Pendidikan
Buka Rakernis Fungsi Dokkes, Kapolda Kalteng: Dokkes Harus Jadi Pusat Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan Untuk Masyarakat
Palangka Raya, wartapena.com – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. , secara langsung membuka kegiatan rapat kerja teknis (Rakernis) fungsi Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Tahun Anggaran 2025 bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Kamis (2/10/25).

Hadir dalam Rakernis tersebut, Karo SDM Polda Kalteng Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, Sekdin Kesehatan Prov. Kalteng Rainer Danny, sejumlah pejabat utama, stakeholder terkait, serta turut diikuti personel pengemban fungsi Dokkes dan peserta rakernis lainnya.
Adapun tema dalam Rakernis kali ini, yaitu “Optimalisasi Biddokkes Guna Penguatan Polri RESPEK dalam rangka Mendukung Program Asta Cita”.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng mengungkapkan bahwa Dokkes Polri mempunyai kiprah yang bermanfaat untuk melayani dalam penyembuhan atau pengobatan bagi anggota Polri maupun masyarakat umum.
“Untuk itu, jadikan hal ini sebagai suatu kebanggaan terutama bagi Biddokkes Polda Kalteng. Dimana Dokkes harus bisa menjadi pusat pelayanan sekaligus pusat pendidikan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Iwan juga menekankan pentingnya meningkatkan pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara, sehingga mampu menjadi tempat rujukan khususnya bagi anggota Polri beserta keluarga dan masyarakat.
Selain itu, perkuat juga koordinasi dengan satker terkait untuk mengembangkan struktur dan meningkatkan digitalisasi pelayanan yang dimiliki Dokkes, seperti SILANIS, Tanya Dokkes Presisi, SICOBAR, SIMRS, E Medical Record, E Rikkes Sim, Telemedicine, dan lain-lain.
“Saya berharap dengan meningkatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan kesehatan, Dokkes Polda Kalimantan Tengah dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan yang terpercaya dan bermanfaat serta dapat diandalkan oleh masyarakat.
Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah
Irma NasDem Nilai Pengelolaan SPPG Polri Sesuai Standar, Tak Pernah Bermasalah
Jakarta, wartapenasatu.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Chaniago, memberikan apresiasi terhadap tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di bawah naungan Polri. Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada laporan kasus negatif yang terkait dengan dapur bergizi gratis tersebut, sehingga dapat dijadikan tolok ukur bagi Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam rapat kerja yang melibatkan BGN dan Kementerian Kesehatan di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, Irma menyampaikan, “Bagi saya, esensi dari pengelolaan ini tidak terletak pada identitas penyelenggara, apakah itu politisi, Polri, TNI, atau entitas lainnya. Hal yang paling krusial adalah kemampuan pengelola untuk memikul tanggung jawab penuh.”
Politikus dari Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang ia peroleh, Polri saat ini mengawasi sekitar 600 SPPG. Dari jumlah tersebut, tidak ada laporan mengenai kasus keracunan atau masalah serupa yang mencuat. Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan yang disajikan.
“Saya mendapatkan informasi bahwa Polri mengelola sekitar 600 SPPG. Informasi yang saya terima mengindikasikan bahwa seluruh dapur yang dikelola oleh Polri beroperasi sesuai dengan standar yang ditetapkan, sehingga tidak pernah ada insiden atau kasus yang merugikan,” jelasnya.
Irma menekankan bahwa polemik mengenai kepemilikan dapur MBG seharusnya tidak menjadi fokus utama. Baginya, hal yang lebih penting adalah komitmen dari pihak pengelola untuk menjalankan standar operasional prosedur (SOP) secara konsisten dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kualitas dan keamanan pangan dapat terjamin.
“Jangan sampai isu ini dipolitisasi. Yang terpenting bukanlah siapa pemiliknya, melainkan apakah pihak tersebut mampu memikul tanggung jawab atau tidak. Kami di DPR sudah sering menerima kritik, jadi jangan ditambah lagi dengan isu-isu yang justru memperburuk citra lembaga,” tegasnya.
Pernyataan Irma ini mencerminkan pentingnya pengelolaan yang profesional dan bertanggung jawab dalam program-program pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Polri telah menunjukkan contoh yang baik dalam hal ini, dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain yang terlibat dalam program serupa
Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Toba Bergelora: Pemkab Toba Kobarkan Semangat Persatuan dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Medan, wartapenasatu.com – Dalam balutan khidmat dan semangat kebersamaan, Pemerintah Kabupaten Toba memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada tanggal 1 Oktober. Upacara peringatan yang dilaksanakan di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi Mayjen TNI (Anm) D.I. Pandjaitan, Balige, pada Selasa pagi (1/10/2025), menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan ideologi bangsa.

Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan Ipda Tririkardo Silaban sebagai Komandan Upacara. Meskipun gerimis sempat menyapa, tidak mengurangi kekhidmatan dan kelancaran jalannya upacara. Semangat para peserta tetap membara, mencerminkan tekad yang kuat untuk menjunjung tinggi Pancasila.
Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, membacakan Naskah Ikrar yang sarat makna. Ikrar tersebut menegaskan kesadaran akan rongrongan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak proklamasi kemerdekaan. Kelengahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap upaya penumbangan Pancasila sebagai ideologi negara menjadi catatan penting yang harus diwaspadai.
Namun, dengan semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia mampu memperkokoh tegaknya NKRI. Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh peserta upacara membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang persatuan, memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI.

Sebagai bentuk penghormatan, Kapolres Toba selaku Inspektur Upacara meletakkan karangan bunga di Tugu D.I. Pandjaitan. Simbol ini mengandung pesan mendalam tentang penghargaan terhadap jasa para pahlawan revolusi yang telah berkorban demi tegaknya Pancasila dan NKRI.
Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, jajaran Forkopimda, TP PKK Kabupaten Toba, serta para pimpinan perangkat daerah. Kehadiran para tokoh penting ini menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian nilai-nilai Pancasila di Kabupaten Toba.
Selain itu, upacara ini juga diikuti oleh ASN, TNI, Polri, organisasi kepemudaan (OKP), dan para pelajar. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang perlombaan dalam rangka HUT ke-80 RI pada 17 Agustus 2025 lalu. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diharapkan dapat semakin mempererat tali persaudaraan, memupuk semangat nasionalisme, dan menginspirasi seluruh elemen masyarakat Toba untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah yang berlandaskan Pancasila
Memperkuat Jiwa Nasionalisme: Polda Kalteng Menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Memperkuat Jiwa Nasionalisme: Polda Kalteng Menggelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Barigas, Jl. Tjilik Riwut Km. 1, Mapolda setempat, pada Rabu, 1 Oktober 2025, pagi. Upacara ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

Inspektur Upacara (Irup) dijabat oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., yang diikuti oleh Wakapolda, Brigjen Pol. Dr. Rakhmad Setyadi, serta para pejabat utama dan personel Polri, termasuk ASN Polda Kalteng. Kehadiran seluruh elemen kepolisian ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila.
Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa upacara ini bertujuan untuk mengingatkan seluruh personel akan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila bukan hanya sekadar dasar negara, tetapi juga pedoman moral yang harus diinternalisasi oleh setiap anggota Polri.
Mengutip dari laman Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, tema upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2025 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”. Tema ini sangat relevan dalam konteks tantangan global dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
Kombes Pol. Erlan Munaji menekankan bahwa peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Pancasila merupakan landasan moral yang dipegang teguh oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Dengan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, diharapkan setiap anggota Polri dapat menjalankan tugasnya secara profesional,Humanis, dan berintegritas. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai Kesaktian Pancasila dapat direfleksikan, khususnya bagi anggota Polri, masyarakat, serta generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. Pancasila harus menjadi inspirasi dalam setiap tindakan dan kebijakan, demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia.
Sembilan Puluh Peserta Seleksi PAG 2025 Ikuti Tes Kesjas di Polda Kalteng
Sembilan Puluh Peserta Seleksi PAG 2025 Ikuti Tes Kesjas di Polda Kalteng
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebanyak sembilan puluh Bintara Tinggi Polri mengikuti tes kesamaptaan jasmani (kesjas) Pendidikan Alih Golongan (PAG). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah di Stadion Sanaman Mantikei, Jl. A. Yani, Kota Palangka Raya, pada Selasa pagi, 30 September 2025.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, menjelaskan bahwa tahapan dalam tes kesjas ini mencakup beberapa materi yang diujikan. Materi-materi tersebut meliputi lari 12 menit, sit up, push up, chinning atau pull up, serta shuttle run.
“Tes ini dilaksanakan sesuai dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Pengawasan dilakukan oleh pengawas internal dan eksternal. Selain itu, kami juga memasang kamera di setiap kategori tes untuk mempermudah pemantauan,” ujar Karo SDM.
Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji menambahkan bahwa tes kesjas dalam seleksi PAG adalah salah satu bagian penting dari tahapan seleksi yang harus diikuti oleh peserta. Para peserta diharapkan dapat melewati tahapan seleksi ini dengan baik, dimulai dari kesemaptaan jasmani.
Tes kesamaptaan jasmani ini bukan hanya menguji kemampuan fisik semata, tetapi juga mengukur tingkat kedisiplinan dan ketahanan mental para peserta. Kemampuan untuk melewati setiap tahapan dengan baik mencerminkan kesiapan mereka dalam menghadapi tugas-tugas yang lebih berat di jenjang pendidikan selanjutnya.
Dengan adanya pengawasan yang ketat dan transparan, diharapkan seluruh proses seleksi dapat berjalan dengan adil dan objektif. Hal ini penting untuk memastikan bahwa hanya mereka yang benar-benar memenuhi syarat yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Harapannya, para peserta yang mengikuti tes ini dapat lulus semuanya dengan nilai yang bagus, serta bisa melewati tahap-tahap tes selanjutnya, setelah tes jasmani ini dilaksanakan,” pungkas Kabidhumas, menutup rangkaian kegiatan pada hari itu.
Dandim 0827/Sumenep Dukung Sekolah Rakyat Terintegrasi 49, 96 Siswa Mulai MPLS
WARTAPENASATUJATIM | Sumenep – Sekolah Rakyat Terintegrasi 49 di Kabupaten Sumenep, yang berlokasi di SKD Batuan, resmi beroperasi pada Senin (30/9/2025). Sebanyak 96 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung hingga 13 Oktober 2025.
Dari jumlah tersebut, 50 siswa menempuh pendidikan di jenjang SMP, sementara 46 siswa lainnya duduk di tingkat SD. Launching sekolah rakyat ini diresmikan langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.
Sekolah rakyat ini mengusung konsep pendekatan Multi-Entry Multi-Exit (MEME). Dengan pendekatan MEME, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga terintegrasi dengan pola kehidupan sehari-hari.
Aktivitas siswa dimulai sejak pukul 03.30 WIB dengan salat tahajud, salat subuh, mengaji, dan senam pagi. Setelah sarapan dan bersih-bersih, kegiatan belajar berlangsung hingga pukul 14.00 WIB.
Sore hingga malam, siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, makan malam, refleksi, tambahan pelajaran, dan wajib tidur pukul 21.00 WIB. Sistem asrama diterapkan dengan fasilitas makan tiga kali sehari dan snack dua kali.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menegaskan Kodim Sumenep akan berkolaborasi dengan Pemkab serta instansi terkait dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Kami siap mendukung aktivitas sekolah rakyat, baik dalam hal wawasan kebangsaan maupun kegiatan penunjang lain seperti senam pagi,” kata Dandim usai launching.
Ia menambahkan, keberadaan sekolah rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan.
“Harapannya, angka putus sekolah bisa ditekan sehingga indeks pembangunan sumber daya manusia semakin meningkat,” tegasnya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Mahir Mahar
Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu di Jalan Mahir Mahar
Palangka Raya, wartapenasatu.com -Satresnarkoba Polresta Palangka Raya kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu.Kali ini, seorang pria berinisial M (37) berhasil diamankan bersama barang bukti sabu seberat kurang lebih 2,32 gram, Senin (29/9/2025).

Penangkapan dilakukan di sebuah barak kayu di Jalan Mahir Mahar Km. 2,5 Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya.
Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan 9 paket sabu yang disimpan dalam dompet headset berwarna hitam di dalam kamar pelaku.
Selain sabu, turut diamankan barang bukti berupa satu sendok sabu, satu unit ponsel, dan uang tunai Rp600 ribu yang diduga hasil transaksi narkoba.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasatresnarkoba AKP Agung Wijaya Kusuma menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.
“Setelah dilakukan penyelidikan, tim berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).
Atas perbuatannya, M dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp10 miliar.
Hingga kini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika lainnya di wilayah Kota Palangka Raya.
Tuntaskan Misi Kemanusiaan di Tupdasbhara Angkatan Diktukba Polri SPN Polda Jatim 2025 Sandang Nama Satria Yana Anucasana
WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Rangkaian kegiatan Outbound Penutupan Tahap Dasar Bhayangkara (Tupdasbhara) bagi 247 siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim mencapai puncaknya pada Sabtu (27/9/2025).
Setelah ditempa melalui berbagai ujian fisik dan mental selama dua hari, para siswa menuntaskan tantangan terakhir dengan ekspedisi darat sejauh 25 kilometer untuk kembali ke kesatrian SPN Polda Jatim.
Perjalanan yang dimulai dari Kawasan Outbound Bernah De Vallei Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto pada malam sebelumnya menjadi ujian akhir dari ketahanan mereka.
Dengan langkah penuh semangat, seluruh siswa berhasil memasuki gerbang SPN Polda Jatim pada dini hari, tepatnya sekitar pukul 01.15 WIB.
Kedatangan mereka menandai tuntasnya perjalanan lintas alam yang secara total menempuh jarak fantastis sejauh 51 kilometer pergi-pulang.
Setelah memulihkan tenaga dan melaksanakan rutinitas pagi, puncak dari seluruh rangkaian kegiatan digelar melalui upacara penutupan.
Momen bersejarah ini dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol. Agus Wibowo, S.I.K., dan menjadi saksi pengukuhan nama angkatan yang telah lama dinantikan.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat, angkatan Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim secara resmi diberi nama “Satria Yana Anucasana”.
“Nama ini sarat akan makna dan harapan, yang artinya adalah Prajurit Pemberani yang siap Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat,” kata Kombes Pol. Agus Wibowo.
Ka SPN Polda Jatim itu menegaskan pemberian nama ini bukan sekadar identitas, melainkan sebuah amanah dan doa yang akan melekat pada setiap individu sepanjang pengabdian mereka.
Bersamaan dengan itu, dilaksanakan pula prosesi pengukuhan pejabat korps siswa.
Suasana formal dan penuh kebanggaan seketika berubah menjadi haru biru usai upacara.
Para siswa akhirnya dipertemukan dengan orang tua dan keluarga mereka yang telah hadir.
Momen pertemuan tersebut diwarnai isak tangis bahagia dan pelukan hangat, melepas rindu setelah melewati fase pendidikan dasar yang sangat menantang.
Pertemuan keluarga dengan cepat berganti dengan realitas kedisiplinan.
“Kembalinya para siswa ke rutinitas padat dari apel hingga belajar dan berlatih, menjadi penegasan bahwa Tahap Dasar Bhayangkara telah berhasil menempa fondasi mereka,” tambah Kombes Agus.
Selesainya tahap Dasbhara sesungguhnya bukanlah garis finis, melainkan sebuah gerbang di mana setiap tindakan sekecil apapun adalah bagian dari proses menempa diri menjadi prajurit pemberani yang kelak siap melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Polresta Palangka Raya Capai Penyerapan Anggaran 82 Persen, Ikuti Monev Polda Kalteng
Polresta Palangka Raya Capai Penyerapan Anggaran 82 Persen, Ikuti Monev Polda Kalteng
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menunjukkan kinerja yang solid dalam pengelolaan anggaran tahun 2025. Hingga Triwulan III, realisasi penyerapan anggaran telah mencapai 82 persen, sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Capaian ini mencerminkan komitmen Polresta Palangka Raya dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Keberhasilan ini dipaparkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Anggaran Triwulan III serta percepatan penyerapan anggaran yang diselenggarakan oleh Polda Kalteng. Acara tersebut berlangsung di Aula Hotel Aurilla, Jalan Adonis Samad, Palangka Raya, pada hari Senin, 29 September 2025.
Kegiatan Monev ini dibuka secara resmi oleh Karorena Polda Kalteng, Kombes Pol Andreas Wayan Wisaksono, S.I.K., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Acara ini dihadiri oleh para Kabagren, Kasubag Renmin, Kasikeu, serta operator sakti dari seluruh jajaran Polda Kalteng, menunjukkan betapa seriusnya perhatian terhadap pengelolaan anggaran di lingkungan kepolisian.
Polresta Palangka Raya mengirimkan delegasi yang kompeten, dipimpin oleh Plt. Kabagren Iptu Yudi Hartono. Tim ini juga beranggotakan Iptu Lutfi Triwulansari, Penda Tk.1 Inuk Wirawanti, Brigpol Malvin Braviandi, dan Brigpol Bayu Setiyawan, yang masing-masing memiliki peran penting dalam pengelolaan anggaran di Polresta Palangka Raya.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian penyerapan anggaran yang telah diraih. Beliau juga menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara efektif dan efisien, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi agar realisasi anggaran berjalan tepat sasaran. Dengan demikian, manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Kombes Pol Dedy Supriadi.
Kegiatan Monev ini berlangsung dengan lancar dan interaktif. Selain paparan mengenai capaian penyerapan anggaran, juga dilakukan sesi pendalaman evaluasi anggaran Triwulan III. Sesi ini menjadi ajang untuk berbagi pengalaman, mengidentifikasi kendala, serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan pengelolaan anggaran di masa mendatang.
Partisipasi aktif Polresta Palangka Raya dalam kegiatan Monev ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan. Dengan pengelolaan anggaran yang baik, diharapkan Polresta Palangka Raya dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan memberikan kontribusi yang optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Kuliner, Loker, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Program MBG Jadi Pilar Ketahanan Pangan dan Kesehatan Nasional
Jakarta wartapenasatu.com
MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah sejak awal 2025 terus menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Hingga 26 September 2025, program ini telah menyalurkan lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi secara gratis kepada berbagai kelompok penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Tercatat ada 9.406 dapur Satuan Penyedia Pangan Gratis (SPPG) yang beroperasi di 38 provinsi. Dari jumlah tersebut, 99,1 persen atau 9.327 dapur dinyatakan aman tanpa insiden keracunan. Sementara 79 dapur lainnya sempat mengalami masalah keamanan pangan, namun sudah diberikan teguran hingga penutupan sesuai tingkat keparahan kasusnya. Pemerintah menargetkan 100 persen dapur dalam kondisi aman dengan pengawasan ketat serta sertifikasi keamanan pangan.
Manfaat program MBG ini telah menyentuh 28,2 juta anak sekolah, 920 ribu balita, 153 ribu ibu hamil, dan 313 ribu ibu menyusui. Dengan cakupan yang luas, program ini tidak hanya membantu peningkatan gizi masyarakat tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain itu, program MBG juga memberi dampak positif pada perekonomian dengan menyerap lebih dari 337 ribu tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari dapur, distribusi, hingga tenaga pendukung lainnya. Kehadiran lapangan kerja baru ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran.
Menteri Pertahanan yang juga Presiden terpilih, Prabowo Subianto, meninjau langsung pelaksanaan dapur MBG di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa program ini akan terus dikawal agar tepat sasaran serta menjaga standar kualitas makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat.
Pemerintah menyadari bahwa tantangan utama dari program ini adalah menjaga kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur. Karena itu, sertifikasi dan pengawasan ketat menjadi fokus utama agar kasus keracunan tidak terjadi kembali dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program.
Dengan capaian yang ada, program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju generasi emas 2045.
Apakah Anda ingin saya buatkan juga judul alternatif selain yang sudah ada di gambar (“MBG Sentuh 28 Juta Penerima Manfaat, Serap 337 Ribu Lapangan Kerja”
“Nok Srie “Melaporkan
#MBG