Daerah

  • Daerah,  Keamanan,  Militer,  SOSIAL

    Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Babinsa Kodim 1016/Plk Adakan Pemantauan Pos Kamling di Wilayahnya

    Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Babinsa Kodim 1016/Plk Adakan Pemantauan Pos Kamling di Wilayahnya

    Palangka Raya, wartapenastu.com – Dalam rangka untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Koramil 1016 01/Pahandut Kodim 1016/Plk Serma Eko Wijaya dan Serka Dwi Aziz bersama Forkopimcam Jekan Raya melaksanakan pemantauan dan pembinaan sekaligus monitoring pos Kamling di wilayah Kecamatan Jekan Raya, Rabu malam ( 3/12/2025).

    Pemantauan sekaligus patroli malam tersebut di ikuti oleh Camat Jekan Raya, Kapolsek Pahandut beserta Anggota, Sekcam Jekan Raya, Kapolsubsektor Jekan Raya, Lurah Menteng, Lurah Palangka, Lurah Bukit Tunggal,Lurah Petuk Ketimpun, Babinsa , Satpol PP, Ketua RT setempat dan Satlinmas.Dalam kesempatan tersebut rombongan langsung disambut oleh warga yang sedang melaksanakan jaga malam di Pos Kamling dan pak Camat mengapresiasi serta mengucapkan terimakasih kepada warga yang sudah turut serta menjaga keamanan lingkungan nya.

    Adapun pemantauan dan pembinaan pos kamling tersebut dengan menyisir sejumlah pos yang ada di wilayah Kecamatan Jekan Raya.Harapanya agar warga saling kerjasama untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan rumah masing- masing.

    Babinsa 1016-01/Pahandut Kodim 1016/Palangka Raya Serma Eko Wijaya menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai wujud sinergi antara TNI – Polri, aparatur pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan pemantauan serta patroli ini bertujuan menjaga situasi tetap aman, mencegah potensi gangguan Kamtibmas, sekaligus mempererat kebersamaan dengan warga. Harapannya, budaya siskamling terus tumbuh sebagai benteng keamanan lingkungan,” ungkap Babinsa.

    Sementara itu, Pgs Danramil 1016-01/Pahandut Mayor Inf Veri M Sitorus menegaskan bahwa kegiatan pembinaan dan monitoring siskamling merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

    “Babinsa bersama masyarakat harus selalu hadir di tengah warga. Keamanan bukan hanya tugas aparat, tapi menjadi tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan kita bisa ciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,”pungkasnya.

  • Daerah,  perkebunan,  pertanian

    Pejabat Pusat dan Daerah Padati HUT PABPDSI Ke-5, Dukung Peran BPD Sebagai Garda Terdepan Desa

    Jakarta wartapenasatu.com

    HUT PABPDSI ke-5: Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa, Sinergi Pusat dan Daerah Kuat  

    1. Pembuka Acara
    Jakarta, 25 November 2025 – Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) sukses menyelenggarakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan tema “PABPDSI Mewujudkan Mimpi Rakyat Desa”. Acara yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dihadiri oleh ribuan anggota BPD dari berbagai penjuru Tanah Air, berlangsung meriah dan penuh antusiasme sebagai momentum untuk menegaskan perannya sebagai wadah perjuangan aspirasi masyarakat desa.

    2. Orasi dan Ucapan Selamat
    Rangkaian acara diawali dengan orasi dari panitia pelaksana yang menegaskan komitmen PABPDSI dalam memperjuangkan kepentingan desa di tingkat nasional. Ucapan selamat dari para ketua PABPDSI provinsi juga mewarnai suasana, memberikan semangat serta refleksi tentang perjalanan organisasi yang telah berjalan selama lima tahun.

    3. Puncak Acara yang Mengharukan
    Puncak acara yang paling mengharukan adalah penganugerahan Medali Garuda kepada para pendiri PABPDSI yang belum pernah menerimanya. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendirikan dan mengembangkan organisasi yang menjadi suara bagi desa di Indonesia.

    4. Kehadiran Pejabat Pusat
    Walaupun Presiden Prabowo Subianto berhalangan hadir, suasana acara tetap khidmat dan semarak. Dukungan pemerintah pusat tetap mengalir melalui kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan, perwakilan dari Kementerian Desa, serta Wakil Menteri Dalam Negeri. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap peran strategis BPD dalam pembangunan.

    5.PartisipasiPejabat Daerah
    Selain pejabat pusat, sejumlah kepala daerah berprestasi juga turut memeriahkan acara, antara lain Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Sinjai, dan Bupati Kuantan. Partisipasi mereka mencerminkan hubungan yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BPD dalam upaya membangun desa yang lebih baik.

    6. Kontribusi Sektor Koperasi
    Ketua Koperasi Lumbung Artha Kuta (LUBKITA), Stenly Wolf, juga hadir untuk menyampaikan komitmen mendukung ketahanan pangan desa. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PABPDSI dan sektor koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa, menegaskan bahwa pembangunan desa membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

    7.Sambutan  Komitmen Pemerintah
    Dalam sambutannya, Menko Pangan menegaskan bahwa BPD merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa dan memberikan apresiasi atas kontribusi PABPDSI selama lima tahun terakhir, terutama dalam membangun komunikasi antara masyarakat desa dan pemerintah. Perwakilan Kemendesa dan Wamendagri juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat peran BPD melalui kebijakan dan program yang sesuai kebutuhan.

    8.Penutupdan Harapan Masa Depan
    Perayaan HUT ke-5 ini menjadi momentum penting bagi PABPDSI untuk memperkuat solidaritas internal dan memperluas sinergi dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan. Dengan dukungan yang kuat dari pusat maupun daerah, serta kolaborasi yang erat dengan sektor koperasi, PABPDSI optimis mampu terus mewujudkan mimpi rakyat desa menuju kehidupan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

  • Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL

    Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar

    Warta Pena Satu. Com-Banten          KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

    Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.

    Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.

    Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.

    Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.

    Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.

    Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.

    Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.

    Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.

    “Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.

    Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.

    Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.

    “Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.

     

     

  • Daerah,  hukum

    Tingkatkan Keadilan Hukum Bagi Masyarakat, Kajari Bangkalan Bangun 13 Restorative Justice di Sejumlah Desa

    WARTAPENASATUJATIM | BangkalanKejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan terus memperluas akses keadilan bagi masyarakat dengan membangun 13 Rumah Restorative Justice (RJ) di sejumlah desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan penyelesaian perkara yang lebih humanis, cepat, dan dekat dengan masyarakat.

    RJ merupakan pendekatan penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada pemulihan hubungan sosial antara pelaku, korban, dan masyarakat.

    Alih-alih fokus pada pembalasan, mekanisme ini mengutamakan dialog serta mediasi guna mencapai kesepakatan yang adil sehingga keadaan dapat dipulihkan seperti semula.

    Di Indonesia, penerapan restorative justice telah diatur dalam beberapa regulasi, antara lain Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 1 Tahun 2024 serta Peraturan Jaksa Agung (Perja) No. 15 Tahun 2020.

    Kedua aturan tersebut menjadi landasan kuat bagi aparat penegak hukum untuk menyelesaikan perkara tertentu melalui pendekatan pemulihan.

    Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Bangkalan, Hendrik Murbawan, S.H., M.H. menegaskan bahwa pembentukan Rumah RJ bukan sekadar tempat penyelesaian kasus, tetapi juga pusat edukasi hukum bagi masyarakat.

    “Rumah Restorative Justice ini kami dirikan untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. Tidak semua perkara harus berujung vonis pidana. Melalui RJ, kami mendorong penyelesaian yang memulihkan, bukan menghukum,” ujarnya.

    Ia menjelaskan bahwa RJ hanya dapat diterapkan pada perkara tertentu, yakni yang ancaman hukumannya maksimal 5 tahun dan pelakunya bukan residivis.

    Selain itu, dalam prosesnya harus ada kesukarelaan dari korban dan pelaku untuk berdamai, serta pengawasan dari tokoh masyarakat atau perangkat desa.

    “Kriteria penerapan RJ sangat jelas. Selain syarat ancaman hukuman maksimal lima tahun, pelaku tidak boleh residivis, dan yang terpenting ada ruang musyawarah yang jujur antara korban dan pelaku. Kami pastikan prosesnya transparan dan tidak ada paksaan,” tambahnya.

    Namun demikian, restorative justice bukan berarti pelaku bebas begitu saja tanpa konsekuensi. Rumah RJ juga memberlakukan sanksi sosial sebagai bentuk pertanggungjawaban moral pelaku kepada masyarakat.

    “RJ tetap harus memberikan efek jera. Itu sebabnya dalam beberapa kasus kami menetapkan sanksi sosial, misalnya kerja bakti atau kegiatan sosial yang disepakati bersama. Yang terpenting adalah hubungan yang rusak kembali pulih,” tegas Hendrik.

    Selain menangani mediasi perkara, Rumah RJ juga berperan sebagai pusat sosialisasi dan edukasi mengenai hukum pidana, perlindungan hukum, serta budaya musyawarah.

    Hendrik berharap keberadaan Rumah RJ bisa menjadi jembatan bagi masyarakat dalam memahami proses hukum dan memperoleh keadilan secara lebih cepat dan mudah.

    Dengan berdirinya 13 titik Rumah RJ di berbagai desa, Kejari Bangkalan optimis kehadiran lembaga ini akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***(Azis)

  • Daerah,  Militer

    Pangdam V/Brawijaya Hadiri Upacara HUT Ke-54 Korpri Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYAPangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. Upacara berlangsung khidmat dengan semangat persatuan dan profesionalisme ASN.

    Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan seluruh aparatur negara dalam memperkuat birokrasi yang berintegritas dan tangguh.

    Upacara berlangsung dengan tertib dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta tamu undangan dari instansi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. (Senin, 01/12/2025).

    Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut, Gubernur Jawa Timur Dr. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bertindak selaku Pembina Upacara, sementara M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., memimpin jalannya upacara.

    Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi ASN dalam meningkatkan pengabdian kepada bangsa melalui pelayanan publik yang tulus dan profesional.

    Pangdam V/Brawijaya turut memberikan apresiasi atas kontribusi ASN dalam menjaga netralitas dan mendukung jalannya pemerintahan yang bersih dan efektif.

    Rangkaian kegiatan berlangsung secara khidmat mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga amanat Pembina Upacara yang berisi pesan mendalam tentang semangat pengabdian dan integritas ASN.

    Amanat tersebut menekankan pentingnya soliditas, profesionalisme, serta semangat melayani masyarakat demi mewujudkan Indonesia Maju.

    Gubernur Jawa Timur dalam amanatnya juga menegaskan bahwa KORPRI harus menjadi kekuatan moral dan sosial birokrasi yang memperkuat tata kelola pemerintahan modern, berdaya saing, serta responsif terhadap perubahan zaman.

    Reformasi birokrasi yang dijalankan diharapkan melahirkan ASN yang berkarakter, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan digital dalam melayani masyarakat.

    Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, pemberian penghargaan MURI, serta penyerahan piagam penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur kepada atlet Pornas Korpri Kontingen Jawa Timur. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh peserta yang hadir.

    Melalui momentum peringatan HUT ke-54 KORPRI ini, diharapkan seluruh ASN semakin memperkuat loyalitas, profesionalisme, serta integritas dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi energi positif untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.*** (Bgn)

  • Daerah,  Militer,  SOSIAL

    Babinsa Kodim 1016/Plk Monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni

    Babinsa Kodim 1016/Plk Monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka untuk membantu masyarakat di wilayah binaanya,Babinsa 1016 – 01/Pahandut Kodim 1016/Plk Sertu Dedy Irawan melaksanakan monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni bertempat di Jalan
    Ratu Zulaheha 2 RT 7 RW 15 Kelurahan Langkai Kota Palangka Raya, Senin (1/12/2025).

    Program bedah rumah ini sangat bagus untuk membantu warga yang kurang mampu memiliki rumah yang layak huni dan yang dikerjakan ini adalah bantuan dari program Baznas Provinsi Kalimantan Tengah Tahun anggaran 2025 sedangkan untuk pelaksana kegiatan di kerjakan oleh Yayasan Sosial Pilar Katambung Palangka Raya.

    Babinsa Sertu Dedy dengan sigap terjun langsung membantu memperbaiki rumah warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah dari pemerintah daerah. Aksi ini dilakukan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta untuk memastikan program bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

    “Kami sebagai Babinsa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat di wilayah binaan. Program bedah rumah ini sangat bagus untuk membantu warga yang kurang mampu memiliki rumah yang layak huni. Oleh karena itu, kami terpanggil untuk ikut serta membantu agar proses perbaikan rumah berjalan lancar,” ujar Babinsa.

    Sementara itu, bapak Sani penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada Babinsa dan pemerintah atas bantuannya.
    ” Semoga kebaikan Bapak Babinsa dan pemerintah dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,”ungkapnya.(ryt)

  • Foto: Tangkap video Sosial Media TikTok akun @gerakanrakyat
    Daerah

    Masyarakat Desak Polres Bangkalan Tangkap Lora Diduga Pelaku Rudapaksa Santriwati di Ponpes Galis

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Sebuah video berdurasi 7 detik yang diunggah oleh akun TikTok @gerakanrakyat tengah viral diperbincangkan masyarakat.

    Video tersebut menampilkan seorang perempuan yang menggelar aksi ekspresi di ruang publik sembari menyuarakan desakan keras kepada Polres Bangkalan agar segera menuntaskan kasus dugaan Rudapaksa di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Galis.

    Dalam video itu, orator menyampaikan seruan lantang mengenai dugaan tindakan tak senonoh yang disebut dilakukan oleh seorang oknum pengurus yayasan ponpes. Oknum tersebut diduga merupakan LORA, yang merupakan anak dari pengasuh atau pengelola pondok pesantren tersebut.

    “Kepada Polres Bangkalan, segera tangkap Lora yang merudal paksa santriwatinya di Galis supaya tidak bertambah korbannya!” begitu ujar sang orator dalam video yang kini telah ditonton ribuan pengguna TikTok.

    Aksi ini mencuat setelah beredar kabar bahwa beberapa santriwati diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum tersebut. Meski pihak korban maupun pihak ponpes belum memberikan pernyataan resmi, ekspresi publik di media sosial memicu dorongan agar penegak hukum segera mengambil langkah konkret.

    Kasus yang menyangkut dunia pendidikan pesantren selalu menjadi atensi besar masyarakat mengingat posisi santri sebagai pihak yang sangat bergantung pada lingkungan dan pengasuhnya.

    Karena itu, seruan untuk membuka fakta dan menegakkan proses hukum secara transparan semakin menguat di berbagai ruang publik, termasuk media sosial.

    Aksi dalam video tersebut menjadi representasi keresahan masyarakat yang berharap tidak ada lagi korban menyusul dugaan tindakan asusila tersebut.

  • Daerah,  Kepolisian,  SOSIAL

    Syukuran HUT Korps Polairud ke-75, Kapolda Kalteng Dianugerahi Brevet Bhayangkara Bahari Sekaligus Beri Penghargaan 2 Personel Berprestasi

    Syukuran HUT Korps Polairud ke-75, Kapolda Kalteng Dianugerahi Brevet Bhayangkara Bahari Sekaligus Beri Penghargaan 2 Personel Berprestasi

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar syukuran dalam rangka memperingati hari jadi Korps Kepolisian Air dan Udara (Polairud) ke-75 tahun 2025, bertempat di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda setempat, Senin (1/12/2025).

    Syukuran yang ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng tersebut, dipimpin oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Dirpolairud Kombes Pol Dony Eka.

    Hadir dalam acara dengan tema ‘Polairud Presisi menuju Indonesia Maju’, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. , para pejabat utama dan seluruh personel Ditpolairud Polda Kalteng.

    Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng berharap diusia yang ke-75 ini Korps Polairud dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

    “Disamping itu, saya juga mengajak seluruh anggota Korps Polairud Polda Kalteng agar dapat memberikan kemanfaatan terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan, edukasi, pendampingan dan dukungan,” ucap Kapolda.

    Irjen Iwan juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas personel Ditpolairud yang telah menjaga kamtibmas di wilayah hukum perairan Polda Kalteng.

    Menurut Kapolda, peran para personel Ditpolairud telah menunjukkan eksistensinya menjadi garda terdepan, terutama melalui inovasinya seperti, bedah rumah, bansos, Polisi RW, guru bantu, perpustakaan terapung, dan kunjungan ke desa terluar, serta peduli kebersihan sungai.

    “Teruslah berikan yang terbaik untuk masyarakat. Saya yakin Ditpolairud akan tetap solid, tangguh dan profesional,” tuturnya.

    Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menambahkan bahwa dalam syukuran kali ini, Kapolda menerima penganugerahan Brevet Bhayangkara Bahari Kehormatan dari Kakorpolairud Baharkam Polri.

    Kemudian acara juga diwarnai dengan pemberian penghargaan berupa hadiah Umroh, kepada dua (2) personel Ditpolairud Polda Kalteng yang berprestasi dan dedikasi dalam pelaksanaan tugas.

    Adapun penghargaan tersebut, diserahkan Kapolda kepada Bripka Syamsir R. atas dedikasinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan optimal, salah satunya menjadi Guru ngaji dan Imam salat di TPA Sunan Kalijaga, Sampit.

    Selanjutnya, penghargaan juga diberikan kepada Bripka Atep Iin yang berdedikasi sebagai Polisi RW dan pengajar dalam Perpustakaan Terapung, sekaligus Polisi Penolong.

    “Selamat atas penghargaan yang diberikan, semoga apresiasi ini dapat menjadi motivasi kedepannya khusunya bagi personel lainnya,” tutupnya. @ Herry Kalteng

  • Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Ketua BPD Dan Anggota Desa Olanori Tangkis Total Terkait Adanya Pemberitaan Hoax

    Ketua BPD Dan Anggota Desa Olanori Tangkis Total Terkait Adanya Pemberitaan Hoax

    Nias Selatan, wartapenasatu.com – Terkait isu penyelewengan dana Desa Olanori kecamatan Sidua’ori, Ketua BPD, bantah/Klarifikasi isu tersebut yang beredar di media sosial. Sabtu, (29/11/2025).

    Ketua BPD desa Olanori menyampaikan kepada awak media bahwasanya semua kegiatan desa atau fisik yang diduga bahwa adanya penyalahgunaan Dana Desa dalam pemberitaan yang beredar di media sosial, “Saya sebagai Ketua BPD aktif tegaskan  itu tidak benar (HOAX) atau fitnah semata”. Ujarnya kepada wartawan.

    Ketua BPD Olanori (Tehesokhi Baene) menjelaskan kepada awak media item-item kegiatan atau fisik yang telah dikerjakan oleh pemerintahan desa dan tidak terlepas daripada pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Olanori mulai dari 2020-2024.,Jelasnya Ketua BPD.

    Ketua BPD Olanori, Kecamatan Sidua’ori, dengan tegas membantah pemberitaan yang beredar di media online beberapa waktu lalu terkait dugaan penyalahgunaan dana Desa. Ia menyatakan bahwa informasi yang disampaikan dalam pemberitaan tersebut tidak akurat dan dapat menyesatkan masyarakat.

    Dalam klarifikasinya, Ketua BPD Desa Olanori (Tehesokhi Baene) menegaskan bahwa seluruh pengelolaan anggaran desa telah dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Ia menambahkan bahwa dana desa, termasuk yang dialokasikan untuk pembangunan desa (fisik), kami sudah kordinasi dengan Dinas DPMD dan sebagaimana mestinya dengan mekanisme yang jelas dan sesuai prosedur.

    “Kami sangat menyayangkan pemberitaan yang tidak berdasar tersebut, karena dapat menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Kami selalu berupaya menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, serta mengedepankan keterbukaan informasi publik (KIP) dalam pengelolaan keuangan desa,” ujar Ketua BPD.

    Saya sebagai lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tegaskan bahwa “Itu Sudah Terlaksana dan diterima oleh warga dan ada bukti fisik di lapangan”. Tutur ketua BPD
    Lebih lanjut-kami dari lembaga BPD meminta atensi serius dari beberapa instasi di kabupaten Nias Selatan, baik inspektorat, Kejaksaan Nias Selatan, agar tanpa mengurangi rasa hormat untuk turun langsung di lapangan demi memastikan kinerja pemerintahan desa Olanori, saya sebagai ketua BPD apabila terbukti di lapangan tidak menjalankan tugas sebagai pengawasan kinerja pemerintahan desa, sesuai berita yang firal itu bahwasanya ada penyalahgunaan dana desa maka siap saya mempertanggung jawabkan sepenuhnya dan siap saya diproses secara hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)., Jelasnya.

    Hal senada juga disampaikan Kepala Dusun Daya Hati Baene Desa Olanori, Kecamatan Sidua’ori, Kabupaten Nias Selatan, bahwa yang membuat pernyataan ke beberapa media itu bisa dikatakan tidak benar.
    “Kami siap memberikan klarifikasi dan bukti yang diperlukan untuk meluruskan informasi yang kurang tepat. Kami juga mengundang semua pihak yang berkepentingan untuk berdialog secara terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman,” tambahnya.

    Dengan adanya bantahan ini, Ketua BPD Desa Olanori Tehesokhi Baene berharap masyarakat tidak mudah terpancing oleh berita yang belum tentu benar dan tetap mempercayai proses serta mekanisme yang berlaku dalam pemerintahan desa. Tutupnya.

    Di tempat terpisah Masyarakat Desa Olanori Ama Yulina Tafonao
    menyatakan secara blak-blakan “saya secara pribadi sangat mengapresiasi kinerja pemerintahan desa Olanori dimana segala bentuk kegiatan fisik sudah kami nikmati sampai saat ini.
    ” Dengan adanya pimpinan desa Olanori, baru saya nikmati bahwasanya kami masyarakat desa setempat seolah-olah sudah terlepas dari jajahan, maka dari itu atas nama (Ama Yulina Tafonao) segala bentuk berita yang viral di media sosial baik cetak maupun online itu Bohong (HOAX)., Tutupnya.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Daerah,  Ekonomi,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya

    Pemkab Toba Gelar Lomba Busana & Desainer Etnik Ulos untuk Angkat Kreativitas dan Warisan Budaya

    Toba, wartapenasatu.com – Pemerintah Kabupaten Toba kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong kreativitas masyarakat melalui Lomba Busana dan Desainer Etnik Ulos Kabupaten Toba. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 29–30 November 2025, bertempat di Tugu DI Panjaitan, Balige.

    Sebagai daerah yang kaya akan tradisi, Kabupaten Toba memiliki beragam warisan budaya, salah satunya kain ulos yang menjadi identitas masyarakat Batak Toba. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat kecintaan terhadap budaya ulos serta membuka ruang bagi masyarakat untuk berinovasi dalam bidang fashion berbasis etnik.Lomba ini diikuti oleh 46 penjahit dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Toba, yang masing-masing menampilkan kreativitas dan desain fashion terbaik mereka menggunakan motif ulos sebagai elemen utama.

     

    Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, melalui Pj. Sekretaris Daerah Toba, Paber Napitupulu, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan harapannya, “Kepada OPD pelaksana kami berpesan agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya dengan persiapan yang lebih baik lagi, karena hal ini menunjukkan budaya dan identitas kita sebagai orang Batak, khususnya Batak Toba.”

    Acara ini turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Toba Ny. Marta Paber Napitupulu, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Kabalitbang Sofian Sitorus, Kadis Pariwisata Rusti Hutapea, Plt. Kepala BKPSDM Henry Silalahi, Kabag Protokol Trisno Samosir, Kapolsek Balige Libertus Siahaan, para juri, serta para pelaku UMKM.

    Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toba berharap kreativitas berbasis budaya semakin berkembang, dan generasi muda semakin bangga serta terpanggil untuk melestarikan warisan budaya ulos sebagai identitas masyarakat Toba.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

Wartapenasatu.com @2025