Daerah
Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema
Reses DPRD Toba: Aspirasi Masyarakat Sigumpar Menggema
Toba, wartapenasatu.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba menggelar Reses II di Kecamatan Sigumpar, yang dihadiri dengan antusias oleh camat beserta staf, seluruh kepala desa didampingi sekretaris desa dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Acara yang berlangsung di Balai Data Kantor Kecamatan Sigumpar pada Sabtu, 1 November 2025 ini, menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Camat Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., dalam sambutannya sekaligus membuka rapat reses masa sidang kedua DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V, menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD Dapil V Toba yang telah hadir. Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar. “Pada hari ini, acara kita buka secara resmi,” ujarnya.
Dalam arahannya kepada seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sigumpar, Binner Panjaitan, S.E., berharap agar masukan dan pemaparan dari DPRD Dapil V Toba dapat diteruskan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran kepala desa dalam menyampaikan informasi yang diperoleh dari reses ini kepada warganya.
Ir. Pidel Hutahaean, M.M., selaku Ketua Pimpinan Reses DPRD Dapil V Toba, membuka acara dengan menyampaikan pentingnya reses sebagai sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengingatkan para kepala desa untuk memperhatikan masyarakat, terutama terkait bantuan dari pemerintah.
Pidel Hutahaean, M.M., menyoroti keluhan masyarakat terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seringkali tidak tepat sasaran. Ia meminta para kepala desa untuk mendata dengan benar masyarakat yang berhak menerima BLT, Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan lainnya. “Janganlah pilih-pilih kasih kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Pidel Hutahaean, M.M., juga menawarkan bantuan pengurusan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) gratis bagi masyarakat yang belum mendapatkannya. Ia menekankan pentingnya kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba untuk mewujudkan hal ini. “Tolong sekali lagi perhatikan masyarakat desa kalian, janganlah masyarakat desa kalian sengsarakan lagi,” pesannya.
Rapat reses ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Toba, antara lain Andy Sumillam Sibarani (PKB), Yunior Frans Hutapea (PDIP), Netti Pardosi (Golkar), Robinson Sibarani (NasDem), dan Binsar Gultom (Perindo). Kecamatan Sigumpar yang bertumpu pada sektor pertanian diharapkan dapat memperoleh perhatian lebih terkait bantuan alat mesin pertanian (alsintan), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya. Camat Sigumpar berharap anggota dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat Kecamatan Sigumpar.
Ir. Pidel Hutahaean, M.M., menekankan pentingnya kerja sama antara sektor terkait dengan penyuluh pertanian. Ia juga meminta Puskesmas Sigumpar untuk berkoordinasi dengan desa, serta operator desa terhubung dengan puskesmas terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dinas Pertanian memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Sigumpar, termasuk pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, dan bibit. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menjelaskan tentang kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.
Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, di mana para kepala desa menyampaikan pertanyaan dan aspirasi yang dijawab oleh pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Sigumpar, Binner Panjaitan.
Tingkatkan Tata Kelola SOP MBG, Polda Kalteng Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi 18 Juru Masak SPPG
Tingkatkan Tata Kelola SOP MBG, Polda Kalteng Gelar Sertifikasi Kompetensi Bagi 18 Juru Masak SPPG

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Gunadharma Utama, menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi Skema Cook bagi 18 Juru Masak SPPG.
Dalam kegiatan yang bertempat di Dapur SPPG Kemala 1, Mapolda setempat tersebut, ditinjau langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, Sabtu (01/11/25).
Pada kesempatannya, Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP).

“Saya berharap dengan adanya sertifikasi dan pelatihan ini, para koki nantinya dapat menyajikan MBG sesuai standart Badan Gizi Nasional (BGN) yang berkualitas, aman dan higenis,” ujarnya.
Ny. Maya juga menyebut bahwa program MBG ini merupakan salah satu upaya Bhayangkari dan Polri dalam mendukung Visi Misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mengatasi masalah gizi buruk, stunting dan meningkatkan tumbuh kembang anak, guna mewujudkan generasi Indonesia Emas 2045.
“Semoga dengan adanya juru masak yang kompeten dan bersertifikasi, diharapkan pelaksanaan program ini berjalan lebih efektif dan terukur. Sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat penerima manfaat,” tandasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Assesor Sertifikasi LSP Pariwisata Gunadharma Utama, Joko Lelono menjelaskan bahwa para peserta menjalani uji sertifikasi meliputi 17 pertanyaan terkait pengetahuan dasar memasak dan gizi, serta melakukan praktek masak.

“Setelah demo masak, kami melakukan wawancara dan penilaian terhadap hasil masakan peserta, guna memastikan hidangan memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna yang mengacu pada rekomendasi BGN,” ujarnya.
“Harapannya juga melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para juru masak SPPG mampu menyajikan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi juga bernilai gizi tinggi,” demikian Joko.
Sebagai informasi, ke 18 juru masak yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut terdiri dari juru masak pada SPPG Polda Kalteng, Polres Kotawaringin Timur dan Polres Barito Utara.@ Herry Kalteng
Warga Bangkalan Keluhkan Motor Mogok Usai Isi BBM di SPBU
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Meski hasil inspeksi resmi bersama pihak terkait yang dinyatakan oleh pihak Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Bangkalan menyebut tidak ada temuan soal dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat, fakta di lapangan justru berkata lain.
Sejumlah pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengaku mengalami kerusakan serius setelah mengisi BBM di salah satu SPBU.
Beberapa warga menyebut, motor dan mobil mereka bermasalah setelah pengisian BBM. Salah satu pengendara motor Honda mengatakan, beberapa hari ini motornya tersendat-sendat dan mati setwlah melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU.
“Motor saya diservis habis delapan ratus ribu setelah mengalami kendala tersendat. Baru setelah servis, motornya bisa nyala meski gak bisa normal,” ujar salah satu warga, Jumat (31/10).
Hal serupa dialami seorang pemilik mobil Kijang. Ia mengaku mobilnya tak bisa dihidupkan sejak beberapa hari lalu setelah mengisi BBM di SPBU yang sama. Tidak hanya di SPBU, salah satu Pertashop di Bangkalan juga diduga terjadi pengoplosan.
“Mobil saya mangkrak di garasi setelah beberapa hari saya mengisi bbm di spbu dan di Pertashop,” ujarnya.
Salah satu mekanik di Bangkalan yang enggan disebut namanya mengaku mendapati adanya perbedaan tekstur pada bahan bakar yang dibawa konsumen untuk pengecekan.
“Ada perubahan pada tekstur bahan bakarnya, baik jenis Pertalite maupun Pertamax Turbo yang warna merah. Itu terlihat tidak normal,” ungkapnya setelah dikonfirmasi. Jum’at (31/10)
Namun, tidak semua bengkel menemukan indikasi serupa. Seorang mekanik bengkel resmi Yamaha menegaskan hingga kini belum pernah menangani kasus mesin rusak akibat dugaan BBM oplosan.
“Sampai saat ini, saya belum menemukan kasus itu dari konsumen kami,” jelasnya.
Berbeda dengan mekanik Honda, yang justru mencatat lonjakan perbaikan kendaraan dalam beberapa hari terakhir.
“Rata-rata kerusakan di filter bahan bakar, banyak yang buntu dan bikin mesin mati. Tapi kami tidak bisa langsung menyimpulkan itu akibat BBM,” kata salah satu teknisi di dealer Honda Bangkalan.
Pihak terkait bidang Meteorologi DKUPP didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan menyampaikan hasil pengecekan dan sidak terhadap beberapa SPBU.
“Jadi clear, di Bangkalan insyaallah BBM jenis pertalite ataupun Pertamax ini aman untuk kendaraan,’ tegas kabid Agung menyampaikan.
Baca Juga : BRIN Dorong Kolaborasi Riset di Seminar Nasional Hybrid “Perempuan dan Perannya dalam Pergerakan Kebangsaan”
Menanggapi maraknya keluhan warga, tokoh masyarakat Bangkalan, Jimhur Saros, meminta agar aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak gegabah dalam membuat pernyataan publik. Ia menilai pernyataan yang menyebut tidak ada temuan, justru bertolak belakang dengan kenyataan di masyarakat.
“Faktanya, banyak kendaraan rusak parah, bahkan pemilik motor harus keluar biaya antara Rp600 ribu hingga Rp800 ribu. Untuk mobil, kerugiannya bisa mencapai dua juta rupiah,” tegasnya.
Jimhur juga mendesak agar pemerintah daerah ada posko pengaduan masyarakat untuk menampung laporan kerusakan akibat fenomena ini.
“Aparat penegak hukum dan instansi terkait harus lebih hati-hati dalam menyampaikan statement, dan masyarakat perlu ruang untuk melapor agar persoalan ini tidak tenggelam,” pungkasnya.*** (Azis)
“Dari Kongres ke-3 PROJO, Suara Rakyat Menggema: Satu Frekuensi dengan Jokowi, Seirama dengan Prabowo-Gibran”
JAKARTA WartaPenaSatu.comPROJO Tegaskan Komitmen Bersama Prabowo-Gibran: “Selalu Setia di Garis Rakyat”
Jakarta, 1 November 2025 — Organisasi relawan pendukung Presiden Joko Widodo, PROJO, menggelar Kongres ke-3 bertajuk “Selalu Setia di Garis Rakyat” di Hotel Jaya Sahid, Jakarta Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi PROJO untuk menegaskan arah perjuangan ke depan, khususnya dalam mendukung pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka yang akan segera memimpin Indonesia.
Ketua Umum PROJO dalam sambutannya menyampaikan bahwa semangat organisasi ini sejak awal berdiri adalah keberpihakan pada rakyat. “Kami lahir dari semangat rakyat dan akan terus berada di garis rakyat. Dukungan kami kepada Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah bentuk kelanjutan cita-cita untuk Indonesia yang lebih baik dan maju,” ujarnya.
Kongres ini dihadiri oleh para pengurus PROJO dari seluruh Indonesia, tokoh masyarakat, serta sejumlah perwakilan relawan lintas daerah. Suasana kongres berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong, mencerminkan tekad PROJO untuk tetap solid dalam mengawal arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan baru.
Dalam forum tersebut, PROJO menegaskan komitmen untuk terus bekerja bersama pemerintah, terutama dalam memperkuat ekonomi rakyat, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. “Kami percaya, visi dan pikiran Pak Prabowo sejalan dengan semangat kerakyatan yang sejak lama diperjuangkan Presiden Jokowi,” lanjutnya.
PROJO juga menegaskan bahwa dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran bukan semata urusan politik, melainkan dilandasi kesamaan pandangan dan hati yang berpihak pada rakyat. “Kami melihat kesamaan frekuensi antara Presiden Jokowi dengan Pak Prabowo dan Mas Gibran. Mereka adalah pemimpin yang menempatkan rakyat sebagai pusat kebijakan,” ujar salah satu peserta kongres.
Selain membahas arah dukungan politik, Kongres ke-3 PROJO juga menjadi wadah konsolidasi internal organisasi. Berbagai rekomendasi strategis dirumuskan, mulai dari penguatan struktur relawan di daerah hingga program-program sosial yang akan dijalankan untuk mendukung agenda pemerintah ke depan.
Menutup acara, pimpinan PROJO menegaskan bahwa semangat “Selalu Setia di Garis Rakyat” akan terus menjadi kompas perjuangan mereka. PROJO bertekad menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita besar yang telah ditanamkan oleh Presiden Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Prabowo-Gibran.
BY:NOK SRIE
Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti
Resonansi Aspirasi: DPRD Toba Jaring Aspirasi di Kecamatan Lagu Boti
Toba, wartapenasatu.com – Pelaksanaan Reses II DPRD Kabupaten Toba Daerah Pemilihan (Dapil) V. Acara yang dihelat di Balai Data Kantor Kecamatan Lagu Boti pada Jumat, 31 Oktober 2025 ini, menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyuarakan aspirasi dan merumuskan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Antusiasme terpancar dari kehadiran Camat beserta staf, seluruh Kepala Desa didampingi sekretaris dan perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan harapan besar terhadap representasi mereka di lembaga legislatif. Reses ini diharapkan menjadi jembatan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah daerah, memastikan setiap suara didengar dan dipertimbangkan dalam proses pembangunan.
Camat Lagu Boti dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran para Anggota DPRD Toba. Beliau menekankan bahwa Kecamatan Lagu Boti memiliki potensi besar di sektor pertanian. Oleh karena itu, bantuan Alsintan (Alat Mesin Pertanian), ketersediaan pupuk, dan program-program pertanian lainnya menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Camat Lagu Boti berharap Anggota Dewan dari Dapil V dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Kecamatan Lagu Boti.

Ir. Pidel Hutahaean MM, Anggota DPRD Dapil 5 Toba, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai sektor. Beliau meminta agar setiap sektor dapat bekerja sama dengan penyuluh pertanian agar terjun ke lapangan saat ada proposal, memverifikasi kesesuaian proposal kelompok tani dengan kondisi riil di lapangan. Koordinasi antara Puskesmas Lagu Boti dengan desa juga menjadi perhatian penting, terutama terkait penerbitan kartu BPJS dan penetapan DTKS.
Lebih lanjut, Ir. Pidel Hutahaean MM meminta pihak Kecamatan Lagu Boti untuk tetap mengawasi desa, terutama terkait anak-anak sekolah dan pedagang di lingkungan sekolah. Beliau menegaskan bahwa setiap kejadian di desa adalah tanggung jawab kepala desa. “Saya berharap seluruh kepala desa agar bekerja sama dan berkoordinasi dengan DPRD Kabupaten Toba,” ujarnya.
Dinas Pertanian turut memaparkan program kegiatan dinas di Kecamatan Lagu Boti, meliputi pengadaan mesin pertanian, pupuk organik, bibit, dan lain-lain. Ir. Pidel Hutahaean menekankan prioritas pengadaan handtraktor dan pemipil jagung untuk desa-desa, mengingat proposalnya telah lengkap dan masuk. Dinas PMD juga memberikan penjelasan mengenai kenaikan gaji kepala desa dan perangkat, serta mekanisme dan persentase penggunaan dana desa.
Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi wadah bagi para kepala desa untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan jawaban langsung dari pimpinan rapat. Acara ditutup secara resmi oleh Camat Lagu Boti, Aprilla Nessy Tampubolon. Reses ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Lagu Boti, dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan partisipasi aktif masyarakat.
Dukung Dunia Pendidikan, Kapolda Kalteng Hadiri Wisuda 2.013 Mahasiwa dan Pengukuhan Guru Besar UMPR
Dukung Dunia Pendidikan, Kapolda Kalteng Hadiri Wisuda 2.013 Mahasiwa dan Pengukuhan Guru Besar UMPR

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. menghadiri secara langsung wisuda 2.013 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) program Pascasarjana XI, Sarjana XXXIV dan Diploma XXIV, Tahun Akademik 2024/2025. Jumat (31/10/2025).
Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan Guru Besar UMPR tersebut, bertempat di Kalawa Convention Hall, Jl. Tjilik Riwut Km.6, Kota Palangka Raya.
Hadir dalam wisuda tersebut, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Staf Ahli Kepresidenan Republik Indonesia, Rektor UMPR dan sejumlah forkopimda Kalteng, serta diikuti 2.013 wisudawan dan wisudawati UMPR.

Dalam kesempatannya, Kapolda Kalteng memberikan apresiasi kepada para wisudawan yang telah berhasil berhasil menempuh pendidikan pendidikan program Pascasarjana, Sarjana dan Diploma di UMPR.
“Kami turut berbangga terhadap dunia pendidikan dan kesuksesan para lulusan, yang telah berhasil menyelesaikan studi dan mengukir prestasi di dunia akademis,” ungkap Kapolda.
Irjen Iwan juga menjelaskan bahwa salah satu prioritas negara saat ini adalah memastikan terwujudnya sumber daya manusia (SDM) Indonesia berkualitas serta berdaya saing global.

“Oleh karena itu, pendidikan ini merupakan kunci utama untuk menciptakan dan mewujudkan SDM unggul sebagai pondasi dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Diakhir kesempatan, Kapolda Kalteng mengucapkan selamat atas pencapaian para Guru Besar yang dikukuhkan dan para mahasiswa yang melaksanakan wisuda.
“Semoga dengan keilmuan yang dimiliki, dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pendidikan, pembangunan daerah, serta memperkuat sinergi dengan pihak keamanan guna mewujudkan kamtibmas,” tutupnya.@ Herry Kalteng
YBM PLN UIP JBTB Dukung KUC Cah Angon Kembangkan Budidaya Lele untuk Kemandirian Warga Ketintang
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) menyalurkan bantuan modal usaha kepada Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Cah Angon di Kelurahan Ketintang, Surabaya, Rabu (29/10/2025).
Bantuan ini merupakan bagian dari program zakat produktif YBM PLN untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui usaha peternakan ikan lele.
Baca Juga : Puluhan Karateka Satpam PT Haleyora Powerindo – PLN UIP JBTB Lulus Ujian Tingkat Sabuk Kuning
Program tersebut juga melibatkan Pemerintah Kelurahan Ketintang dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai mitra pendamping dalam pembinaan dan pengembangan usaha.
Acara penyerahan bantuan berlangsung di lokasi peternakan ikan lele RW 04 Ketintang.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran YBM PLN UIP JBTB, perangkat kelurahan, Ketua RW 04, Ketua LPMK Ketintang, serta Wakil Dekan I dan II Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Unesa.
Ketua RW 04 Ketintang, Andreadi Fitrianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran YBM PLN yang turut membantu warganya mengembangkan usaha produktif.
Baca Juga: Anak-anak Kampung Stren Kali Jagir Dapat Makan Bergizi, Susu, dan Buku Tulis dari Kader Tidar Jatim
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, termasuk dalam pengelolaan usaha dan perbaikan akses jalan menuju lokasi peternakan. Kami juga berencana mengadakan pasar tani tiap bulan untuk menampung hasil panen ikan lele binaan YBM PLN,” ujarnya.
Manajer YBM PLN UIP JBTB, Achmad Fatkhurrozi, menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan dalam program pemberdayaan ekonomi ini.
“Kami membuka ruang kolaborasi dengan FKP Unesa agar dapat memberikan pendampingan rutin dan bahkan menciptakan produk olahan ikan lele yang bernilai jual. Untuk tahap awal, kami fokus memperbaiki sistem filterisasi air agar ikan dapat tumbuh optimal,” jelasnya.
Lurah Ketintang, Bryan Ibnu Maskuwaih, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.
“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi warga. Semoga menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan masyarakat Ketintang,” ungkapnya.
Dari pihak akademisi, Wakil Dekan I FKP Unesa, Prof. Isnawati, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan usaha ini.
“Kami memiliki tenaga ahli di bidang perikanan dan siap mendampingi agar program ini bisa berjalan maksimal,” ujarnya.
Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok penerima manfaat, dilanjutkan dengan pelepasan bibit lele dan pemberian pakan pertama sebagai tanda dimulainya usaha budidaya.
Melalui program Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Cah Angon ini, YBM PLN UIP JBTB berharap dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi warga serta menciptakan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.*** (Bgn)
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Keamanan, mancanegara, Nasional, Nature, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
“Pemuda Penjaga Nilai Bangsa: JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan di Jakarta”
JAKARTA WartaPenaSatu.com
JAKER Gelar Diskusi Kebangsaan: Dorong Peran Pemuda dalam Memajukan Kebudayaan Nasional
Jakarta, 3 November 2025 — Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat semangat kebangsaan dan kebudayaan melalui acara Diskusi Kebangsaan bertajuk “Peran Pemuda dalam Mendorong Kebudayaan Nasional yang Maju, Adil, dan Makmur”. Acara ini berlangsung di Ruang Aula PDS HB Jassin, Cikini, Jakarta Pusat, pada Senin siang, pukul 12.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan yang menggandeng Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta (Dispusip) ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas bidang seperti Assoc. Prof. Dr. Tuti Widyanningrum, SH., MH, Nasruddin Djoko Surjono, M. Rizal, dan Sonny Lauentius, dengan Herry Tany sebagai pengisi sesi inspiratif serta Feby Rahmayana bertindak sebagai moderator. Diskusi ini menjadi ruang refleksi dan dialog terbuka mengenai posisi strategis pemuda dalam membangun peradaban bangsa yang berakar pada nilai-nilai kebudayaan nasional.
Dalam paparannya, Nasruddin Djoko Surjono menekankan bahwa kebudayaan harus menjadi poros utama dalam pembangunan nasional. “Negara yang besar bukan hanya diukur dari kemajuan ekonominya, tetapi dari seberapa kokoh nilai budayanya menopang kehidupan rakyatnya. Pemuda adalah penjaga nilai itu,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta diskusi yang sebagian besar berasal dari kalangan akademisi dan komunitas pemuda.
Sementara itu, M. Rizal mengajak generasi muda untuk aktif menciptakan ruang-ruang baru ekspresi budaya. “Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Kita harus menjadi pelaku yang membawa kebudayaan ke masa depan, dengan semangat inklusif dan berpihak pada kemanusiaan,” ucapnya. Ia menilai peran kreatif pemuda di era digital bisa menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi.
Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun ke-32 JAKER, yang dimaknai sebagai momentum memperkuat solidaritas lintas generasi di kalangan pelaku budaya dan masyarakat sipil. Sebelumnya, JAKER juga menggelar Bedah Buku Antologi Puisi “Api yang Tak Padam”, yang menghadirkan penulis lintas generasi sebagai simbol keberlanjutan perjuangan budaya rakyat.
Salah satu peserta bedah buku, Isti Komah, menilai kegiatan literasi dan kebudayaan yang digagas JAKER sebagai langkah bijak dan monumental. “Dari 25 penulis yang terlibat, 10 di antaranya perempuan. Ini menunjukkan perspektif gender yang kuat dan langkah signifikan di tengah gerakan rakyat yang umumnya didominasi laki-laki,” ujarnya. Menurutnya, keberagaman suara dalam karya sastra memperkuat posisi kebudayaan sebagai ruang perjuangan yang setara dan terbuka.
Melalui Diskusi Kebangsaan ini, JAKER berharap dapat menyalakan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di kalangan pemuda serta masyarakat luas. Kebudayaan dipandang bukan semata identitas, tetapi juga kekuatan moral dan sosial untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur — sebagaimana cita-cita bersama yang terus diperjuangkan lintas generasi.
“Nok Srie”Melaporkan

Jatim Super Exhibition Fair Volume III: Target 2.000 Pengunjung per Hari, Bukti Antusiasme Masyarakat
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, digelar Opening Ceremony Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) Volume III yang mengusung tema “The Biggest Premium Etalase UKM/UMKM Jawa Timur Menuju Gerbang Nusantara Baru.”
Acara pembukaan berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025, mulai pukul 10.00 WIB di lantai G Fairway Ninemall Surabaya (dahulu Lenmarc Mall), Jalan Mayjend Jonosewojo, Surabaya Barat. Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM dari seluruh penjuru Jawa Timur.
Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan optimisme tinggi terhadap penyelenggaraan pameran tahun ini. Ia menargetkan minimal 2.000 pengunjung per hari, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap dua edisi sebelumnya.

“Untuk JSEF Volume III ini, kami menargetkan minimal dua ribu pengunjung setiap harinya. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas dan UPTD Jawa Timur agar turut berpartisipasi aktif. Setiap hari akan ada berbagai kegiatan dan event pendukung yang menarik bagi masyarakat,” ujar Heru Satriyo.
Menurutnya, semangat utama kegiatan ini adalah upaya MAKI Jatim untuk mendorong UMKM naik kelas sekaligus memperluas jangkauan produk lokal ke pasar nasional hingga internasional.
Pameran JSEF bukan sekadar ajang jual beli, tetapi menjadi wadah promosi dan edukasi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan potensi kreatif serta inovasi produk mereka. Heru juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus digelar secara berkelanjutan agar pelaku UMKM semakin dikenal dan mendapat ruang untuk berkembang,” ujarnya penuh semangat.
Lebih lanjut, Heru berharap masyarakat khususnya warga Surabaya Barat dapat lebih mengenal dan mendukung program-program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Edukasi kepada masyarakat tentang produk UMKM, menurutnya, menjadi langkah penting menuju kemandirian ekonomi daerah.
Dengan mengusung tema besar “Gerbang Nusantara Baru,” JSEF Volume III diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Jawa Timur di era digital dan globalisasi ekonomi. Pameran ini tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga semangat kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan dalam memperkuat ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih mandiri.
Melalui Jatim Super Exhibition Fair Volume III, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama MAKI Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam membangkitkan sektor UMKM. Dengan target ribuan pengunjung setiap hari, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kemandirian ekonomi lokal mampu menjadi motor penggerak utama menuju Gerbang Nusantara Baru.*** (Bgn)
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Internasional, Loker, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Lumbung Artha Kita (LUBKITA) Puji Peran Selvi Gibran Gaungkan Semangat Generasi Muda Lestarikan Batik Selvi Gibran Dapat Apresiasi dari
Nusantara Wartapenasatu.com
