Daerah

  • Daerah,  Politik,  SOSIAL

    Pemkab dan DPRD Toba Tandatangangi Nota Kesepakatan Ranperda APBD menjadi Perda APBD 2026

    Pemkab dan DPRD Toba Tandatangangi Nota Kesepakatan Ranperda APBD menjadi Perda APBD 2026

    Toba, wartapenasatu.com – Usai penyampaian laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Toba Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Toba Tahun Anggara 2026, masing-masing Fraksi Fraksi di DPRD menyampaikan pendapat akhirnya dan sepakat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan ini disampaikan oleh masing-masing fraksi dalam rapat paripurna yang digelar pada Jumat (28/11/2025) di gedung DPRD Kabupaten Toba.

    Oleh Banggar dalam laporannya, terdapat beberapa perubahan RAPBD usai pembahasan oleh Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Toba. Adapun perubahan tersebut adalah Pendapatan Daerah yang diajukan oleh Pemkab Toba sebesar Rp 1.009.839.151.589,00 sementara Belanja Daerah sebesar Rp 1.011.839.151.589,00 atau defisit sebesar Rp 2.000.000.000,00. Sementara Pembiayaan Daerah yakni Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 5.000.000.000,00 dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 3.000.000.000,00 dan Pembiayaan Netto Rp 2.000.000.000,00.

    Setelah pembahasan, Pendapatan Daerah berubah menjadi Rp 1.186.266.389.533,00 dan Belanja Daerah Rp 1.197.198.389.533,00 atau defisit sebesar Rp 10.932.000.000,00. Sementara Pembiayaan Daerah yakni Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 11.932.000.000,00 dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 1.000.000.000,00 dan Pembiayaan Netto Rp 10.932.000.000,00.

    Usai pendatanganan nota kesepakatan, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Toba atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Toba. “Berbagai tanggapan, pendapat, saran dan usul dewan yang terhormat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Toba dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat,” kata Bupati Toba dalam sambutannya.

    Dalam rapat paripurna tersebut, turut hadir Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, para pimpinan dan anggota DPRD Toba, unsur Forkopimda yang diwakili oleh Kajari Toba, Muslih, Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, Danramil Balige mewakili Dandim 0210/TU, Pj. Sekda Toba Paber Napitupulu, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD, Kepala Bagian dan para Camat.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  Daerah,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polri Peduli Kemanusiaan, Polda Jambi Kerahkan 3 Fuso

    Polri Peduli Kemanusiaan, Polda Jambi Kerahkan 3 Fuso

    Jambi, wartapenasatu.com – Polri Peduli Kemanusiaan , Polri Polda Jambi mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam di Sumatera Barat mulai dari pakaian layak, makanan dan keprluan lainnya.

    Pengiriman Bertempat di Lapangan Mapolres Bungo Pelepasan/Pemberangkatan kendaraan bantuan kemanusiaan Polda Jambi & Bhayangkari Daerah Jambi untuk korban bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera Barat (30/11)

    Kapolda Jambi yang diwakili oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko C, S.Kom, M.Si memimpin kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan Polda Jambi yang langsung dikirimkan ke Lapangan Bola Batu Taba Kec. Batipuh Selatan Kab. Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat.

    Rincian Bantuan yang diberangkatkan menggunakan 3 (Tiga) unit kendaraan Truk Fuso beruap
    a. Beras SPHP 1000 karung
    b. Minyak Goreng Tawon 500 kg
    c. Gula Putih 500 kg
    d. Selimut 100 pcs
    e. Matras 200 pcs
    f. Pop Mie 100 kotak
    g. Genset Prowatt 1000 watt 6 Unit
    h. Indomie 300 Dus
    i. Bantuan dari PT Wings (Mie Sedap dan Perlengkapan mandi)
    j. 50 kasur busa
    k. Pakaian dalam 100 pcs
    l. Pakaian Anak – Anak 100 Pcs
    m. Pakaian Dewasa 100 Pcs
    n. Pakaian Daster 100 pcs
    o. Softex 150 Dus
    p. Pempers 100 Dus

    Personel pengawalan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 personil terdiri dari 3 personil yang terdiri dari 1 Katim Bagops dan 2 anggota, 2 Pers terdiri dari 1 KBO Sat Samapta beserta 1 anggota, 2 Personil Patwal Satlantas, 1 Personil Sat Intelkam, 1 Personil Si Propam, 1 Personil Si Humas

    Acara dihadiri oleh Yang mewakili Dandim 0416 Bute Danramil Kota, Yang mewakili Kajari Bungo, Kaban Kesbangpol Kab. Bungo, Manager PT Wings Bungo, Wakapolres Bungo dan PJU , Ketua Bhayangkari Cabang Bungo, Ibu Wakil Bhayangkari Cabang Bungo, Pengurus Bhayangkari Cabang Bungo, Personil Polres Bungo.(ryt)

  • AGAMA,  Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Pelantikan & Pengukuhan KATAR Desa Rancagong Masa Bakti 2025-2030

    Warta Pena Satu. Com- Banten

    Pelantikan dan pengukuhan Karang Taruna Desa Rancagong masa bakti 2025-2030 yang Diketuai Badru Salam, merupakan momen penting dalam perjalanan organisasi pemuda di desa tersebut. Acara yang diadakan dengan penuh semangat ini bertujuan untuk menempatkan pimpinan baru yang telah melalui proses seleksi ketat, serta memastikan kesinambungan program-program yang telah direncanakan sesuai dengan pedoman nasional Karang Taruna. Standar Kompas sendiri menjadi landasan utama dalam menyusun struktur organisasi, program kerja, dan tata cara pelaksanaan, sehingga setiap aktivitas dapat berjalan terarah dan sesuai dengan harapan masyarakat.

    Sebelum pelantikan, panitia penyelenggara telah melakukan serangkaian persiapan yang matang, mulai dari penentuan jadwal, penyiapan tempat, undangan tamu undangan, hingga persiapan materi yang dibutuhkan. Tamu undangan yang hadir meliputi kepala desa, tokoh masyarakat, pemimpin lembaga kemasyarakatan lainnya, serta orang tua anggota Karang Taruna. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai saksi, melainkan juga sebagai penopang dan pendukung bagi keberhasilan masa bakti baru yang akan datang.

    Proses pelantikan dimulai dengan upacara pembukaan yang diisi dengan bacaan doa dan sambutan dari kepala desa, yang menyampaikan harapan dan dukungan penuh kepada pimpinan dan anggota Karang Taruna masa depan. Selanjutnya, ketua pelaksana acara menyampaikan laporan tentang proses seleksi pimpinan, yang menekankan keseriusan dan keadilan dalam menentukan calon pengurus. Setelah itu, dilangsungkan proses pelantikan secara resmi, di mana setiap pengurus diberikan bendera, cap, atau tanda pengenal sebagai tanda penyerahan wewenang.

    Tahap pengukuhan menjadi bagian yang paling dinamis dalam acara, di mana pimpinan baru menyampaikan visi, misi, dan program kerja masa bakti 2025-2030 yang disusun sesuai dengan standar Kompas. Program-program yang diajukan mencakup berbagai bidang, seperti pengembangan sumber daya manusia pemuda, kesejahteraan masyarakat, lingkungan hidup, kebudayaan, dan ketahanan desa. Setiap program dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat Desa Rancagong dan kemampuan organisasi untuk melaksanakannya.

    Dalam masa bakti ini memberikan pedoman yang jelas tentang tata kelola organisasi, mulai dari struktur kepengurusan, sistem pertemuan, pelaporan, hingga akuntabilitas keuangan. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Karang Taruna Desa Rancagong sebagai organisasi yang terstruktur, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa. Pimpinan baru juga berkomitmen untuk melakukan pelatihan dan pendidikan bagi anggota, sehingga mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjalankan tugasnya.

    Selama acara pelantikan dan pengukuhan, anggota Karang Taruna menunjukkan semangat kebersamaan dan kebanggaan yang tinggi. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, mulai dari pembukaan hingga penutupan, dan menunjukkan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Acara juga diisi dengan hiburan yang disajikan oleh anggota sendiri, seperti tarian tradisional, lagu pemuda, dan teater ringan yang mengangkat tema tentang peran pemuda dalam masyarakat.

    Penutupan acara ditandai dengan penyerahan piagam pengukuhan kepada pimpinan Karang Taruna masa bakti 2025-2030 dan sambutan penutup dari tokoh masyarakat yang mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung program-program yang telah direncanakan. Pelantikan dan pengukuhan ini bukan hanya akhir dari satu periode, melainkan juga awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi Karang Taruna Desa Rancagong, yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak kemajuan desa sesuai dengan Pengharapan kedepannya.

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    π™ΆπšŽπš•πš˜πš›πšŠπš”πšŠπš— πš‚πšŽπš–πšŠπš—πšπšŠπš π™ΊπšŽπš‹πšŽπš›πšœπšŠπš–πšŠπšŠπš—, π™ΌπšŽπš—πšπšŠπš”πšœπšŽπš•πšŽπš›πšŠπšœπš’ π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ π™ΌπšŽπš—πšžπš“πšž π™Ίπš˜πšπšŠ π™Άπš•πš˜πš‹πšŠπš•

    Wartapena Satu, π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ

    π™³πšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠπš’πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— π™·πšŠπš›πš’ πš„πš•πšŠπš—πš πšƒπšŠπš‘πšžπš— (π™·πš„πšƒ) π™ΊπšŽ 58 π™ΊπšŠπš–πšŠπš› π™³πšŠπšπšŠπš—πš πšπšŠπš— π™Έπš—πšπšžπšœπšπš›πš’ (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 π™Ήπ™°π™Ίπ™°πšπšƒπ™° πš–πšŽπš—πš’πšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπš”πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πš›πšŽπšœπš˜πš—πšŠπš—πšœπš’ πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπš πšœπšŽπš”πš’πšπšŠπš› πšπšŽπš›πšžπšπšŠπš–πšŠ πšπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ. πšπšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠπš’πšŠπš— πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš’πšŠπš—πš πšπš’πšœπšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπš”πšŠπš— πšπš’ πš‹πš’πš•πšŠπš—πšπšŠπš— πš•πšŠπš™πšŠπš—πšπšŠπš— π™±πšŠπš—πšπšŽπš—πš π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ π™ΏπšžπšœπšŠπš (29/11/25) πš’πšŠπš—πš πšπš’πš–πšžπš•πšŠπš’ πšœπšŽπš“πšŠπš” πš™πšžπš”πšžπš• 08.00 πš†π™Έπ™± πš’πšŠπš—πš πšπš’πš‘πšŠπšπš’πš›πš’ πš˜πš•πšŽπš‘ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— 𝚜𝚎-𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πšπš’πš“πšŠπš•πš’πš— πš‹πšŽπš”πšŽπš›πš“πšŠπšœπšŠπš–πšŠ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš— π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ.

    πšƒπšŠπš–πš™πšŠπš” πšπšŠπš•πšŠπš– πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πš‘πšŠπšπš’πš› π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’ πšπšŠπš›πš’ π™ΊπšŠπš–πšŠπš› π™³πšŠπšπšŠπš—πš πšπšŠπš— π™Έπš—πšπšžπšœπšπš›πš’ (𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽) 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš— π™Έπššπš‹πšŠπš• π™°πš”πš‹πšŠπš›πšžπšπš’πš— πšœπšŽπš‹πšŠπšπšŠπš’ π™ΊπšŽπš™πšŠπš•πšŠ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ.

    πšƒπšŽπš›πš•πš’πš‘πšŠπš πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πšœπšŽπšŒπšŠπš›πšŠ πšŠπš—πšπšžπšœπš’πšŠπšœ πš–πšŽπš—πšπš’πš”πšžπšπš’ πšπšŠπš— πš–πšŽπš—πš’πšžπš–πš‹πšŠπš—πšπš”πšŠπš— πš•πšŠπšπšž πš™πšŽπš›πšœπšŽπš–πš‹πšŠπš‘πšŠπš— πšœπšŽπš‹πšŠπšπšŠπš’ πš‹πšŠπšπš’πšŠπš— πšπšŠπš•πšŠπš– πš™πšŽπš—πš’πšŽπš•πšŽπš—πšπšπšŠπš›πšŠπšŠπš— πšπšŠπš— πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πšπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš“πšžπšπšŠ πš–πšŽπš–πš’πš•πš’πš”πš’ πš™πšŽπš›πšŠπš—πšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πšœπšŽπšŒπšŠπš›πšŠ πš–πšŽπš—πšπšŠπš• πšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš”πšŽπš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπšπšŠπš—.

    “π™ΏπšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšžπšπšŠ πš‹πšžπš”πšŠπš— πš‹πšŽπš›πšŠπš›πšπš’ πšπš’πšπšŠπš” πš™πšžπš—πš’πšŠ πš”πšŽπšœπšŽπš–πš™πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš‹πšŽπšœπšŠπš›, πš‹πšŠπš‘πš”πšŠπš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πšŠπš›πšπš’πšœ πšπšŽπš›πš”πšŽπš—πšŠπš•,” πšžπšŒπšŠπš™ π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.
    π™³πšŠπš•πšŠπš– πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πšπšŽπš›πšœπšŽπš‹πšžπš πšπšŽπš›πš•πš’πš‘πšŠπš πšŠπš—πšπšžπšœπš’πšŠπšœ πš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπš πšžπš–πšžπš– πšπšžπš›πšžπš πš–πšŽπš›πšŠπš–πšŠπš’πš”πšŠπš— πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πšπš˜πš—πšπš˜πš—πšŠπš— πšœπšŽπš”πšŠπš•πš’πšπšžπšœ πš‘πš’πš‹πšžπš›πšŠπš— πš‹πšŠπšπš’ πš–πšŽπš›πšŽπš”πšŠ.

    “π™Έπš—πš’ πšŠπšπšŠπš•πšŠπš‘ πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ πšπšŠπš›πš’ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ, πšπšŠπš•πšŠπš– πš›πšŠπš—πšπš”πšŠ πš–πšŽπš–πš™πšŽπš›πš’πš—πšπšŠπšπš’ π™·πš„πšƒ πš”πšŽ 58 πš”πšŠπš•πš’ πš’πš—πš’ πš”πšŠπš–πš’ πš“πšžπšπšŠ πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšπšŽπš—πšπšŠπš— πš”πšŠπš πšŠπš— πšœπšŽπš›πšπšŠ πšŠπš—πšŠπš”-πšŠπš—πšŠπš” πšπšŠπš›πš’ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš—, πš’πš—πš’ πš“πšžπšπšŠ πš‹πšŽπš—πšπšžπš” πšŠπš™πš›πšŽπšœπš’πšŠπšœπš’ 𝙺𝙰𝙳𝙸𝙽 πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπš˜πšœπš’πšŠπš• πš”πšŽπš–πšŠπšœπš’πšŠπš›πšŠπš”πšŠπšπšŠπš— πšπšŠπš— πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš’πš—πš’ πšπšŠπš™πšŠπš πš‹πšŽπš›πš–πšŠπš—πšπšŠπšŠπš πš‹πšžπšŠπš πš”πšŠπš πšŠπš—-πš”πšŠπš πšŠπš— πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš—”, πšžπš“πšŠπš› π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.

    π™³πš’πšœπšŠπšŠπš πš’πšŠπš—πš πš‹πšŽπš›πšœπšŠπš–πšŠπšŠπš— πš™πšžπš•πšŠ π™ΊπšŽπš™πšŠπš•πšŠ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπšŽπš›πšŠπš—πšπšŠπš— πš™πšŽπš›πšœπš—πš’πšŠ 𝚜𝚊𝚊𝚝 πšπš’πšπšŠπš—πš’πšŠ πšŠπš πšŠπš” πš–πšŽπšπš’πšŠ, “π™ΊπšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πš’πš—πš’ πš“πšŠπš—πšπšŠπš— πš‹πšŽπš›πš‘πšŽπš—πšπš’ πš™πšŠπšπšŠ πš‘πšŠπš›πš’ πš’πš—πš’ πšœπšŠπš“πšŠ, πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πšπšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπšŽπš•πšŠπš—πš“πšžπšπš—πš’πšŠ πš“πšžπšπšŠ πšπšŠπš™πšŠπš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πšπšŠπš–πš™πšŠπš” πš‹πšŠπš’πš” πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πš’πš—πš’ πš’πšŠπš—πš πšπšŽπš—πšπšž 𝚊𝚍𝚊 πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšŠπš—πšπšŠπš›πšŠ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšžπšœπšŠπš‘πšŠ πšπšŠπš— π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš‹πšŠπš’πš” πš’πš—πš’ πšπš’πšπšŠπš” πš‹πšŽπš›πš‘πšŽπš—πšπš’ πšπš’ πš‘πšŠπš›πš’ πš’πš—πš’ πšœπšŠπš“πšŠ”.

    “πš‚πšŽπš–πšŠπš—πšπšŠπš πš‹πšŽπš›πš‹πšŠπšπš’ πšπšŠπš— πšœπšŠπš•πš’πš–πš πš–πšŽπš–πš‹πšŽπš›πš’πš”πšŠπš— πšŽπš—πšŽπš›πšπš’ πš™πš˜πšœπš’πšπš’πš πš‘πšŠπš›πšžπšœ πšπšŽπš›πšžπšœ πšπš’πšπšŠπš•πšŠπš”πš”πšŠπš— πšπšŠπš— πšœπšŽπš–πš˜πšπšŠ πš’πš—πš’ πš–πšŽπš“πšŠπšπš’ πšπšŽπš›πšŠπš”πšŠπš— πš’πšŠπš—πš πš‹πšžπš”πšŠπš— πš‘πšŠπš—πš’πšŠ πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πšœπšŽπš›πšŽπš–πš˜πš—πš’πšŠπš• πš‹πšŽπš•πšŠπš”πšŠ”, πš’πš–πš‹πšžπš‘ π™³πš’πšŠπš—πšŠ π™³πšŽπš πš’.

    π™³πšŠπš•πšŠπš– πš”πšŽπšπš’πšŠπšπšŠπš— πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš•πš’πš‹πšŠπšπš”πšŠπš— 16 πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš–πš‹πšžπš”πšŠ πšŠπšŒπšŠπš›πšŠ πšπšŽπšœπšπš’πšŸπšŠπš• πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πšπšŠπš›πš’ πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπšœπšŽπš›πšπšŠ πš’πšŠπš—πš πš“πšžπšπšŠ πš–πšŽπš›πšžπš™πšŠπš”πšŠπš— πš™πšŠπš›πšŠ πš™πšŽπš—πšπšŠπš–πšŽπš— πš“πšŠπš•πšŠπš—πšŠπš— πšπšŠπš— πšπšŽπš•πšŠπš‘ 𝚊𝚍𝚊 πšπšŠπš›πš’ πš‹πšŽπš‹πšŽπš›πšŠπš™πšŠ πš–πšŽπš›πšŽπš”πšŠ πš’πšŠπš—πš πšπš’πš‹πš’πš—πšŠ πš˜πš•πšŽπš‘ π™³πš’πš—πšŠπšœ πš‚πš˜πšœπš’πšŠπš• π™Ώπš›πš˜πšŸπš’πš—πšœπš’ 𝙳𝙺 π™ΉπšŠπš”πšŠπš›πšπšŠ. (𝚁𝚎𝚍)

  • Daerah,  hukum

    Dugaan Manuver di Balik Pembatalan Tender Kit Stunting 2025: MAKI Jatim Bongkar Celah Koruptif di Kemendukbangga dan Daerah!

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 29 November 2025 β€” Aroma persoalan kembali merebak dari proyek pengadaan Kit Stunting tahun anggaran 2025 di Kementerian Kependudukan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga). Berdasarkan data yang tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP LKPP), paket pengadaan tersebut awalnya direncanakan melalui skema e-Catalogue dan mini kompetisi dengan pendekatan tender konsolidasi. Namun perjalanan proyek ini justru berubah dramatis dan memantik perhatian publik.

    Tim Litbang dan Investigasi MAKI Jatim melakukan pelacakan intensif. Hasilnya mengejutkan proses pengadaan yang dikendalikan langsung oleh pusat itu dinyatakan resmi dibatalkan. Pembatalan ini membuka beragam tanda tanya besar, terutama karena alasan yang muncul dinilai janggal dan minim transparansi.

    Dokumen internal yang dihimpun menunjukkan dua dasar pembatalan. Pertama, nota dinas dari Inspektorat Kemendukbangga selaku APIP yang menyebut adanya β€œketidaksesuaian” dalam proses tender, tanpa memaparkan parameter yang dimaksud. Kedua, nota dinas PPK yang juga menolak hasil pemilihan Pokja penyedia lagi-lagi tanpa penjelasan substansial.

    Ketua MAKI Jawa Timur, Heru MAKI, menyampaikan sorotan tajam. Ia menilai sejak awal tender konsolidasi dengan nilai HPS besar itu tampak sarat kepentingan. β€œAda dugaan bahwa pembatalan ini membuka ruang bagi pola permainan lain setelah tender gagal,” ujarnya tegas.

    Pasca pembatalan, Kemendukbangga disebut menyerahkan sepenuhnya pengelolaan anggaran kit stunting kepada pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten termasuk di Jawa Timur. MAKI Jatim kemudian menemukan indikasi lain yang tak kalah serius: potensi praktik koruptif di level BKKBN daerah.

    Menurut penelusuran tim investigasi, pola dugaan koruptif itu berupa cash back dan fee berbasis hubungan timbal balik antara penyedia barang dan oknum di BKKBN daerah. Celah tersebut semakin mencuat setelah harga paket kit stunting yang dikelola daerah diduga mencapai nilai maksimal, bahkan lebih tinggi dibanding harga dalam tender konsolidasi yang sempat disiapkan pusat.

    Perbandingan harga itu menunjukkan margin signifikan yang dinilai MAKI Jatim berpotensi menjadi ruang bagi praktik tidak sehat. β€œKita mendapati fakta bahwa harga paket akhirnya bisa maksimal dan langsung diklik oleh PPK tanpa adanya mini kompetisi,” ungkap Heru, menyerukan pentingnya transparansi total.

    MAKI Jatim menegaskan bahwa temuan ini akan diproses lebih lanjut sebagai fakta hukum, terutama mengacu pada Pasal 3 UU Tipikor. Langkah koordinasi dengan Inspektorat Kemendukbangga akan segera dilakukan, sekaligus membawa dugaan tersebut ke ranah aparat penegak hukum.

    Dengan dinamika yang terus bergulir, publik kini menantikan kejelasan apakah pembatalan tender ini sekadar prosedural atau justru penanda adanya permainan anggaran di balik layar. Heru menutup pernyataannya dengan tekad kuat: β€œKami tidak akan berhenti sampai semuanya terang.” (Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kuliner,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke -71 Ibu Inge Mangundap

    Perempuan Peduli Nusantara Gelar Pelatihan Public Speaking UMKM dan Rayakan HUT ke-71 Ibu Inge Mangundap

    wartapenasatu.com

    Jakarta, Jumat 28 November 2025 Perempuan Peduli Nusantara menyelenggarakan pelatihan public speaking bagi para pelaku UMKM perempuan yang diprakarsai oleh Ketua Umum, Ibu Inge Manggunep. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Smesco Coworking Space BRI, Jalan Gatot Subroto, dengan suasana pembelajaran yang penuh antusiasme dari puluhan peserta.

    Pelatihan public speaking dibawakan oleh Coach Vida Bachsuan dari The Profesional Academy, yang menghadirkan materi mendalam mengenai teknik presentasi, strategi mempromosikan produk, hingga penggunaan gestur dan komunikasi efektif di depan publik. Sesi ini meningkatkan kepercayaan diri para peserta dalam memasarkan produk mereka secara lebih profesional.

    Selain itu, peserta juga menerima pelatihan pembuatan konten video promosi melalui aplikasi Elegan Teleprompter. Materi dipandu oleh Coach Diah dari Master Mentor OKOC, yang memberikan panduan langsung mengenai cara membuat konten kreatif dan berkualitas untuk memperkuat strategi pemasaran digital UMKM.

    Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari Bank BRI melalui sosialisasi program Rekening Bisnis yang disampaikan oleh Ibu Elisa. Program tanpa biaya administrasi ini diperkenalkan sebagai solusi perbankan yang lebih praktis bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan usaha, dan disambut positif oleh para peserta.

    Tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas bisnis, pelatihan ini juga menghadirkan sesi teknik kebebasan emosi yang dipandu oleh Ibu Inge Manggunep. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dalam menjalankan usaha agar tetap produktif dan mampu menghadapi tantangan dengan lebih stabil.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mini bazar turut digelar dengan diikuti sekitar 40 pelaku UMKM perempuan. Beragam produk tradisional dipamerkan di area coworking space, memberikan ruang interaksi, kolaborasi, serta kesempatan memperluas jaringan antar peserta. Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan plakat penghargaan kepada Coach Vida Bachsuan atas kontribusinya sebagai pemateri dari The Profesional Academy.

    Acara ditutup dengan momen hangat berupa perayaan ulang tahun ke-71 Ibu Inge Manggunep. Para peserta, panitia, dan kolega bersama-sama memberikan doa dan ucapan syukur. Dedikasi Ibu Inge yang tetap aktif membina dan memberdayakan perempuan menjadi inspirasi besar bagi seluruh peserta, sekaligus menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan dalam perekonomian Indonesia.

  • Daerah,  Kepolisian

    WPK Kecewa Agenda Audensi Tidak Dihadiri Kapolres Bangkalan

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan β€” Sejumlah insan pers dari berbagai media dan Komunitas yang tergabung dalam Wartawan Peduli Keadilan (WPK) menyatakan kekecewaannya atas ketidakhadiran Kapolres Bangkalan dalam agenda audiensi yang dijadwalkan pada Jumat, 28 November 2025.

    Pertemuan yang sedianya ditujukan langsung kepada Kapolres tersebut hanya dihadiri oleh Kasat Reskrim bersama jajarannya, sehingga para peserta audiensi memilih walk out dan menunda pertemuan hingga Kapolres dapat hadir secara langsung.

    Syaiful Anam, dari Media Pojok Nasional selaku koordinator audiensi menegaskan, kehadiran Kapolres sangat penting, mengingat tujuan pertemuan tersebut tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyampaikan sejumlah permasalahan yang dirasakan masyarakat dalam mendapatkan keadilan hukum.

    “Kami dari Wartawan Peduli Keadilan menyatakan kekecewaan, sebab tujuan kami audensi kepada Kapolres Bangkalan. Selain silaturahmi dan memperkenalkan diri, kami juga ingin menyampaikan keluh kesah masyarakat dalam mendapatkan keadilan melalui proses hukum di Polres Bangkalan,” ungkap Anam.

    Senada disampaikan Aris, jurnalis dari Jatiminfo.id. Menurutnya, audensi ini merupakan bentuk dukungan dan kepedulian para wartawan terhadap kinerja Polres Bangkalan di bawah kepemimpinan AKBP Hendro Sukmono.

    “Sebetulnya kehadiran kami ke sini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kinerja Polres Bangkalan. Namun sangat disayangkan Kapolres Bangkalan tidak bisa hadir di tengah-tengah kami,” ujarnya. Jum’at (28/11/2025).

    Supriadi, Pemimpin Redaksi Jatiminfo.id, juga menilai ketidakhadiran Kapolres sebagai hal yang patut dicatat oleh WPK, dan bahkan ini merupakan penyambutan yang kurang baik bagi kehadiran rekan-rekan media.

    “Tidak hadirnya Kapolres Bangkalan dalam audensi yang digelar oleh WPK, tentu adalah bentuk kekecewaan bagi kami. Dan hari ini adalah catatan sejarah bagi Wartawan Peduli Keadilan,” tegasnya.

    Sementara itu, Robin dari jurnalhukumindonesia.com menjelaskan, kedatangan WPK semata-mata untuk mengetahui progres sejumlah perkara yang dinilai mandek di Polres Bangkalan.

    “Sebenarnya kehadiran kami ini hanya ingin menanyakan dan mengetahui secara umum progres beberapa perkara yang selama ini kami anggap mangkrak di Polres Bangkalan,” ujarnya.

    Menurutnya, penyampaian informasi tersebut penting agar publik mendapatkan kepastian mengenai penanganan kasus serta memastikan proses hukum berjalan akuntabel dan transparan.

    “Informasi itu penting agar publik tahu sejauh mana penanganannya, sehingga proses hukum bisa benar-benar akuntabel dan transparan,” terangnya.

    Kendati pertemuan tertunda, WPK menegaskan akan menjadwalkan ulang audiensi tersebut dan berharap Kapolres dapat hadir secara langsung untuk mendengar aspirasi serta masukan dari para insan pers yang tergabung dalam Wartawan Peduli Keadilan (WPK) Bangkalan.*** (Tim).

  • Daerah,  Militer,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Dengan Perangkat Kelurahan

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Untuk meningkatkan kerjasama yang baik dengan aparatur Kelurahan di wilayah binaan, Sertu Dwi Wijaya Babinsa Koramil 1016 -02/Bukit Batu Kodim 1016/Palangka Raya melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Perangkat Kelurahan di Kantor Lurah Banturung, Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).

    Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan hubungan harmonisasi antara aparat teritorial yakni sebagai Babinsa terhadap aparat Kelurahan agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial serta menjalin silaturahmi dan sebagai pembinaan teritorial terhadap perangkat dan masyarakat di wilayah binaannya.

    Babinsa bersama Perangkat Kelurahan saling bahu membahu dalam pelaksanaan di wilayah binaannya. Hal ini juga membawa dampak positif bagi warga dan aparat pemerintahan serta tokoh masyarakat, karena melihat langsung kedekatan secara kekeluargaan antar aparatur negara.

    Adapun Komsos dengan perangkat Kelurahan ini secara langsung hasilnya akan lebih efektif, sehingga nantinya Perangkat Kelurahan akan dapat menyebar luaskan apa yang menjadi masukan atau informasi dari Babinsa kepada warganya dan sebaliknya juga, Babinsa lebih cepat mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang berkembang di masyarakat, guna lakukan deteksi dini dan cegah dini.

    “Kegiatan Komsos ini besar manfaatnya, selain mempererat tali silaturahmi juga meningkatkan koordinasi dan membangun komunikasi,”ucap Babinsa.(ryt)

  • Daerah,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    SMA Negeri 1 Habinsaran Gelar EXPO dalam Rangka Hari Guru Nasional

    Toba, wartapenasatu.com – Habinsaran, 25 November 2025 – SMA Negeri 1 Habinsaran Kecamatan Habinsaran Kabupaten Toba-Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan EXPO dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk Uspika Habinsaran, Camat Habinsaran yang diwakili oleh Samuel Napitupulu, ST, Danramil 15/Habinsaran, Pelda Hasiholan Tampubolon, Kapolsek Habinsaran Iptu J Sitanggang, Komite Sekolah, dan tokoh masyarakat.

    Kegiatan EXPO ini bertujuan untuk melatih talenta dan ilmu yang dipelajari dari guru di sekolah, sehingga siswa dapat meraih cita-cita di masa depan. Dalam arahan, Camat Habinsaran menekankan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang cerah.

    Kepala Sekolah, Piner Sihotang, juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara kepala sekolah, guru, dan komite sekolah untuk membangun siswa yang berprestasi dan mandiri di masa depan.

    Kapolsek Habinsaran, Iptu J Sitanggang, mengarahkan supaya semua siswa siswi SMA Negeri 1 Habinsaran taat dan patuh pada nasehat guru dan orang tua, serta menjauhi Narkoba.
    Danramil 15/ habinsaran mengarahkan supaya semua siswa siswi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban secara kondusif wujud nya keramahtamahan, gotong royong, kebersamaan, tolong menolong, harga menghargai itulah komitmen dari danramil 15 habinsaran.

    Kegiatan EXPO ini dihadiri dengan antusias oleh semua orang tua siswa SMA Negeri 1 Habinsaran dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

    – β€œSaya sangat senang dengan kegiatan ini, karena dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan.” – Orang tua siswa
    – β€œSaya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, agar siswa dapat lebih berprestasi dan mandiri di masa depan.” – Guru SMA Negeri 1 Habinsaran
    (Reporter MWPS.Sumut)))

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL,  Tumbuhan

    Peduli Lingkungan,Kadin DKI Jakarta Hijaukan Kawasan Mangrove Elang Laut PIK

    Wartapena Satu, Jakartaβ€” Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar penanaman ratusan bibit mangrove tahap kedua di kawasan Hutan Mangrove Blok Elang Laut, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (27/11/2025).

    Kegiatan yang melibatkan puluhan pengurus Kadin DKI Jakarta, relawan tersebut dilakukan melalui penanaman pohon bakau serta aksi bersih-bersih sampah di area konservasi. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kadin dalam memperkuat ekosistem pesisir sekaligus menekan ancaman abrasi dan banjir rob yang terus mengintai wilayah utara Jakarta.

    Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, menyatakan bahwa penanaman mangrove merupakan langkah konkret dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, Kadin Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan,” ujar Diana

    Ia menambahkan bahwa semangat kegiatan ini sejalan dengan filosofi pohon motto BPOM, Membumi, Mengakar dan Menjulang, sebagai simbol kekuatan dan harapan untuk masa depan lingkungan yang lebih baik.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kadin.

    β€œKami sangat mengapresiasi langkah Kadin menanam mangrove demi kelestarian Jakarta. Jangan sampai negeri ini hilang karena kita lalai menjaga alam. Menanam satu pohon berarti memperpanjang kehidupan,” tegas Taruna.

    Taruna menuturkan, BPOM memiliki kepentingan langsung terhadap kelestarian tumbuhan karena industri farmasi dan obat-obatan bergantung pada keanekaragaman hayati. Karena itu, BPOM mendukung penuh gerakan konservasi mangrove dan penghijauan nasional.

    Penanaman mangrove di kawasan Elang Laut PIK ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, menjadi habitat biota laut, serta memperkuat benteng alami Jakarta terhadap dampak perubahan iklim dan bencana alam.

    Dengan aksi nyata ini, Kadin Jakarta berharap dapat menginspirasi pihak lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Mari bersama-sama menjaga bumi kita agar tetap hijau dan lestari. Setiap tindakan kecil yang kita lakukan akan memberikan dampak besar bagi masa depan,” pungkas Diana Dewi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui kerjasama dan komitmen dari berbagai pihak.

    Keberadaan mangrove yang sehat dan lestari akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar. Selain sebagai tempat wisata edukasi, kawasan mangrove juga dapat menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat melalui kegiatan perikanan dan ekowisata. Oleh karena itu, menjaga kelestarian mangrove merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Wartapenasatu.com @2025