Pendidikan

  • Kepolisian,  Pendidikan

    Polres Kediri Beri Pembakalan Pelajar Duta Kamtibmas Tumbuhkan Budaya Tertib Sejak Dini

    WARTAPENASATUJATIM | KEDIRI – Para pelajar yang terpilih menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) mengikuti pembekalan yang digelar Polres Kediri di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, Senin (27/10/2025).

    Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dan menghadirkan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri sebagai pemateri, mulai dari Kasatreskrim, Kasatresnarkoba, hingga Kasatlantas.

    Dalam sambutannya, Kapolres Kediri mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi respon nyata terhadap berbagai situasi kamtibmas yang melibatkan generasi muda, termasuk aksi unjuk rasa yang sempat diikuti pelajar di bawah umur.

    “Kita semua berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran pelajar untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan, bukan hanya tahu aturan, tapi juga punya rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungannya,” ungkap AKBP Agus.

    Lebih lanjut ditambahkan, apa yang disampaikan dalam pembekalan ini diharapkan bisa menjadi bekal moral dan wawasan bagi para pelajar.

    “Kami ingin apa yang mereka pelajari hari ini bisa diterapkan di sekolah dan kehidupan sehari-hari. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, tertib, dan membangun karakter positif,” imbuh Kapolres Kediri.

    Pada sesi pembekalan, Kasatreskrim membahas etika bermedia sosial dan bahaya penyebaran hoaks, Kasatresnarkoba menyoroti ancaman narkotika yang kini menyasar usia pelajar, sementara Kasatlantas mengingatkan pentingnya tertib berlalu lintas dan keselamatan di jalan.

    Menutup kegiatan, para Duta Kamtibmas diajak berdiskusi ringan dan menyusun rencana kecil untuk membuat program sosialisasi di sekolah masing-masing.

    Dari sinilah, Polres Kediri  Polda Jatim berharap semangat menjaga kamtibmas tumbuh sejak bangku pelajar, dengan cara yang edukatif dan menyenangkan. (Bgn)

  • Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Brimob Kalteng Luncurkan Program Bus Sekolah Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan dan Keselamatan Anak

    Brimob Kalteng Luncurkan Program Bus Sekolah Gratis, Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan dan Keselamatan Anak

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan mendukung dunia pendidikan, Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah meluncurkan Program Bus Sekolah Gratis bagi para pelajar di Kota Palangka Raya. Program ini resmi berjalan pada Senin (27/10/2025) dan disambut antusias oleh para siswa, guru, serta orang tua murid.

    Puluhan pelajar dari SMPN 1 Palangka Raya menjadi peserta perdana program ini. Armada bus sekolah gratis milik Brimob Kalteng mulai beroperasi sejak pukul 06.00 pagi, menjemput siswa dari Jl. Tjilik Riwut Km. 8 menuju area sekolah di Jl. Ahmad Yani, dan kembali mengantar mereka pulang pada sore hari.

    Program ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua dan guru. Mereka merasa sangat terbantu karena selain meringankan beban transportasi, program ini juga menjamin keselamatan anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah.

    Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol. Irwan Jaya, S.I.K. mengatakan bahwa program bus sekolah gratis ini merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat, khususnya generasi muda.”Kami ingin kehadiran Brimob tidak hanya dirasakan dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari. Program bus sekolah gratis ini adalah salah satu cara kami mendukung pendidikan anak-anak bangsa sekaligus memastikan keselamatan mereka di jalan,” ujar Kombes Pol. Irwan Jaya.

    Beliau juga menambahkan, kegiatan ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya.

    “Kami berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk bersama-sama berbuat baik dan membantu masyarakat. Karena sejatinya, Brimob hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani dengan hati,” tutupnya.

    Program bus sekolah gratis ini menjadi bukti nyata bahwa Brimob Kalteng terus berinovasi dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

  • Militer,  Pendidikan

    Serka Sutikno Hadiri Konferensi Anak Cabang ke-X GP Ansor Klampis

    WARTAPENASATUJATIM | BangkalanBabinsa Koramil 0829-14/Klampis, Serka Sutikno, menghadiri kegiatan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-X Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Klampis, yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Moarah, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, pada Minggu (26/10/25).

    Kegiatan tersebut menjadi ajang konsolidasi kader Gerakan Pemuda Ansor dalam memperkuat peran organisasi keislaman yang moderat, berwawasan kebangsaan, serta berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konferensi juga membahas arah program kerja dan pemilihan kepemimpinan baru di tingkat kecamatan.

    Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua MWC NU Kecamatan Klampis, perwakilan PW GP Ansor Jawa Timur, perwakilan PC GP Ansor Kabupaten Bangkalan, Ketua PAC GP Ansor Klampis beserta jajaran, anggota Polsek Klampis, Kasi Pemerintahan Kecamatan Klampis, Kepala Desa Moarah, serta segenap jajaran Ansor, Banser, dan Muslimat NU Klampis.

    Serka Sutikno menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap peran pemuda dalam menjaga kerukunan dan persatuan di masyarakat.

    “Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini, karena menjadi wadah untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat,” ujarnya.***(Bgn)

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  hukum,  Keamanan,  MBG,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Pertahanan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Prabowo Subianto Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat

    Surakarta wartapenasatu.com

    Sekolah Rakyat, Bukti Negara Hadir untuk Anak Kurang Mampu

    Surakarta, Jawa Tengah — Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, terutama dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal hanya karena persoalan biaya.

    Agus Jabo Priyono menyampaikan hal tersebut saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa jika masyarakat mampu bisa menyekolahkan anaknya dengan biaya sendiri, maka negara memiliki kewajiban untuk membiayai pendidikan bagi mereka yang kurang beruntung. “Dengan Sekolah Rakyat, negara hadir menjemput masa depan anak-anak bangsa,” ujar Agus Jabo.

    Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun sumber daya manusia unggul, adil, dan berdaya saing. “Presiden ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bermimpi besar dan mewujudkan cita-citanya,” tambahnya.

    Dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan utama menuju kemerdekaan sejati. “Kita tidak boleh membiarkan anak-anak Indonesia kehilangan masa depannya karena kemiskinan. Tugas negara adalah menjamin mereka bisa bersekolah dan belajar dengan layak,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang dikutip dari Sekretariat Presiden.

    Sementara itu, pakar pendidikan nasional, Prof. Anwar Sanusi, menilai bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam pemerataan akses pendidikan. “Model seperti ini menghidupkan kembali semangat gotong royong pendidikan. Negara menjadi pelindung utama, sementara masyarakat ikut berpartisipasi dalam pengawasan dan dukungan sosial,” jelasnya.

    Selain menekankan akses gratis, Sekolah Rakyat juga mengusung kurikulum berbasis karakter, nasionalisme, dan kemandirian. Para siswa tidak hanya dibekali ilmu akademik, tetapi juga nilai moral, keterampilan hidup, dan kecintaan terhadap tanah air. Tujuannya agar generasi muda tumbuh menjadi insan cerdas sekaligus berjiwa sosial.

    Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap kesenjangan pendidikan antarwilayah dapat semakin berkurang. Program ini menjadi simbol nyata dari komitmen Presiden Prabowo Subianto bahwa negara tidak boleh kalah oleh kemiskinan, dan setiap anak Indonesia berhak mendapatkan masa depan yang lebih cerah

    “Nok Srie”Melporkan ­

  • Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polres Toba Gencar Edukasi Hukum Lewat Program “Police Go To School”

    Polres Toba Gencar Edukasi Hukum Lewat Program “Police Go To School”

    Toba, wartapenasatu.com – Polres Toba aktif melaksanakan program “Police Go To School” sebagai wujud komitmen dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda. Program ini menyasar siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan tujuan meningkatkan kesadaran hukum dan mencegah perilaku yang melanggar hukum.

    Kapolres Toba, AKBP Veje Parapaga, melalui Kasi Humas Polres Toba AKP B. Samosir, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar polisi dapat berinteraksi langsung dengan para pelajar. Salah satu caranya adalah dengan menjadi inspektur upacara bendera di sekolah-sekolah. Kapolres Toba sendiri turut hadir sebagai inspektur upacara pada Senin, 27 Oktober 2025, di SMP N 1 Laguboti.

    Sebagai tindak lanjut dari arahan Kapolres, setiap Senin, para Pejabat Utama (PJU) Polres Toba secara bergantian memberikan edukasi kepada siswa. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya taat berlalu lintas, bahaya narkoba, serta upaya menjauhi kenakalan remaja yang dapat menghambat cita-cita para siswa.

    Program “Police Go To School” ini mendapatkan sambutan positif dari Dinas Pendidikan Toba dan para Kepala Sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Mereka mengapresiasi kerjasama yang terjalin dalam membina dan mendekatkan para siswa dengan institusi Polri.

    Kasi Humas menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang sadar hukum, bertanggung jawab, dan memiliki cita-cita yang tinggi. Dengan adanya interaksi positif antara polisi dan siswa, diharapkan tumbuh rasa saling percaya dan kerjasama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat.

    Selain memberikan edukasi, program ini juga menjadi sarana bagi polisi untuk mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh para siswa. Dengan demikian, polisi dapat memberikan solusi yang tepat dan membantu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi proses belajar mengajar.

    Melalui program “Police Go To School”, Polres Toba berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, cerdas, dan peduli terhadap hukum. Program ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, dan membimbing masyarakat, termasuk para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

  • Olah Raga,  Pendidikan

    BJB Silaen Juara Kapolres Toba Cup 2025: Semangat Sumpah Pemuda Berkobar di Lapangan Hijau

    BJB Silaen Juara Kapolres Toba Cup 2025: Semangat Sumpah Pemuda Berkobar di Lapangan Hijau

    Toba, wartapenasatu.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Polres Toba sukses menyelenggarakan Turnamen Sepakbola Kapolres Toba Cup 2025. Acara penutupan turnamen yang berlangsung meriah pada Minggu, 26 Oktober 2025, di Lapangan Raja Sipakko Napitupulu, Desa Parparean I, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, menjadi puncak dari semangat sportivitas dan kebersamaan yang telah terjalin selama turnamen.

    Turnamen ini diikuti oleh 20 tim sepak bola yang berasal dari berbagai kecamatan di seluruh Kabupaten Toba. Selama beberapa pekan, para pemain telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas yang tinggi dalam setiap pertandingan. Puncaknya, partai final mempertemukan dua tim terbaik, yakni BJB (Binsar Jaya Beton) United Silaen dan Habinsaran FC. Pertandingan final berlangsung sangat sengit dan menarik, disaksikan oleh ribuan penonton yang antusias memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.

    Dengan permainan yang solid dan strategi yang matang, BJB Silaen berhasil keluar sebagai juara pertama dengan skor meyakinkan 3–0 atas Habinsaran FC. Kemenangan ini disambut dengan sukacita oleh para pemain, অফিশিয়াল, dan pendukung BJB Silaen, serta menjadi bukti dari kerja keras dan dedikasi mereka selama turnamen.

    Sebelum pertandingan final, acara dimeriahkan dengan laga eksibisi antara Forkopimda Kabupaten Toba melawan panitia pelaksana turnamen. Pertandingan yang berlangsung penuh keakraban ini dimenangkan oleh tim Forkopimda dengan skor tipis 2–1. Laga eksibisi ini menjadi simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung kegiatan positif di Kabupaten Toba.

    Acara penutupan turnamen ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus, Ketua DPRD Kabupaten Toba Franshendrik Tambunan, Kajari Toba Dohar Nainggolan, Dandim 0210/TU Letkol Kav. Ronald Tampubolon, Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Rikardo Hutajulu, Ketua TP PKK Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, Staf Ahli TP PKK Ny. Riama Audi Murphy Sitorus, Ketua Bhayangkari Cabang Toba Ny. Mira V.J Parapaga, para pimpinan OPD Kabupaten Toba, personel Polres Toba, serta masyarakat yang turut menyaksikan pertandingan final tersebut dengan antusias hingga akhir laga.

    Acara puncak ditandai dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piala serta penghargaan kepada para pemain dan wasit yang berprestasi. Berikut adalah hasil akhir turnamen dan daftar penerima penghargaan:

    – Juara 1: BJB Silaen
    – Juara 2: Habinsaran FC
    – Juara 3: Bhayangkara Toba FC
    – Juara 4: Pessus Parmaksian FC
    – Pemain Terbaik: Juan Siahaan (BJB Silaen)
    – Kiper Terbaik: Pandam (Habinsaran FC)
    – Top Skor: Toni Halawa
    – Wasit: Leo Pakpahan, Markus Sidabutar, Anto Gultom, Andi Simatupang, dan Onasis Barimbing.

    Turnamen Sepakbola Kapolres Toba Cup 2025 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antarpemuda dan masyarakat di Kabupaten Toba. Semangat sportivitas dan kebersamaan yang ditunjukkan selama turnamen diharapkan dapat terus dipupuk dan menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Toba yang lebih baik. Kegiatan ini juga menjadi momentum yang tepat untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, dengan semangat persatuan dan kesatuan yang terus berkobar di kalangan generasi muda.

    Dilaporkan oleh T. Rait

  • Artikel,  Pendidikan,  SOSIAL,  Uncategorized

    “Dari Pramuka Garuda ke Aliansi Pelajar, Quraya Buktikan Semangat Kepemimpinan Pelajar Surabaya”

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 26 Oktober 2025 Suasana penuh semangat menyelimuti Rapat Perdana Aliansi Pelajar Surabaya yang digelar pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Wizzmie Diponegoro. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para pelajar dari berbagai sekolah di Surabaya untuk merancang program kerja satu periode ke depan dengan semangat kolaborasi dan kepemimpinan muda.

    Dalam pertemuan itu, hadir sosok inspiratif  Alquraya Tahta Buana, pelajar kelas IX SMP Negeri 40 Surabaya, yang akrab disapa Quraya. Ia menjadi perwakilan satu-satunya dari SMPN 40, membawa semangat pelajar muda yang percaya diri dan berwawasan luas di antara para peserta lainnya.

    Rapat perdana ini membahas berbagai agenda penting yang melibatkan empat divisi utama: Acara, Kajian, Humas, dan Media Kreatif. Setiap divisi memaparkan gagasan program kerja yang visioner, mulai dari kegiatan sosial hingga pengembangan kapasitas pelajar. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat struktur organisasi, tetapi juga menumbuhkan solidaritas antaranggota.

    Quraya terlihat aktif mengikuti setiap sesi diskusi, menyampaikan ide-ide segar dan pandangan kritisnya mengenai pentingnya kolaborasi antar pelajar. Ia menekankan bahwa generasi muda harus berani berinovasi dan memiliki peran sosial di lingkungannya.

    “Kalau kita ingin dihargai, tunjukkan lewat karya dan kontribusi nyata,” tutur Quraya tegas di sela-sela forum.

    Sosok Quraya memang dikenal tidak asing di kalangan teman-temannya. Selain aktif di dunia organisasi pelajar, ia juga merupakan anggota Pramuka berprestasi di sekolahnya dan telah menyandang predikat Garuda Kwarcab Surabaya  sebuah pencapaian tertinggi dalam dunia kepramukaan tingkat kota.

    Prestasi ini menunjukkan konsistensinya dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan memimpin — nilai-nilai yang ia bawa juga dalam keaktifannya di Aliansi Pelajar Surabaya

    . “Pramuka mengajarkan saya untuk mandiri dan tangguh. Itu juga yang saya bawa ke setiap kegiatan organisasi,” ungkapnya dengan senyum percaya diri.

    Para peserta lain pun mengapresiasi semangat Quraya yang mampu membawa suasana positif dan inspiratif dalam forum. Keaktifannya menjadi bukti nyata bahwa pelajar SMP pun bisa memiliki pengaruh besar dalam organisasi lintas sekolah. Tidak sedikit yang menilai Quraya adalah sosok muda yang layak menjadi teladan bagi pelajar Surabaya.

    Rapat perdana ini menghasilkan berbagai rencana program, seperti kegiatan Olahraga Pelajar, Forum Kajian Kepemimpinan, hingga Produksi Konten Kreatif yang bertujuan memperkuat citra positif pelajar Surabaya di media sosial. Semua program dirancang agar pelajar tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga berkontribusi nyata bagi masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, Quraya dan rekan-rekannya berharap Aliansi Pelajar Surabaya dapat menjadi wadah penggerak perubahan positif.

    “Kami ingin buktikan bahwa pelajar Surabaya punya semangat besar dan mampu melahirkan ide-ide keren untuk kemajuan kota,” ucap Quraya di akhir sesi rapat dengan penuh optimisme.

    Dengan dedikasinya di Pramuka dan perannya sebagai pelajar aktif, Alquraya Tahta Buana membuktikan bahwa usia muda bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Ia adalah gambaran pelajar yang cerdas, tangguh, dan siap menjadi bagian dari generasi emas Surabaya. (Dodo)

  • Artikel,  Hiburan,  Pendidikan

    Quraya, Pelajar SMPN 40 Surabaya yang Menginspirasi di Rapat Perdana Aliansi Pelajar Surabaya

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 26 Oktober 2025 Aliansi Pelajar Surabaya resmi menggelar rapat perdana pada Minggu, 26 Oktober 2025 di Wizzmie Diponegoro, Surabaya. Kegiatan ini menjadi momen bersejarah bagi para pelajar dari berbagai sekolah untuk menyatukan semangat, ide, dan langkah strategis dalam membangun gerakan pelajar yang aktif, produktif, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

    Salah satu peserta yang mencuri perhatian dalam kegiatan ini adalah Alquraya Tahta Buana, siswi kelas IX dari SMP Negeri 40 Surabaya, yang akrab disapa Quraya. Ia hadir sebagai perwakilan tunggal dari SMPN 40, sekaligus menjadi sosok inspiratif yang mencerminkan semangat pelajar Surabaya yang visioner dan berprestasi.

    Dalam rapat perdana tersebut, Quraya terlibat aktif menyampaikan pandangan dan gagasannya di forum bersama perwakilan dari berbagai sekolah. Ia berpartisipasi dalam diskusi penyusunan program kerja tiap divisi, mulai dari Acara, Kajian, Humas, hingga Media Kreatif. Rapat ini bertujuan untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi antar-divisi, dan melahirkan rencana kerja yang konkret bagi perkembangan organisasi pelajar di Surabaya.

    Quraya menegaskan pentingnya peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan penuh ide segar.

    “Pelajar zaman sekarang bukan cuma belajar di kelas, tapi juga harus bisa berdampak di luar sekolah,” ujarnya

    dengan percaya diri saat sesi diskusi berlangsung. Ucapannya disambut antusias oleh peserta lain, yang kagum dengan kedewasaan berpikirnya meskipun masih duduk di bangku SMP.

    Rapat perdana ini juga menjadi ruang bagi tiap divisi untuk memaparkan rencana kerja mereka. Divisi Acara, misalnya, mengusulkan program rutin seperti Olahraga Pelajar dan kegiatan sosial Berbagi Takjil di bulan Ramadan. Divisi Kajian berfokus pada pengembangan wawasan dan kepemimpinan, sementara Humas bertugas memperluas jaringan dan hubungan antar sekolah. Di sisi lain, Media Kreatif berperan menjaga citra positif organisasi melalui dokumentasi dan konten digital.

    Keterlibatan Quraya dalam kegiatan ini sejalan dengan kiprahnya di bidang kepramukaan. Ia dikenal aktif di Pramuka SMPN 40 Surabaya dan berhasil meraih penghargaan Garuda Kwarcab Surabaya, sebuah pencapaian bergengsi yang hanya diberikan kepada anggota Pramuka dengan dedikasi dan disiplin tinggi. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Quraya dalam dunia organisasi dan kepemimpinan sejak usia muda.

    Menurut Quraya, pengalaman di Pramuka memberinya banyak bekal dalam hal kerja tim, tanggung jawab, dan mental tangguh nilai yang juga ia terapkan dalam kegiatan Aliansi Pelajar Surabaya. “Kalau mau maju, kita harus kompak dan saling mendukung. Sama seperti di Pramuka, semua anggota punya peran penting,” tuturnya dengan nada yakin.

    Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini menumbuhkan optimisme baru di kalangan pelajar Surabaya. Melalui sinergi dan kolaborasi antar-divisi, Aliansi Pelajar Surabaya diharapkan menjadi wadah yang melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif, kreatif, dan peduli terhadap masyarakat.

    Bagi Quraya sendiri, rapat perdana ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan sebuah langkah awal menuju perjalanan panjang sebagai pelajar berprestasi yang ingin membawa perubahan positif.

    Ini baru permulaan. Saya ingin terus belajar, berkontribusi, dan membanggakan sekolah serta kota saya,” ujarnya penuh semangat.

    Dengan semangat kepemimpinan yang matang dan energi positif yang terpancar dari sosok mudanya, Alquraya Tahta Buana menjadi simbol pelajar Surabaya yang berani melangkah, berani berpendapat, dan berani berkontribusi. Melalui keaktifannya di Aliansi Pelajar Surabaya dan Pramuka, Quraya telah membuktikan bahwa usia muda bukan batas, melainkan awal dari perjalanan besar menuju masa depan yang gemilang. (Dodo)

  • Kepolisian,  Pendidikan,  Politik

    Sidang Kelulusan PAG dan SBP di Polda Kalteng, 77 Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

    Sidang Kelulusan PAG dan SBP di Polda Kalteng, 77 Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Sidang Kelulusan Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira dan Seleksi Pendidikan Sekolah Bintara (SBP) dari Tamtama ke Bintara Tahun Anggaran 2025, Jumat (24/10).

    Dalam kegiatan yang bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, tersebut dipimpin Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Kalteng serta seluruh peserta seleksi.

    Wakapolda Kalteng, melalui Karo SDM Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, mengatakan, dari hasil sidang kali ini sebanyak 77 peserta dinyatakan lulus terpilih.Ke 77 peserta ini, terdiri dari 49 personel dinyatakan lolos Seleksi PAG dan 28 orang dinyatakan lolos SBP.

    “Pendidikan akan dilaksanakan di Lemdik Setukpa Polri Sukabumi bagi yang lulus PAG, dan yang lulus SBP akan menempuh pendidikan di pusdik Sabhara,” terangnya.

    Kombes Leo menegaskan bahwa selama pelaksanaan seleksi PAG dan SBP Tahun Anggaran 2025 ini, Polda Kalteng menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

    Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, menambahkan bahwa seleksi ini merupakan wujud nyata Polda Kalteng dalam memberikan kesempatan bagi personel untuk meningkatkan karir mereka.

    Selamat kepada para peserta yang lulus terpilih, dan jaga terus kesehatan selama menjalani pendidikan.

    “Semoga peserta mampu memberikan hasil yang terbaik sehingga dapat menuntaskan pendidikan dan kembali menjadi personel Polda Kalteng yang tangguh serta siap melayani masyarakat,” pungkasnya.

  • Militer,  Pendidikan

    TNI Bentuk Karakter Siswa Lewat Pelatihan Kepemimpinan di SMKN 2 Trenggalek

    WARTAPENASATUJATIM | TrenggalekTNI terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin dan berjiwa kepemimpinan. Melalui kegiatan Diklat Pembinaan dan Kepemimpinan bagi siswa SMKN 2 Trenggalek, Jumat (24/10/2025), Koramil 0806-01/Trenggalek memberikan pelatihan yang mengedepankan nilai kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan tanggung jawab sosial.

    Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dari berbagai jurusan yang tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan oleh personel TNI.

    Pelatihan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan TNI dalam membentuk generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkarakter di era digital saat ini.

    Bati Tuud Koramil 0806-01/Trenggalek Peltu Supriyanto yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun kedisiplinan sejak dini.

    “Kedisiplinan dan tanggung jawab adalah kunci utama bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan. Kami ingin siswa memahami bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memerintah, tetapi juga soal memberi teladan,” ujarnya dalam sambutan.

    Dalam sesi pembinaan, Peltu Supriyanto menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan, Disiplin, dan Etika Kepemimpinan.

    Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila serta semangat nasionalisme di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh budaya luar.

    Melalui pendekatan interaktif, siswa diajak untuk memahami makna cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan.

    Tak hanya fokus pada kedisiplinan, pelatihan juga menyentuh aspek literasi digital. Bati Komsos Koramil 0806-01/Trenggalek, Serka Suprianto, memberikan pembekalan mengenai etika berbicara di media sosial dan cara menghindari berita hoaks.

    “Gunakan media sosial untuk hal-hal positif dan produktif. Jadilah generasi yang cerdas dan bijak dalam bermedia,” pesan Serka Suprianto kepada para peserta.

    Berbeda dari pelatihan konvensional, kegiatan ini juga diisi dengan simulasi kepemimpinan dan latihan lapangan yang melatih kerja sama tim, komunikasi, dan tanggung jawab kelompok.

    Para siswa berlatih langsung bagaimana mengambil keputusan cepat dan memimpin rekan dalam berbagai situasi. Hal ini mendapat sambutan positif dari peserta yang merasa memperoleh pengalaman baru dan inspiratif di luar kegiatan belajar formal.

    Kepala SMKN 2 Trenggalek Drs. Masrur Hanafi, M.M., yang hadir langsung di lokasi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Koramil 0806-01/Trenggalek.

    “Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter siswa di masa sekarang. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin karena TNI memiliki peran penting dalam membina mental dan kedisiplinan pelajar,” tuturnya.

    Antusiasme siswa terlihat saat sesi tanya jawab dan diskusi kebangsaan berlangsung. Mereka aktif mengemukakan pendapat dan refleksi terkait peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.

    Tak sedikit yang mengaku termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan aktif berkontribusi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Diklat Pembinaan dan Kepemimpinan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap pendidikan karakter generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0806-01/Trenggalek berupaya memperkuat ketahanan nasional dari sisi nonmiliter, dengan membangun kesadaran cinta tanah air di kalangan pelajar sejak dini.

    Menutup kegiatan, Peltu Supriyanto menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. “Generasi muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Tanamkan semangat pantang menyerah, disiplin, dan cinta tanah air dalam setiap langkah. Dari SMKN 2 Trenggalek, kami yakin akan lahir calon pemimpin bangsa yang jujur, berintegritas, dan berkarakter kuat,” tegasnya. (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025