Daerah

  • Daerah

    Pesantren Ramadhan UPTD SMPN 2 Arosbaya Melalui Gerakan Bangkalan Menghafal Al Qur’an

    WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN – Dalam rangka menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan tentunya kita sebagai umat muslim berlomba-lomba dalam menjalankan ibadah dan segala kebaikan.

    Begitu juga dengan UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya (Spendubaya) yang kembali menyelenggarakan kegiatan Pesantren atau Pondok Ramadhan Tahun 1447 Hijriyah / 2026 Masehi.

    Kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut mulai hari Selasa hingga Kamis, 3 sampai dengan 5 Maret 2026 di Ruang Aula dan Kelas UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya, kabupaten Bangkalan.

    Kepala UPTD SMP negeri 2 Arosbaya: Bambang Suhariyanto, S. Pd., M. Pd. menuturkan Beberapa moment kegiatan Pesantren Ramadhan yang laksanakan oleh siswa siswinya.

    “Kegiatan ini kami awali dengan Pembukaan, lalu melaksanakan sholat dhuha berjamaah, Tadarus Al Qur’an, dan beberapa lomba seperti lomba praktik sholat shubuh, Lomba tartil al qur’an, dan lomba adzan shubuh.” tuturnya,(6/3/26).

    Kemudian Bambang Suhariyanto mengucapkan, Bahwa pada hari terakhir, serangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan tersebut, ditutup dengan pengumuman pemenang Juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing lomba hingga pembagian hadiah serta piagam penghargaan bagi pemenang dan sertifikat bagi peserta lomba.

    “Semoga dengan telah dilaksanakannya kegiatan Pesantren Ramadhan ini, semua warga UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya semakin meningkat keimanan dan ketaqwaan nya serta mendapatkan pahala atas segala ibadah yang telah dilakukan oleh Allah SWT. Aamiin yaa robbal alamin.

    “Taqabbalallahu Minna Waminkum, Taqabbal Yaa Kariim, kami segenap warga UPTD SMP Negeri 2 Arosbaya mengucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriyah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.” tutup Bambang Suhariyanto. (Azis)***

  • AGAMA,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    Puncak Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili Menghadirkan Perpaduan Budaya yang Meriahkan Jakarta

    Warta Pena Satu, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar perayaan Cap Go Meh pada Selasa, 3 Maret 2026. Acara yang berlangsung di kawasan  Pancoran Cinatown Point Mall, Taman Sari, Jakarta Barat, ini berlangsung meriah dengan menampilkan keharmonisan budaya Tionghoa dan Betawi. Ratusan masyarakat khususnya warga Tionghoa mulai memadati kawasan Glodok Pancoran, sejak pukul 15.00 WIB. Acara puncak yang di mulai pukul 16.30 WIB ini dibuka dengan akulturasi budaya yang apik,menampilkan tari seni khas budaya Betawi dan Ondel-ondel dan atraksi egrang yang dipadukan dengan pertunjukan naga (liong) serta atraksi barongsai.

    Perayaan Cap Go Meh di Jakarta tahun ini menjadi simbol tradisi keberagaman dan toleransi dikemas secara istimewa dengan menghadirkan akulturasi budaya yang harmonis. Kolaborasi budaya ini menjadi simbol persatuan sekaligus upaya merawat keberagaman masyarakat di Ibu Kota.

    Sejumlah tokoh penting ikut menghadiri perayaan tersebut. Selain para tokoh adat Tionghoa, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Turut hadir mendampingi unsur Forkopimda DKI, yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, serta tampak para mantan gubernur hadir Fauzi Bowo, Sutiyoso, hingga Anies Baswedan. Hadir pula Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan serta Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Irene Umar yang duduk bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya untuk menikmati kemeriahan pesta rakyat tersebut.

    Dalam sambutannya, Pramono Anung memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan komunitas Tionghoa atas kontribusinya terhadap perkembangan Jakarta. Ia juga menilai perayaan Cap Go Meh ini menunjukkan kehidupan harmonisasi keberagaman di Jakarta yang berjalan baik. Karena itu, ia pun mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk bersama-sama menjaga Jakarta.

    “Saya yakin sebentar lagi wajah jakarta mudah-mudahan akan menjadi lebih baik,”ujarnya, kembali Pramono menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai pekerjaan yang belum tuntas di pemerintahan sebelumnya.

    Gubernur pun mendoakan, perayaan Cap Go Meh di Tahun Kuda Api ini dapat membawa keberuntungan, keamanan, dan kedamaian.

    Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Cap Go Meh, Anwar Budiman menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas dukungannya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga simbol keberagaman, toleransi, dan kolaborasi.

    “Kami berharap perayaan Cap Go Meh tahun ini membawa keberkahan, kemajuan ekonomi masyarakat, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga,” tandasnya.

    Selamat merayakan Cap Go Meh tahun 2026. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, keberuntungan bagi kita semua.

  • Bencana,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  Pertahanan

    Sengketa Lahan Memanas, Galian Tanah di Desa Sukajaya Lebak Dilaporkan ke Polisi, Aktivitas Alat Berat Didesak Berhenti

    Wartapena satu. Com-Banten

    Diduga Bermasalah, Aktivitas Tambang Tanah di Sajira Dilaporkan ke Polres Lebak.  Aktivitas galian tanah di Kampung Lewiranji, RT 004/RW 02, Blok 009, Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, kini menjadi sorotan publik. Penambangan yang diduga mulai beroperasi sejak 11 Februari 2026 tersebut ,berdiri di atas lahan yang saat ini masih dalam status sengketa antara ahli waris, Abdurrahman Harum dan ahli waris Drs. Sukrisman,(Senin/2/3/2026).

    Kuasa hukum ahli waris Abdurrahman Harum secara resmi telah melayangkan laporan pengaduan ke Polres Lebak pada 27 Februari 2026. Namun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas alat berat dan pengangkutan tanah dilaporkan masih berlangsung hingga hari ini.

    Dugaan Keterlibatan Pihak Ketiga, Selain persoalan sengketa antar ahli waris, muncul dugaan bahwa operasional galian tersebut melibatkan pihak ketiga atau pengelola dari luar. Hingga saat ini, dasar hukum dan legalitas kerja sama antara pihak pengelola dengan pemilik lahan yang sah belum dapat dipastikan. Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait prosedur perizinan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku,Sikap LSM PBR dan LSM NIL.

    Ketua Umum LSM PBR “Sutisna”, menyatakan bahwa pihaknya tengah merampungkan surat resmi yang akan dikirimkan kepada Satpol PP Kabupaten Lebak, Polres Lebak, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Banten.

    Kami meminta otoritas terkait untuk segera menghentikan aktivitas di lapangan demi menghindari potensi konflik fisik yang lebih luas. Berdasarkan temuan awal, status tanah masih dalam sengketa dan legalitas izin operasionalnya, termasuk keterlibatan pihak ketiga, patut dipertanyakan, tegas “Sutisna”.

    Sementara itu, Ketua Umum LSM Nusantara Indah Lingkungan (NIL), “Michael”, menekankan pentingnya menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan supremasi hukum.

    “Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap seluruh pihak, termasuk pengelola di lokasi. Namun apabila terbukti terdapat aktivitas penambangan di atas lahan yang legalitas penguasaannya belum jelas, maka penegakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan harus diterapkan tanpa pandang bulu. Kami mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum agar situasi tetap kondusif,” ujarnya.

    Landasan Hukum:

    Aktivitas tersebut berpotensi ditinjau berdasarkan beberapa instrumen hukum yang berlaku, di antaranya:

    Pasal 502 UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Nasional) tentang penggunaan tanah tanpa izin dari pihak yang berhak atau kuasanya yang sah.

    Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Minerba, yang mengatur sanksi pidana bagi setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin (IUP/IPR), dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

    UU No. 51/Prp/1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin yang Berhak atau Kuasanya.

    LSM PBR dan LSM NIL, secara bersama-sama mendesak Satpol PP Kabupaten Lebak segera mengambil langkah preventif berupa penyegelan lokasi guna menjaga ketertiban umum, mencegah potensi kerusakan lingkungan, serta menghindari kerugian negara apabila aktivitas tersebut terbukti tidak memiliki izin resmi.

    Hingga berita ini dirilis, pihak pengelola galian maupun perwakilan ahli waris Drs. Sukrisman belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang berkembang di masyarakat.

    Dan akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada seluruh pihak terkait guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan sesuai prinsip jurnalistik.

  • Daerah,  Kepolisian,  Militer

    Koramil 0829-03/Kamal Gelar Patroli Ramadhan, Sasar Jalan Protokol hingga Kafe

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Anggota Koramil 0829-03/Kamal melaksanakan Patroli Ramadhan 1447 H/2026 M pada Senin (2/3/26), dengan titik kumpul di Kantor Kecamatan Kamal.

    Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

    Patroli menyasar sepanjang jalan protokol mulai dari kawasan Telang hingga Tanjung Jati, termasuk warung dan kafe di wilayah Kecamatan Kamal.

    Petugas memberikan imbauan secara persuasif kepada pemilik usaha dan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta menghormati suasana ibadah puasa.

    Kegiatan tersebut melibatkan unsur lintas sektoral, yakni Kasi Trantib Kecamatan Kamal, Ketua MUI Kamal, Babinsa Koramil 0829-03/Kamal Serda Agus, Bhabinkamtibmas Polsek Kamal, serta Satpol PP Kecamatan Kamal.

    Sinergi ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Babinsa Serda Agus menegaskan, patroli Ramadhan merupakan upaya preventif untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

    “Kami ingin suasana Ramadhan di Kamal tetap tertib dan penuh kekhusyukan,” ujarnya. (Azis)***

  • Daerah

    Pasar Murah Ramadan KDKMP Tlomar Diserbu Warga, Ringankan Beban Jelang Lebaran

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Kegiatan Pasar Murah Ramadan yang digelar di Kantor Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tlomar, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, diserbu masyarakat, terutama ibu-ibu rumah tangga, yang ingin mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada Senin (2/3/26).

    Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi yang berada di belakang Kantor Desa Tlomar. Mereka rela mengantre demi memperoleh paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga di bawah pasaran. Antusiasme warga terlihat tinggi, mengingat kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat menjelang Lebaran.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KDKMP Desa Tlomar dalam membantu masyarakat menjaga stabilitas kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.

    Dengan dukungan berbagai pihak, pasar murah tersebut menjadi solusi nyata bagi warga, khususnya kalangan menengah ke bawah, untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus terbebani lonjakan harga.

    Ka Unit Satgas KDKMP Desa Tlomar, Serka Budiono, menyampaikan bahwa terselenggaranya pasar murah ini tidak lepas dari sinergi semua pihak.

    “Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, para mitra, serta partisipasi aktif masyarakat. KDKMP hadir sebagai wadah ekonomi kerakyatan, dan manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi, tetapi juga sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok yang mampu menjaga harga tetap stabil di tingkat desa.

    “Harapan kami, KDKMP Desa Tlomar semakin berkembang dan terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti Ramadan dan menjelang Idul Fitri,” pungkasnya. (Azis)***

  • Daerah

    Plt. Kepala Dinas P2KP Bangkalan Pimpin Pembentukan Asosiasi Pembudidaya Lele

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan, Chk Karyadinata, memimpin langsung pembentukan Asosiasi Pembudidaya Lele Kabupaten Bangkalan, Senin (2/3/2026), di Aula Perikanan.

    Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Perikanan, perwakilan pembudidaya lele dari sejumlah kecamatan, serta penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Dalam forum itu terungkap bahwa sektor budidaya lele di Bangkalan memiliki potensi ekonomi besar, namun belum terkelola maksimal karena selama ini pembudidaya berjalan sendiri-sendiri.

    Padahal, kebutuhan pasar masih terbuka lebar dan sebagian pasokan lele di Bangkalan justru masih dipenuhi dari luar daerah.

    Kondisi ini dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus segera dijawab melalui penguatan kelembagaan.

    “Dengan adanya asosiasi, pembudidaya punya wadah resmi untuk saling berbagi informasi, mencari solusi, dan memperbaiki manajemen produksi maupun pemasaran,” tegas Chk Karyadinata.

    Asosiasi ini akan mencakup kegiatan pembibitan, budidaya, pengolahan hasil, pemasaran, pengembangan teknologi dan inovasi, hingga penguatan modal serta kelembagaan.

    Tujuannya tidak hanya meningkatkan volume produksi, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Bangkalan.

    Dalam rapat tersebut juga ditetapkan Muafi sebagai Ketua Asosiasi, didampingi sekretaris dan bendahara, serta dibentuk seksi kemitraan dan pemasaran.

    Pengurus diminta segera menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai dasar operasional.

    Melalui pembentukan asosiasi ini, Pemkab Bangkalan menargetkan produksi lele mampu mencapai 10 ton per hari.

    Pemerintah berharap seluruh pembudidaya aktif bergotong royong agar sektor perikanan budidaya benar-benar menjadi salah satu usaha unggulan daerah dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Azis)***

  • Daerah,  Kepolisian,  Nasional

    Kapolres Samosir Janji Sekolahkan Anak PHL hingga Tamat SMA, Serahkan Bantuan Sosial Penuh Kepedulian

    Samosir, Sumatera – Wujud kepedulian terhadap keluarga besar internal, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H menyerahkan bantuan sosial kepada Pekerja Harian Lepas (PHL) Polres Samosir, Sabtu ( 28/2/2026 ).

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dipimpin langsung Kapolres dan turut dihadiri PLT Kasi Propam Polres Samosir IPDA D.B. Siregar, S.H., PS Kasikeu Brigpol Japen Sembiring, S.H., serta PS Kasium AIPDA Efripandi.

    Dalam kesempatan itu, Kapolres menyambangi dua keluarga PHL yang bertugas di Seksi Bagian Umum (SIUM) Polres Samosir, yakni J. Sihombing (sudah berkeluarga) yang berdomisili di Perbukitan Desa Sigaol Simbolon, Kecamatan Palipi, serta A. Sitanggang (masih lajang) yang tinggal di Desa Lumban Pinggol, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

    Bantuan sosial yang diberikan berupa beras 20 kilogram, telur, minyak makan 3 kilogram, satu buah tikar, jajanan anak-anak, satu kotak mi instan, serta perlengkapan sekolah berupa enam lusin buku tulis dan enam lusin pulpen.

    Kapolres Samosir menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk perhatian dan kebersamaan dalam keluarga besar Polres Samosir.

    Kita adalah keluarga besar Polres Samosir. Tetap semangat dalam menjalani kehidupan. Untuk kesehatan keluarga, silakan memanfaatkan fasilitas Klinik Polres Samosir. Jangan sampai anak-anak tidak sekolah, minimal harus tamat SMA, ujar AKBP Rina di hadapan keluarga PHL.

    Momen haru terjadi saat Kapolres berjanji akan menyekolahkan dua orang anak dari J. Sihombing hingga tamat SMA.

    Komitmen tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan anak anggota keluarga besar Polres Samosir.

    Kegiatan bantuan sosial ini bertujuan mempererat hubungan antara pimpinan dan PHL, membangun kedekatan serta kepercayaan, sekaligus memperkuat citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Sekira pukul 15.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan dalam situasi aman dan kondusif. Marlen s

  • Daerah,  Nasional

    Kapolres Samosir: Kita Harus Berdoa Agar Tetap Sehat Hingga Pensiun, pada Pelepasan Purna Bhakti Kapolsek Onanrunggu

    Samosir, Sumatera – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Lapangan Mako Polres Samosir, Sabtu ( 28/2/2026 ) pagi.

    Dalam upacara Pelepasan Wisuda Purna Bhakti, Kapolres Samosir Rina Sry Nirwana Tarigan menegaskan pentingnya doa dan kesehatan bagi setiap personel hingga akhir masa pengabdian.

    Kita harus berdoa agar tetap sehat hingga pensiun, pungkasnya dalam amanat saat melepas Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang resmi mengakhiri masa dinasnya sebagai anggota Polri.

    Upacara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti pleton Pejabat Utama (PJU) dan Perwira Polres Samosir, personel gabungan staf, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, jajaran Polsek, Bhayangkari Cabang Samosir hingga Pegawai Harian Lepas (PHL).

    Adapun personel yang memasuki masa Purna Bhakti adalah Kompol (Purn) Marlan Silalahi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Onanrunggu. Pelepasan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Nomor: KEP/49/I/2026 tentang Pemberian Pensiun Purnawirawan Polri.

    Rangkaian upacara berlangsung tertib, dimulai dari masuknya Komandan Upacara, laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, penyerahan Keputusan Pensiun, hingga pembacaan doa dan laporan akhir bahwa upacara telah selesai dilaksanakan.

    Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan rasa syukur atas pengabdian panjang yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa pelepasan purna bhakti bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan dan kecintaan keluarga besar Polres Samosir kepada anggota yang telah berdedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Pengabdian yang telah dilakukan selama ini memiliki makna positif bagi institusi. Masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang Bhayangkara bagi bangsa dan negara, ujarnya.

    Ia juga menekankan bahwa purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri dan diharapkan terus menjalin komunikasi serta menjadi teladan di tengah masyarakat. Secara pribadi dan kedinasan, Kapolres menyampaikan terima kasih serta permohonan maaf atas kebersamaan selama kurang lebih 21 tahun 8 bulan pengabdian di Polres Samosir.

    Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada keluarga, khususnya istri yang setia mendampingi selama masa dinas. Semoga senantiasa diberikan rezeki dan kesehatan, serta tetap menunjukkan jiwa Bhayangkara di tengah masyarakat, tuturnya.

    Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan ramah tamah, pemberian cenderamata dari Kapolres dan jajaran, serta prosesi Gerbang Pora dan pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.

    Kompol (Purn) Marlan Silalahi kemudian dilepas menggunakan kendaraan dinas yang telah disiapkan di gerbang Mako Polres Samosir.

    Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 10.18 WIB dalam keadaan aman, lancar dan kondusif. Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Kapolsek Onanrunggu, saat ini posisi tersebut dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) AKP Radiaman Simarmata.

  • Daerah,  Nasional

    Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir, Vandiko :Samosir Rumah Kita, Harus Dijaga Bersama untuk Generasi Mendatang

    Samosir, Sumatera – Pemerintah Kabupaten Samosir memperingati Hari Jadi ke-22 dengan mengusung tema, Samosir Rumah Kita, dan subtema Hidup Selaras Alam, Tingkatkan Hidup Rukun Menuju Indonesia Emas 2045.Perayaan syukur digelar di Segmen 5 Waterfront Pangururan, Kamis ( 27/2/2026 ), diawali dengan ibadah oikumenis yang dipimpin Pastor Ivo Sinaga.

    Kabupaten Samosir secara administratif berdiri sejak 7 Januari 2004. Namun, perayaan hari jadi daerah ini secara konsisten dipusatkan setiap 27 Februari. Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati Samosir Vandiko T . Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk yang kemudian dibagikan secara simbolis kepada perwakilan sembilan kecamatan.

    Perayaan tersebut turut dihadiri perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Asisten Administrasi Umum Provinsi Sumatera Utara H. Muhammad Suib, Forkopimda Kabupaten Samosir, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah Binsar Sitanggang, Pj Bupati Samosir periode 2004–2005 Wilmar Simanjorang, mantan Wakil Bupati Samosir Ober Sagala dan Juang Sinaga, pimpinan dan anggota DPRD lintas periode, pemrakarsa pembentukan Kabupaten Samosir, serta tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan.

    Bupati Samosir menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh undangan dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tema , Samosir Rumah Kita, memiliki makna mendalam sebagai simbol tempat bertumbuh, berinteraksi, dan saling menguatkan, bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kebersamaan yang mencerminkan identitas, nilai spiritual, sosial, dan harmoni dengan alam serta Tuhan. Rumah dalam filosofi Batak adalah tempat pemersatu keluarga, tempat manusia berinteraksi dengan sesama dan dengan Tuhan. Karena itu, kita patut menjaga dan memperindah rumah kita ini tanpa kehilangan identitas, Selamat hari jadi ke-22 untuk Samosir dan seluruh masyarakat. Kata Vandiko.

    Seiring bertambahnya usia Kabupaten Samosir, Vandiko menekankan peningkatan kemampuan, meningkatkan profesionalisme aparatur serta kualitas pelayanan publik. Oleh karena itu diharapkan saran, masukan, hingga kritik yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna mempertajam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan secara menyeluruh.

    Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewariskan Samosir yang lebih damai, maju, dan sejahtera kepada generasi mendatang, dengan menjaga lingkungan serta memperkuat kerukunan hidup di tengah keberagaman demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

    Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum H. Muhammad Suib Sitorus mengatakan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh makna untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat tekad melanjutkan pembangunan menuju masa depan yang lebih baik kabupaten samosir, ungkap nya.

    Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen mendukung pembangunan Kabupaten Samosir melalui penguatan konektivitas kawasan Danau Toba, pembangunan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan ekonomi berbasis lokal, katanya.

    Menutup sambutan, Muhammad Suib mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai luhur Batak Toba, dan menjadikan Samosir sebagai rumah bersama yang nyaman, produktif, dan penuh harapan. Selamat Hari Jadi ke-22 Kabupaten Samosir Tahun 2026. Semoga Samosir semakin maju, sejahtera, dan menjadi kebanggaan Sumatera Utara serta Indonesia, pungkasnya.

    Marsius menyampaikan terima kasih kepada
    Bupati Samosir atas kepemimpinan yang telah membuahkan hasil nyata, sehingga Samosir sebagai daerah hasil pemekaran kini semakin terang dan menunjukkan kemajuan di berbagai sektor. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan daerah dan mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak lagi menciptakan narasi kontra produktif yang pada akhirnya justru merugikan.

    Marlan S

  • Daerah

    Progres Pengadaan Tanah Bendungan Bagong Terus Berlanjut, 95,59 Persen Sudah Terealisasi

    WARTAPENASATUJATIM | TRENGGALEK –Pada tanggal 24 Februari 2026, pemerintah kembali melakukan pembayaran ganti kerugian untuk sejumlah 34 bidang tanah dengan total luas 41.150 M².

    Pembayaran ini merupakan bagian dari upaya percepatan pengadaan tanah untuk proyek Bendungan Bagong yang sangat dinantikan.

    Dengan adanya realisasi pembayaran tersebut, progres pengadaan tanah Bendungan Bagong saat ini telah mencapai 95,59%.

    Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat yang terdampak dan juga bagi tim pelaksana proyek.

    Namun, masih ada sisa 3,41% tanah yang belum bebas, yang berarti masih ada beberapa proses yang harus diselesaikan sebelum proyek ini dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.

    Proyek Bendungan Bagong sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam hal penyediaan air dan pengendalian banjir.

    Dengan progres yang sudah sangat baik, diharapkan proyek ini dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. (Yuyun)***

Wartapenasatu.com @2025