Nature
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Keamanan, Kesehatan, Nasional, Nature, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, SOSIAL, Tumbuhan
Reforma Agraria Jadi Agenda Besar Prabowo, Petani Harus Jadi Tulang Punggung Bangsa
Jakarta wartapenasatu.com
Peringatan Hari Tani Nasional: Prabowo Canangkan Reformasi Agraria dan Lawan “Kaum Serakahnomics”
Peringatan 65 tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap keadilan agraria. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa musuh utama rakyat Indonesia adalah “kaum serakahnomics” — istilah yang ia gunakan untuk menggambarkan pihak asing, kelompok oligarki, dan pejabat korup yang merampas hak rakyat dan menjadi akar dari konflik agraria serta kemiskinan.
Data Tunggak Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) per 5 Februari 2025 mencatat 24 juta orang masih hidup dalam kemiskinan, termasuk 3,17 juta di antaranya dalam kategori miskin ekstrem. Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan nasional diturunkan dari 9 persen menjadi 5 persen pada 2029. Komitmen ini menjadi bukti keseriusan pemerintah memperbaiki nasib rakyat, khususnya petani.
Struktur ekonomi Indonesia yang masih berbasis agraris menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat dari 120,30 pada September 2024 menjadi 123,57 pada Agustus 2025. Kenaikan ini mencerminkan daya beli petani mulai membaik, didorong oleh kenaikan harga hasil pertanian sebesar 0,84 persen, lebih tinggi dibanding biaya produksi yang hanya naik 0,08 persen.
Perbaikan daya beli petani berdampak signifikan pada penurunan angka kemiskinan. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin turun menjadi 23,85 juta jiwa atau 8,47 persen—angka terendah dalam dua dekade terakhir. Program pemerintah seperti sekolah rakyat, layanan kesehatan gratis, koperasi desa, serta makan bergizi gratis (MBG) menjadi instrumen nyata, meski masih perlu penyempurnaan dalam pelaksanaannya.
Untuk menindaklanjuti agenda reformasi agraria, Presiden Prabowo menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 05 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan. Kebijakan ini menargetkan pengembalian jutaan hektare lahan hutan, termasuk perkebunan sawit ilegal, kepada negara melalui denda administratif, penguasaan kembali lahan, dan pemulihan aset. Langkah ini sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945 dan Perpres Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Reforma Agraria.
Meski demikian, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menghadapi tantangan serius di lapangan. Tindakan represif yang kurang selektif berpotensi mengabaikan hak masyarakat adat dan petani kecil. Oleh karena itu, pemerintah menekankan pentingnya partisipasi rakyat dalam mendukung agenda ini, agar tidak terjebak dalam sikap sinis yang meragukan niat tulus pemerintah.
Momentum Hari Tani Nasional ke-65 menegaskan dua hal pokok: pertama, penguatan organisasi tani dengan pendidikan ideologis dan keterampilan berbasis potensi lokal; kedua, pembangunan infrastruktur pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan mendukung hilirisasi. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan rakyat, diharapkan keadilan agraria dapat terwujud dan petani Indonesia mampu menjadi tulang punggung kedaulatan bangsa.
“Nok Srie”Melaporkan

Jadi Narasumber Program Kalteng Bicara TVRI, Rumkit Bhayangkara Sampaikan Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh Manusia
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng terus berkomitmen aktif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, baik melalui layanan medis maupun kegiatan sosialisasi di berbagai media.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan sebagai narasumber dalam program “Kalteng Bicara” yang disiarkan TVRI Kalimantan Tengah, dengan topik utama mengenai bahaya rokok elektrik atau vape bagi tubuh manusia.

Dalam program yang disiarkan secara langsung tersebut, narasumber dari Dokter Spesialis Paru dr. Ivan Chandra, Sp.P., MM., dan Dokter Jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) dr. Kentrin Zailin menyampaikan bahwa penggunaan rokok elektrik yang marak di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, kini menjadi salah satu perhatian serius dunia medis.
Meski kerap dipersepsikan sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan rokok konvensional, faktanya rokok elektrik tetap mengandung zat berbahaya yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.
Dijelaskan bahwa cairan rokok elektrik umumnya mengandung nikotin, zat adiktif yang dapat menyebabkan ketergantungan. Selain itu, uap yang dihasilkan dari proses pemanasan cairan juga mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehida, asetaldehida, hingga logam berat yang dapat merusak paru-paru dan organ vital lainnya. Penggunaan dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, mulai dari gangguan pernapasan kronis, kerusakan jaringan paru, hingga peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.
“Banyak masyarakat, khususnya remaja, yang salah kaprah menganggap rokok elektrik lebih modern dan lebih aman dibandingkan rokok biasa. Padahal berdasarkan data medis dan penelitian, justru sebaliknya, vape memiliki potensi bahaya serius yang harus diwaspadai,” ungkap dr. Ivan.

Lebih lanjut dijelaskan, salah satu dampak yang paling mengkhawatirkan adalah potensi kerusakan otak pada remaja akibat paparan nikotin. Nikotin yang terkandung dalam cairan vape dapat mengganggu perkembangan otak, menurunkan konsentrasi, dan meningkatkan risiko kecanduan di usia muda. Hal ini tentu menjadi ancaman bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan apabila tidak segera diantisipasi.
Selain menyampaikan paparan ilmiah, Rumkit Bhayangkara juga menekankan pentingnya edukasi kesehatan yang berkesinambungan. Dengan menggandeng media televisi publik seperti TVRI, informasi mengenai bahaya rokok elektrik dapat disebarkan secara luas dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat. Edukasi semacam ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat bahwa menjaga kesehatan jauh lebih penting daripada mengikuti tren gaya hidup yang berisiko.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Rumkit Bhayangkara dalam program Kalteng Bicara TVRI sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif Polri melalui bidang kedokteran dan kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka perokok di Indonesia.
“Edukasi publik tidak hanya bertujuan menurunkan angka perokok dewasa, tetapi juga melindungi generasi muda agar tidak terjerumus dalam bahaya ketergantungan nikotin sejak dini”, tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Rumkit Bhayangkara menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan pola hidup sehat. Tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif di rumah sakit, tetapi juga aktif menjalankan peran promotif dan preventif dengan memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat luas.
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan: Sidokkes Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kualitas Hidup Personel dan Keluarga
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya, melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes), menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup personel dan keluarga dengan kembali menyelenggarakan pelayanan kesehatan komprehensif di Klinik Polresta Palangka Raya pada hari Selasa, 23 September 2025.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, yang didukung oleh tenaga medis profesional, yaitu Pengatur Ahmad Muhlisin dan Khairunisa Annur. Sinergi antara kepemimpinan yang visioner dan tenaga medis yang kompeten menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes, menjelaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya terbatas pada kuratif, tetapi juga preventif, meliputi konseling kesehatan yang mendalam, rawat jalan yang efektif, rujukan yang tepat sasaran, hingga pemeriksaan tahanan yang humanis.
“Pada hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada 7 personel Polri dan 1 anggota keluarga. Meskipun tidak ada pemeriksaan untuk ASN, masyarakat umum, maupun tahanan pada hari ini, kami memastikan bahwa semua elemen masyarakat mendapatkan perhatian yang sama dalam kesempatan yang berbeda. Selain itu, terdapat 2 personel yang dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, menunjukkan komitmen kami dalam memberikan penanganan yang komprehensif,” ungkap Irawan.
Lebih lanjut, Irawan menambahkan bahwa Sidokkes juga aktif memberikan penyuluhan kesehatan kepada anggota Polri, ASN, maupun keluarga yang berkunjung ke Klinik Polresta Palangka Raya. Upaya ini merupakan langkah preventif yang esensial dalam menjaga kondisi kesehatan, sehingga tercipta sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
“Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan yang optimal, sehingga personel Polri beserta keluarganya selalu siap mendukung tugas pokok kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan adalah investasi utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
Solidaritas Bersemi: Kapolresta Palangka Raya Dihadiahi Kejutan Penuh Makna
Solidaritas Bersemi: Kapolresta Palangka Raya Dihadiahi Kejutan Penuh Makna
Palangka Raya, wartapenasatu.com Di tengah hiruk pikuk rutinitas penegakan hukum dan menjaga ketertiban masyarakat, Mapolresta Palangka Raya pada Jumat (19/9/2025) menjadi saksi bisu sebuah momen yang melampaui sebatas tugas kedinasan. Sebuah kehangatan tak terduga menyelimuti ruang lobi yang biasanya dipenuhi dinamika pekerjaan, mengubahnya menjadi panggung bagi ekspresi kekeluargaan yang mendalam. Suasana yang tercipta bukan karena agenda formal, melainkan sebuah inisiatif tulus yang mengalir dari hati.

Momentum istimewa itu adalah perayaan ulang tahun ke-48 Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., yang diwarnai dengan sebuah kejutan manis. Di usia yang matang, 48 tahun, perjalanan kepemimpinan dan pengabdian beliau dirayakan bukan dengan seremoni kaku, melainkan dengan sentuhan personal yang sarat makna. Kejutan ini menjadi penanda bahwa di balik seragam dan hierarki, terjalin ikatan kemanusiaan yang kuat dan saling menghargai.
Inisiatif kejutan ini datang dari seluruh jajaran dan keluarga besar Polresta Palangka Raya, sebuah bukti nyata dari soliditas dan kebersamaan yang telah terjalin erat. Ini bukan sekadar formalitas ucapan selamat, melainkan manifestasi dari apresiasi kolektif terhadap sosok pemimpin yang telah mendedikasikan diri. Tindakan ini merefleksikan sebuah budaya organisasi di mana pemimpin tidak hanya dihormati karena jabatannya, tetapi juga dicintai karena kepribadian dan kepemimpinannya yang humanis.

Lebih dari sekadar perayaan pribadi, kejutan ulang tahun ini berfungsi sebagai katalisator untuk memperkuat fondasi institusi. Ia menegaskan bahwa di dalam sebuah organisasi yang disiplin seperti kepolisian, ruang bagi ekspresi emosional dan kekeluargaan sangatlah vital. Momen seperti ini mengingatkan bahwa efektivitas kerja tidak hanya bergantung pada struktur dan prosedur, tetapi juga pada kualitas hubungan interpersonal dan rasa memiliki di antara para anggotanya.
Menanggapi kejutan yang mengharukan, Kapolresta Palangka Raya, yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kota Palangka Raya Ny. Ayi Dedy Supriadi, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Terima kasih atas doa dan perhatian yang diberikan. Semoga kebersamaan ini terus menjadi semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap beliau. Pernyataan ini bukan hanya ucapan terima kasih, melainkan sebuah penegasan kembali komitmen kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan didasari oleh semangat kolektif.
Acara yang sederhana namun penuh makna tersebut diisi dengan doa bersama, sebuah ritual spiritual yang menyatukan hati dalam harapan dan keberkahan. Dilanjutkan dengan pemotongan kue, simbol dari manisnya kebersamaan dan harapan baru di usia yang bertambah. Seluruh personel yang hadir menyambut dengan antusiasme, menunjukkan bahwa momen-momen informal seperti ini sangat berharga dalam membangun ikatan emosional yang lebih dalam.
Kejutan ulang tahun ini secara efektif menjadi jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara pimpinan dan anggota. Di luar konteks formal, tawa dan canda yang menghiasi acara menciptakan suasana yang lebih santai dan akrab. Interaksi personal ini sangat penting untuk memupuk rasa saling percaya dan pengertian, yang pada gilirannya akan meningkatkan kohesi tim dan efisiensi kerja dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian yang menantang.

Pada akhirnya, kejutan ulang tahun Kapolresta ini bukan sekadar perayaan sesaat, melainkan sebuah pengingat akan esensi kebersamaan dalam menjaga soliditas dan semangat kerja kolektif. Momen ini menegaskan bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada kekuatan fisik atau persenjataan, tetapi juga pada kekuatan ikatan batin dan motivasi yang terpelihara. Dengan demikian, seluruh personel Polresta Palangka Raya diharapkan akan senantiasa termotivasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Palangka Raya dengan semangat yang membara dan hati yang bersatu.
Harmoni Gerak: Kapolresta Palangka Raya dan Bhayangkari Bersatu dalam Senam Aerobik
Harmoni Gerak: Kapolresta Palangka Raya dan Bhayangkari Bersatu dalam Senam Aerobik
Palangka Raya, wartapenasatu.com Di jantung Kota Palangka Raya, semangat kebersamaan dan kesehatan berpadu dalam harmoni gerak. Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kota Palangka Raya, Ny. Ayi Dedy Supriadi, memimpin kegiatan senam aerobik yang diikuti oleh seluruh personel Polresta dan keluarga besar Bhayangkari. Acara ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah simbol sinergi antara kepolisian dan keluarga dalam menjaga kesehatan serta mempererat tali persaudaraan.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolresta ini menjadi oase di tengah rutinitas kerja yang padat. Senam aerobik, dengan ritme yang membangkitkan semangat, memberikan kesempatan bagi para peserta untuk melepaskan penat dan mengisi kembali energi. Gerakan-gerakan yang terstruktur tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menstimulasi pikiran, menciptakan keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani.
Kapolresta Palangka Raya, dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga kebugaran tubuh sebagai investasi jangka panjang. “Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Olahraga bersama ini, lanjutnya, bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga tentang membangun kebersamaan dan kekompakan yang solid di antara seluruh anggota kepolisian dan keluarga.

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Palangka Raya menambahkan bahwa kegiatan senam bersama ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. “Kami ingin menanamkan kesadaran akan pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan dan semangat positif,” tuturnya. Inisiatif ini sejalan dengan visi Bhayangkari untuk mendukung terciptanya lingkungan Polri yang sehat, harmonis, dan produktif.
Suasana ceria dan penuh antusiasme mewarnai seluruh rangkaian acara. Peserta dengan semangat mengikuti setiap gerakan senam, dipandu oleh instruktur yang profesional. Tawa dan canda menghiasi momen-momen kebersamaan, menciptakan ikatan emosional yang kuat di antara peserta. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi dan membangun tim yang solid.

Senam aerobik bersama ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah investasi berharga dalam menjaga kesehatan, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan Polresta Palangka Raya. Dengan tubuh yang bugar dan jiwa yang sehat, diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat dengan lebih optimal.
Polresta Palangka Raya Ikuti World Cleanup Day 2025 di Lapangan Sanaman Mantikei
Polresta Palangka Raya Ikuti World Cleanup Day 2025 di Lapangan Sanaman Mantikei

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya turut ambil bagian dalam kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2025 yang dipusatkan di Lapangan Sanaman Mantikei, Jumat (19/9/2025).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mendukung gerakan global dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Personel Polresta Palangka Raya yang terlibat hadir bersama unsur pemerintah daerah, komunitas, pelajar, serta masyarakat umum.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap program pelestarian lingkungan.
“Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan aksi bersih-bersih di sekitar area Lapangan Sanaman Mantikei dan sekitarnya.
Para peserta tampak antusias, dengan semangat kebersamaan dalam menjaga kebersihan kota.
Kegiatan WCD 2025 berjalan lancar, aman, dan kondusif, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencintai lingkungan.
Kunjungan Kapolda Kalteng di Katingan: Apresiasi dan Penguatan Kamtibmas
Kunjungan Kapolda Kalteng di Katingan: Apresiasi dan Penguatan Kamtibmas
Katingan, Kalimantan Tengah, wartapenasatu.c0m – Polres Katingan mendapatkan kehormatan besar dengan kunjungan resmi dari Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., yang disambut hangat oleh Kapolres Katingan, AKBP Chandra Ismawanto, S.I.K., pada Kamis, 18 September 2025. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara Polda Kalteng dan Polres Katingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolda Kalteng tidak hanya datang sendiri; beliau didampingi oleh Ketua Daerah Bhayangkari serta sejumlah pejabat utama Polda Kalimantan Tengah. Kehadiran mereka menambah bobot kunjungan ini, menunjukkan komitmen penuh dari pimpinan tertinggi kepolisian daerah terhadap peningkatan kinerja dan kesejahteraan anggota di tingkat Polres.
Kunjungan ini merupakan bagian integral dari agenda kerja Kapolda Kalteng, yang bertujuan untuk memberikan apresiasi sekaligus melakukan pemantauan langsung terhadap kinerja Polres-Polres di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Langkah ini mencerminkan pendekatan kepemimpinan yang proaktif dan perhatian terhadap detail operasional di lapangan.
Dalam sambutannya, Kapolda Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Polres Katingan atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Katingan. Beliau juga memberikan penghargaan khusus atas berbagai inovasi yang telah dilakukan Polres Katingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain memberikan apresiasi, Kapolda Kalteng juga menekankan pentingnya kesehatan fisik dan mental bagi seluruh anggota kepolisian. Beliau mengingatkan bahwa tugas kepolisian sangat menantang dan memerlukan kondisi fisik serta mental yang prima. “Kesehatan yang baik adalah fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Sebagai simbol komitmen terhadap peningkatan fasilitas dan pelayanan, Kapolda Kalteng meresmikan sejumlah fasilitas baru di Polres Katingan, termasuk Kantor SPKT, Satres Narkoba, Polsek Katingan Hilir, serta sarana olahraga. Peresmian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional Polres Katingan dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi anggota dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kunjungan Kapolda Kalteng ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga wujud nyata perhatian dan dukungan terhadap Polres Katingan. Diharapkan, kunjungan ini dapat memotivasi seluruh jajaran Polres Katingan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, demi terwujudnya Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Katingan.
Resiliensi di Tengah Ekstrem: Kabaglog Polresta Palangka Raya Imbau Personel Jaga Kesehatan
Resiliensi di Tengah Ekstrem: Kabaglog Polresta Palangka Raya Imbau Personel Jaga Kesehatan
Palangka Raya, Wartapenasatu.com – Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda, Kepala Bagian Logistik (Kabaglog) Polresta Palangka Raya, Kompol Mangatur Tampubolon, menyampaikan amanat penting dalam apel pagi yang digelar di Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/9/2025). Amanat ini menjadi pengingat bagi seluruh personel akan pentingnya menjaga kesehatan dan resiliensi di tengah kondisi lingkungan yang tidak menentu.
Apel pagi tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama, Perwira, Bintara, dan PNS Polri, menunjukkan komitmen seluruh jajaran Polresta Palangka Raya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Kehadiran lengkap ini mencerminkan disiplin dan kesadaran akan pentingnya koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kompol Mangatur Tampubolon menyampaikan amanat berdasarkan atensi dari Kapolresta, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem. Amanat ini menjadi prioritas utama mengingat potensi ancaman penyakit yang dapat timbul akibat perubahan cuaca yang drastis.
“Di tengah cuaca ekstrem saat ini, kita harus semakin sadar terhadap kondisi kesehatan diri sendiri maupun keluarga, sebab sangat banyak potensi penyakit yang dapat menjangkit apabila kita tidak menjaga kesehatan secara benar,” jelasnya. Pernyataan ini menjadi alarm bagi seluruh personel untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
Mangatur Tampubolon memberikan sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan, seperti menerapkan pola makan sehat dan bergizi, menjaga kebersihan diri serta lingkungan, hingga beristirahat secara cukup. Langkah-langkah ini menjadi panduan praktis bagi personel dalam menjaga kesehatan sehari-hari.
“Selain itu, selalu perhatikan kondisi tubuh kita maupun keluarga, terutama bagi anak-anak dan lansia. Apabila memang mulai muncul gejala terserang penyakit, maka jangan ragu untuk memeriksakannya ke rumah sakit atau puskesmas,” tuturnya. Imbauan ini menekankan pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat terhadap penyakit.
- Artikel, Bisnis, Ekonomi, Internasional, Nasional, Nature, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL, Wisata
BENANG,BUNYI DAN MASA DEPAN
Jakarta wartapenasatu.com
JPO Pasar Kramat Jati Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Segera
JPO Pasar Kramat Jati Membahayakan, Warga Minta Perbaikan Segera


Jakarta, wartapenasatu.com, Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Halte dan Pasar Kramat Jati, Jakarta, tengah berada dalam kondisi memprihatinkan. Banyaknya lubang besar yang menganga di permukaan jembatan membuat JPO tersebut sangat berbahaya bagi pejalan kaki. Kondisi ini telah berlangsung cukup lama dan diduga akibat minimnya perawatan dan perbaikan dari pihak pemerintah terkait.


Kerusakan JPO tersebut bukan hanya sekadar retak-retak kecil, melainkan lubang-lubang besar yang cukup dalam dan membahayakan keselamatan pengguna. Kondisi ini memaksa warga sekitar, terutama para pedagang dan pembeli di Pasar Kramat Jati, untuk lebih waspada dan bahkan memilih jalur alternatif untuk menyeberang jalan. Ketakutan akan kecelakaan menjadi alasan utama penghindaran JPO yang rusak tersebut.


Salah satu warga setempat, Ardiansyah, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi JPO yang sudah lama dibiarkan rusak. Ia menceritakan bahwa kerusakan tersebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari dinas terkait. Ardiansyah berharap pemerintah segera bertindak untuk memperbaiki JPO tersebut demi keamanan dan kenyamanan warga.
“Sudah lama sekali jembatan ini rusak, banyak lubang besar dan membahayakan. Kami khawatir ada yang jatuh dan celaka,” ujar Ardiansyah. Ia menambahkan bahwa banyak warga yang terpaksa memutar jalan untuk menghindari JPO yang rusak tersebut, menambah waktu tempuh dan ketidaknyamanan.
Minimnya perawatan dan perbaikan JPO di Kramat Jati menimbulkan pertanyaan besar tentang pengawasan dan tanggung jawab dinas terkait. Keberadaan JPO yang rusak bukan hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak. Kondisi ini menuntut respons cepat dan serius dari pemerintah.
Dampak dari kerusakan JPO ini sangat terasa bagi warga sekitar. Para pedagang di Pasar Kramat Jati mengalami kesulitan dalam beraktivitas, sementara pembeli juga merasa terganggu dan was-was saat hendak menyeberang jalan. Kehilangan akses yang aman dan nyaman di JPO tersebut berdampak pada efisiensi dan keamanan warga.
Pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, diharapkan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki JPO di Pasar Kramat Jati. Perbaikan JPO tersebut bukan hanya sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya. Diharapkan perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan terjadwal agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
