Nasional
Kenang Jasa Pahlawan, Polda Kalteng Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Sanaman Lampang
Kenang Jasa Pahlawan, Polda Kalteng Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Sanaman Lampang

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari Pahlawan tahun 2025, di Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) masih berlangsung.
Usai melaksanakan upacara hari Pahlawan di Lapangan Barigas Mapolda setempat. Kegiatan dilanjutkan dengan menggelar Ziarah dan Tabur Bunga, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Jl. Tjilik Riwut Km. 3, Kota Palangka Raya, Senin (10/11/2025).
Kegiatan ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda, serta unsur Forkopimda Kalteng.

Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, mengatakan bahwa Hari Pahlawan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan nilai perjuangan dan keteladanan para pahlawan bangsa.
“Hari ini merupakan momentum bagi kita untuk mengenang para pahlawan dan meneruskan apa yang menjadi perjuangan mereka,” ujar Erlan usai kegiatan Ziarah dan Tabur Bunga.

Kombes Erlan menambahkan bahwa upacara tabur bunga ini juga sebagai bentuk penghormatan Polri dalam mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur.
“Sebagai penerus bangsa, kita wajib menjadikan para pahlawan suri tauladan yang baik. Terutama dalam melaksanakan tugas pokok harkamtibmas, penegakan hukum, dan pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,” tutupnya.@ Herry Kalteng
Kenang Jasa Pahlawan, Polresta Palangka Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80
Kenang Jasa Pahlawan, Polresta Palangka Raya Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-80

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 di halaman Mako Polresta Palangka Raya, Senin (10/11/2024).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Wakapolresta AKBP Moch Isharyadi Fitriawan, S.I.K., M.M., dan diikuti oleh seluruh pejabat utama, personel, serta ASN Polresta Palangka Raya.
Peringatan Hari Pahlawan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Hari Pahlawan bukan hanya seremoni. Ini pengingat bahwa perjuangan belum selesai.
Kita melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian, kerja keras, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakapolresta.
Dalam amanatnya, Wakapolresta juga mengajak seluruh personel untuk meneladani semangat juang para pahlawan dalam menjalankan tugas kepolisian sehari-hari.
“Semangat kepahlawanan harus tercermin dalam sikap disiplin, tanggung jawab, dan keikhlasan saat bertugas di lapangan,” tegasnya.@ Herry KaltengMAKI Jatim Ajak Bangsa Menyalakan Kembali Api Kepahlawanan: Integritas Sebagai Warisan Perjuangan
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, Minggu, 9 November 2025 — Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 yang jatuh pada Senin, 10 November 2025, LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menyerukan pentingnya menyalakan kembali semangat kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui pernyataan resmi Koordinator Wilayah MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, S.IP, lembaga ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai perjuangan, keberanian, serta integritas para pahlawan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam pesannya, Heru Satriyo menyampaikan ucapan Selamat Hari Pahlawan Nasional 2025 sembari mengingatkan bahwa makna kepahlawanan tidak hanya sebatas kisah heroik di medan perang, tetapi juga hadir dalam setiap tindakan yang mencerminkan kejujuran, pengabdian, dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
“Selamat Hari Pahlawan! Momentum ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pahlawan sejati bukan hanya mereka yang mengangkat senjata, tetapi juga setiap insan yang berani jujur, berintegritas, dan berjuang untuk kepentingan rakyat,” ujar Heru Satriyo di Surabaya.
Dengan mengusung tema “Pahlawanku, Teladanku”, MAKI Jatim menegaskan bahwa semangat kepahlawanan di era modern harus diwujudkan melalui keteladanan moral, kerja nyata, dan keberanian melawan segala bentuk penyimpangan, terutama korupsi.
Bagi MAKI, pahlawan masa kini adalah mereka yang teguh menegakkan kebenaran di tengah godaan kekuasaan dan tantangan moral yang semakin kompleks.
Heru menilai bahwa Hari Pahlawan bukan sekadar upacara peringatan, melainkan momentum refleksi nasional bagi seluruh rakyat Indonesia baik pemerintah, aparatur publik, dunia usaha, maupun masyarakat sipil untuk menilai sejauh mana kontribusi dan tanggung jawab mereka terhadap kemajuan bangsa.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang melayani dengan tulus, bekerja dengan integritas, dan berani berkata benar ketika banyak orang memilih diam. Inilah wujud nyata dari semangat juang para pendahulu yang harus kita lanjutkan,” tegasnya.
Sebagai organisasi yang konsisten dalam gerakan pemberantasan korupsi dan penguatan integritas publik, MAKI Jatim menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat untuk memperkuat budaya transparansi dan akuntabilitas.
Menurut Heru, semangat kepahlawanan sejati hanya akan hidup bila seluruh elemen bangsa bersatu dalam menegakkan kebenaran dan menolak segala bentuk ketidakadilan.
“Peringatan Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bahwa membangun bangsa tidak cukup dengan semangat, tetapi harus disertai kejujuran, kerja keras, dan tanggung jawab. Pemerintah dan rakyat harus berjalan beriringan, menegakkan nilai-nilai moral agar cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat dapat terwujud,” tambahnya.
Menutup pesannya, Heru Satriyo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneladani semangat para pahlawan dengan menghidupkan nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki peran penting dalam menjaga nama baik bangsa melalui tindakan yang sederhana namun berdampak besar.
“Pahlawan adalah mereka yang hidup untuk memberi makna bagi sesama. Mari kita lanjutkan perjuangan mereka dengan semangat gotong royong, kejujuran, dan pengabdian tulus. Dengan integritas dan kerja nyata, kita wujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.*** (Bgn)
Sekjen PRI Aditya Yusma Sorot Pentingnya Peranan Generasi Muda dalam Memperkuat Demokrasi Indonesia
WARTAPENASATUJATIM | Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Rakyat Indonesia (PRI) Aditya Yusma menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat demokrasi Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat Peresmian Gedung Baru PRI di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu, 8 November 2025.
Aditya Yusma menegaskan bahwa PRI berupaya membangun partisipasi politik kaum milenial melalui wadah pembelajaran politik bernama Sekolah Politik Rakyat.
Menurutnya, peningkatan kesadaran politik di kalangan muda akan menjadi fondasi bagi demokrasi yang lebih berkualitas.

Acara peresmian gedung baru PRI dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Menteri Agama Dr. H. Nazarudin Umar, dan Ketua Umum PRI M. Nazarudin. Pada kesempatan tersebut, Aditya Yusma menjelaskan, PRI resmi berdiri pada 8 Agustus 2025.
PRI memilih tanggal pendiriannya dengan simbolisme khusus, angka 08, merujuk pada Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia.
Aditya Yusma juga menegaskan komitmen PRI untuk mendukung penuh seluruh program pemerintahan.
Salah satu program yang menjadi fokus dukungan adalah Hasta Cipta, yang menitikberatkan pada Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.
Dalam kata sambutannya, Ketua Umum M. Nazarudin menyampaikan bahwa PRI ingin menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan nasional.

Ia menegaskan dukungan partai terhadap kebijakan Presiden Prabowo di berbagai sektor, seperti Kesehatan, Pendidikan Pesantren, hingga Penghapusan Utang Nelayan.
“Kami ingin rakyat merasakan hasil pembangunan secara nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Agama Dr. H. Nazarudin Umar memberikan pandangan positif terhadap semangat PRI yang dinilai membawa gagasan politik santun dan berorientasi rakyat.
Ia menekankan bahwa meskipun tidak dapat terlibat langsung dalam kegiatan politik praktis, Kementerian Agama tetap mendukung segala upaya yang membawa kebaikan bagi bangsa.
Peresmian gedung baru PRI ini menandai langkah awal partai dalam mengokohkan posisinya di kancah politik nasional.
Dengan menonjolkan nilai kolaborasi dan pendidikan politik, PRI diharapkan dapat menarik simpati generasi muda serta memperkaya dinamika demokrasi Indonesia.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)
- Artikel, Keamanan, Kesehatan, mancanegara, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025
Jawa Barat wartapenasatu.com
Bersama LUBKITA Festival Kampung Adat Cikondang 2025, Wujud Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Rakyat

Cikondang Nanjeur, Uleman Budaya Sunda Bangkit di Tanah Adat
Bandung, 8–9 November 2025 —
Kampung Adat Cikondang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, kembali menjadi pusat perhatian dengan digelarnya Festival Kampung Adat Cikondang (Cikondang Nanjeur Uleman). Kegiatan ini menjadi ajang besar yang memadukan nilai budaya, sosial, dan ekonomi rakyat dalam satu rangkaian acara yang meriah.Festival ini dibuka pada Sabtu (8/11) dengan kegiatan Bhakti Sosial, Beras Murah, dan Pengobatan Gratis bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan sosial tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap warga desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang menjadi ruh masyarakat adat Sunda.
Puncak acara berlangsung pada Minggu (9/11) dengan menghadirkan berbagai kegiatan budaya seperti Kesenian Beluk, Wawacan, dan Trawangsa. Kehadiran kesenian tradisional ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga simbol pelestarian budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Acara dibuka dengan sambutan dari Tuan Rumah Fery Radiansyah, diikuti oleh berbagai tokoh penting seperti Ketua PT LUBKITA Stanley Wolff , Ketua Apdesi A. Anwar Sadat,Ketua Umum Yayasan Lumbung Kesejahteraan Rakyat (LKR) Ibu Indri Bupati Bandung Dadang Supriatna, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto. Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan desa adat dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam rangkaian acara tersebut juga dilakukan Launching Sakola Budaya Sunda sebagai pusat pendidikan dan pelatihan kebudayaan lokal. Selain itu, diresmikan pula Lumbung Kesejahteraan Rakyat, program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan desa yang mandiri dan berbudaya.
Menurut Fery Radiansyah selaku penggagas kegiatan, festival ini menjadi momentum untuk mengangkat kembali nilai-nilai adat Sunda sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. “Cikondang bukan hanya tentang menjaga tradisi, tapi juga tentang menjemput masa depan dengan kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan konsep yang memadukan kebudayaan, sosial, dan ekonomi rakyat, Festival Kampung Adat Cikondang menjadi simbol kebangkitan budaya Sunda yang tetap lestari di tengah arus modernisasi. Semangat Cikondang Nanjeur diharapkan mampu menginspirasi desa-desa adat lainnya untuk terus menjaga jati diri bangsa.
Sebagai simbolis bansos beras untuk warga Cikodong ,Bandung jawa barat Bapak Stanley wolff dan Ibu Indri wolff memberikan bantuan beras kepada warga yang akan di distribusikan hari ini 200 karung dengan ukuran 5 kg
BY: NOKSRIE
Sering Terjadi Kariawan HKA Kecelakaan Pengawasan PT HKA Lampung – Palembang di Pertanyakan
Lampung- Warta Pena satu -Informasi miring terkait Pengelolaan Jalan Tol Lampung ,oleh PT.Hutama Karya (HK) Persero, secara teknis maupun non teknis terus bermunculan, sama halnya dengan penyikapan PT.HK yang diduga dengan sengaja terus mengabaikan ,terkesan ada pembiaran untuk segala sesuatu yang menabrak aturan baik secara administrasi atau non administrasi.
Seperti peristiwa laka lantas yang terjadi belum lama ini KM 269, Tol ranting II , pintu tol Simpang Pematang-Kayu Agung, antara kendaraan Bravo HK dengan Truck yang sedang mengalami kendala pada mesin kendaraannya.
Dari informasi Nara sumber yang menolak disebutkan namanya,diketahui Ai dan Su pengendara mobil Bravo (Patroli) HK mengendarai mobil dengan ugal- ugalan.
Lanjut, dia juga mengungkapkan tentang tidak adanya sistem sift bagi para driver Bravo,dimana seharusnya dibagi menjadi 3 shift.
” Bisa jadi selain faktor ngebut tanpa perhitungan alias ugal ugalan, ditambah faktor kelelahan karena bekerja satu kali dua puluh empat jam jadi penyebab terjadinya laka tersebut” ungkapnya.Jumat(7/11/025)
Selain itu Nara sumber itu juga memaparkan perihal sistem kerja full time yang dilakukan para driver Bravo HK merupakan keputusan yang diambil sendiri.bukan merupakan kebijakan dari pihak HK.
Keterangan itu semakin memperjelas kekacauan yang ada dalam sistem pengelolaan Tol Lampung. Para karyawan tersinyalir bekerja tidak dengan mentaati peraturan tentang UU ketenaga kerjaan dan sistem pengawasan PT .HK Persero pun sangat dipertanyakan, lemah atau memang no pengawasan,mengingat peristiwa sebagaimana dipaparkan diatas bukan yang pertama kalinya
Akibat bekerja dengan menabrak aturan, dia orang karyawan PT HK Lampung, Ai dan Su, harus menerima konsekuensi pahit. Selain harus menanggung biaya rumah sakit sendiri,keduanya juga harus menanggung biaya perbaikan kendaraan yang diinformasikan dalam kondisi rusak parah .
(Red)
APTEK Dorong Peluang Usaha Mekanikal dan Elektrikal 2026 ; Optimis Bersinergi dengan KADIN dan Bank BTN

Warta Penasatu, Jakarta, 7 November 2025 – Asosiasi Perusahaan Teknik Mekanikal dan Elektrikal (APTEK) semakin memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor mekanikal dan elektrikal (M&E) dengan menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam sebuah sinergi strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi peluang usaha di sektor M&E yang diprediksi akan semakin menjanjikan pada tahun 2026.Hal ini dijabarkan dalam seminar sharing session bertempat di Hotel Santika,Kelapa Gading (5/11/25)
Sektor M&E memegang peranan vital dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan industri di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, permintaan akan tenaga ahli dan perusahaan yang kompeten di bidang M&E juga semakin tinggi. Hal ini membuka peluang bisnis yang sangat menarik bagi para pelaku usaha yang berinvestasi di sektor ini.
Wakil Ketum APTEK, Radian Azhar SE.ME, menyatakan bahwa sinergi dengan KADIN dan Bank BTN merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif bagi para pelaku usaha M&E. “Kami percaya bahwa dengan dukungan dari KADIN dan Bank BTN, para anggota kami akan memiliki akses yang lebih luas terhadap jaringan bisnis, sumber pendanaan, dan program pengembangan kapasitas yang relevan,” ujarnya.
Ketua Umum KADIN DKI, H.Diana Dewi, menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan bahwa KADIN siap mendukung pengembangan sektor M&E melalui berbagai program dan inisiatif. “Rekan-rekan pengusaha APTEK bisa adaptik terhadap perkembangan teknologi maupun perubahan regulasi,ini berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat kompetitif dan bermanfaat bagi semua anggotanya dan membantu para pelaku usaha M&E dalam memperluas jangkauan pasar mereka,” katanya.
Kepala Cabang Jakut Bank BTN, Erik Alber, menegaskan komitmen Bank BTN untuk mendukung sektor M&E melalui penyediaan fasilitas kredit yang terjangkau dan program-program pengembangan kapasitas. “Kami percaya bahwa sektor M&E memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi para pelaku usaha di bidang ini,” ujarnya.
APTEK, KADIN, dan Bank BTN telah merancang serangkaian program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 untuk mendukung pertumbuhan sektor M&E. Program-program ini meliputi pelatihan teknis,menfasilitasi pertemuan bisnis, pendampingan hukum, penyediaan fasilitas kredit dengan suku bunga yang kompetitif, program inkubasi bisnis, serta promosi dan pemasaran bersama.
Dengan adanya sinergi yang kuat antara APTEK, KADIN, dan Bank BTN, diharapkan kedepannya sektor M&E dapat terus berkembang dan memiliki prospek bisnis yang baik. Para pelaku usaha di bidang ini optimis pada tahun 2026 kondisi perekonomian akan semakin baik sehingga akan terbuka peluang bagi pengusaha serta diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan bisnis mereka, sehingga dapat mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan memberikan kontribusi secara signifikan bagi perekonomian nasional.
- Alutsista, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, hukum, Keamanan, Kesehatan, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
“Ari Sumarni Pimpin GBNN Jakarta Barat, Targetkan Soliditas dan Integritas Jaga Stabilitas Negara”
Jawa Barat wartapenasatu.com
Jakarta Barat Miliki Garda Bela Negara Nasional Baru, Siap Jaga Kedaulatan NKRI
BOGOR – Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jakarta Barat resmi dilantik dan dikukuhkan pada 5-6 November 2025. Acara yang berlangsung di Hotel Palm Cisarua, Bogor, ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru periode 2025-2030.
Ketua Umum GBNN, Bapak Fahria Alfiano, Berharapan besar kepada seluruh anggota. Beliau menekankan pentingnya peran GBNN dalam membantu kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Gibran, serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Saya berharap seluruh anggota GBNN dapat mengemban tugas dengan sebaik-baiknya. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Indonesia,” ujar Bapak Fahria Alfiano dengan penuh semangat.
Ibu Ari Sumarni, yang terpilih sebagai Ketua DPW GBNN Jakarta Barat, juga menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi ini dengan amanah, beradap, konsisten, dan berintegritas. Beliau berharap seluruh jajaran yang berada di bawah komandonya dapat tetap solid dan bersatu, meskipun menghadapi berbagai tantangan yang dapat mengganggu stabilitas negara.
“Kita harus tetap solid dan bersatu, meskipun ada banyak ‘preming’ atau gangguan yang mencoba memecah belah kita. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita pasti bisa mengatasi semua rintangan,” tegas Ibu Ari Sumarni.
GBNN sebagai organisasi yang memiliki visi untuk menanamkan nilai-nilai bela negara kepada seluruh masyarakat, diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat. Dengan kepengurusan baru di Jakarta Barat, GBNN siap berkontribusi secara nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, serta meningkatkan kesadaran bela negara di kalangan masyarakat.
Acara pelantikan dan pengukuhan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, yang semakin mempererat tali silaturahmi antara pengurus dan anggota GBNN. Semangat baru dan harapan besar terpancar dari wajah seluruh peserta, siap mengemban amanah dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
BY:NokSrie
Acara Konsolidasi & silaturahmi Presiden partai PADI PINI partai PADI,DPN partai PADI ke DPP Partai PADI prov. Banten
Warta Pena Satu-Tangerang, Banten Acara konsolidasi dan silaturahmi Presiden Partai PADI ke DPP Partai PADI Provinsi Banten:

Presiden Partai PADI (Pertai Amanat Demokrasi Indonesia), Bapak MAYJEN PURN Drs. BERLIAN SYAFEI melakukan kunjungan konsolidasi dan silaturahmi ke Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai PADI Banten pada hari ini, Rabu (5/11/2025). Acara ini bertujuan untuk memperkuat struktur partai di tingkat daerah serta menyelaraskan visi dan misi partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda konsolidasi nasional yang dilakukan oleh Presiden Partai PADI untuk memastikan seluruh jajaran partai, dari tingkat pusat hingga daerah, memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan partai. Dalam sambutannya, Bapak MAYJEN PURN Drs. BURLIAN SYAFEI menekankan pentingnya soliditas dan kerja sama antar kader untuk mencapai tujuan bersama.
Acara yang dihadiri oleh Masing- masing DPD partai PADI Perwakilan pengurus kabupaten & kota yg ada di provinsi Banten jg dihadiri kader Partai PADI dari berbagai daerah di Banten ini berlangsung dikantor sementara DPP partai PADI provinsi Banten yang Beralamat Diko. Cangkudu-Cisoka Tangerang-Banten . Selain agenda konsolidasi, acara ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara Presiden Partai dengan para kader, di mana berbagai isu strategis dibahas secara mendalam.

Dalam diskusi tersebut, beberapa isu yang menjadi perhatian utama adalah persiapan menghadapi Pemilu 2029, peningkatan kualitas kader, serta penguatan basis dukungan partai di kalangan masyarakat. Bapak Surya Paloh juga memberikan arahan mengenai strategi komunikasi politik yang efektif untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Ketua DPP Partai PADI Banten, Bapak KH. Ahmad Basir Karomi Spd.i menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan bahwa kehadiran Presiden Partai memberikan semangat baru bagi seluruh kader di Banten. Beliau juga menyampaikan komitmen DPP Partai PADI Banten untuk terus bekerja keras dalam memajukan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Selain agenda internal partai, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk melakukan audiensi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi kemasyarakatan di Banten. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperluas jaringan dan meningkatkan citra positif partai di mata publik.

Acara konsolidasi dan silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, di mana para kader berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan Presiden Partai. Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar kader serta meningkatkan semangat juang dalam memajukan Partai PADI.
- Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Keamanan, Nasional, Opini, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Seni dan Budaya, SOSIAL
Menata Ulang Sejarah Lokal, AJ Susmana Dorong Dekolonisasi Narasi Bangsa
JAKARTA wartapenasatu.com
Jakarta — Dalam upaya memperkuat identitas nasional dan membebaskan diri dari warisan kolonialisme, AJ Susmana menekankan pentingnya dekolonisasi narasi sejarah lokal. Gagasan tersebut ia sampaikan dalam tulisan berjudul “Konstruksi Naratif: Menata Ulang Sejarah Lokal Menjadi Cerita yang Bermakna” yang mengajak masyarakat untuk meninjau kembali sejarah dari sudut pandang bangsa sendiri, bukan dari kacamata kolonial.
Menurut AJ Susmana, bangsa Indonesia sebagai bekas negara kolonial perlu membangun narasi positif agar mampu melepaskan diri dari mentalitas terjajah. “Kita perlu kisah yang menumbuhkan kebanggaan dan keberanian, agar bangsa ini tidak terus-menerus merasa inferior akibat penjajahan yang panjang,” ujarnya dalam tulisannya.
Ia menjelaskan bahwa dalam konteks perjuangan kebangsaan, kisah kadang dapat mendahului fakta. Artinya, narasi yang kuat mampu membangkitkan semangat dan rasa percaya diri, meski fakta sejarah belum sepenuhnya sempurna. Pendekatan ini dianggap perlu untuk menyalakan kembali keberanian melawan penjajahan dan menumbuhkan optimisme nasional.
Dalam tulisannya, AJ Susmana mencontohkan bagaimana sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya menjadi sumber inspirasi penting. Walaupun belum seluruh fakta tentang dua kerajaan itu terungkap sempurna, semangat dan kisah kejayaan mereka tetap menjadi api penyemangat bahwa bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang lemah, melainkan bangsa yang mampu berdaulat.
Ia menilai, masa lalu yang baik seperti kisah Majapahit dan Sriwijaya seharusnya dijadikan bahan narasi yang membangun. “Narasi sejarah yang kuat akan membuat kita tidak kehilangan akar dan tradisi, sekaligus menjadi pondasi kemajuan manusia,” tulisnya. Pandangan ini menegaskan bahwa sejarah lokal bukan sekadar catatan masa lampau, tetapi sumber nilai untuk membangun masa depan.
AJ Susmana juga menyinggung pentingnya kisah perjuangan kemerdekaan sebagai bagian dari proses dekolonisasi. Cerita-cerita perjuangan nasional yang penuh keberanian dan pengorbanan dapat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa ini lahir dari semangat perlawanan, bukan pemberian.
Ia menutup pandangannya dengan menyoroti keberadaan berbagai monumen perjuangan nasional yang berdiri di seluruh penjuru negeri — dari kota besar hingga tingkat kecamatan. Monumen tersebut, katanya, bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga penanda bahwa semangat melawan penjajahan masih hidup dalam setiap jiwa anak bangsa. “Dari sejarah, kita belajar untuk terus berdiri tegak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat,” pungkas AJ Susmana
Sumber:Kebudayaan Rakyat