Militer

  • Keamanan,  Militer

    Danlanal Banyuwangi Hadiri Rakor Tiga Pilar Bersama Forkopimda

    WARTAPENASATUJATIM | BANYUWANGIKomandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan Daerah bersama Tiga Pilar yang digelar di Lapangan Tenis Indoor GOR Tawang Alun, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Selasa (23/9/2025).

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani, S.Pd., dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Desa, Komandan Pos TNI AL (Danposal), Bintara Pembina Desa (Babinsa), serta Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

    Rakor tersebut digelar sebagai wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui forum ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat guna mendukung terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan sejahtera di Banyuwangi maupun wilayah sekitarnya.

    Dalam sambutannya, Danlanal Banyuwangi menegaskan peran penting Lanal dalam menjaga keamanan wilayah pesisir yang meliputi Probolinggo, Situbondo, Banyuwangi, dan Jember. Ia menekankan bahwa keamanan laut bukan hanya soal pertahanan negara, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat pesisir, khususnya nelayan.

    “Keamanan wilayah pesisir tidak hanya berkaitan dengan pertahanan laut, tetapi juga kesejahteraan para nelayan yang menghadapi risiko kerja tinggi. Karena itu, Lanal Banyuwangi terus menjalin kerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk pembinaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegasnya.

    Melalui rakor ini, Forkopimda Banyuwangi berharap kolaborasi lintas sektor dapat semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah, sekaligus mendorong pembangunan daerah berbasis kesejahteraan masyarakat.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  Militer,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    APBN dan Menteri Keuangan: Antara Stabilitas Angka dan Keadilan Sosial

    Jakarta wartapenasatu.com

    APBN dan Pergantian Menkeu: Antara Harapan dan Keraguan

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar kumpulan angka dalam dokumen ribuan halaman. Ia adalah denyut nadi kehidupan bangsa, sekaligus cermin politik ekonomi sebuah negara. Dari situ, publik bisa menilai sejauh mana negara sungguh hadir untuk rakyatnya. APBN bukan hanya soal laporan keuangan pemerintah, melainkan instrumen utama yang menentukan harga beras di pasar, upah tenaga honorer di pelosok, hingga ketersediaan obat gratis di puskesmas desa.

    Setiap rupiah yang tertulis dalam pos anggaran sesungguhnya berkelindan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Di ruang kelas sederhana, gaji guru honorer bergantung pada keputusan fiskal. Di lahan pertanian, subsidi pupuk menentukan nasib panen petani kecil. Di pusat layanan kesehatan desa, ketersediaan obat dan fasilitas menjadi bukti nyata apakah janji negara benar-benar ditepati atau hanya terhenti di atas kertas.

    Karena itulah, setiap kali kursi Menteri Keuangan berganti, publik selalu menyimpan harapan sekaligus kecemasan. Sosok baru di posisi Bendahara Negara seolah memegang kunci arah kebijakan ekonomi. Pertanyaan besar pun muncul: apakah kebijakan fiskal akan benar-benar berpihak pada rakyat kecil, atau justru sekadar menjaga stabilitas makro di atas kepentingan keseharian warga?

    Selama ini, bahasa teknokratis dalam penyusunan APBN kerap menutupi persoalan mendasar. Angka pertumbuhan ekonomi, defisit anggaran, dan rasio utang yang rapi di atas kertas seringkali tak selaras dengan realitas di lapangan. Bagi masyarakat bawah, yang lebih penting bukanlah jargon makroekonomi, melainkan apakah harga kebutuhan pokok stabil, apakah biaya pendidikan terjangkau, dan apakah layanan kesehatan bisa diakses tanpa harus menjual harta benda.

    Tantangan bagi Menteri Keuangan baru tidaklah ringan. Ia dituntut untuk mengelola APBN bukan sekadar sebagai laporan akuntansi negara, melainkan sebagai alat untuk menyeimbangkan keadilan sosial. Di tengah ketidakpastian global, fluktuasi harga komoditas, hingga ancaman resesi, arah kebijakan fiskal yang tepat bisa menjadi benteng ketahanan ekonomi nasional.

    Namun publik juga belajar untuk tidak menaruh harapan terlalu tinggi. Pengalaman selama ini menunjukkan, pergantian pejabat belum tentu melahirkan perubahan mendasar. Tak jarang, wajah baru hanya melanjutkan pola lama: menjaga stabilitas fiskal, namun melupakan fungsi APBN sebagai alat distribusi kesejahteraan. Rakyat pun khawatir, jargon reformasi fiskal kembali berhenti di ruang sidang dan meja birokrasi.

    Kini, yang ditunggu adalah keberanian Menteri Keuangan baru dalam menggeser paradigma. Dari sekadar menjaga angka, menuju menjadikan APBN sebagai instrumen politik keberpihakan. Dari sekadar laporan rutin, menjadi wajah negara yang benar-benar hadir. Pada akhirnya, sejarah akan mencatat bukan seberapa rapi angka-angka disusun, melainkan seberapa nyata dampaknya bagi rakyat yang setiap hari berjuang mempertahankan hidup.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Militer,  Olah Raga,  SOSIAL

    Turnamen Tenis Warnai HUT TNI ke-80 di Trenggalek, Ajang Sportivitas dan Kebersamaan

    WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus digelorakan di Kabupaten Trenggalek. Berbagai kegiatan digelar untuk memeriahkan momentum bersejarah ini, mulai dari bakti sosial hingga olahraga. Kali ini, Kodim 0806/Trenggalek menggelar turnamen tenis yang dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., di lapangan tenis Makodim 0806/Trenggalek, Selasa (23/9/2025).

    Atmosfer lapangan tenis sejak pagi sudah dipenuhi semangat para prajurit. Dengan iringan sorak dukungan dari rekan-rekan, pertandingan pembuka berlangsung meriah.

    “Kodim 0806/Trenggalek dalam rangka HUT ke-80 TNI berkomitmen menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, tidak hanya bagi prajurit, tetapi juga masyarakat Trenggalek,” ujar Letkol Roy dalam sambutannya.

    Menurut Dandim yang akrab disapa Letkol Roy, turnamen tenis ini merupakan rangkaian kegiatan setelah sebelumnya Kodim menyelenggarakan bakti kesehatan gratis untuk masyarakat. Ia menegaskan bahwa HUT TNI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi dan kedekatan TNI dengan rakyat.

    “Untuk hari ini kita fokus pada pertandingan olahraga. Tujuannya agar anggota Kodim bisa menjaga kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota. Dengan tubuh yang sehat, semangat pengabdian akan semakin kuat,” tegasnya.

    Turnamen tenis perdana itu dibuka dengan laga ekshibisi seru. Letkol Roy berpasangan dengan Letda Inf Anom Jatmiko menantang duet Pasi Intel Lettu Inf Sutopo dan Serka Imam Baedlowi. Pertandingan berlangsung sengit, penuh strategi, dan diselingi canda tawa penonton yang memberi semangat dari pinggir lapangan.

    Sorak-sorai semakin riuh ketika rally panjang dan smash keras dilancarkan kedua tim. Meski pertandingan hanya bersifat ekshibisi, tensi kompetisi tetap terasa kental. Pada akhirnya, pasangan Dandim 0806/Trenggalek keluar sebagai pemenang, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh yang hadir.

    Kemeriahan turnamen tenis ini menunjukkan bagaimana olahraga bisa menjadi sarana perekat kebersamaan. Bagi prajurit, kegiatan ini bukan semata ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk menjaga kekompakan. “Silaturahmi itu modal penting dalam menjalankan tugas. Dari lapangan tenis inilah kita belajar tentang sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan,” tambah Letkol Roy.

    Selain anggota Kodim, turnamen ini juga menarik perhatian masyarakat sekitar. Beberapa warga yang melintas menyempatkan diri menonton dari luar pagar, menambah nuansa guyub khas Trenggalek. Kehadiran masyarakat menjadi bukti bahwa TNI dan rakyat tidak bisa dipisahkan.

    Rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI di Trenggalek masih akan terus berlanjut. Kodim 0806 berencana menggelar sejumlah agenda lain yang melibatkan masyarakat, baik dalam bentuk bakti sosial, lomba olahraga, maupun kegiatan keagamaan. Semua diarahkan untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    Dengan turnamen tenis ini, Kodim 0806/Trenggalek ingin menunjukkan bahwa semangat HUT TNI tidak hanya berhenti pada simbol peringatan, melainkan juga terwujud nyata dalam kegiatan yang sehat, positif, dan membangun solidaritas. “Kami ingin HUT TNI menjadi pesta bersama seluruh elemen, karena TNI adalah milik rakyat,” pungkas Letkol Roy.

    Suasana keakraban terlihat jelas dari wajah para peserta. Letda Inf Anom Jatmiko, yang berpasangan dengan Dandim dalam laga ekshibisi, mengaku merasa terhormat bisa bermain langsung bersama komandannya.

    “Rasanya campur aduk, deg-degan sekaligus bangga. Tapi di lapangan semua cair, kami bermain lepas dan penuh semangat,” ujarnya sambil tersenyum.

    Sementara itu, Lettu Inf Sutopo menilai turnamen ini mampu menumbuhkan motivasi baru bagi para prajurit. Menurutnya, olahraga adalah medium terbaik untuk melatih konsistensi dan kerja sama.

    “Menang kalah itu biasa, yang penting kita bisa menjaga sportivitas. Dan dari sini kita belajar bahwa sinergi itu kunci, sama halnya ketika menjalankan tugas di lapangan,” ungkapnya.

    Antusiasme juga datang dari penonton. Sulastri, salah satu warga Kelurahan Ngantru yang kebetulan melintas dan ikut menyaksikan dari luar pagar, mengaku senang melihat para prajurit begitu kompak. “Biasanya lihat tentara kan serius, tapi di sini ternyata mereka juga bisa santai dan seru. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan, biar rakyat makin dekat dengan TNI,” tuturnya.

    Turnamen tenis yang digelar Kodim 0806/Trenggalek ini pada akhirnya bukan hanya soal olahraga. Lebih dari itu, ia menjadi panggung sederhana yang menggambarkan filosofi besar TNI: disiplin, kebersamaan, dan pengabdian tanpa batas. Dari sorak tawa di pinggir lapangan hingga genggaman tangan usai pertandingan, semua menyiratkan pesan bahwa TNI hadir bersama rakyat dalam suka maupun duka.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Daerah,  Keamanan,  Militer

    Siskamling Jadi Fokus Forkopimda Sumenep, Ini Pesan Dandim

    WARTAPENASATUJATIM | Sumenep – Upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat terus diperkuat melalui Program Siskamling.

    Pada Selasa (23/9/2025), Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han menghadiri rapat optimalisasi Siskamling yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sumenep.

    Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. Hadir pula Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta instansi terkait lainnya.

    Agenda ini dilaksanakan secara video conference dan diikuti oleh Forkopimka hingga kepala desa yang tersebar di daratan maupun kepulauan Kabupaten Sumenep.

    Program Siskamling merupakan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang ditujukan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Dalam rapat, Dandim 0827/Sumenep menegaskan bahwa Siskamling tidak semata berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial.

    “Siskamling bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, kepedulian sosial masyarakat saat ini mengalami penurunan. Dengan digiatkannya Siskamling, diharapkan tumbuh kembali rasa peduli dan gotong royong antarwarga.

    Selain menjaga lingkungan tetap aman, kegiatan tersebut diyakini mampu menciptakan keharmonisan sosial di tingkat desa.

    “Bicara keamanan, yang utama adalah kebersamaan. Jika kebersamaan terbangun, beban kepala desa akan semakin ringan,” tambahnya.

    Dari laporan Babinsa, situasi wilayah Kabupaten Sumenep relatif aman. Namun, keberadaan Siskamling dianggap penting untuk memantau setiap perkembangan yang terjadi di desa, sehingga potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini.

    Dengan optimalisasi Siskamling, Forkopimda Sumenep berharap tercipta lingkungan yang kondusif, aman, serta menumbuhkan kembali kepedulian masyarakat terhadap sesama.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Militer,  SOSIAL

    Jelang HUT ke-80 TNI, Kodim 0807 Tulungagung Gelar Pangan Murah di GOR Sembung

    WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Kodim 0807 Tulungagung menggelar kegiatan pangan murah yang berlangsung di GOR Sembung, Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (23/09/2025).

    Kegiatan pangan murah ini menjadi salah satu rangkaian acara menyambut peringatan HUT TNI ke-80 yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah, termasuk di Tulungagung. Masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga.

    Pasiter Kodim 0807 Tulungagung, Kapten Inf Achuwat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat.

    “Pangan murah ini kami hadirkan sebagai salah satu bentuk pengabdian TNI kepada rakyat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan masyarakat dapat lebih mudah terpenuhi dengan harga yang terjangkau, sekaligus mempererat kedekatan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Kapten Inf Achuwat menegaskan bahwa kegiatan pangan murah tidak hanya sebatas penjualan sembako murah, tetapi juga bagian dari upaya membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat, terutama menjelang akhir tahun.

    Masyarakat yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu karena bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

    Kegiatan pangan murah di GOR Sembung ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga ikut peduli terhadap kesejahteraan rakyat. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Militer,  SOSIAL

    Korem 081/DSJ Bersihkan Sungai Maling dan Bantu Warga Sekitar

    WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Puluhan personel Korem 081/DSJ melaksanakan aksi bersih-bersih Sungai Maling di Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Bakti Teritorial Prima dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyampaikan, kegiatan yang dilakukan juga melibatkan berbagai komponen masyarakat lainnya.

    “Dalam pembersihan Sungai Maling ini, kami juga dibantu personel dari kepolisian, pemerintah daerah, BPBD, Tagana, organisasi masyarakat, pelajar, serta warga sekitar,” kata Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu di sela kegiatan.

    Melalui aksi ini diharapkan dapat menormalisasi aliran Sungai Maling yang selama ini kerap terhambat akibat tumpukan sampah dan tanaman liar.

    “Setelah sampah-sampah dan tanaman yang mengganggu dibersihkan, harapannya aliran air menjadi lebih lancar dan dapat mencegah terjadinya banjir, khususnya saat musim penghujan,” jelas Untoro.

    Sementara itu, Lurah Tawangrejo Suharso menyambut baik terhadap kegiatan positif ini. Ia juga berharap pembersihan yang telah dilakukan dapat mencegah terjadinya banjir.

    “Saya sangat berterima kasih selaku perwakilan warga dari Tawangrejo. Dengan adanya karya bakti ini sangat membantu pembersihan Sungai Maling yang ada di Kelurahan Tawangrejo,” ujarnya.

    “Kita bisa lihat hasilnya sudah kelihatan bersih dan diharapkan nanti manakala musim penghujan sudah tidak lagi terjadi banjir,” tambahnya.

    Terkait momen peringatan HUT ke-80 TNI, Suharso berharap, TNI khususnya Korem 081/DSJ akan selalu membaur dan bersama masyarakat untuk sama-sama membangun kelurahan-kelurahan di Kota Madiun.

    Untuk diketahui, dalam kegiatan ini juga dilakukan aksi sosial dalam bentuk pemberian 100 paket bansos kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Sungai Maling.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Ekonomi,  Militer

    Gerakan Pangan Murah di Surabaya Dukung Stabilitas Pangan Nasional dan Keterjangkauan Harga

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaKasdam V/Brawijaya Zainul Bahar, S.H., M.Si., menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan serentak di 828 titik se-Jawa Timur pada Selasa (23/09/2025). Program ini menghadirkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga khusus Rp55.000 per kemasan 5 kilogram.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur dan pihak terkait atas dukungan menjaga keterjangkauan pangan.

    “Hari ini kita melepas lebih dari 2.400 ton beras. GPM ini berlanjut hingga akhir tahun,” ujarnya di Taman Mundu.

    Amran menegaskan Bulog harus membuka akses penuh agar masyarakat mudah mendapatkan beras murah.

    “Kami minta Bulog buka 24 jam, jangan dipersulit. Bupati dan wali kota yang ingin mengambil beras jangan dibatasi,” katanya.

    Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, GPM di Jatim menjadi teladan nasional.

    “Hari ini kami gelar di 828 titik dengan stok sangat cukup. Setiap titik tersedia 3 ton beras SPHP,” ujarnya.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut GPM langkah nyata menekan harga pangan di pasar. “Dengan GPM, masyarakat dapat merasakan langsung keterjangkauan harga,” jelasnya, menekankan pentingnya sinergi antara Bulog, TNI-Polri, dan pemerintah daerah.

    Pemerintah, melalui Kementan dan Bulog, memperkuat langkah nyata menjaga stabilitas pangan. GPM di Jatim menjadi bukti kontribusi besar daerah dalam stabilisasi pangan nasional, menciptakan harapan baru bagi masyarakat. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Militer

    Mayjen TNI Rudy Saladin Lantik Kolonel Marinir Danuri Jadi Kaskogartap III/Surabaya

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaDangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, secara resmi melantik Kolonel Marinir Danuri, S.M, M. Han, menjadi Kaskogartap III/Surabaya.

    Jabatan Kaskogartap, sebelumnya dijabat oleh Brigjen TNI (Mar) Agung Tristanto. Pelantikan yang berlangsung pada Selasa (23/09/2025) di Mako Gartap III/Surabaya itu, turut dihadiri oleh sejumlah pejabat militer di wilayah Gartap III/Surabaya.

    Pada kesempatan pelantikan itu, Mayjen TNI Rudy meyakini jika Kolonel Marinir Danuri, mampu melaksanakan tugas dengan baik selama mengemban tugas dan kewajiban sebagai Kaskogartap.

    “Saya yakin dan percaya, bekal pengalaman sebelumnya yang dimiliki Kaskogartap, mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawab yang akan datang,” tegasnya.

    Tak hanya itu, Mayjen TNI Rudy juga menghimbau Gartap III/Surabaya untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas mendatang.

    “Untuk seluruh anggota Kogartap III/Surabaya, saya mengajak agar mendukung sepenuhnya. Saya yakin dan percaya, siapapun yang menjabat disini akan berbuat yang terbaik untuk kemajuan organisasi,” jelas Dangartap.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • AGAMA,  Artikel,  Bencana,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  Kesehatan,  Kriminal,  Militer,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    BNN–TNI AL Satukan Langkah Jaga Perairan Indonesia dari Narkotika

    Jakarta wartapenasatu.com

    Kepala BNN RI dan Kasal Sepakat Tingkatkan Kerja Sama P4GN

     

    Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., melakukan audiensi dengan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, di Wisma Elang Laut, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/9). Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pejabat BNN RI, antara lain Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, Direktur Narkotika BNN, Ruddi Setiawan, serta Plt. Direktur Intelijen BNN, Adri Irniadi.

     

    Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BNN dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Fokus utama kerja sama diarahkan pada penanggulangan penyelundupan narkotika yang marak menggunakan jalur laut Indonesia.

     

    Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis yang akan diambil bersama. Beberapa di antaranya mencakup peningkatan patroli laut gabungan, integrasi sistem intelijen maritim untuk pengawasan wilayah perairan rawan, serta kolaborasi dalam penegakan hukum terhadap jaringan penyelundupan narkoba.

     

    Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL siap mendukung penuh langkah BNN dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia dari ancaman narkotika. Menurutnya, penyelundupan narkoba melalui jalur laut merupakan ancaman serius bagi bangsa yang harus diberantas dengan kerja sama yang solid lintas lembaga.

     

    “Kita sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan ini dengan perjanjian kerja sama, terutama dalam menjaga perbatasan laut Indonesia. TNI AL siap mendukung upaya P4GN sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Kasal.

     

    Sementara itu, Kepala BNN RI menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam memerangi narkotika. Ia menyebut, dengan garis pantai yang panjang dan luasnya wilayah laut Indonesia, BNN tidak mungkin bekerja sendirian. Dukungan TNI AL, menurutnya, menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

     

    “Untuk memberantas narkotika, BNN tidak dapat bekerja sendiri. Kerja sama yang kuat sangat diperlukan. Apabila kita bersama-sama, maka hasilnya akan lebih maksimal,” tegas Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

     

    Audiensi antara BNN RI dan TNI AL ini menjadi langkah konkret penguatan sinergi dalam perang melawan narkotika. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen bersama mewujudkan War on Drugs for Humanity demi menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Alutsista,  hukum,  Militer,  Nasional,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL

    TNI Fair 2025: Manifestasi Kapabilitas Pertahanan dan Edukasi Kebangsaan

    TNI Fair 2025: Manifestasi Kapabilitas Pertahanan dan Edukasi Kebangsaan

    Jakarta, wartapenasatu. Com, TNI Fair 2025, yang diselenggarakan di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Sabtu, 20 September 2025, telah mengukuhkan posisinya sebagai forum strategis untuk mendiseminasikan informasi mengenai kapabilitas dan inovasi teknologi pertahanan dari ketiga matra Tentara Nasional Indonesia (TNI): Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Lebih dari sekadar pameran alutsista canggih, acara ini berfungsi sebagai platform multifaset yang merefleksikan komitmen TNI terhadap kedaulatan negara dan semangat Bela Negara.

    Penyelenggaraan acara ini secara fundamental bertujuan untuk meningkatkan literasi publik mengenai esensi pertahanan negara dan peran vital TNI dalam menjaga integritas teritorial serta stabilitas nasional. Melalui demonstrasi dan pameran sistem persenjataan modern, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengobservasi secara langsung kapasitas operasional TNI, sehingga dapat membentuk pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas dan urgensi sektor pertahanan dalam lanskap geopolitik kontemporer.

    Selain itu, TNI Fair 2025 juga berperan krusial dalam memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat, sebuah doktrin fundamental dalam strategi pertahanan semesta Indonesia. Interaksi langsung antara prajurit TNI dan masyarakat sipil di ajang ini memfasilitasi dialog, memecah sekat-sekat persepsi, dan membangun jembatan kepercayaan. Fenomena ini esensial untuk menumbuhkan rasa kepemilikan kolektif terhadap institusi pertahanan dan memastikan dukungan publik yang berkelanjutan terhadap agenda keamanan nasional.

    Dari perspektif teknologis, pameran ini menyoroti kemajuan signifikan dalam modernisasi alutsista TNI. Berbagai sistem pertahanan terbaru, mulai dari kendaraan tempur darat, kapal perang, hingga pesawat udara dan sistem radar, ditampilkan untuk menunjukkan adaptasi TNI terhadap dinamika ancaman global dan regional. Hal ini menggarisbawahi imperatif modernisasi sebagai prasyaratan untuk menjaga keunggulan komparatif dan responsif terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks dan asimetris.

    Secara konseptual, TNI Fair 2025 merupakan manifestasi konkret dari semangat Bela Negara yang dianut oleh setiap elemen TNI. Acara ini secara eksplisit mengkomunikasikan komitmen teguh TNI dalam mempertahankan kedaulatan dan stabilitas negara, sekaligus menginspirasi kesadaran kolektif di kalangan masyarakat tentang tanggung jawab konstitusional untuk turut serta dalam upaya pertahanan nasional, bukan hanya dalam konteks militeristik, tetapi juga melalui kontribusi sipil.

    Lebih jauh, pameran ini juga berfungsi sebagai sarana diplomasi pertahanan internal, di mana TNI dapat mengkomunikasikan capaian dan visinya kepada pemangku kepentingan domestik, termasuk pemerintah, industri pertahanan, dan akademisi. Diskusi dan pertukaran informasi yang terjadi di ajang ini berpotensi memicu inovasi, kolaborasi riset, dan pengembangan kebijakan yang lebih adaptif untuk memperkuat ekosistem pertahanan nasional secara holistik.

    Dengan demikian, TNI Fair 2025 melampaui fungsi pameran konvensional; ia bertransformasi menjadi sebuah forum edukasi strategis, penguatan hubungan sipil-militer, dan diseminasi kapabilitas pertahanan yang progresif. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, melainkan dari sejauh mana acara ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif, memperkuat identitas nasional, dan memposisikan TNI sebagai pilar utama dalam menjaga eksistensi dan kemajuan bangsa di tengah arus globalisasi.

Wartapenasatu.com @2025