Nature

  • Daerah,  Ekonomi,  Nature,  perkebunan,  SOSIAL

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi Data FPKMS/Plasma, CSR, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, dan Alat Berat. Kegiatan bertempat di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 10 November 2025.

    Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Rizky Badjuri menyampaikan, Mohon maaf atas keterbatasan waktu dan karena ada beberapa agenda pimpinan pada hari besar 10 November, Hari Pahlawan, yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan dan dipimpin langsung oleh Bapak Herson. Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian pada pagi hari ini.

    Muhammad Rizky Badjuri mengatakan, Tentunya hari ini menjadi salah satu tindak lanjut dari fakta integritas yang telah kita sepakati bersama. Pada kesempatan ini, kami melaporkan bahwa semua PBS (Perusahaan Besar Swasta) dan pihak terkait telah berkomitmen.

    Hari ini, kami akan membuat rekapitulasi data yang akan diselaraskan dengan teman-teman perusahaan. Setelah itu, kami akan sinkronkan juga dengan Kabupaten, terutama jika ada kegiatan yang datanya harus memiliki satu persepsi dan satu angka yang sama.

    Izin untuk menayangkan beberapa hasil resume terkait perkembangan pelaksanaan plasma 20%, CSR, penyerapan tenaga kerja lokal, dan lain-lain. Umumnya, Pak Karton, kita membahasakan FKPNS yang sudah beralih kata menjadi “dasar”, tetapi tetap kita masukkan. FKPNS itu adalah plasma. Mohon izin, teman-teman PBS, kita tidak mendiskusikan nama, tetapi ini adalah bagian dari pemahaman bahwa plasma itu adalah bagian dari FKPNS, walaupun nanti di FKPMS ada berbagai macam turunan terkait penyelesaian,”Jelasnya.

    Bahwa perusahaan yang hadir di sini, baik dari wilayah Barat, Tengah, maupun Timur, menunjukkan grafik pencapaian plasma di Kalimantan Tengah dari tahun 2021 sampai 2025 sebesar 52,6%. Logikanya, jika 100%, maka dari tahun 2021 hingga 2025, kita mencapai angka 52,66%.

    Jadi, kurang lebih sekitar 47% yang belum tercapai. Tentunya, nanti kita akan membahasnya bersama setelah ini, karena ada beberapa pendekatan peraturan dari tahun 2007 ke bawah yang tetap akan berproses sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini dalam melaksanakan plasma.

    Jumlah izin operasional saat ini ada 210, di mana 206 adalah komoditas sawit dan sisanya komoditas karet. Kami tetap melihat karet sebagai bagian dari bentuk kewajiban mitra 20%. Luas izin sekitar 2 juta sekian hektar, sehingga kewajiban plasma 20%-nya adalah 470 ribu hektar. Realisasi plasma 20% di tahun 2025 mencapai 52,6%. Kami juga sudah membagi menjadi tiga wilayah:

    Wilayah Barat: Sudah mencapai 61,03%. Beberapa perusahaan bahkan sudah lebih dari 20%. Pertanyaannya, mengapa yang lain belum? Karena ada beberapa perusahaan yang menyesuaikan kewajiban 20%-nya dengan peraturan yang terbit di tahun 2023. Ada beberapa kendala di lapangan terkait lahan dan sebagainya, yang akan menjadi bahan laporan kami kepada pimpinan. Wilayah Tengah: Mencapai 46,95% dengan jumlah operasional sekitar 57. Wilayah Timur: Mencapai 645,95% dengan jumlah kewajiban 20% yaitu 63.

    Wilayah Timur lebih tinggi karena jumlah operatornya 22. Perbandingan tiga zona ini menunjukkan bahwa wilayah Timur tinggi karena luasan pembanding 20% berdasarkan keluasan izin dan kewajibannya. Di plasma tahun 2025, untuk operasional Kalimantan Tengah, kita memakai patokan 52,21%. Wilayah Barat mencatatkan pencapaian tenaga kerja lokal sebesar 0,04%, di mana 47% adalah lokal dan 54% non-lokal.

    Bagaimana tenaga kerja lokal bisa melebihi persentase non-lokal sesuai dengan komitmen kita bersama terhadap penyerapan tenaga kerja lokal? Kami juga menyampaikan bahwa kemarin ada pertemuan dengan HRD terkait jurusan di universitas di Kalimantan Tengah yang bisa memenuhi permintaan perusahaan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendorong universitas untuk membuka jurusan sawit agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. (ryt)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Internasional,  Keamanan,  mancanegara,  Nasional,  Nature,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    “Pemuda Penjaga Nilai Bangsa: JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan di Jakarta”

    JAKARTA  WartaPenaSatu.com

    JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan: Dorong Peran Pemuda dalam Memajukan Kebudayaan Nasional

     

    Jakarta, 3 November 2025 — Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat semangat kebangsaan dan kebudayaan melalui acara Diskusi Kebangsaan bertajuk “Peran Pemuda dalam Mendorong Kebudayaan Nasional yang Maju, Adil, dan Makmur”. Acara ini berlangsung di Ruang Aula PDS HB Jassin, Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin siang, pukul 12.00 WIB hingga selesai.

     

    Kegiatan yang menggandeng Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta (Dispusip) ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas bidang seperti Assoc. Prof. Dr. Tuti Widyanningrum, SH., MH, Nasruddin Djoko Surjono, M. Rizal, dan Sonny Lauentius, dengan Herry Tany sebagai pengisi sesi inspiratif serta Feby Rahmayana bertindak sebagai moderator. Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan dialog terbuka mengenai posisi strategis pemuda dalam membangun peradaban bangsa yang berakar pada nilai-nilai kebudayaan nasional.

     

    Dalam paparannya, Nasruddin Djoko Surjono menekankan bahwa kebudayaan harus menjadi poros utama dalam pembangunan nasional. “Negara yang besar bukan hanya diukur dari kemajuan ekonominya, tetapi dari seberapa kokoh nilai budayanya menopang kehidupan rakyatnya. Pemuda adalah penjaga nilai itu,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta diskusi yang sebagian besar berasal dari kalangan akademisi dan komunitas pemuda.

     

    Sementara itu, M. Rizal mengajak generasi muda untuk aktif menciptakan ruang-ruang baru ekspresi budaya. “Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku yang membawa kebudayaan ke masa depan, dengan semangat inklusif dan berpihak pada kemanusiaan,” ucapnya. Ia menilai peran kreatif pemuda di era digital bisa menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi.

     

    Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-32 JAKER, yang dimaknai sebagai momentum memperkuat solidaritas lintas generasi di kalangan pelaku budaya dan masyarakat sipil. Sebelumnya, JAKER juga menggelar Bedah Buku Antologi Puisi “Api yang Tak Padam”, yang menghadirkan penulis lintas generasi sebagai simbol keberlanjutan perjuangan budaya rakyat.

     

    Salah satu peserta bedah buku, Isti Komah, menilai kegiatan literasi dan kebudayaan yang digagas JAKER sebagai langkah bijak dan monumental. “Dari 25 penulis yang terlibat, 10 di antaranya perempuan. Ini menunjukkan perspektif gender yang kuat dan langkah signifikan di tengah gerakan rakyat yang umumnya didominasi laki-laki,” ujarnya. Menurutnya, keberagaman suara dalam karya sastra memperkuat posisi kebudayaan sebagai ruang perjuangan yang setara dan terbuka.

     

    Melalui Diskusi Kebangsaan ini, JAKER berharap dapat menyalakan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di kalangan pemuda serta masyarakat luas. Kebudayaan dipandang bukan semata identitas, tetapi juga kekuatan moral dan sosial untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita bersama yang terus diperjuangkan lintas generasi.

    “Nok Srie”Melaporkan

     

     

  • Kepolisian,  Kesehatan,  Nature,  Olah Raga

    Brimob Kalteng, Gelar “Satya Bhalluka Pala Adventure Trail 2025”, 600 Raider Jelajahi Alam Tangkiling dalam Semangat HUT Brimob ke-80

    Brimob Kalteng, Gelar “Satya Bhalluka Pala Adventure Trail 2025”, 600 Raider Jelajahi Alam Tangkiling dalam Semangat HUT Brimob ke-80

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Suasana semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan “Satya Bhalluka Pala Adventure Trail 2025” yang digelar di Mako Satbrimob Polda Kalimantan Tengah pada Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu momentum istimewa dalam memperingati HUT Korps Brimob Polri ke-80 yang tahun ini mengusung tema “Brimob untuk Nusa dan Bangsa.”

    Sebanyak 600 raider dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah maupun luar provinsi ikut ambil bagian dalam event trail bergengsi ini. Tak hanya para pecinta otomotif, sejumlah tokoh penting juga turut hadir dan ikut meramaikan kegiatan, di antaranya Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P., Wakil Bupati Kapuas Dodo, S.P., Habib Ismail Bin Yahya, serta Supian Hadi dari Kabupaten Kotawaringin Timur.

    Ratusan peserta tampak antusias saat melintasi rute yang telah disiapkan panitia. Jalur menantang yang membelah kawasan perbukitan dan keindahan alam Tangkiling menghadirkan sensasi petualangan seru sekaligus menjadi ajang menyalurkan hobi otomotif yang positif. Selain menguji ketangkasan dan adrenalin, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarraider serta masyarakat Kalimantan Tengah.

    Beragam apresiasi mengalir dari para peserta yang menikmati setiap tantangan lintasan. Kombinasi jalur ekstrem dan pemandangan alam yang memukau menjadikan kegiatan ini berkesan dan layak dikenang.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar olahraga otomotif, melainkan juga simbol kebersamaan dan semangat pengabdian Brimob bersama masyarakat.

    “Melalui kegiatan Satya Bhalluka Pala Adventure Trail ini, kami ingin menunjukkan bahwa Brimob tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat melalui kegiatan positif dan penuh semangat kebersamaan. Kami juga ingin mempererat tali silaturahmi dengan seluruh komunitas trail serta masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Kombes Pol. Irwan Jaya.

    Sebagai penutup, kegiatan Satya Bhalluka Pala Adventure Trail 2025 dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik bagi peserta. Kemeriahan dan kebersamaan yang tercipta menggambarkan semangat “Brimob untuk Nusa dan Bangsa”, serta menjadi bukti nyata bahwa Brimob senantiasa hadir di tengah masyarakat dengan semangat sportivitas dan pengabdian tanpa batas.

  • Daerah,  Nature,  SOSIAL

    Harmoni Nada: Kicau Mania Meriahkan HUT Brimob Kalteng

    Harmoni Nada: Kicau Mania Meriahkan HUT Brimob Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menggelar Lomba Kicau Mania yang memukau di Lapangan Mako Batalyon A Pelopor, Jalan Tjilik Riwut Km.32, Kota Palangka Raya, pada hari Minggu, 19 Oktober 2025. Acara ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sebuah perayaan kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat pencinta burung kicau.

    Sejak mentari pagi menyinari bumi Kalimantan, ratusan peserta dan penggemar burung dari berbagai penjuru telah memadati lokasi perlombaan. Semangat mereka terpancar jelas, seolah menyatu dengan riuhnya suara burung yang saling bersahutan. Berbagai kategori burung dipertandingkan, mulai dari Murai Batu yang elegan, Kacer yang lincah, hingga Cucak Hijau yang mempesona, semuanya menjadi primadona di mata para kicau mania.

    Komandan Satuan Brimob Polda Kalteng, Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kedekatan Brimob dengan masyarakat. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah yang positif untuk menyalurkan minat dan hobi, sekaligus mempererat tali silaturahmi.

    “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Brimob adalah bagian dari mereka. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat membangun kebersamaan dalam suasana yang penuh keceriaan. Brimob tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ungkap Dansatbrimob dengan penuh semangat.

    Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan antara Brimob dan masyarakat. Hubungan yang harmonis dan saling mendukung akan menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kalimantan Tengah.

    Lomba Kicau Mania ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah festival kegembiraan. Para peserta dan penonton larut dalam suasana yang meriah dan penuh semangat. Sorak sorai menggema di udara setiap kali seekor burung menunjukkan kebolehannya.

    Dengan demikian, Lomba Kicau Mania ini telah menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 Korps Brimob Polri tahun 2025. Sebuah bukti nyata bahwa kebersamaan dan kecintaan terhadap alam dapat menjadi jembatan yang menghubungkan aparat kepolisian dan masyarakat dalam harmoni yang indah.

  • Artikel,  Nature,  perkebunan,  pertanian,  SOSIAL

    Judul: Tapteng Berbenah: Kolaborasi Atasi Krisis Sampah

    Judul: Tapteng Berbenah: Kolaborasi Atasi Krisis Sampah

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com –  (Tapteng) menghadapi tantangan multidimensional berupa tiga krisis yang semakin mendesak: perubahan iklim, degradasi alam dan hilangnya keanekaragaman hayati, serta polusi dan penumpukan limbah. Ketiga krisis ini saling terkait dan mengancam keseimbangan ekosistem global, merusak miliaran hektar lahan, serta berdampak signifikan pada hampir separuh populasi dunia. Lebih jauh lagi, krisis ini berpotensi menggerogoti pendapatan domestik bruto global secara keseluruhan.

    Masyarakat pedesaan, petani kecil, dan kelompok masyarakat miskin adalah pihak yang paling rentan dan merasakan dampak paling berat dari krisis ini. Kerentanan ini diperparah oleh keterbatasan akses terhadap sumber daya, teknologi, dan informasi yang diperlukan untuk beradaptasi dan mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan degradasi lingkungan.

    Plt. Sekdakab Tapteng, Dra. Nurjalilah, menyampaikan sambutan Bupati Tapteng dalam acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah tingkat OPD se-Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatra Utara, yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Tapteng pada Senin, 13 Oktober 2025. Acara ini dihadiri oleh Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Yupiter L. Manurung, ST, M.Si, serta pimpinan OPD Tapteng.

    Dalam sambutannya, Dra. Nurjalilah menekankan bahwa sampah merupakan salah satu faktor utama penyebab krisis yang dihadapi saat ini. “Sampah telah menjadi masalah global yang mendunia, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Pengelolaan sampah yang belum ramah lingkungan menjadi masalah krusial bagi keberlangsungan hidup manusia di bumi,” ujarnya.

    Pada tahun 2025, Menteri Lingkungan Hidup menerbitkan Surat Keputusan kepada 343 Kabupaten dan Kota yang dinilai belum optimal dalam pengelolaan sampah di TPA. Tapteng termasuk dalam daftar tersebut dan menerima sanksi administratif berupa paksaan Pemerintah Penghentian seluruh kegiatan tempat pemrosesan akhir sampah TPA Aek Nabobar, berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI No. 743 Tahun 2025.

    Menyadari urgensi permasalahan ini, Pemerintah Kabupaten Tapteng berupaya melakukan perbaikan pengelolaan sampah dengan mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk Dinas, Bagian, Kantor, Sekolah, pelaku usaha, dan masyarakat, untuk berkolaborasi aktif. Sosialisasi pengelolaan sampah tingkat OPD Tapteng merupakan salah satu langkah konkret dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

    Dra. Nurjalilah mengajak seluruh peserta sosialisasi untuk serius dalam pengelolaan sampah di kantor masing-masing. “Tugas ini adalah beban kita bersama, bukan hanya Dinas Lingkungan Hidup. Mari wujudkan Kabupaten Tapanuli Tengah yang lebih ramah sampah dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nature,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Kalteng Targetkan 136 Hektare Lahan Siap Ditanami Jagung di Kuartal IV

    Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Kalteng Targetkan 136 Hektare Lahan Siap Ditanami Jagung di Kuartal IV

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komitmen Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan.

    Salah satunya, seperti yang dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, S.IKom. dan forkopimda dengan melaksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Lahan Perhutanan Sosial, Desa Pager, Kec. Rakumpit, Kota Palangka Raya, Rabu (8/10/2025).

    Kegiatan penanaman yang merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang digagas Polri secara nasional kali ini, juga digelar terpusat di Prov. Banten dipimpin oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri Kapolri, Menteri Pertanian, serta Menteri Kehutanan.

    Kapolda Kalteng mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman jagung kuartal IV ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, terkait ketahanan pangan nasional.

    “Hari ini kami melakukan penanaman jagung kuartal IV serentak yang dipusatkan di Desa Pager denga luas lahan sekitar 2 hektare,” kata Kapolda usai melakukan penanaman jagung.

    Irjen Iwan menegaskan bahwa pada kuartal IV kali ini pihaknya tekah menargetkan 136 hektare lahan di 101 titik lokasi diseluruh wilayah Kalteng untuk ditanami jagung.

    “Harapannya pada kuartal IV ini, produksi jagung di Kalimantan Tengah dapat semakin maksimal dan meningkat dari kuartal III. Sehingga upaya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dapat berjalan lancar,” tuturnya.

    Kapolda menyebut, dengan langkah konkret ini Polda Kalteng dan jajaran berkomitmen terus berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

    “Tentunya hal ini juga menjadi bukti nyata langkah Polri dalam mendukung program ini, sekaligus mendorong produktifitas pertanian daerah untuk kesejahteraan bersama,” tutup Kapolda.

  • Artikel,  Kesehatan,  Nature,  Olah Raga,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Turnamen Bola Voli Kapolda Kalteng Cup 2025 Resmi ditutup, Kapolda: Ajang ini Lahirkan Atlet Berprestasi di Bumi Tambun Bunga

    Turnamen Bola Voli Kapolda Kalteng Cup 2025 Resmi ditutup, Kapolda: Ajang ini Lahirkan Atlet Berprestasi di Bumi Tambun Bunga

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Turnamen Bola Voli Kapolda Kalteng Cup 2025, yang digelar di GOR Serbaguna, Jl. Tjilik Riwut Km.5, Kota Palangka Raya, resmi ditutup Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, Minggu (5/10/25) malam.

    Penutupan tersebut dilakukan usai pertandingan laga final, antara Tim Sukamara melawan Barito Utara, yang dimenangkan Sukamara dengan skore telak 3-0.

    Kegiatan yang diikuti oleh klub-klub voli terbaik se-Kalimantan Tengah ini merupakan puncak dari rangkaian turnamen bergengsi di bawah naungan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Polda Kalimantan Tengah.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng didampingi Gubernur, Wakapolda dan sejumlah pejabat utama serta Ketua Bhayangkari setempat, turut menyerahkan piala kepada para pemenang, salah satunya Tim Sukamara Putra dan Tim Barut Putri sebagai juara pertama.

    Kapolda Kalteng menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut, mulai dari Pemerintah Provinsi, panitia, hingga para pengurus PBVSI.

    “Terima kasih kepada Bapak Gubernur beserta jajaran dan panitia penyelenggara, khususnya pengurus PBVSI Kalteng, yang telah bekerja keras sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kita juga telah menyaksikan bagaimana para atlet menunjukkan prestasi membanggakan,” tuturnya.

    Irjen Iwan juga menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat berolahraga di kalangan masyarakat.

    “Semoga melalui turnamen ini, bisa menjadi wadah melahirkan atlet-atlet voli berbakat dari Kalteng, yang nantinya dapat berkiprah di tingkat nasional maupun internasional.

    “Selain itu, harapan saya kedepan olahraga bola voli ini semakin digemari masyarakat Kalteng, sehingga dapat menjadi sarana pembinaan atlet berprestasi di masa mendatang yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.

    Penutupan turnamen berlangsung meriah dengan dukungan ribuan penonton yang memadati GOR Serbaguna, serta ratusan hadiah spektakuler, diantaranya 2 unit sepeda motor, 3 sepeda listrik, 5 sepeda MTB, serta 100 hadiah hiburan lainnya, yang menambah semarak suasana malam penghujung turnamen bergengsi ini.

    Turnamen Voli Kapolda Kalteng Cup 2025 pun resmi berakhir dengan penuh semangat kebersamaan, menjadi simbol sportifitas dan semangat olahraga masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Nature,  SOSIAL

    Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan

    Usai Panen Raya, Kapolda Kalteng Irjen Iwan Gelar Baksos dan Serahkan Bantuan Alsintan

    Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Usai melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Anjir, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Gubernur H. Agustiar Sabran, menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).


    Baksos dan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.

    Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kepolisian dan pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan di masyarakat.

    “Dengan adanya bantuan Alsintan, kami berharap para petani semakin terbantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di sektor pangan. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendukung program pemerintah pusat,” ujar Irjen Iwan, Sabtu (27/9).

    Ia menambahkan, kepolisian tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial.

    Menurutnya, dukungan kepada para petani sangat penting agar ketahanan pangan daerah semakin kuat dan mampu menopang kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nature,  SOSIAL

    Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III

    Polda Kalteng Distribusikan 25 Ton Cadangan Jagung ke Gudang Perum Bulog pada Panen Raya Kuartal III

    Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 kembali menegaskan komitmen Polri, khususnya Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya berperan sebagai pendamping petani dalam proses budidaya, Polda Kalteng juga memastikan hasil panen tersalurkan dengan baik ke gudang Bulog, agar stok cadangan pangan pemerintah dapat terjaga dan distribusi lebih merata.


    Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., seusai melaksanakan penyerahan pemenuhan cadangan hasil panen jagung pada panen raya kuartal III, di Desa Anjir, Kec. Kahayan Hilir, Kab. Pulang Pisau, Sabtu (27/9/2025).

    Kapolda Kalteng menegaskan, sepanjang panen raya kuartal III di seluruh jajaran Polda Kalteng saat ini, akan dilakukan penyerapan ke Gudang Bulog sebanyak 25 ton.

    “Setelah pelaksanaan panen raya kuartal III yang terpusat di Desa Anjir, Kab. Pulang Pisau ini, Polda Kalteng bersama Bulog melaksanakan pendistribusian jagung hasil panen raya serentak sebanyak 25 ton dari seluruh wilayah di Kalteng,” kata Kapolda.


    “Khususnya hari ini,” lanjut Irjen Iwan, “pihaknya akan memberangkatkan sebanyak 1 ton jagung dari total 8 ton jagung dari panen raya ini untuk diserap Bulog.”

    Kapolda menegaskan, gerakan ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dengan Bulog untuk memperkuat cadangan pangan nasional.

    “Dengan adanya aliran hasil panen ke gudang resmi Bulog, petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat memperoleh jaminan ketersediaan jagung untuk kebutuhan konsumsi maupun industri,” tegasnya.

    Irjen Iwan berharap, dengan dukungan ini, target nasional pengadaan jagung sebesar 1 juta ton pada tahun 2025 diharapkan bisa tercapai.

    “Langkah Polri melalui pendampingan petani, pengawalan panen, hingga distribusi ke Bulog menjadi bagian integral dari strategi menjaga stabilitas pangan, sehingga dapat membantu mengoptimalkan peningkatan penyerapan jagung dan petani betul-betul bisa optimal,” tutupnya.

  • Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nature,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Panen Raya Jagung Kuartal III, Kapolda Kalteng Komitmen Perkuat Sinergi Wujudkan Sektor Pertanian yang Mandiri, Tangguh, dan Berkelanjutan

    Panen Raya Jagung Kuartal III, Kapolda Kalteng Komitmen Perkuat Sinergi Wujudkan Sektor Pertanian yang Mandiri, Tangguh, dan Berkelanjutan

    Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama Gubernur H. Agustiar Sabran dan sejumlah Forkopimda terpantau tiba di Polres Pulang Pisau dari Palangka Raya.

    Perjalanan dalam rangka kunjungan kerja tersebut dilakukan guna pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025 yang merupakan Program Polri. Rombongan melanjutkan perjalanan dari Polres Pulang Pisau ke Desa Anjir, Kec. Kahayan Hilir, pada Sabtu (27/9/2025).

    “Kegiatan panen raya ini merupakan wujud komitmen Polri mendukung seluruh program Pemerintah, termasuk dalam menciptakan swasembada pangan nasional,” kata Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Kalteng, saat dikonfirmasi.

    Kabidhumas mengatakan, Polri, khususnya Polda Kalteng, telah dan sedang gencar melaksanakan program dalam mendukung ketahanan pangan.

    “Sampai berita ini diterbitkan, terdapat 12.000 hektare lahan binaan Polda Kalteng dan jajaran yang berpotensi ditanami jagung, dan 5.900 hektare di antaranya telah ditanami,” beber Kabidhumas.

    Kombes Erlan menegaskan komitmen Kapolda Kalteng dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah, petani, serta seluruh elemen masyarakat.

    “Mari kita bersama-sama perkuat sinergi dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan dalam membangun sektor pertanian yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan,” tegasnya.

    Panen raya ini sekaligus menjadi bukti bahwa program Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi langsung terhadap kesejahteraan bangsa.

    “Dengan capaian yang terus meningkat, program ini akan semakin memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang,” demikian Erlan.

Wartapenasatu.com @2025