Pendidikan
Kapolres Toba Buka Lomba Dance Kontemporer: Sinergi Polri dan Pelestarian Seni
Kapolres Toba Buka Lomba Dance Kontemporer: Sinergi Polri dan Pelestarian Seni
Toba, wartapenasatu.com – Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K., secara resmi membuka perlombaan Dance Kontemporer di Sopo Parsaoran Nauli, Tambunan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Kamis, 6 November 2025. Acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Polres Toba dan Pemerintah Kabupaten Toba dalam memperingati Hari Pahlawan 2025, sekaligus upaya melestarikan seni tari di tengah perkembangan zaman.

Perlombaan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 6 hingga 8 November 2025, ini diikuti oleh 37 peserta dari berbagai kategori, mulai dari pelajar tingkat SD, SLTP, SLTA, SMK, hingga kategori umum. Para peserta diberi kesempatan untuk menampilkan kreativitas seni gerak tari mereka di hadapan dewan juri yang terdiri dari Peri Sagala, Togi Hutagaol, Magdalena Tambunan, dan Rio Ave Sitompul.
Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti Sopo Parsaoran Nauli saat babak penyisihan berlangsung. Setiap tim tampil dengan koreografi yang dinamis, kostum yang memikat, serta energi yang membara, sukses menciptakan atmosfer spektakuler yang memukau para penonton. Riuh tepuk tangan dan sorakan membahana setiap kali tim peserta menyelesaikan aksi mereka di atas panggung, menambah semarak acara tersebut.
Bupati Toba, Effendi Napitupulu, yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Eston Sihotang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Toba dalam menggelar lomba tari kontemporer ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah cara efektif untuk melestarikan budaya seiring dengan modernisasi. Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi kolaborasi lebih lanjut antara pemerintah daerah dan Polres Toba dalam bidang olahraga dan seni.
Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas partisipasi masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar memperingati Hari Pahlawan, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Lebih lanjut, Kapolres Toba menjelaskan bahwa konsep perlombaan ini dirancang dengan memasukkan unsur-unsur pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan visualisasi pahlawan super (superhero). Hal ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para peserta mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan menjauhi segala bentuk kriminalitas.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan dapat lahir bibit-bibit unggul di bidang seni tari yang mampu membawa nama baik Kabupaten Toba di kancah yang lebih luas. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas dan mencintai seni budaya bangsa.
- Alutsista, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
“Ari Sumarni Pimpin GBNN Jakarta Barat, Targetkan Soliditas dan Integritas Jaga Stabilitas Negara”
Jawa Barat wartapenasatu.com
Jakarta Barat Miliki Garda Bela Negara Nasional Baru, Siap Jaga Kedaulatan NKRI
BOGOR – Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jakarta Barat resmi dilantik dan dikukuhkan pada 5-6 November 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Palm Cisarua, Bogor, ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2025-2030.
Ketua Umum GBNN, Bapak Fahria Alfiano, Berharapan besar kepada seluruh anggota. Beliau menekankan pentingnya peran GBNN dalam membantu kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya berharap seluruh anggota GBNN dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Indonesia,” ujar Bapak Fahria Alfiano dengan penuh semangat.
Ibu Ari Sumarni, yang terpilih sebagai Ketua DPW GBNN Jakarta Barat, juga menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi ini dengan amanah, beradap, konsisten, dan berintegritas. Beliau berharap seluruh jajaran yang berada di bawah komandonya dapat tetap solid dan bersatu, meskipun menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu stabilitas negara.
“Kita harus tetap solid dan bersatu, meskipun ada banyak ‘preming’ atau gangguan yang mencoba memecah belah kita. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita pasti bisa mengatasi semua rintangan,” tegas Ibu Ari Sumarni.
GBNN sebagai organisasi yang memiliki visi untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada seluruh masyarakat, diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat. Dengan kepengurusan baru di Jakarta Barat, GBNN siap berkontribusi secara nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.
Acara pelantikan dan pengukuhan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota GBNN. Semangat baru dan harapan besar terpancar dari wajah seluruh peserta, siap mengemban amanah dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
BY:NokSrie
UPTD SMPN 2 Blega Sukses Gelar OSS Daring, Pacu Siswa Kuasai Soal HOTS dan Jaring Delegasi OSN 2026
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – 6 November 2025, UPTD SMP Negeri 2 Blega baru saja menuntaskan gelaran Akbar Olimpiade Sains Sekolah (OSS) tahun 2025, Kompetisi Sains Internal yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 3 hingga 6 November 2025,
Kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi sekolah dalam mengukur sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan sains di tengah tantangan global.
Secara inovatif, OSS dilaksanakan sepenuhnya secara Daring (online) dengan memanfaatkan optimal fasilitas Teknologi Informasi (IT) yang dimiliki sekolah, seluruh siswa dari kelas 7 dan kelas 8 turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.
Bscs Juga: Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Beri Manfaat Nyata, Bantu Pembangunan Akses Jalan Petani di Kediri
Kepala UPTD SMPN 2 Blega, Ahmad Hasan Rusdi, S.Pd, M.M, menjelaskan bahwa tujuan utama OSS tidak hanya sekedar mencari pemenang, tetapi juga sebagai platform persiapan dini yang lebih panjang bagi siswa untuk menghadapi kompetisi sains di tingkat yang lebih tinggi.

Untuk membiasakan siswa dengan soal HOTS ( Higher Order Thinking Skills) yang dirancang untuk menguji kemampuan berpikir tingkat tinggi.
“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan sains di sekolah kami melalui kompetisi yang sehat di bidang Matematika, IPA dan IPS. Melalui OSS, siswa akan menjadi lebih familiar dan terbiasa dengan pola-pola soal OSN yang bersifat Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan menantang yang memerlukan kemampuan analisis, evaluasi dan pemecahan masalah yang mendalam,” jelasnya
Ahmad Hasan Rusdi juga menegaskan, OSS juga diarahkan untuk menumbuhkan semangat persaingan yang positif dan aplikatif di kalangan siswa, Diharapkan kompetisi yang sehat ini memicu motivasi belajar yang berkelanjutan dan memunculkan kreativitas baru bagi para guru terkait.
Baca Juga: Polda Jatim Berhasil Ungkap 1.443 Kasus dan Amankan 1.135 Tersangka Selama Operasi Sikat Semeru 2025
“Kami berharap guru-guru Matematika, IPA dan IPS menjadi lebih intens dan termotivasi dalam mempersiapkan siswanya, baik melalui peningkatan kualitas pembelajaran di kelas maupun pelatihan khusus, agar anak-anak didik kita siap berprestasi di tingkat selanjutnya,” tegas beliau guna mendorong persaingan positif dan motivasi guru.

Untuk target lolos tingkat provinsi Ahmad Hasan Rusdi menambahkan, dari hasil seleksi objektif OSS tersebut, pihak sekolah akan menyeleksi 10 peserta dengan nilai terbaik dari masing-masing mata pelajaran (Matematika, IPA dan IPS).
Para siswa terpilih selanjutnya akan dibina secara intensif untuk diikutsertakan dalam kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten pada tahun 2026 mendatang.
“Target kami pada tahun ketiga pelaksanaan OSS ini adalah bisa menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi di OSN tingkat kabupaten, dan menjadi wakil selanjutnya di tingkat provinsi. Dengan persiapan yang matang dan seleksi yang objektif, kamu yakin bibit-bibit unggul ini dapat mengharumkan nama sekolah,” pungkas Ahmad Hasan Rusdi, menandaskan komitmen sekolah terhadap peningkatan prestasi akademik
Selain itu Ahmad Hasan menuturkan, pada tahun 2025, Adanya penambahan fasilitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan toilet modern secara swakekola serta penambahan buku perpustakaan, alat peraga IPA, dan pavingisasi halaman sekolah yang dikerjakan secara kontraktual.
Baca Juga: Pangdam Brawijaya Pimpin Sidang Pemilihan Subpanpus Caba PK TNI-AD Gelombang II
Merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dan dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten Bangkalan.
“Semua tu menunjukkan bukti nyata komitmen sekolah dan pemerintah untuk menjadikan UPTD SMPN 2 Blega sebagai sekolah yang representatif, ramah anak, dan berpotensi lebih berkembang di masa yang akan datang dalam mempersiapkan generasi muda yg lebih baik dan berdaya saing global.” tutupnya.*** (Azis)
Jurnalis: Abdul Azis
Terapi MWPS: Solusi Nyeri Kepala, Wajah Tegang, dan Saraf Kaku
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 6 November 2025 Siang itu, suasana ruang terapi di DetokRapit Totok Saraf Anatomi Surabaya terasa tenang. Aroma minyak terapi berpadu dengan denting halus alat stimulasi saraf. Di salah satu kursi pasien, tampak seorang pria berusia 46 tahun duduk sambil memegangi tengkuknya. Dialah Pak Agung, warga Perumahan Delta Sari, Sidoarjo, yang datang dengan keluhan klasik MWPS, singkatan dari Migren, Wajah, Pundak, dan Saraf.
Sudah lebih dari sebulan Pak Agung merasakan pusing berdenyut di sisi kiri kepala, pundak berat, dan wajah sering terasa kaku
“Kalau malam, nyut-nyutan sampai ke mata. Pundak kanan juga rasanya seperti ditindih batu.
”ujarnya. Ia sudah sempat ke klinik umum dan mengonsumsi obat pereda nyeri, namun hasilnya hanya sementara.
Menurut Rijendanel, terapis utama di DetokRapit, kondisi Pak Agung termasuk kategori MWPS kronis — kombinasi gangguan sirkulasi darah, ketegangan otot servikal, dan stres saraf jangka panjang. “Saraf leher bagian atas (C2–C4) punya hubungan langsung dengan wajah dan otak. Kalau jalurnya tersumbat, efeknya bisa ke migren, wajah kaku, bahkan kesemutan di tangan,” jelasnya.

Saat pemeriksaan anatomi dilakukan, ditemukan ketegangan ekstrem di otot trapezius dan levator scapula. Dengan teknik Totok Spinal Release, Rijendanel membuka jalur saraf menggunakan tekanan bertahap. Titik-titik vital di sekitar leher, bahu, dan pangkal kepala disentuh perlahan, sambil menjaga ritme napas pasien agar tetap stabil. Menit ke-10 terapi, Pak Agung mulai merasakan sensasi hangat menjalar ke kepala. Otot yang tadinya kaku mulai melunak. Setelah 25 menit, warna wajahnya kembali segar. “Tadi rasanya kayak kepala saya dibuka sumbatnya,” ucapnya lega sambil memutar leher kanan-kiri tanpa nyeri.
Rijendanel menjelaskan bahwa terapi MWPS bukan sekadar pijatan, tapi penyelarasan sistem saraf, peredaran darah, dan energi tubuh bagian atas. Banyak pasien, katanya, tidak sadar kalau keluhan migren dan pundak berat sebenarnya berasal dari leher yang “macet” secara anatomi dan bioenergi.
“Kalau dibiarkan, bisa berlanjut jadi vertigo, kesemutan kronis, bahkan stroke ringan,” tambahnya. Oleh karena itu, terapi MWPS juga sekaligus berfungsi sebagai detoks saraf stres — membuang sumbatan energi akibat tekanan pikiran.
Usai terapi, Pak Agung tampak lebih tenang. Ia diminta menjaga postur saat bekerja di depan komputer dan melakukan peregangan ringan setiap dua jam. “Saya baru sadar, ternyata stres dan posisi duduk bisa separah ini efeknya ke saraf,” katanya sebelum pulang.
Kini, DetokRapit Totok Saraf Anatomi Surabaya menjadikan MWPS sebagai salah satu program unggulan. Banyak pasien dari Sidoarjo, Gresik, hingga Jombang datang untuk penanganan serupa. Klinik ini beralamat di Jl. Bangkingan IX Blok XI No. 38, Surabaya, buka setiap hari pukul 10.00–19.00 WIB, dan dapat dihubungi melalui WhatsApp wa.me//6285180980474.
Tubuh manusia selalu jujur. Rasa sakit hanyalah pesan bahwa ada jalur yang tersumbat. Dan lewat tangan-tangan terlatih, pesan itu diterjemahkan menjadi pemulihan satu tekanan lembut, satu napas lega, satu kehidupan yang kembali lancar.(Dodo)
Asesmen Kepala Sekolah: Bukan Sekadar Guru Berprestasi
Asesmen Kepala Sekolah: Bukan Sekadar Guru Berprestasi
Toba. wartapenasatu.com – Pemerintah Kabupaten Toba melaksanakan asesmen terhadap 205 Kepala Sekolah SD dan SMP serta 220 guru yang berminat menjadi kepala sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 5 hingga 8 November 2025, bertempat di SMP Negeri 4 Laguboti. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Toba menggandeng Psikolog dari Arunika Resilience Consulting sebagai tim penguji dalam asesmen ini.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Rikardo Hutajulu, asesmen ini tidak melibatkan seluruh kepala sekolah, melainkan hanya mereka yang belum memasuki masa pensiun. Tujuan utama dari asesmen ini adalah untuk mengukur tingkat integritas, kreativitas, dan inovasi yang dimiliki oleh para calon kepala sekolah. Bentuk ujian meliputi ujian tertulis dan wawancara, dengan materi yang sepenuhnya menjadi wewenang tim penguji.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, dalam arahannya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas SDM yang berdaya saing dan berakhlak merupakan salah satu poin penting dalam Visi-Misi Toba Mantap 2029. Oleh karena itu, kepala sekolah yang terpilih harus benar-benar mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Asesmen ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang akurat mengenai kelayakan seseorang untuk menjadi kepala sekolah.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa guru berprestasi tidak otomatis menjadi kepala sekolah yang baik. Kemampuan seorang kepala sekolah tidak hanya diukur dari kemampuan akademiknya, tetapi juga dari kemampuan manajemen dan kepemimpinan. Beliau justru berpendapat bahwa guru yang hebat sebaiknya tetap mengajar dan berbagi ilmunya kepada para siswa.

Wakil Bupati juga menceritakan pengalaman seorang guru berprestasi di Kabupaten Toba yang memilih untuk mengundurkan diri setelah diangkat menjadi kepala sekolah. Guru tersebut merasa bahwa passion-nya tidak berada di bidang kepemimpinan, melainkan di bidang pengajaran. Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam menempatkan kepala sekolah yang tepat sasaran.
Melalui asesmen ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kemampuan para kepala sekolah dan guru. Dengan demikian, penempatan kepala sekolah dapat dilakukan secara lebih tepat, sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing individu.
Wakil Bupati mengakhiri arahannya dengan menegaskan bahwa kemampuan manajemen dan kepemimpinan sama pentingnya dengan kemampuan akademis dalam menjalankan tugas sebagai kepala sekolah. Asesmen ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Toba.
Aspers Kasdam V/Brawijaya Beri Pembekalan Kepada Prajurit dan Persit Yonkav 3/AC
WARTAPENASATUJATIM | Malang – Aspers Kasdam V/Brawijaya, Kolonel Inf Tomy Radya Diansyah Lubis, S.A.P, M.Han, memberikan pembekalan kepada prajurit dan Persit Kartika Chandra Kirana Ranting Yonkav 3/AC pada Selasa (04/11/2025).
Kegiatan itu merupakan bagian dari program pembinaan personel yang rutin dilaksanakan oleh Kodam V/Brawijaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit dan keluarganya.
Dalam arahannya, Aspers Kasdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa keberhasilan tugas seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan profesionalisme di lapangan, tetapi juga oleh kekuatan mental, moral, serta dukungan dari keluarga.
“Prajurit harus senantiasa menjaga loyalitas, disiplin, dan dedikasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Namun di balik prajurit yang tangguh, ada keluarga yang menjadi sumber kekuatan dan motivasi. Oleh karena itu, keharmonisan keluarga harus dijaga dengan baik,” ujar Aspers.
Pada kesempatan itu, Aspers juga menekankan pentingnya menghindari pelanggaran hukum dan disiplin, termasuk penyalahgunaan media sosial, gaya hidup konsumtif, serta perilaku yang dapat merusak citra prajurit dan satuan.
“Bijaklah dalam menggunakan media sosial. Hindari unggahan yang dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi TNI-AD. Jadilah contoh yang baik, baik di lingkungan kedinasan maupun masyarakat,” tambahnya.
Selain bagi prajurit, pembekalan juga ditujukan bagi para Persit. Di lokasi itu, Aspers mengingatkan pentingnya peran Persit sebagai pendamping suami.
Ia berpesan agar Persit mampu menciptakan suasana keluarga yang harmonis, mendidik anak dengan penuh kasih sayang, serta mendukung tugas suami dengan tulus dan ikhlas.
“Persit adalah bagian penting dari keluarga besar TNI-AD. Dukungan seorang istri dapat menjadi sumber semangat bagi suami dalam menjalankan tugas negara,” tuturnya.*** (Bgn)
Wujudkan Generasi Emas 2045, Rumkit Bhayangkara Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Siswa Hasanka Boarding School

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dukung program pemerintah menuju Generasi Emas 2045 serta mewujudkan visi Asta Cita dalam bidang kesehatan, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi siswa Hasanka Boarding School, Kota Palangka Raya, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para siswa tetap terjaga, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari sisi fisik maupun mental. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan gigi dan mulut, serta skrining kesehatan umum lainnya.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, MARS., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan generasi muda.

“Kami ingin berperan aktif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap para siswa dapat lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta kerja sama dari Rumkit Bhayangkara. Pemeriksaan kesehatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik secara menyeluruh dan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Rumkit Bhayangkara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik tidak hanya bagi anggota Polri dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas, termasuk dunia pendidikan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Rumkit Bhayangkara berharap kegiatan ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Babinsa Giligenting Tanamkan Disiplin Lewat Latihan PBB di Sekolah
WARTAPENASATUJATIM | SUMENEP – Suasana lapangan SMP Negeri 1 Giligenting, Senin (3/11/2025) pagi, tampak beda dari biasanya. Puluhan siswa terlihat semangat mengikuti aba-aba tegas namun santai dari Serda Firdos Junaidi, Babinsa Koramil 0827/23 Giligenting.
Bukan tanpa alasan, kegiatan kali ini merupakan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan dan karakter bagi para pelajar di Desa Galis, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.
Dengan gaya khasnya yang tegas tapi tetap ramah, Serda Firdos berhasil mencairkan suasana latihan.
“Baris berbaris itu bukan cuma soal langkah kanan dan kiri, tapi juga melatih kekompakan, konsentrasi, dan tanggung jawab,” ujarnya sambil tersenyum kepada para siswa yang tampak antusias.
Menurutnya, latihan seperti ini penting untuk menanamkan rasa kebersamaan dan cinta tanah air sejak dini. “Kalau dari sekolah sudah disiplin, nanti terbawa sampai dewasa,” tambahnya.
Para siswa pun terlihat menikmati setiap sesi latihan. Beberapa bahkan sempat berkomentar seru karena suasananya seperti latihan paskibra sungguhan.
Kegiatan Babinsa ini jadi bukti nyata bahwa peran TNI tak hanya di medan tugas, tapi juga hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.*** (Bgn)
Sinlui Dominasi DBL East Java 2025: Bukti Nyata Keunggulan Pembinaan Olahraga Pelajar Jawa Timur
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun generasi muda berkarakter melalui pembinaan olahraga pelajar kembali membuahkan hasil gemilang.
Pada ajang Final Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java Series, yang digelar megah di DBL Arena Surabaya, Minggu (2/11/2025), SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) menorehkan sejarah baru dengan memenangi dua gelar juara sekaligus di kategori Basket Putra dan Putri.
Capaian luar biasa ini tidak hanya menandai dominasi Sinlui di kancah basket pelajar, tetapi juga menjadi bukti konkret keberhasilan sistem pembinaan olahraga pelajar di Jawa Timur. Terlebih, prestasi ganda ini kembali terulang setelah satu dekade, tepatnya sejak DBL 2015.
Konsistensi dan Ketangguhan Sinlui di Arena Kompetisi
Gelaran DBL East Java 2025 yang dimulai sejak 28 Agustus lalu melibatkan ratusan sekolah dari empat wilayah utama: Surabaya, Malang, Madiun, dan Jember.

Antusiasme publik begitu luar biasa lebih dari 60.000 penonton turut menyaksikan secara langsung maupun digital, mempertegas bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga pesta pembinaan talenta muda.
Pada partai puncak putri, SMA St. Louis 1 Surabaya tampil impresif dengan mengalahkan SMA Gloria 1 Surabaya dalam pertandingan sengit yang berakhir 49–42.
Kemenangan ini mengantarkan Sinlui pada gelar juara keenam di sektor putri, sekaligus meneguhkan statusnya sebagai pemegang rekor juara terbanyak sepanjang sejarah DBL East Java.
Tak kalah gemilang, di kategori putra Sinlui menampilkan permainan disiplin dan efisien saat menundukkan SMA Surabaya Cambridge School (SCS). Dengan pertahanan solid dan serangan terstruktur, mereka menang meyakinkan 61–34, sekaligus mencatatkan “kawin gelar” — menjuarai dua kategori dalam satu musim.
Prestasi langka ini menjadi simbol disiplin, komitmen, dan kualitas pembinaan yang telah mengakar di sekolah tersebut.MVP Ganda dan Peran Keluarga dalam Pembentukan Karakter
Prestasi Sinlui semakin paripurna dengan diraihnya penghargaan Honda Most Valuable Player (MVP) oleh dua siswa terbaik:
Nicholas Kenzo Wiyanto (Putra)
Joanne Giovanni (Putri)
Keduanya dinilai menonjol dalam kepemimpinan, semangat juang, dan dedikasi terhadap tim.
Selain penghargaan individu, panitia juga memberikan apresiasi untuk kategori Best Supporter, Best Dance, dan Best Mascot, yang menjadi bagian dari upaya membangun kreativitas dan semangat kebersamaan antar pelajar.
Menariknya, DBL juga menghadirkan tradisi Starting Line-Up (SLU) yang melibatkan orang tua secara langsung di lapangan.
Kehadiran mereka bukan sekadar simbol dukungan moral, tetapi juga bentuk keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan karakter anak.“Berlaga di DBL adalah mimpi besar bagi anak-anak muda Indonesia. Kami bangga bisa menjadi bagian dari proses ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi generasi berikutnya,” ungkap Jeanny Tanoto, orang tua salah satu pemain Sinlui.
Sementara itu, Yudhi Sasongko, ayah dari pemain SCS, menyebut DBL sebagai wadah efektif pendidikan karakter.
“DBL bukan sekadar ajang olahraga, tetapi sarana belajar tanggung jawab, kerja sama, dan loyalitas nilai-nilai yang membentuk generasi berintegritas,” ujarnya.
DBL, Ruang Kolaborasi dan Laboratorium Pembinaan Generasi Muda
Penyelenggaraan DBL East Java 2025 menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara dunia pendidikan, olahraga, dan sektor swasta dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing global.
Selain pertandingan utama, ajang ini juga diramaikan oleh Dance Competition, Supporter Competition, dan Mascot Performance ruang ekspresi yang memperkuat dimensi non-akademik pelajar.
Para pemain terbaik dari seluruh wilayah juga terpilih dalam Kopi Good Day First Team dan Second Team, yang berhak mengikuti DBL Camp, program pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia.
Melalui kolaborasi dengan World Basketball Academy (WBA) Australia, peserta akan mendapat pembinaan langsung dari pelatih profesional dan berpeluang tampil di DBL Indonesia All-Star untuk berlatih di Amerika Serikat.
Olahraga sebagai Pilar Pembentukan Karakter dan Daya Saing Bangsa
Kesuksesan penyelenggaraan Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java Series menegaskan komitmen Jawa Timur sebagai provinsi pelopor pendidikan karakter berbasis olahraga.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah, sekolah, komunitas olahraga, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pembinaan pelajar yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, tanggung jawab, dan integritas.
Kemenangan Sinlui bukan semata tentang trofi, tetapi tentang bagaimana sistem pembinaan berjenjang mampu menanamkan mental juara, disiplin, dan ketangguhan karakter.
Sebagaimana disampaikan oleh perwakilan panitia:
“DBL bukan hanya tentang siapa yang juara, tetapi tentang bagaimana anak-anak belajar menghargai proses, berjuang, dan berani bermimpi besar untuk masa depan mereka.”
Dengan berakhirnya DBL East Java 2025, Jawa Timur sekali lagi membuktikan diri sebagai barometer pembinaan olahraga pelajar di Indonesia membangun generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental, sosial, dan karakter.*** (Bgn)
Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja
WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Minggu (2/11/2025) pagi.
Sebanyak 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In.
Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H, didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., beserta jajaran pengasuh siswa.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan amanat dan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.
Kepala SPN Polda Jatim menekankan bahwa Latja dan Live In adalah jembatan krusial yang menghubungkan antara teori di kelas dengan realitas sosial yang sesungguhnya di lapangan.
“Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri,” kata AKBP Dody.
Ia mengatakan Latja dan Live In adalah ajang bagi siswa untuk mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian secara langsung, sekaligus mengasah kepekaan dan nurani mereka terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut, Waka SPN Polda Jatim memberikan penekanan yang sangat tegas dan tidak dapat ditawar.
Ia menginstruksikan seluruh siswa untuk menjaga marwah institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres.
“Kami titipkan nama baik almamater di pundak kalian. Jaga sikap, etika, dan perilaku. Kami tegaskan, tidak ada pelanggaran sekecil apapun. Tunjukkan bahwa Batalyon Satria Yana Anucasana Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim adalah calon Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi,” tegasnya.
Kegiatan latja dan live in merupakan implementasi konkret dari visi Lemdiklat Polri untuk menjadi “Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pelatihan”.
AKBP Dody menjelaskan bahwa proses untuk mewujudkan personel Polri yang ideal tidak cukup hanya dengan menempa aspek akademik dan fisik.
Menurut AKBP Dody, pendidikan Polri modern harus menyentuh aspek sosial, emosional, dan spiritual.
“Pendekatan berbasis pengalaman nyata seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa pengabdian dan kedekatan emosional peserta didik dengan masyarakat,” terangnya.
Nantinya, siswa diharapkan mampu mempraktikkan tugas fungsi teknis kepolisian (Latja), sekaligus tinggal dan berbaur secara langsung dengan warga (Live In).
Tujuannya jelas, agar mereka dapat memahami realitas sosial serta menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara kontekstual.
Program Live In secara khusus dirancang untuk memperkuat nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan yang humanis.
Siswa dituntut untuk menerapkan prinsip komunikasi efektif, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral dan etika profesi.
Kegiatan Latja dan Live In ini akan dilaksanakan mulai 3 hingga 8 November 2025.
Sebanyak 247 siswa Diktukba Polri tersebut akan disebar di Lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik.*** (Bgn)
