi. “Persahabatan kita bagai kepompong, saling melindungi dan tumbuh bersama,” ungkapnya. Semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat yang mereka bangun menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa ruang sempit tak menghalangi langkah besar menuju kehidupan yang lebih baik.
Katingan Berjaya: Ulang Tahun ke-23
Katingan Berjaya: Ulang Tahun ke-23
Kalimantan Tengah, merayakan hari jadinya yang ke-23 pada Senin, 21 Juli 2025. Perayaan tersebut diwarnai dengan upacara peringatan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, dan Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan. Upacara khidmat tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Katingan, menandai tonggak sejarah penting bagi daerah yang dikenal dengan sebutan Bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Kehadiran Gubernur dan Kapolda dalam upacara tersebut menandakan komitmen kuat pemerintah provinsi dan kepolisian dalam mendukung pembangunan dan keamanan di Kabupaten Katingan. Hal ini menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah. Kerja sama yang erat ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Katingan.
Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan pemerintah daerah. Ia berharap kerja sama yang erat ini akan menghasilkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjaga dengan baik di wilayah hukum Polres Katingan. Dengan demikian, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Gubernur H. Agustiar Sabran turut memberikan sambutan yang penuh semangat, mengucapkan selamat atas hari jadi Kabupaten Katingan. Ia menyampaikan harapannya agar Kabupaten Katingan terus berkembang dan maju, menciptakan peluang-peluang baru bagi masyarakatnya. Komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung pembangunan di Katingan diwujudkan melalui berbagai program dan kebijakan yang pro-rakyat.
Upacara peringatan hari jadi ke-23 Kabupaten Katingan tidak hanya dihadiri oleh Gubernur dan Kapolda, tetapi juga oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Provinsi Kalteng, Bupati Katingan, dan perangkat pemerintah daerah lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan dan kemajuan Kabupaten Katingan.
Selain upacara resmi, rangkaian perayaan hari jadi juga diisi dengan berbagai kegiatan lain yang melibatkan masyarakat. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dan mempromosikan potensi daerah. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam membangun Katingan.
Dalam sambutannya, Bupati Katingan menyampaikan capaian-capaian pembangunan yang telah diraih selama setahun terakhir. Ia juga memaparkan rencana-rencana pembangunan untuk masa mendatang, berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Visi Katingan yang maju, mandiri, dan sejahtera menjadi pedoman dalam setiap langkah pembangunan.
Kapolda Kalimantan Tengah, dalam pesan penutupnya, menyampaikan ucapan selamat dan harapannya agar Kabupaten Katingan semakin maju dan berdaya saing. Ia berharap sinergi yang baik antara Polri dan pemerintah daerah akan terus terjalin, menciptakan Kabupaten Katingan yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.
Perayaan hari jadi ke-23 Kabupaten Katingan menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan pembangunan dan menatap masa depan yang lebih cerah. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Kabupaten Katingan diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. Semoga Bumi Penyang Hinje Simpei semakin jaya dan berjaya di masa mendatang.
Polda Kalteng Ajak Masyarakat Memperhatikan Kesehatan
Buka Layanan Kesehatan di Car Free Day, Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng Ajak Masyarakat Memperhatikan Kesehatan
Palangka Raya, Wartapenasatu.com Car Free Day atau CFD merupakan budaya dikalangan masyarakat sebagai ajang bersosialisasi dengan keluarga, teman maupun masyarakat secara umum. Car Free Day juga cocok menjadi sarana kesehatan jasmani yang bebas dari polusi udara.
Dalam hal ini, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng rutin mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui kegiatan Pelayanan Kesehatan Keliling (Yankesling) melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, Minggu (20/7/2025) pagi.
Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan diantaranya pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah, kolesterol dan asam urat oleh dokter untuk pasien-pasien yang memiliki keluhan pada kesehatannya.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., mengatakan, pelayanan kesehatan rutin dilaksanakan Polda Kalteng sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan layanan yang baik promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif.
“Kegiatan ini menyediakan konsultasi langsung dengan dokter bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi dan saran lebih lanjut terkait kondisi kesehatannya,” ujar Karumkit.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan dan deteksi dini terhadap risiko penyakit yang sering kali tidak disadari masyakarat.
“Semakin dini diketahui, maka penanganan bisa lebih cepat dilakukan. Ini penting untuk mencegah penyakit kronis yang bisa berdampak pada kualitas hidup,” jelasnya.
Sementara itu, banyak masyarakat yang memberikan apresiasi kepada Polda Kalteng yang telah memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.@ Herry Kalteng
Film Assalamualaikum Baitullah
Film “Assalamualaikum Baitullah” Segera Tayang di Seluruh Bioskop Indonesia
JAKARTA, Wartapenasatu.com – Gala premiere film Assalamualaikum Baitullah yang digelar di XXI Epicentrum Jakarta, Kamis (10/7). Bukan sekedar perayaan film, lebih dari itu, acara ini menjadi ruang refleksi emosional bagi para penonton, menyusul kisah Amira-seorang perempuan yang bangkit dari luka, dikhianati, ditinggalkan, namun akhirnya menemukan cahaya melalui doa dan pengampunan.
Tampak hadir para bintang utama film, seperti Michelle Ziudith, Arbani Yasiz, Tissa Bisnis, dan Maudy Koesnaedi. Bersama para undangan, Mereka menyaksikan untuk pertama kalinya kisah Amira di layar lebar- Kisah yang menyentuh banyak hati.
“Film ini seperti pelukan bagi yang lelah menghadapi ujian hidup, ” ujar salah satu penonton.
“Aku jadi sadar bahwa ujian bisa datang kapan saja. Film in mengajarkan bahwa setiap doa akan di jawab Allah dengan cara terbaik, ” tambah penonton lainnya.Produser film, Tony Ramesh, menyebut Assalamualaikum Baitullah sebagai obat penyemangat, terutama bagi perempuan yang sedang menghadapi ujian.
Sutradara Hadrah Daeng Ratu juga menyoroti kekuatan dalam kesunyian Amira.
“Ada luka yang di simpan dalam diam, namun di sanalah kami ingin menyalakan harapan,” Katanya.
Dikutip dari dialog karakter Ibu Amira dalam film, tersampaikan pesan yang menguatkan:
“Jangan berkecil hati. Tidak ada doa yang tidak dikabulkan. ”Michelle Ziudith. Pemeran Amira, menghanyut tenggelam dalam karakter yang dilakoninya.
“Amira adalah perempuan yang menyimpan badai dalam diam, lalu belajar percaya pada pada cinta dan takdir yang lebih baik,” ujarnya.
Film ini diadaptasi dari novel best- seller karya Asma Nadia, dan akan resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 17 Juli 2025. Advance Ticket Sales sudah dibuka melalui Mtix dan Tix ID.
Walimatul Khitan Putra Ketua Badak Banten DPC Legok
Tangerang-Warta pena satu. Com– Ribuan undangan disebar untuk merayakan Walimatul Khitan putra Bapak TB Adriansyah (Ketua Badak Banten DPC Legok) dan Ibu Fatia Yusnita. Acara resepsi khitanan ini akan diselenggarakan pada Minggu, 13 Juli 2025.
Undangan telah mulai disebar hari ini, menjangkau sanak saudara, kerabat, sahabat, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota Ormas Badak Banten dari tingkat DPP, DPW, DPD hingga ranting. Sebanyak 5.000 undangan telah dicetak untuk memastikan semua yang diundang dapat hadir.
Tak hanya keluarga dan kerabat dekat, acara ini juga mengundang para pejabat penting, mulai dari Bupati, Kepala Dinas, Camat, Kepala Desa, hingga Ketua RT. Kehadiran para pejabat ini diharapkan dapat menambah semarak acara.
Konfirmasi kehadiran telah diterima dari beberapa tokoh penting Ormas Badak Banten. Ketua Ormas Badak Banten dari DPP, DPW, dan bapak Rahmatullah/kubil ketua DPD kab. Tangerang, serta Bg Jhuno selaku Penasehat DPD, telah memastikan kehadirannya.
Untuk memeriahkan acara dan menghibur para tamu undangan, Bapak TB Adriansyahatau biasa di sapa Bg iyank, telah menyiapkan hiburan berupa pentas musik dangdut Ternama di kab. Tangerang. Dan Artis-artis ibu kota akan turut di turunkan untuk memeriahkan acara Walimatul Khitan ini.
Panitia penyelenggara berharap acara ini dapat berjalan lancar dan sesuai harapan. Suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan diharapkan dapat tercipta dalam acara Walimatul Khitan ini.
Semoga putra Bapak TB Adriansyah dan Ibu Fatia Yusnita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan di masa mendatang. Acara ini menjadi bukti syukur atas karunia yang telah diberikan Tuhan Yang Maha Esa. (Wps-Jhuno AS)
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, Kesehatan, Kuliner, Nature, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
Seduh Masa Depan: HIPKA Bina Barista Muda Indonesia
Seduh Masa Depan: HIPKA Bina Barista Muda Indonesia
Wartapenasatu.com, Jakarta, Pelatihan Barista HIPKA: Lebih dari Secangkir Kopi, Sebuah Cerita Indonesia untuk Dunia
JAKARTA, 7 Juli 2025 – Melihat potensi besar industri kreatif kuliner dan minat generasi muda terhadap kopi, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) BPP HIPKA menyelenggarakan pelatihan barista selama dua hari (5-6 Juli 2025) di House of Santa, Jakarta Selatan. Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan teknik menyeduh kopi dan latte art, melainkan dirancang sebagai wadah pengembangan kreativitas, bisnis, dan narasi kebudayaan. Tujuannya: mengangkat kopi Indonesia dari minuman pagi biasa menjadi cerita global yang memikat.
Ketua Umum BPP HIPKA, Kamrussamad, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengisahkan kopi Indonesia kepada dunia. Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga identitas, kebanggaan, dan peluang ekonomi. “Kopi Indonesia bukan hanya robusta atau arabika, tetapi juga semangat anak mudanya yang siap membawa cita rasa lokal ke pasar global,” tegasnya.
Pelatihan ini dipandu oleh dua tokoh inspiratif: Adiyana Sulistianto (“Bang Jack”) dan Helmi Nur Amin, barista senior dan praktisi bisnis kopi berpengalaman. Mereka berbagi pengetahuan praktis, mulai dari teknik manual brew, eksplorasi rasa, hingga kiat memulai bisnis kedai kopi dengan modal minim.
Bang Helmi menekankan pentingnya koneksi emosional antara kopi, pembuat, dan penikmatnya. Sementara Bang Jack mendorong peserta mengeksplorasi rasa dan karakter kopi lokal dari berbagai daerah di Indonesia. “Setiap daerah punya keunikan, kita harus belajar menyampaikannya kepada dunia,” ujarnya antusias.Antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka datang dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Suasana hangat dan kolaboratif tercipta di House of Santa, menjadi ruang komunitas kreatif dadakan yang dipenuhi diskusi bisnis, tawa, dan aroma kopi yang semerbak.
Eny K. ( Manager Marketing PT ANDROMEDA – INDOOR & OUTDOOR ADVERTISING ) Peserta dari Jakbar : pengalaman pertama kalinya ikut pelatihan Barista ternyata tidak semudah yang kita bayangkan ..harus mengulang beberapa kali, Praktek meracik kopi agar menghasilkan seduhan minuman kopi Yang berkualitas ( tehniknya ) , kegiatan Pelatihan Barista ini luar biasa bagus dan menjanjikan untuk usaha kedepanya. ..semangatt! ujar Eny K. selaku( Manager Marketing PT ANDROMEDA – INDOOR & OUTDOOR ADVERTISING)
Bagi Badiklat HIPKA, ini baru permulaan. Ketua Badiklat HIPKA, M. Yusro Khazim, menyatakan program ini akan dikembangkan menjadi pelatihan berjenjang, inkubasi bisnis, dan jaringan distribusi produk lokal. “Kami ingin alumni tidak hanya mahir menyeduh kopi, tetapi juga siap menjadi pengusaha dan duta kopi Indonesia,” tuturnya.
Kopi lebih dari sekadar minuman; ia adalah jembatan antara cerita, rasa, dan masa depan. Melalui pelatihan ini, HIPKA berharap lahir barista-barista muda yang mampu menyeduh kopi nikmat dan masa depan yang lebih cerah. by: Eny K
Ribuan Warga Padati Car Free Night Huma Betang, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Seni, Musik, dan UMKM
Ribuan Warga Padati Car Free Night Huma Betang, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Seni, Musik, dan UMKM
Palangka Raya, wartapenasatu.com– Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, pada Sabtu malam (6/7/2025) dalam rangka mengikuti Car Free Night (CFN) Huma Betang, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pagelaran akbar ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan mengusung tema “Melestarikan Kearifan Lokal dengan Spirit Huma Betang dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan terlihat jelas. Mereka menikmati sajian penampilan seni budaya lokal, musik dari musisi daerah, hingga hiburan utama dari band nasional Wali, yang turut memeriahkan suasana malam di Bumi Tambun Bungai.
Selain suguhan seni dan musik, acara ini juga menghadirkan puluhan stan kuliner dan produk unggulan UMKM lokal, yang memberikan warna tersendiri bagi pengunjung yang ingin mencicipi keanekaragaman khas daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, didampingi Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah daerah, serta masyarakat Kalimantan Tengah yang telah hadir dan memberikan semangat dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79,” ungkap Kapolda.
Menurutnya, Car Free Night Huma Betang bukan sekadar ajang hiburan, namun juga menjadi simbol kolaborasi positif antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kedekatan melalui pendekatan seni, budaya, dan ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini adalah ruang inklusif yang mencerminkan semangat Huma Betang—persatuan dalam keberagaman—dan menjadi jembatan komunikasi yang hangat dan terbuka antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.( Herry Kalteng)
Ngopi bareng
Kunjungan Kerja Biro Banten Warta Pena 1: Menguji Kode Etik dan Mempertajam Keterampilan Jurnalistik
Bapak Basir Karomi, memimpin rombongan timnya dalam kunjungan kerja ke kantor pusat. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Kota Tangerang dan timnya, menandai komitmen kuat untuk peningkatan kualitas jurnalistik di wilayah Banten.
Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan jurnalistik seluruh anggota tim. Pelatihan dan diskusi intensif difokuskan pada berbagai aspek, mulai dari teknik penulisan berita yang efektif hingga pengelolaan sumber daya jurnalistik yang efisien.
Selain peningkatan keterampilan, kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk membahas dan mempertanyakan secara detail kode etik jurnalistik Warta Pena 1. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran kode etik yang dapat berujung pada masalah hukum atau komplain dari narasumber.
Para peserta aktif berdiskusi dan bertukar pikiran dengan tim manajemen pusat. Pertanyaan-pertanyaan kritis diajukan dan dijawab secara transparan, menciptakan suasana yang kondusif untuk pembelajaran dan pemahaman yang mendalam.
Penjelasan komprehensif mengenai setiap pasal dalam kode etik Warta Pena 1 diberikan, disertai dengan studi kasus dan contoh nyata untuk mempermudah pemahaman. Para peserta juga diberikan panduan praktis dalam menerapkan kode etik tersebut dalam praktik jurnalistik sehari-hari.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk senantiasa menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme dalam setiap pemberitaan. Para peserta kembali ke Banten dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik, siap untuk menerapkannya dalam tugas jurnalistik mereka.
Diharapkan, kunjungan ini akan berdampak positif bagi kualitas pemberitaan Warta Pena 1 di wilayah Banten, menghasilkan jurnalisme yang lebih akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, serta terhindar dari permasalahan hukum dan komplain.
Ekonomi Kreatif