SOSIAL

  • Artikel,  Politik,  SOSIAL

    Gebyar HUT ke-6 Gelora Medan: Semangat Kebersamaan dan Kepedulian

    Gebyar HUT ke-6 Gelora Medan: Semangat Kebersamaan dan Kepedulian

    Medan, wartapenasatu.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia Kota Medan sukses menyelenggarakan Gebyar HUT ke-6 Partai Gelora Indonesia di Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, pada Minggu, 2 November 2025. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di antara para kader dan masyarakat.

    Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan, Ismail Harun Sanjaya, ST., MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-6 kali ini mengusung tema “Rumah Untuk Semua”. Tema ini mencerminkan semangat inklusivitas dan kepedulian Partai Gelora terhadap seluruh lapisan masyarakat.

    “Kami berharap Gebyar HUT ke-6 ini dapat memberikan kontribusi nyata dan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Kota Medan,” ujarnya dengan penuh semangat.

    Partai Gelora Indonesia, yang lahir di tengah tantangan krisis Covid-19, terus berupaya mengajak masyarakat untuk hidup sehat, bahagia, dan berdaya. Semangat ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Dalam rangka memeriahkan HUT ke-6, DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan menggelar serangkaian kegiatan menarik, seperti senam pagi, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah bekerja sama dengan PMI, bazaar UMKM, serta hiburan dari artis dan seniman lokal Kota Medan.

    “Alhamdulillah, senam pagi diikuti oleh ribuan warga Kota Medan. Setelah itu, mereka dapat menikmati layanan cek kesehatan gratis, berbelanja di bazaar UMKM, serta menikmati keindahan Taman Cadika,” ungkap Ismail Harun Sanjaya, ST., MM.

    Acara Gebyar HUT ini juga dihadiri oleh Ketua DPW Sumatera Utara, Buya Muhammad Nasir, yang memberikan apresiasi atas inisiatif DPD Kota Medan. “Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi daerah-daerah lain dan memacu semangat untuk meraih kemenangan di pemilu mendatang,” tuturnya.

    Selain itu, hadir pula Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia, H. Purna Irawan, beserta jajaran pengurus DPW lainnya. Anggota DPRD Kabupaten Karo yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gelora Kabupaten Karo, Monang Sitanggang, turut hadir memeriahkan acara ini.

    Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol perayaan ulang tahun ke-6 Partai Gelora. Momen ini semakin istimewa dengan adanya syukuran milad seorang anak dari Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Kota Medan, Yulianda Riza, yang diberi nama “Asyifa Gelora Humairah” sebagai wujud kecintaan terhadap partai.

    Keluarga besar Gelora Kota Medan juga merayakan pernikahan dua kader terbaik, Awaluddin dan Sri Sulastri, yang menikah sehari sebelum HUT Gelora Indonesia. Pernikahan ini semakin mempererat rasa kekeluargaan di antara para kader.

    Dalam kesempatan ini, Ketua DPD Partai Gelora Indonesia Kota Medan, Ismail Harun Sanjaya, ST., MM, menegaskan komitmen partainya untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Kami mendukung penuh program-program pemerintahan Presiden yang benar-benar menyentuh masyarakat, seperti MBG, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Perumahan Rakyat, dan program lainnya,” ujarnya.

    Dukungan ini bukan hanya karena pragmatisme, tetapi lebih kepada kesamaan visi dan misi untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan besar dunia, atau dalam bahasa Partai Gelora, menjadi Superpower baru dunia.

    Saat ini, DPD Partai Gelora Kota Medan sedang fokus melengkapi struktur organisasi dari tingkat daerah hingga kelurahan untuk meraih kemenangan di pemilihan mendatang.

    “Partai Gelora adalah Rumah untuk Semua. Di sini ada kekeluargaan, persaudaraan, bagi semua rakyat dari lintas suku, agama, dan latar belakang yang berbeda, yang memiliki satu kesamaan, yaitu cinta kepada Indonesia dan ingin bangsa ini maju dan menjadi Superpower baru dunia,” pungkasnya.

  • Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Internasional,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Menata Ulang Sejarah Lokal, AJ Susmana Dorong Dekolonisasi Narasi Bangsa

    JAKARTA wartapenasatu.com

     

     

    Jakarta — Dalam upaya memperkuat identitas nasional dan membebaskan diri dari warisan kolonialisme, AJ Susmana menekankan pentingnya dekolonisasi narasi sejarah lokal. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam tulisan berjudul “Konstruksi Naratif: Menata Ulang Sejarah Lokal Menjadi Cerita yang Bermakna” yang mengajak masyarakat untuk meninjau kembali sejarah dari sudut pandang bangsa sendiri, bukan dari kacamata kolonial.

     

    Menurut AJ Susmana, bangsa Indonesia sebagai bekas negara kolonial perlu membangun narasi positif agar mampu melepaskan diri dari mentalitas terjajah. “Kita perlu kisah yang menumbuhkan kebanggaan dan keberanian, agar bangsa ini tidak terus-menerus merasa inferior akibat penjajahan yang panjang,” ujarnya dalam tulisannya.

     

    Ia menjelaskan bahwa dalam konteks perjuangan kebangsaan, kisah kadang dapat mendahului fakta. Artinya, narasi yang kuat mampu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri, meski fakta sejarah belum sepenuhnya sempurna. Pendekatan ini dianggap perlu untuk menyalakan kembali keberanian melawan penjajahan dan menumbuhkan optimisme nasional.

     

    Dalam tulisannya, AJ Susmana mencontohkan bagaimana sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya menjadi sumber inspirasi penting. Walaupun belum seluruh fakta tentang dua kerajaan itu terungkap sempurna, semangat dan kisah kejayaan mereka tetap menjadi api penyemangat bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang lemah, melainkan bangsa yang mampu berdaulat.

     

    Ia menilai, masa lalu yang baik seperti kisah Majapahit dan Sriwijaya seharusnya dijadikan bahan narasi yang membangun. “Narasi sejarah yang kuat akan membuat kita tidak kehilangan akar dan tradisi, sekaligus menjadi pondasi kemajuan manusia,” tulisnya. Pandangan ini menegaskan bahwa sejarah lokal bukan sekadar catatan masa lampau, tetapi sumber nilai untuk membangun masa depan.

     

    AJ Susmana juga menyinggung pentingnya kisah perjuangan kemerdekaan sebagai bagian dari proses dekolonisasi. Cerita-cerita perjuangan nasional yang penuh keberanian dan pengorbanan dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa ini lahir dari semangat perlawanan, bukan pemberian.

     

    Ia menutup pandangannya dengan menyoroti keberadaan berbagai monumen perjuangan nasional yang berdiri di seluruh penjuru negeri — dari kota besar hingga tingkat kecamatan. Monumen tersebut, katanya, bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga penanda bahwa semangat melawan penjajahan masih hidup dalam setiap jiwa anak bangsa. “Dari sejarah, kita belajar untuk terus berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat,” pungkas AJ Susmana

    Sumber:Kebudayaan Rakyat­

     

     

  • Daerah,  Olah Raga,  Pendidikan,  SOSIAL

    Semangat Juang di Tarkam Toba 2025: Gerak Jalan Beregu Membangkitkan Semangat Olahraga

    Semangat Juang di Tarkam Toba 2025: Gerak Jalan Beregu Membangkitkan Semangat Olahraga

    Toba, wartapenasatu.com – Wakil Bupati Toba secara resmi melepas peserta lomba gerak jalan beregu dalam ajang Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun 2025. Acara ini menjadi sorotan utama dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Toba.

    Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kemenpora Tahun 2025 memasuki hari kedua dengan semangat kompetisi yang membara. Lomba gerak jalan, sebagai salah satu cabang yang dipertandingkan, menarik perhatian masyarakat dan menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para peserta.

    Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Rikardo Hutajulu, secara simbolis melepas para peserta gerak jalan dari kompleks Kantor Bupati Toba, Balige. Pelepasan ini menandai dimulainya perlombaan yang sportif dan penuh semangat.


    Lomba gerak jalan beregu ini diikuti oleh peserta dengan rentang usia kelahiran antara tahun 1985 hingga 2009. Rute yang ditempuh meliputi jalan-jalan utama di sekitar Balige, dimulai dari Kantor Bupati, melintasi Jl. Dr. Sutomo, Jl. Pemandian, Jl. Siliwangi, Jl. D.I. Panjaitan, Patuan Nagari, Jl. Tarutung, Jl. Dr. TB Silalahi, kembali ke Jl. Dr. Sutomo, dan berakhir di Kantor Bupati.

    Hasil lomba gerak jalan beregu mencatat prestasi gemilang dari berbagai kecamatan. Kategori pria menobatkan Kecamatan Uluan sebagai juara pertama, diikuti oleh Kecamatan Laguboti di posisi kedua, dan Kecamatan Sigumpar sebagai juara ketiga. Sementara itu, pada kategori putri, Kecamatan Laguboti berhasil meraih juara pertama, Kecamatan Balige sebagai juara kedua, dan Kecamatan Uluan menempati posisi ketiga.

    Dalam acara penyerahan hadiah, Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang. Beliau juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk terus bersemangat dan tidak berhenti belajar.

    Semangat juang dan sportivitas yang terpancar dari ajang Tarkam 2025 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Toba untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.

  • Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Terima 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025 dari SPN Polda Kalteng

    Polresta Palangka Raya Terima 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025 dari SPN Polda Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menerima kedatangan sebanyak 24 Siswa Latihan Kerja (Latja) Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Ba) Polri Tahun Anggaran 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah, Minggu (2/11/2025).

    Kegiatan penjemputan dilaksanakan oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polresta Palangka Raya dan dipimpin langsung oleh AKP Prio Amboro selaku Kabag SDM, bersama Kasubbagdalpers Ipda Iwan Kushadinoto, serta beberapa personel pendamping.

    Penjemputan berlangsung di SPN Polda Kalteng Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, yang diawali dengan proses pengecekan jumlah siswa dan perlengkapan lapangan (kaporlap) sebelum diberangkatkan menuju Mako Polresta Palangka Raya.

    Prio Amboro menjelaskan bahwa 24 siswa Latja tersebut akan melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan di lingkungan Polresta Palangka Raya, sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembentukan profesionalisme calon Bintara Polri.

    “Selama masa Latja, para siswa akan diterjunkan langsung ke berbagai fungsi operasional, seperti Sabhara, Lantas, Reskrim, Intelkam, dan Binmas, guna menambah wawasan serta pengalaman nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, seluruh kegiatan penjemputan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga para siswa tiba di Polresta Palangka Raya sekitar pukul 11.30 WIB.

    Pelaksanaan kegiatan ini berada di bawah arahan dan pengawasan langsung Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen untuk mendukung proses pendidikan dan pembentukan calon personel Polri yang profesional dan berintegritas.

  • Artikel,  Kepolisian,  Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Jemput 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025

    Polresta Palangka Raya Jemput 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebanyak 24 siswa Latihan Kerja (Latja) Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Ba) Polri Tahun Anggaran 2025 dari SPN Polda Kalimantan Tengah resmi tiba di Polresta Palangka Raya, Minggu (2/11/2025).

    Kegiatan penjemputan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polresta Palangka Raya AKP Prio Amboro, didampingi Kasubbagdalpers Bag SDM Ipda Iwan Kushadinoto, serta personel pendamping dari Bag SDM dan SPN Polda Kalteng.

    Proses penyerahan dan pengecekan para siswa Latja dilaksanakan di SPN Polda Kalteng Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, sebelum diberangkatkan menuju Polresta Palangka Raya.

    Dalam kesempatan tersebut dilakukan pengecekan jumlah personel dan perlengkapan lapangan (kaporlap) untuk memastikan kesiapan pelaksanaan latihan kerja.

    Kabag SDM Polresta Palangka Raya menjelaskan bahwa para siswa Latja akan melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan di berbagai fungsi kepolisian yang ada di lingkungan Polresta Palangka Raya.

    “Selama pelaksanaan Latja, para siswa akan ditempatkan di satuan fungsi operasional seperti Sabhara, Lantas, Reskrim, Intelkam, dan Binmas, agar dapat memahami pelaksanaan tugas kepolisian secara langsung di lapangan,” ungkap Prio.

    “Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penjemputan hingga kedatangan di Mako Polresta berlangsung aman dan kondusif,” tambahnya.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan profesionalisme calon Bintara Polri sebelum nantinya dilantik dan ditempatkan di satuan masing-masing.

    Pelaksanaan penerimaan siswa Latja tersebut berlangsung di bawah pengawasan dan arahan langsung Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., dengan tujuan agar kegiatan berjalan tertib, disiplin, dan sesuai ketentuan pendidikan Polri.

  • Artikel,  Bisnis,  hukum,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Sekjen Laskar Gibran Dafit Fitria Bangun Saduk Hadiri Kongres Projo ke-3, Tegaskan Komitmen Kawal Program Prabowo–Gibran

    Jakarta   Wartapenasatu.com

    Sekretaris Jenderal Laskar Gibran Hadiri Kongres Projo, Janjikan Dukungan untuk Agenda Prabowo-Gibran

    JAKARTA – Dafit Fitria Bangun Saduk S.E., M.M., Sekretaris Jenderal Laskar Gibran, menghadiri Kongres Projo ke-3, menandakan keselarasan yang kuat antara kedua organisasi. Kongre s yang diadakan di Jakarta ini mempertemukan anggota Projo dari seluruh Indonesia untuk membahas strategi dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap pembangunan nasional.

    Dafit Fitria Bangun Saduk menekankan dukungan Laskar Gibran yang tak tergoyahkan kepada rakyat dan dedikasi mereka untuk bekerja selaras dengan Projo. “Kami berdiri teguh bersama rakyat, dan kongres ini adalah bukti komitmen bersama kami,” katanya. “Laskar Gibran siap mendukung dan menjadi garda terdepan untuk program-program Prabowo dan Gibran.”

    Kongres Projo menjadi platform bagi berbagai organisasi afiliasi untuk menyampaikan solidaritas dan membahas upaya kolaborasi. Pidato utama dan diskusi panel menyoroti pentingnya persatuan dan tindakan strategis dalam mencapai tujuan bersama. Kehadiran Dafit Fitria Bangun Saduk menggarisbawahi pentingnya keterlibatan pemuda dalam membentuk masa depan bangsa.

    Selama acara tersebut, Dafit Fitria Bangun Saduk berinteraksi dengan para pemimpin dan anggota Projo, bertukar ide dan menjajaki potensi sinergi antara kedua kelompok. Diskusi difokuskan pada bagaimana Laskar Gibran dapat berkontribusi pada inisiatif Projo, terutama di bidang-bidang yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda dan pengembangan masyarakat.

    Komitmen Laskar Gibran untuk menjadi “garda terdepan” bagi program Prabowo dan Gibran mencerminkan pendekatan proaktif mereka terhadap kemajuan nasional. Dengan bekerja sama dengan Projo, mereka bertujuan untuk memperkuat dampak mereka dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah dilaksanakan secara efektif dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Kongres diakhiri dengan semangat baru dan peta jalan yang jelas untuk kolaborasi di masa depan. Partisipasi Dafit Fitria Bangun Saduk dipandang sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan antara Laskar Gibran dan Projo, membuka jalan bagi upaya bersama dalam memajukan agenda nasional.

    Dengan keberhasilan Kongres Projo ke-3, Laskar Gibran, di bawah kepemimpinan Dafit Fitria Bangun Saduk, siap memainkan peran penting dalam mendukung visi Prabowo dan Gibran untuk Indonesia, bekerja sama dengan Projo untuk mewujudkan aspirasi bersama mereka bagi bangsa.

    BY:NOK SRIE 

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Politik,  SOSIAL

    Kongres III Projo Jadi Ajang Konsolidasi Relawan, Laskar Gibran Tegaskan Dukungan untuk Prabowo–Gibran

    Jakarta wartapenasatu.com

     

  • Artikel,  Daerah,  Politik,  SOSIAL

    Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema

    Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema

    Toba, wartapenasatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Reses II di Kecamatan Sigumpar, yang dihadiri dengan antusias oleh camat beserta staf, seluruh kepala desa didampingi sekretaris desa dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Acara yang berlangsung di Balai Data Kantor Kecamatan Sigumpar pada Sabtu, 1 November 2025 ini, menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat.

    Camat Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., dalam sambutannya sekaligus membuka rapat reses masa sidang kedua DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V, menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Dapil V Toba yang telah hadir. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar. “Pada hari ini, acara kita buka secara resmi,” ujarnya.

    Dalam arahannya kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., berharap agar masukan dan pemaparan dari DPRD Dapil V Toba dapat diteruskan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran kepala desa dalam menyampaikan informasi yang diperoleh dari reses ini kepada warganya.

    Ir. Pidel Hutahaean, M.M., selaku Ketua Pimpinan Reses DPRD Dapil V Toba, membuka acara dengan menyampaikan pentingnya reses sebagai sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengingatkan para kepala desa untuk memperhatikan masyarakat, terutama terkait bantuan dari pemerintah.

    Pidel Hutahaean, M.M., menyoroti keluhan masyarakat terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seringkali tidak tepat sasaran. Ia meminta para kepala desa untuk mendata dengan benar masyarakat yang berhak menerima BLT, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan lainnya. “Janganlah pilih-pilih kasih kepada masyarakat,” tegasnya.

    Selain itu, Pidel Hutahaean, M.M., juga menawarkan bantuan pengurusan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) gratis bagi masyarakat yang belum mendapatkannya. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba untuk mewujudkan hal ini. “Tolong sekali lagi perhatikan masyarakat desa kalian, janganlah masyarakat desa kalian sengsarakan lagi,” pesannya.

    Rapat reses ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Toba, antara lain Andy Sumillam Sibarani (PKB), Yunior Frans Hutapea (PDIP), Netti Pardosi (Golkar), Robinson Sibarani (NasDem), dan Binsar Gultom (Perindo). Kecamatan Sigumpar yang bertumpu pada sektor pertanian diharapkan dapat memperoleh perhatian lebih terkait bantuan alat mesin pertanian (alsintan), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya. Camat Sigumpar berharap anggota dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat Kecamatan Sigumpar.

    Ir. Pidel Hutahaean, M.M., menekankan pentingnya kerja sama antara sektor terkait dengan penyuluh pertanian. Ia juga meminta Puskesmas Sigumpar untuk berkoordinasi dengan desa, serta operator desa terhubung dengan puskesmas terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dinas Pertanian memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Sigumpar, termasuk pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, dan bibit. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menjelaskan tentang kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.

    Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana para kepala desa menyampaikan pertanyaan dan aspirasi yang dijawab oleh pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Sigumpar, Binner Panjaitan.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pertahanan,  Politik,  SOSIAL,  Uncategorized

    “Dari Kongres ke-3 PROJO, Suara Rakyat Menggema: Satu Frekuensi dengan Jokowi, Seirama dengan Prabowo-Gibran”

    JAKARTA  WartaPenaSatu.com

    PROJO Tegaskan Komitmen Bersama Prabowo-Gibran: “Selalu Setia di Garis Rakyat”

    Jakarta, 1 November 2025 — Organisasi relawan pendukung Presiden Joko Widodo, PROJO, menggelar Kongres ke-3 bertajuk “Selalu Setia di Garis Rakyat” di Hotel Jaya Sahid, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PROJO untuk menegaskan arah perjuangan ke depan, khususnya dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang akan segera memimpin Indonesia.

     

    Ketua Umum PROJO dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat organisasi ini sejak awal berdiri adalah keberpihakan pada rakyat. “Kami lahir dari semangat rakyat dan akan terus berada di garis rakyat. Dukungan kami kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah bentuk kelanjutan cita-cita untuk Indonesia yang lebih baik dan maju,” ujarnya.

     

    Kongres ini dihadiri oleh para pengurus PROJO dari seluruh Indonesia, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan relawan lintas daerah. Suasana kongres berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan tekad PROJO untuk tetap solid dalam mengawal arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan baru.

     

    Dalam forum tersebut, PROJO menegaskan komitmen untuk terus bekerja bersama pemerintah, terutama dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. “Kami percaya, visi dan pikiran Pak Prabowo sejalan dengan semangat kerakyatan yang sejak lama diperjuangkan Presiden Jokowi,” lanjutnya.

     

    PROJO juga menegaskan bahwa dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran bukan semata urusan politik, melainkan dilandasi kesamaan pandangan dan hati yang berpihak pada rakyat. “Kami melihat kesamaan frekuensi antara Presiden Jokowi dengan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Mereka adalah pemimpin yang menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan,” ujar salah satu peserta kongres.

     

    Selain membahas arah dukungan politik, Kongres ke-3 PROJO juga menjadi wadah konsolidasi internal organisasi. Berbagai rekomendasi strategis dirumuskan, mulai dari penguatan struktur relawan di daerah hingga program-program sosial yang akan dijalankan untuk mendukung agenda pemerintah ke depan.

     

    Menutup acara, pimpinan PROJO menegaskan bahwa semangat “Selalu Setia di Garis Rakyat” akan terus menjadi kompas perjuangan mereka. PROJO bertekad menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita besar yang telah ditanamkan oleh Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Prabowo-Gibran.

    BY:NOK SRIE 

  • Daerah,  Politik,  SOSIAL

     Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti

     Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti

    Toba, wartapenasatu.com –  Pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V. Acara yang dihelat di Balai Data Kantor Kecamatan Lagu Boti pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini, menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyuarakan aspirasi dan merumuskan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

    Antusiasme terpancar dari kehadiran Camat beserta staf, seluruh Kepala Desa didampingi sekretaris dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan harapan besar terhadap representasi mereka di lembaga legislatif. Reses ini diharapkan menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah, memastikan setiap suara didengar dan dipertimbangkan dalam proses pembangunan.

    Camat Lagu Boti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para Anggota DPRD Toba. Beliau menekankan bahwa Kecamatan Lagu Boti memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh karena itu, bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Camat Lagu Boti berharap Anggota Dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Lagu Boti.

    Ir. Pidel Hutahaean MM, Anggota DPRD Dapil 5 Toba, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai sektor. Beliau meminta agar setiap sektor dapat bekerja sama dengan penyuluh pertanian agar terjun ke lapangan saat ada proposal, memverifikasi kesesuaian proposal kelompok tani dengan kondisi riil di lapangan. Koordinasi antara Puskesmas Lagu Boti dengan desa juga menjadi perhatian penting, terutama terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan DTKS.

    Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean MM meminta pihak Kecamatan Lagu Boti untuk tetap mengawasi desa, terutama terkait anak-anak sekolah dan pedagang di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap kejadian di desa adalah tanggung jawab kepala desa. “Saya berharap seluruh kepala desa agar bekerja sama dan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Toba,” ujarnya.

    Dinas Pertanian turut memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Lagu Boti, meliputi pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, bibit, dan lain-lain. Ir. Pidel Hutahaean menekankan prioritas pengadaan handtraktor dan pemipil jagung untuk desa-desa, mengingat proposalnya telah lengkap dan masuk. Dinas PMD juga memberikan penjelasan mengenai kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.

    Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi wadah bagi para kepala desa untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan jawaban langsung dari pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Lagu Boti, Aprilla Nessy Tampubolon. Reses ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Lagu Boti, dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan partisipasi aktif masyarakat.

Wartapenasatu.com @2025