Daerah
Acara Nataru 2025-2026 Sea World Rayakan Natal dan Tahun Baru Penuh Keseruan dan Keajaiban di Bawah Laut!

Wartapena Satu,Jakarta, 15 Desember 2025 – Menyambut momen Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menghadirkan rangkaian program hiburan bertajuk “Liburan Penuh Ceria” yang berlangsung mulai 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi momen istimewa yang dinanti-nantikan untuk menciptakan kenangan berharga bersama keluarga. Jika Anda mencari pengalaman liburan yang unik, edukatif, dan penuh keajaiban, maka Sea World Ancol adalah destinasi yang sempurna. Tahun ini, Sea World Ancol telah menyiapkan serangkaian acara Nataru di Sea World Ancol yang luar biasa, membawa nuansa Natal yang berbeda, langsung dari bawah permukaan laut! Bersiaplah untuk petualangan yang tak terlupakan di kedalaman samudra.
Sea World Ancol dikenal sebagai akuarium raksasa yang menampung ribuan biota laut eksotis dari berbagai penjuru dunia. Selama periode Nataru 2025/2026, khususnya mulai 24 hingga 28 Desember 2025, Sea World Ancol akan bertransformasi menjadi negeri ajaib bawah laut dengan sentuhan Natal yang kental. Berbagai aktivitas interaktif dan pertunjukan spektakuler telah disiapkan untuk memeriahkan suasana.
Jadwal Lengkap Keseruan Acara Nataru Sea World Ancol 2025 2026
Agar Anda tidak melewatkan setiap momen spesial, berikut adalah rincian lengkap Acara Nataru Sea World Ancol 2025 2026 yang telah kami rangkum:
1. Buru Harta Karun Topi Santa di Bawah Laut!
Santa Claus Hats Treasure Hunt:
Tanggal: 24-28 Desember 2025
Lokasi: Sea World Ancol
Ajak si kecil untuk ikut serta dalam perburuan harta karun yang seru ini! Para pengunjung akan diajak untuk mencari topi-topi Santa Claus yang tersembunyi di berbagai sudut Sea World Ancol. Aktivitas interaktif ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga mendorong observasi dan eksplorasi, sambil merasakan semangat Natal. Siapa tahu Anda akan menemukan kejutan spesial di akhir perburuan!
2. Saksikan Keajaiban Santa di Dalam Akuarium Utama
Salah satu daya tarik utama acara Nataru di Sea World Ancol adalah pertunjukan memberi makan yang sangat spesial dan jarang ditemui.
Santa Claus Underwater Feeding Show:
Tanggal: 24-28 Desember 2025
Waktu: 11.00 WIB, 14.00 WIB, 16.00 WIB
Lokasi: Main Aquarium Sea World Ancol
Bayangkan Sinterklas yang ramah menyelam ke dalam akuarium raksasa dan memberi makan ikan-ikan dengan tangannya sendiri! Pertunjukan ini bukan hanya tontonan yang memukau dan unik, tetapi juga memberikan kesempatan langka untuk melihat interaksi antara penyelam berkostum Santa dengan beragam biota laut, termasuk hiu dan pari. Ini adalah pengalaman visual yang pasti akan memukau anak-anak dan orang dewasa, menjadikan momen Natal Anda benar-benar ajaib.
3. Bertemu Langsung dengan Karakter Favorit!
Jangan lewatkan kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi langsung dengan karakter-karakter kesayangan di Sea World Ancol, termasuk Sinterklas!
Meet & Greet Santa, Sharky & Twirly!:
Tanggal: 24-28 Desember 2025
Waktu: 11.15 WIB
Lokasi: Theater Sea World Ancol
Setelah melihat Sinterklas menyelam, Anda dan keluarga dapat berfoto bersama Sinterklas di daratan! Tak hanya itu, maskot Sea World yang ramah, Sharky dan Twirly, juga akan hadir untuk menyapa para pengunjung. Momen ini adalah kesempatan sempurna untuk mengabadikan kenangan liburan Anda dengan foto-foto yang ceria dan menggemaskan.
4. Pertunjukan Penuh Magis dan Keceriaan
Selain interaksi langsung, Sea World Ancol juga menyajikan berbagai pertunjukan panggung yang akan menambah semarak suasana Natal.
Magical Wonderful Christmas Show:
Tanggal: 24-28 Desember 2025
Lokasi: Sea World Ancol
Bersiaplah untuk terhanyut dalam pertunjukan Natal yang penuh keajaiban. Pertunjukan ini akan menyuguhkan berbagai atraksi yang memukau, diiringi musik Natal yang ceria, menciptakan suasana liburan yang hangat dan penuh kegembiraan. Detail pertunjukan akan memberikan pengalaman visual yang tak terlupakan bagi seluruh anggota keluarga.
The Clown & Santa Claus Performance:
Tanggal: 24-28 Desember 2025
Lokasi: Sea World Ancol
Tawa dan keceriaan akan memenuhi area Sea World dengan kehadiran badut-badut lucu yang berkolaborasi dengan Sinterklas. Pertunjukan ini akan menghadirkan komedi, trik sulap sederhana, dan interaksi yang menghibur, membuat setiap momen Anda di Sea World semakin berkesan. Ini adalah hiburan sempurna untuk anak-anak yang menyukai komedi dan kejutan.
Selain deretan acara Nataru di Sea World Ancol yang unik dan menarik, Sea World Ancol sendiri menawarkan pengalaman edukasi dan rekreasi yang tak tertandingi. Anda dapat menjelajahi terowongan akuarium raksasa yang memberikan sensasi berjalan di dasar laut, melihat beragam jenis ikan, kura-kura raksasa, hingga hiu yang megah. Anak-anak dapat belajar tentang pentingnya konservasi laut sambil menikmati keindahan bawah air. Selama periode Natal dan Tahun Baru, suasana di Sea World Ancol akan semakin meriah dengan dekorasi bertema liburan, memberikan sentuhan ekstra pada pengalaman kunjungan Anda. Ini adalah kesempatan emas untuk menggabungkan rekreasi, edukasi, dan perayaan Natal dalam satu paket liburan yang lengkap. Tips Berlibur Nataru di Sea World Ancol Untuk memastikan pengalaman liburan Nataru Anda di Sea World Ancol berjalan lancar dan menyenangkan, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:
Pesan Tiket Lebih Awal: Liburan Nataru adalah puncak musim ramai. Untuk menghindari antrean panjang dan memastikan ketersediaan tiket, sangat disarankan untuk membeli tiket secara online jauh-jauh hari.
Datang Lebih Pagi: Dengan datang lebih pagi, Anda bisa menikmati suasana yang lebih tenang dan memiliki lebih banyak waktu untuk menjelajahi setiap sudut Sea World Ancol sebelum keramaian memuncak.
Periksa Jadwal Acara: Pastikan Anda memiliki jadwal acara yang lengkap dan merencanakan kunjungan Anda sesuai dengan pertunjukan atau kegiatan yang paling ingin Anda saksikan.
Bawa Kamera: Jangan lewatkan kesempatan untuk mengabadikan momen-momen indah bersama keluarga.
Jangan Lewatkan Momen Nataru Terbaik Anda di Sea World Ancol 2025 2026!
Acara Nataru Sea World Ancol 2025 2026 menjanjikan pengalaman liburan akhir tahun yang penuh keajaiban, tawa, dan edukasi. Dari pertunjukan spektakuler hingga kesempatan bertemu Santa Claus dan berburu harta karun, setiap detail telah disiapkan untuk membuat momen Natal dan Tahun Baru Anda menjadi lebih spesial. Ajak keluarga dan orang-orang terkasih untuk merasakan sensasi liburan yang berbeda di dunia bawah laut Sea World Ancol. Segera rencanakan kunjungan Anda dan siapkan diri untuk menyambut awal tahun 2026 dengan semangat baru dan kenangan yang tak terlupakan.
Polres Bangkalan Tegaskan Temuan Janin di Tanah Merah Merupakan Janin Hewan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Polres Bangkalan merespons cepat laporan masyarakat terkait penemuan benda yang diduga janin di wilayah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (16/12/2025) sekira pukul 06.00 WIB.
Temuan tersebut berlokasi di Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah.
Menindaklanjuti laporan warga, Kapolsek Tanah Merah AKP Suyitno, S.H., M.H. bersama Unit Reskrim Polsek Tanah Merah, SPKT Polsek Tanah Merah, Tim Medis Puskesmas Tanah Merah, serta Kepala Desa Dumajah langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sebagai bagian dari tahapan penyelidikan awal, petugas melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk pembongkaran makam di pemakaman umum yang diduga menjadi lokasi penguburan janin.
Selanjutnya, temuan tersebut dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan forensik.
Plt. Kasihumas Polres Bangkalan IPDA Agung Intama menyampaikan bahwa langkah cepat dilakukan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan forensik di RSUD Syamrabu Bangkalan, dapat dipastikan bahwa temuan yang dilaporkan warga tersebut merupakan janin hewan, bukan janin manusia,” jelasnya saat dikonfirmasi di Polres Bangkalan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melapor kepada pihak kepolisian. Namun kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan setiap kejadian kepada aparat kepolisian,” tambahnya.
Dengan adanya hasil pemeriksaan tersebut, Polres Bangkalan memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana terkait dugaan pembuangan janin manusia di wilayah Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. (Azis)***
PT Arthaindo Jaya Abadi Minta Kejelasan Penyelesaian Biaya Kunjungan Kerja di Ampana
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 16 Desember 2025 Ampana, Tojo Una-Una Manajemen PT Arthaindo Jaya Abadi, perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, meminta kejelasan terkait penyelesaian biaya operasional kunjungan kerja, yang meliputi rental mobil dan penginapan, yang timbul saat kunjungan dua pihak eksternal ke perusahaan tersebut.
Permintaan klarifikasi ini disampaikan karena hingga saat ini sejumlah nota dari penyedia jasa transportasi dan penginapan belum dinyatakan selesai, sementara pihak perusahaan tambang masih menerima penagihan secara langsung dari penyedia jasa terkait.
Kronologi Peristiwa Berdasarkan keterangan manajemen PT Arthaindo Jaya Abadi, kunjungan kerja dilakukan pada 12 November 2025 oleh Sodikun Bin Abas dan Supriyadi, dalam rangka agenda penjajakan kerja sama dan peluang investasi.
Selama kegiatan berlangsung, digunakan fasilitas operasional berupa kendaraan rental dan penginapan, yang dikoordinasikan melalui pihak perusahaan tambang. Setelah kegiatan selesai, pihak penyedia jasa kemudian menerbitkan nota tagihan resmi dengan total nilai biaya sebesar Rp10.000.000.
Namun, karena penyedia jasa mengetahui bahwa kunjungan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan PT Arthaindo Jaya Abadi, penagihan kemudian ditujukan kepada pihak perusahaan, sehingga menimbulkan beban administratif serta komunikasi yang berulang.
Terkait Agenda Investasi Manajemen perusahaan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahap awal pembahasan investasi dan kerja sama usaha, sehingga diharapkan seluruh kewajiban operasional dapat diselesaikan secara profesional.
“Dalam konteks pembicaraan investasi, penyelesaian administrasi merupakan bagian penting agar hubungan antar pihak tetap berjalan dengan baik,” ujar perwakilan manajemen.
Sikap Perusahaan PT Arthaindo Jaya Abadi menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk menuduh pihak tertentu, dan permintaan kejelasan ini murni bertujuan untuk penyelesaian administrasi, serta menjaga transparansi dan iklim usaha yang sehat.
Manajemen juga menyatakan masih membuka ruang komunikasi dan berharap adanya itikad baik agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan tanpa berlarut.
Keterangan DomisiliUntuk kepentingan informasi publik, pihak terkait diketahui berdomisili di:
Desa Podo, Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Hak Jawab Hingga berita ini diterbitkan, Sodikun Bin Abas dan Supriyadi, yang diketahui terkait dengan PT Lima Saudara Membangun, Jakarta, belum memberikan klarifikasi resmi. Redaksi Warta Pena Satu Jatim membuka ruang hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.(HIERMAWAN)
Dinas Pertanian Bangkalan Realisasikan 9 Unit Combine Harvester di 6 Kecamatan Tahun Anggaran 2025
Dinas Pertanian Bangkalan Realisasikan 9 Unit Combine Harvester di 6 Kecamatan Tahun Anggaran 2025
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Bangkalan. Pemerintah Kabupaten Bangkalan (Pemkab) melalui Dinas Pertanian Bangkala memberikan bantuan Combine Harvester( Alsintan ) kepada beberapa Kelompok Tani (Poktan) di 6 Kecamatan kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Bantuan 9 Unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) jenis Combine Harvester ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang disalurkan ke petani dari hasil Aspirasi Pokok – Pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan. Hal itu disampaikan langsung oleh Abu Said Kabid Pertanian Bangkalan pada Senin (15/12/25)
Abu Said juga menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program pemerintah daerah kepada kelompok tani yang aktif dan terverifikasi, guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani dan untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja
“Dengan berkurangnya tenaga kerja dengan Alat Combine ini sudah dapat meringankan petani, ini yang sebelumnya menggunakan tenaga manusia butuh 15 orang, Namun dengan Combine ini kan cukup dengan operator bisa selesai dalam hitungan jam, Kalo satu hektar bisa setengah hari sudah atau 4 jam sudah selesai, ” jelasnya.
Iapun membandingkan biaya operasional petani bercocok tanam, antara biaya menggunakan jasa manusia dengan biaya menggunakan Alsintan jenis Combine,
“Kalo manual satu hektar itu 2 hari itupun pakai tenaga manusia kurang lebih 15 orang kalikan berapa biasanya upah pakai tenaga kerja perorang, misal 1 sak besar itupun diambil bagus-bagus nya sama orang, Dengan adanya Combine ini sangat terbantu baik itu secara waktu dan biaya,” pungkasnya. (Azis)***
Perluas Jaringan Informasi dan Cegah Miskom WPK Resmikan Ketua PKDI Kabupaten Bangkalan Sebagai Pembina
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam rangka memperkuat sinergitas jajaran pengurus Wartawan Peduli Keadilan (WPK) Kabupaten Bangkalan menggelar pertemuan dengan Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bangkalan, resmi menjadi pembina WPK.
Pertemuan yang bersifat silaturahmi menjadi angin sengar bagi pemerintahan desa. Selain itu, juga membahas tentang peran strategis media dalam mendukung transparansi serta publikasi program dan capaian pembangunan desa dan juga untuk mencegah miskomunikasi antara media dengan pemerintah desa dalam menggali informasi dalam menyajikan berita yang akurat, objektif, dan relevan kepada publik.
Sinergi antara wartawan dan pemerintah desa dinilai penting untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat bersifat objektif, akurat, dan berimbang.
Ketua PKDI Kabupaten Bangkalan, H. Marhayat, menyampaikan harapannya agar WPK dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam menyebarluaskan berbagai kegiatan dan capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Kami berharap ke depan WPK dapat membantu pemerintah desa dalam mempublikasikan capaian pembangunan maupun program-program desa, sehingga masyarakat dapat mengetahui secara jelas kinerja dan pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah desa,” ujar H. Marhayat.
Sementara itu, Ketua WPK Kabupaten Bangkalan, Supriadi, menyambut baik harapan tersebut dan menegaskan komitmen WPK untuk menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional, independen, dan berimbang.
“WPK hadir sebagai mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah desa. Kami siap membantu mempublikasikan capaian dan program desa, namun tetap mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional, objektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegas Supriadi.
Ia menambahkan, sinergi yang baik antara insan pers dan pemerintah desa sangat penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja aparatur desa.
“Dengan komunikasi yang baik, informasi yang disampaikan kepada masyarakat akan lebih utuh, akurat, dan tidak menimbulkan salah persepsi. Ini merupakan bagian dari komitmen WPK dalam mengawal transparansi dan keadilan,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala desa, di antaranya Kepala Desa Kramat, Kepala Desa Sembilangan, Kepala Desa Banyu Sangkah, dan Kepala Desa Genteng.
Kehadiran para kepala desa ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang harmonis dengan insan pers.
Melalui pertemuan ini, kami berharap WPK dan PKDI mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten dapat terus memperkuat sinergitas dan kolaborasi yang positif demi mendukung pembangunan desa yang transparan, partisipatif, serta berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat Bangkalan. (Azis)***
Gabungan Ormas Demo Dinas Pertanian Bangkalan Bahas Penjualan Pupuk Subsidi di Atas HET
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Maraknya isu penjualan Pupuk Subsidi yang di jual diatas Harga Eceran Tertinggi ( HET). Beberapa Organisasi Masyarakat ( Ormas ) yang bergabung dalam aksi demo di Dinas Pertanian Bangkalan tuntut PLT kepala dinas dan Kepala Bidang Sarana Prasarana (Sarpras) mundur dari jabatannya.
Beberapa Ormas yang tergabung dalam aksi demo tersebut adalah, Lembaga Baskara Indonesia Maju, Aliansi Pengawal Program Bangkalan dan Formades Kabupaten Bangkalan, pada Senin (15/12/25).
Pada kesempatan itu, Para pendemo yang berbondong-bondong membawa poster yang bertulisan, Mundur Plt Kadis Pertanian, Pecat Kabid Sarpras Pak CHK, Pak CHK Bermuka Dua, Pak CHK dalang Distribusi Mafia Pupuk Bersubsidi Pecat Bu Holif Sebagai Penyuluhan, Poktan tidak boleh berdagang pupuk subsidi, Penyuluh jangan duduk manis di kantor

Sementara itu, Nasirudin selaku Korlap aksi demo menegaskan, agar Plt kadis dan Kabid Sarpras Dinas Pertanian mundur dari jabatannya jika tidak mampu mengatasi penjualan pupuk subsidi diatas HET yang dilakukan oleh beberapa kios maupun Kelompok Tani (Poktan) yang berada di wilayah Kabupaten Bangkalan.
“Jika tidak mampu, Saya minta bapak Plt kepala dinas pertanian dan Kabid Sarpras nya, Mundur dari jabatannya, karna ini sangat merugikan masyarakat, khususnya para petani,” tegasnya.
Ia juga meminta agar Dinas Pertanian turun tangan terkait dugaan permainan penyaluran pupuk bersubisidi yang dijual di atas HET di desa desa dan meminta agar jangan sampai terjadi kelangkaan pupuk subsidi bagi para petani.
“Faktanya, di beberapa kecamatan ada kelangkaan pupuk, meski dilakukan pengawasan oleh Komisi Pengawasan Pupuk masih Banyak keluhan dari masyarakat,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Hasin Wakil Ketua Baskara mengungkapkan, fenomena kelangkaan pupuk ini membuat petani terjepit dan menjerit.
“Pupuk ini sangat dibutuhkan para petani. Karena langka, mereka membelinya ke pengecer. Itupun harganya mencekik. Dari normalnya per sak Rp 90 ribu, pengecer menjual Rp 110 ribu, bahkan Rp 150 ribu,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan, mengaku, dalam penyediaan dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani sudah diawasi secara terkoordinasi dan komprehensif melalui Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida ( KPPP ) dan sudah sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
“Kita sudah melakukan pengawalan dan pembinaan terhadap pelaksanaan penyaluran pupuk bersubsidi agar sesuai dengan peruntukannya, Salah satunya dengan pengawalan terhadap pelaksanaan verifikasi dan validasi penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat kecamatan,” tuturnya. (Azis)***
Dorong Penetapan Bencana Aceh, Sumatera sebagai Bencana Nasional, Dr Gea: Jangan Jadikan Nyawa Manusia Sebagai Tolak Ukur

Jakarta, wartapenasatu.com – Mardian (Ketua Komunikasi Purbaya & Wakil Sekjen Kongres partai Kongres Indonesia): Tanggung Jawab Seluruh Elemen Anak Bangsa.”Ketua Umum DPP Perubahan untuk Indonesia Raya (Purbaya) Indonesia, DR. Ali Yusran Gea, SH., MKn,.MH. meminta Presiden Prabowo Subianto segera menetapkan bencana di Sumatera sebagai bencana nasional dengan penanganan terintegrasi.
Pendapat ini diperkuat oleh Mardian., SE, selaku Ketua Komunikasi dan Informasi Purbaya Indonesia sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kongres Indonesia, yang menegaskan bencana ini tidak lagi berskala daerah melainkan nasional dan merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten untuk membantu mengatasi masalahnya.
DR. Gea menyampaikan permintaan tersebut kepada awak media di kawasan Jakarta Timur, Kamis (11/12/2025). Ia menekankan bahwa bencana yang melanda Sumatera telah sangat menyakiti masyarakat, sehingga penetapan status nasional tidak boleh hanya ditentukan oleh jumlah korban jiwa.
“Semua pihak harus memahami bahwa ini adalah kejadian yang sudah sangat menyakiti masyarakat Indonesia, Oleh karena itu jangan lah menjadikan nyawa manusia sebagai tolak ukur penetapan bencana nasional. Ini kaitannya dengan kemanusiaan dan norma-norma,” ujarnya.
Sebagai informasi, penetapan status darurat bencana nasional secara regulasi membutuhkan indikator seperti dampak luas, korban jiwa, kerugian materi signifikan, gangguan pelayanan publik, dan penurunan kemampuan daerah dalam penanganan.
Sebagai negara hukum (rechtsstaat), DR. Gea menegaskan pemerintah harus menghormati hak asasi manusia dan nilai kemanusiaan, sehingga perlu dalam konteks bencana di Aceh di naikan setatus menjadi bencana nasional untuk kepentingan Hak Asasi Manusia.

Ia juga meminta Gubernur dan DPRD Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk membahas dan menyempurnakan masalah ini melalui proses legislatif guna mendorong penetapan status nasional. Selain itu, Dr. Gea memperingatkan agar bencana tidak dijadikan “test the water” menuju Pemilu 2029, dan meminta pejabat serta wakil rakyat tidak hanya datang untuk pencitraan melainkan memberikan bantuan yang tepat – mulai dari sandang, makanan, obat-obatan, hingga perbaikan infrastruktur.
Senada dengan Dr. Gea, Sekretaris Jenderal Purbaya Indonesia, Rafriandi Nasution, menyatakan semua pihak harus menunjukkan empati dengan menyusun langkah-langkah terukur dalam penanganan, agar masyarakat merasakan dukungan dari pejabat yang dipilih mereka.
Menambahkan pandangan terkait skala dan tanggung jawab bencana, Mardian., SE – yang menjabat dua posisi penting di Purbaya dan Partai Kongres Indonesia – menyatakan bahwa dampak yang terjadi telah melampaui batas wilayah lokal. “Bencana di Sumatera ini bukan lagi bencana daerah semata, tetapi sudah menjadi bencana nasional,” ujarnya.
Selain itu, Mardian menekankan bahwa penanganan bencana ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen anak bangsa yang berkompeten. “Ini adalah tanggung jawab kita semua, mulai dari lembaga negara, lembaga swasta, organisasi masyarakat, hingga para ahli di bidang penanggulangan bencana dengan memberikan kontribusi keahlian serta sumber daya untuk membantu mengatasi bencana ini,” tambahnya.
Menurut Mardian, kerja sama antar elemen yang berkompeten akan mempercepat proses penanggulangan, rehabilitasi, dan mitigasi. “Bencana adalah ujian kebersamaan bangsa, kita harus bersatu dalam keahlian dan niat baik, bukan saling menyalahkan, untuk melindungi warga dan mencegah kejadian serupa di masa depan,” pungkasnya.
RIBUAN KEPALA DESA DEMO DI MONAS: DANA DESA DIANGGAP INKONSTITUSIONAL

Jakarta, wartapenasatu.com, Ribuan kepala desa tiba-tiba melakukan aksi demo di Monas, langsung menuju ke arah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaaya Yudi Sadewa. Tujuan mereka? Menuntut agar dana desa yang dianggap memiliki sifat inkonstitusional segera diperbaiki.
Ketua Umum Perubahan Untuk Indonesia Raya (yang lebih dikenal dengan PURBAYA INDONESIA)Dr.Ali Yusran Gea,SH.,MKn.,MH, menyatakan tegas: dana desa saat ini tidak sesuai dengan konstitusi, melawan hukum, dan bahkan merendahkan martabat bangsa kita.
Bukan cuma itu, kata dia, aksi nekat para kepala desa ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus ada konsekuensi, terutama sanksi administratif yang tegas.
Alasan mengapa harus disanksi? Karena perilaku para kepala desa dalam demo ini terkesan seperti premanisme. Bukan cara yang pantas untuk menyampaikan aspirasi.
Tidak sepatutnya terjadi hal seperti ini,” tegas dia lagi. Aksi yang penuh nafsu kekuasaan dan mirip preman itu jelas bukan contoh yang baik dari seorang pemimpin desa.
PURBAYA INDONESIA sendiri menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo dan Menteri Keuangan Purbaaya yang telah mengambil langkah membatasi program dana desa.
Menurut mereka, langkah pembatasan itu perlu dilakukan karena selama ini, penggunaan dan peruntukan dana desa terkesan tidak baik. Bahkan, menjadi sumber mata air korupsi yang sulit dihentikan.
Tak cuma korupsi, dana desa juga dianggap sebagai salah satu penyebab konflik horizontal di berbagai daerah. Banyak masalah antar warga yang muncul karena perselisihan soal pengelolaan dana ini.
Semoga aksi demo ini bisa menjadi peringatan bagi semua pihak, terutama pengelola dana desa. Harus ada perbaikan yang cepat dan tegas agar dana yang seharusnya bermanfaat bagi masyarakat desa tidak malah menjadi beban dan sumber masalah.Perkuat Kapasitas Organisasi WPK Rangkul Ketua DPRD Bangkalan Sebagai Pembina
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Wartawan Peduli Keadilan (WPK) berkomitmen membangun sinergitas yang baik dalam upaya memperkuat peran ruang gerak WPK. Salah satu angin sengar, Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, Deddy Yusuf, siap menjadi Pembina WPK dalam memberikan semangat baru bagi organisasi.
Ketua WPK, Supriadi menyampaikan, kehadiran WPK selain silaturahim juga membahas tentang sinergitas antara WPK dengan DPRD. Dengan bergabungnya Ketua DPRD menjadi pembina merupakan sebuah kehormatan sekaligus dorongan moral bagi seluruh anggota WPK.
Ia menegaskan bahwa WPK akan semakin profesional dan konsisten dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, sehingga WPK juga mampu memberikan kontribusi positif bagi Bangkalan.

“Kami sangat mengapresiasi Ketua DPRD Bangkalan yang berkenan menjadi salah satu pembina WPK. Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap kerja-kerja jurnalistik yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Kehadiran beliau menjadi energi baru bagi kami untuk terus bergerak lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Bangkalan, Deddy Yusuf menyambut baik kunjungan WPK ke kantor DPRD. Ia komitmennya mendukung semangat WPK agar menjadi garda terdepan dalam mengawal isu-isu sentral di Kabupaten Bangkalan.
Ia menyebut bahwa keberadaan WPK sangat penting dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bangkalan.
“Saya melihat WPK sebagai komunitas jurnalis yang memiliki tekad kuat menjaga marwah profesi dan mengawal keadilan sosial. Dengan penuh rasa hormat, saya siap menjadi pembina dan memberikan dukungan moral agar WPK terus berperan positif bagi daerah,” ungkap Deddy.
Ia juga berharap adanya sinergitas yang baik antara WPK dan DPRD dalam menciptakan ruang komunikasi yang lebih sehat serta mendorong terciptanya iklim informasi yang lebih edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat Bangkalan.
“Saya harap WPK bisa menyaring isu-isu negatif yang bisa mempengaruhi citra Bangkalan. Saya yakin WPK adalah orang pilihan yang mampu mengemban amanahnya demi menjaga nama baik Bangkalan ke depan,” pungkasnya, Kamis,10/11/2025
Dengan bertambahnya dukungan dari para pemangku kebijakan, WPK optimistis dapat terus memperkuat kapasitas organisasi serta meningkatkan kualitas pemberitaan yang objektif, kritis, dan mengedepankan kepentingan publik.*** (Azis)
Strategi Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan Antisipasi Kapasitas Pelayanan Air di Musim Kemarau
WARTAPENASATUJATIM | BANGKALAN – Untuk mengoptimalkan dan mencegah krisis air di musim kemarau, Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan melaksanakan kegiatan Survei daerah rawan air bersih dengan melakukan koordinasi bersama beberapa Kepala Desa di Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan, Senin (08/12/25).
Survei lahan potensi air untuk kegiatan Geolistrik melihat potensi air ini bertujuan untuk mengembangkan potensi sumber air bersih di daerah Kabupaten Bangkalan, guna memenuhi kebutuhan sehari – hari masyarakat yang terus meningkat, dan menjamin pasokan air bersih yang berkelanjutan.

Selaku Direktur Pudam Sumber Sejahtera Bangkalan, H. Shobirin Hasan, S.E, MBA, menuturkan, Titik pencarian potensi sumber air adalah untuk mengidentifikasi lokasi terbaik guna memenuhi berbagai kebutuhan penting saat musim kemarau tiba.
“Kami sedang berusaha menemukan titik potensi air dalam rangka upaya mitigasi wilayah yang terdampak saat musim kemarau. Sehingga saat musim kemarau droping air bisa dikurangi,” tuturnya.
Iapun berharap dukungan dan Do’a dari masyarakat setempat agar kegiatan pencarian titik lokasi yang berpotensi air berjalan dengan lancar .
“Mohon doanya supaya usaha kami dipermudah Allah SWT dan menjadi layanan yang penuh barokah,” tutupnya.