SOSIAL
Reuni Akbar 212: Simbol Persatuan dan Solidaritas Umat
Reuni Akbar 212: Simbol Persatuan dan Solidaritas Umat

Jakarta, wartapenasatu.com – Reuni Akbar 212 merupakan acara tahunan yang menjadi wadah silaturahmi bagi umat Islam Indonesia, khususnya alumni aksi 212 tahun 2016. Acara ini diadakan untuk menghimpun kembali persatuan dan mempererat ukhuwah islamiyah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.Pada tanggal 2 Desember 2025, Monas, Jakarta, kembali menjadi lokasi penyelenggaraan Reuni Akbar 212. Sejak pukul 17.00, ribuan jamaah mulai berdatangan dari berbagai daerah, menunjukkan antusiasme yang besar untuk mengikuti acara ini. Puncaknya terjadi pada malam hari, dengan jamaah yang terus memadati area Monas hingga menyebabkan kemacetan di sekitarnya.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, organisasi masyarakat (ormas), dan pejabat politik, termasuk Pramono Anung sebagai Gubernur DKI Jakarta, Rono Karno sebagai Wakil Gubernur, serta Habib Rizik Syihab. Kehadiran mereka menambah semangat dan dukungan bagi acara ini.
Sepanjang jalan masuk hingga lapangan utama Monas, berbagai stan dan posko pendukung acara didirikan. Para relawan dengan sukarela menyediakan makanan dan minuman gratis bagi para jamaah, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap sesama.

Habib Hanif dalam kesempatan tersebut mengingatkan seluruh jamaah untuk terus mengingat dan mendoakan saudara-saudara di Palestina, Sudan, serta mereka yang terdampak bencana alam. Ia juga mengajak untuk mengirimkan bantuan logistik dan obat-obatan kepada mereka yang membutuhkan. Selain itu, Habib Hanif juga menghimbau jamaah untuk berdonasi kepada saudara-saudara di Sumatra dan meminta pihak terkait untuk menindaklanjuti segala hal yang merugikan masyarakat akibat kerusakan alam.
Rangkaian acara dimulai pukul 17.00 dengan solat jamaah Maghrib, dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an, istighozah, doa munajat, solat Isya, dan berbagai kegiatan lainnya yang telah disiapkan oleh panitia. Acara ini mengusung tema besar “Revolusi Akhlak untuk Menyelamatkan NKRI dari Penjahat dan Memerdekakan Palestina dari Penjajah.”Reuni Akbar 212 berjalan dengan tertib hingga akhir acara. Seluruh jamaah dan panitia merasa sukacita dan bersyukur atas kelancaran dan kesuksesan acara ini, yang diharapkan dapat terus mempererat persatuan dan solidaritas umat Islam di Indonesia.
*Reuni Akbar 212 Tahun 2025 di Monas*; Komunitas Logistik dan Kesehatan Hadir Berikan Pelayanan untuk Jamaah
Jakarta, wartapenasatu.com — 2 Desember 2025, Kawasan Silang Monas, Jakarta, kembali menjadi pusat perhatian ribuan peserta yang hadir dalam Reuni Akbar 212 yang digelar pada Selasa malam, 2 Desember 2025. Acara tahunan ini kembali menjadi momentum silaturahmi nasional, penguatan moral umat, serta penegasan komitmen terhadap perjuangan kemanusiaan. Dengan tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”, kegiatan berlangsung tertib, damai, dan sarat pesan spiritual.

Agenda dimulai saat waktu Maghrib tiba dengan Sholat Maghrib berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir bersama, muhasabah, munajat, pembacaan Maulid Nabi, hingga penampilan qashidah dan tausiyah dari para ulama dan tokoh masyarakat.
Peserta yang hadir tampak memenuhi area Monas sambil mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera solidaritas Palestina. Kegiatan ditutup dengan Sholat Isya berjamaah yang menandai berakhirnya rangkaian inti Reuni Akbar 212 tahun ini.Salah satu faktor penting yang menopang kelancaran acara adalah dukungan luar biasa dari berbagai komunitas logistik dan kesehatan yang membuka layanan terpadu bagi jamaah. Tim medis, relawan pertolongan pertama, serta unit pendamping disabilitas bekerja bergantian melayani peserta.
Sebagai institusi dengan latar belakang ilmu sains dan teknik, para alumni ISTN yang tergabung dalam tim logistik dan kesehatan membawa kekuatan relawan medis, pendamping lapangan, serta unit pertolongan pertama. Mereka menyediakan layanan cek kesehatan cepat, penanganan kelelahan, dan pendampingan peserta disabilitas.
Komunitas kemanusiaan ini hadir sebagai salah satu tulang punggung pelayanan kesehatan dan bantuan darurat. Relawan Rescue Masyumi Peduli membangun posko medis, menangani peserta yang membutuhkan perawatan ringan, serta memastikan akses mobilitas bagi jamaah yang kesulitan berjalan di area padat.Bang Japar turut mengerahkan anggota untuk mendukung keamanan dan pendampingan masyarakat. Mereka membantu jamaah di titik-titik keramaian, mengurai kepadatan, serta mengarahkan peserta yang membutuhkan bantuan menuju posko kesehatan.

Koordinasi besar antar komunitas tersebut dipimpin oleh Agung Mandala, yang menjabat sebagai Ketua Rescue Masyumi Peduli sekaligus alumni ISTN. Kehadirannya sebagai pemimpin lapangan membuat proses integrasi antarrelawan berjalan efektif dan terorganisir.
Dalam keterangannya, Agung Mandala menyampaikan bahwa kehadiran relawan lintas komunitas adalah bukti nyata bahwa kolaborasi sosial dan kepedulian antarsesama tetap kuat di tengah masyarakat.
“Kami dari Rescue Masyumi Peduli bersama rekan-rekan Alumni ISTN dan Bang Japar hadir sebagai pelayanan untuk umat. Tugas kami adalah memastikan jamaah mengikuti acara ini dengan aman, sehat, dan nyaman. Kolaborasi ini membuktikan bahwa persatuan di lapangan adalah fondasi utama gerakan kemanusiaan,” ujar Agung Mandala di sela kegiatan.
Ia juga menegaskan pentingnya pelayanan inklusif, terutama bagi jamaah lanjut usia, perempuan, dan penyandang disabilitas yang hadir dalam jumlah cukup besar malam itu.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Reuni 212 tahun 2025 juga dipenuhi dengan seruan moral dan solidaritas untuk Palestina. Doa bersama dan seruan kemanusiaan disampaikan oleh para ulama dan peserta yang hadir.Bendera Palestina dan atribut aksi damai menjadi simbol kuat bahwa perjuangan kemanusiaan lintas bangsa masih membakar semangat umat. Di sisi lain, doa untuk keselamatan bangsa dan tegaknya keadilan di Indonesia mengisi langit kota Jakarta sepanjang acara.

Hingga rangkaian acara berakhir, kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Sejumlah peserta yang mengalami pusing, kelelahan, dan dehidrasi berhasil ditangani langsung di posko relawan tanpa memerlukan rujukan ke rumah sakit.
Panitia menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh tim logistik, medis, keamanan, serta organisasi masyarakat yang terlibat dalam memastikan kenyamanan para jamaah.Reuni 212 tahun 2025 di Monas menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi komunitas kesehatan, logistik, dan keamanan sangat berpengaruh dalam keberhasilan kegiatan besar. Dengan kepemimpinan Agung Mandala sebagai Ketua Rescue Masyumi Peduli sekaligus bagian dari Alumni ISTN, pelayanan lapangan berjalan efektif, terkoordinasi, dan penuh semangat kebersamaan.
Acara tahun ini kembali menegaskan bahwa penguatan moral, persatuan umat, dan perhatian terhadap isu kemanusiaan global tetap menjadi inti dari Reuni 212.
BPS-ABS Fokus Tingkatkan Metodologi dan Digitalisasi Statistik dalam MoU Terbaru
BALI wartapenasatu.com
Bali – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) resmi menandatangani pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) untuk periode 2025–2029, menandai tiga puluh tahun kemitraan erat antara Indonesia dan Australia dalam pengembangan statistik resmi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam upaya modernisasi statistik nasional di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Selama tiga dekade, kolaborasi BPS–ABS berperan besar dalam peningkatan kualitas data Indonesia. Melalui pembaruan MoU, kedua lembaga sepakat memperkuat kerja sama di empat area strategis: peningkatan kualitas statistik resmi, modernisasi sistem statistik, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan peran Indonesia dalam forum statistik internasional.
Kerja sama ini mencakup peningkatan metodologi neraca nasional, statistik harga, statistik tenaga kerja, registrasi usaha, serta statistik lingkungan. Selain itu, ABS akan mendukung pembangunan sistem statistik yang efisien dan selaras dengan standar internasional, termasuk transformasi digital melalui pemanfaatan data administratif, big data, dan machine learning.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa hubungan BPS dan ABS yang telah terjalin sejak 1995 telah menghasilkan penguatan signifikan dalam berbagai aspek, antara lain metodologi statistik, peningkatan kualitas SDM, digitalisasi sistem, dan adopsi praktik terbaik internasional. “Kemitraan ini memberikan manfaat konkret bagi peningkatan kualitas statistik nasional sekaligus mendukung kebijakan pembangunan Indonesia,” ujarnya.
The Australian Statistician dan Kepala ABS, David Gruen, menegaskan komitmen Australia dalam memperkuat kolaborasi tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan saling menghormati, serta siap melangkah ke masa depan untuk memenuhi kebutuhan statistik yang semakin kompleks.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, yang hadir sebagai keynote speaker, menekankan bahwa pembaruan MoU ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional. Ia menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian besar pada kualitas data sebagai dasar perumusan kebijakan strategis, termasuk indikator ekonomi, kemiskinan, pengangguran, dan perumahan.
Acara penandatanganan turut dihadiri Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi, Australia’s acting Ambassador untuk Indonesia Gita Kamath, serta perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Bali. Pembaruan MoU ini menegaskan posisi BPS sebagai lembaga statistik modern yang adaptif, responsif, dan semakin aktif dalam kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas statistik Indonesia.
Sambutan kepala BPS RI Adininggar widyasanti 
Sambutan Australia status cian ABS David Gruen 
Keynote speech Menteri/Kepala BAPPENAS Bapak Rachmad Pambudy 
Penandatanganan MoU antara Kepala BPS RI Amelia Adininggar widya santi dan Australia Statistician ABS David Gruen. Di saksikan oleh Menteri PPN /Kepala BAPPENAS kepala BPS RI, Sony Harry Budi Utomo Hermadi
BB
Babinsa Kodim 1016/Plk Monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni
Babinsa Kodim 1016/Plk Monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam rangka untuk membantu masyarakat di wilayah binaanya,Babinsa 1016 – 01/Pahandut Kodim 1016/Plk Sertu Dedy Irawan melaksanakan monitoring Bedah Rumah Tidak Layak Huni bertempat di Jalan
Ratu Zulaheha 2 RT 7 RW 15 Kelurahan Langkai Kota Palangka Raya, Senin (1/12/2025).Program bedah rumah ini sangat bagus untuk membantu warga yang kurang mampu memiliki rumah yang layak huni dan yang dikerjakan ini adalah bantuan dari program Baznas Provinsi Kalimantan Tengah Tahun anggaran 2025 sedangkan untuk pelaksana kegiatan di kerjakan oleh Yayasan Sosial Pilar Katambung Palangka Raya.
Babinsa Sertu Dedy dengan sigap terjun langsung membantu memperbaiki rumah warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah dari pemerintah daerah. Aksi ini dilakukan sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta untuk memastikan program bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Kami sebagai Babinsa memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat di wilayah binaan. Program bedah rumah ini sangat bagus untuk membantu warga yang kurang mampu memiliki rumah yang layak huni. Oleh karena itu, kami terpanggil untuk ikut serta membantu agar proses perbaikan rumah berjalan lancar,” ujar Babinsa.
Sementara itu, bapak Sani penerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada Babinsa dan pemerintah atas bantuannya.
” Semoga kebaikan Bapak Babinsa dan pemerintah dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa,”ungkapnya.(ryt)Wakapolda Kalteng Bekali 143 Siswa SPN: Jadilah Polisi Pelayanan yang Tulus
Wakapolda Kalteng Bekali 143 Siswa SPN: Jadilah Polisi Pelayanan yang Tulus

Pulang Pisau, wartapenasatu.com – Wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.I.K., S.H., M.H., memberi pembekalan kepada 143 siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalteng pada hari Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah krusial dalam membentuk generasi baru aparat penegak hukum yang memiliki komitmen tinggi terhadap tugas dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Kalteng secara tegas menekankan pentingnya menjadi polisi yang melayani masyarakat dengan tulus dan tidak mempersulit keadaan. Pandangan ini mencerminkan pemahaman mendalam tentang peran institusi kepolisian sebagai mitra masyarakat dalam menciptakan ketertiban dan kesejahteraan.
“Jadilah polisi yang baik dan dicintai masyarakat, serta bermoral, berintegritas, bermartabat, dan profesional,” ujar Wakapolda. Pesan ini bukan hanya sekadar anjuran, melainkan landasan nilai yang harus dijiwai setiap siswa dalam menjalani karir sebagai pengawal keamanan negara.
Brigjen Rakhmad juga menyampaikan kebijakan Kapolda yang diberi nama “RESPEK”, yang mencakup Responsif, Profesional, Beretika, dan Berkeadilan. Konsep ini dirancang sebagai panduan praktis untuk menumbuhkan perilaku yang sesuai dengan standar keahlian dan etika kepolisian.
Keberadaan kebijakan “RESPEK” menunjukkan upaya terstruktur dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Kalteng. Setiap aspek dalam akronim tersebut saling melengkapi untuk menciptakan aparat yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, mampu bekerja dengan profesionalisme, memegang teguh nilai-nilai etis, dan memberikan perlindungan keadilan yang adil.

“Saya berharap kedepan, para siswa dapat menjadi polisi yang berkualitas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. Harapan ini mencerminkan kesadaran akan tanggung jawab besar yang ditanggung oleh siswa SPN sebagai calon pengganti generasi polisi masa depan.
Sebagai informasi, pembekalan ini juga dihadiri oleh Ka SPN Polda Kalteng Kombes Pol Dharmeshwara Hadi Kuncoro, S.I.K., dan pejabat utama SPN Polda Kalteng. Kehadiran para pejabat tersebut menandakan dukungan penuh lembaga terhadap upaya pembentukan karakter dan kompetensi siswa calon polisi.
(Sumber: Herry Kalteng)
TNI Salurkan Logistik ke Wilayah Terisolasi dengan Metode Airdrop
Jakarta – wartapenasatu.com. Untuk menjangkau wilayah yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah serta sejumlah titik di Medan, TNI mengerahkan pesawat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk melaksanakan pengiriman bantuan dengan Metode Airdrop.
Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin dan menjangkau seluruh korban. “Menindaklanjuti itu, TNI hari ini melaksanakan droping bantuan dengan menggunakan teknis distribusi menggunakan Helibox. Helibox ini upaya teknik distribusi bantuan ke daerah yang terisolir dan tidak terjangkau oleh jalur darat,” ujar Kapuspen.
TNI mengerahkan pesawat Cassa 212, CN-295, serta C-130 Hercules untuk melaksanakan penyaluran logistik udara. Selain Helibox, operasi akan dilanjutkan dengan teknik Airdrop seperti yang pernah dilakukan dalam misi kemanusiaan di Gaza. “Kita menggunakan pesawat Hercules kemudian melaksanakan distribusi kurang lebih 200 parasut utama dan 200 parasut cadangan, membawa bekal-bekal bantuan yang dibutuhkan oleh para penduduk,” kata Kapuspen TNI.
Secara keseluruhan, TNI telah mengerahkan 16.068 personel dalam operasi penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain itu, TNI juga mengerahkan 8 pesawat, terdiri dari Hercules, A400M, dan Boeing 737 yang telah beroperasi di wilayah terdampak. Sebanyak 19 helikopter (Caracal, Bell, Dauphin, Panther, dan Super Puma) serta 6 KRI turut diperbantukan untuk mendukung percepatan distribusi dan evakuasi.
Dimana TNI mengirimkan 4,2 ton bantuan, terdiri atas paket sembako, obat-obatan dari Puskes TNI, mi instan, dan berbagai perlengkapan kebutuhan pengungsi. Seluruh kekuatan TNI dikerahkan untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu. Prioritas TNI adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka di lokasi terdampak.
Polri Kerahkan Pasukan ke Aceh, Sumut, dan Sumbar Percepatan Tanggap Bencana & Dukungan Penanganan Lapangan
WARTAPENASATUJATIM | Jakarta — Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini merupakan bagian dari percepatan dukungan strategis, perluasan area evakuasi, serta penambahan sumber daya identifikasi korban dan pemulihan psikologis masyarakat terdampak.
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa operasi kemanusiaan ini menuntut disiplin, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi.
“Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya. Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujarnya.
Wakapolri juga menyampaikan bahwa percepatan pengiriman pasukan serta logistik akan terus dilakukan secara adaptif sesuai perkembangan situasi lapangan.
Total 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (masing-masing 5 disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh pada gelombang berikutnya), serta 9 personel humas.
Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Kombes Pol. Monang untuk sektor Sumatera Utara, AKBP Hendrick Situmorang untuk sektor Sumatera Barat, dan Kombes Pol. Aditya sebagai unsur cadangan strategi bila terjadi eskalasi.
Sementara itu unsur pengendali Baharkam juga diperkuat dengan penempatan KBP Gattot Aris Purbaya di Sumut, KBP Gun Heriadi di Aceh, dan KBP Slamet Hernawan di Sumbar.
Pemberangkatan pasukan dilakukan melalui Terminal APK Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.00 WIB. Rute penggelaran personel terbagi menjadi tiga sektor utama, yaitu Brimob 100 personel menuju Kuala Namu kemudian diarahkan ke Sibolga, Sabhara 100 personel juga melalui Kuala Namu dengan penugasan lanjutan menuju Silangit, dan Brimob 100 personel lainnya dialihkan menuju Sumatera Barat melalui Bandara Minangkabau dengan pengaturan teknis oleh Karoops.
Sisa 100 Brimob ditempatkan sebagai pasukan rotasi dan cadangan untuk penguatan lanjutan tiga wilayah tersebut. Setelah tiba, pasukan di Silangit diproyeksikan bergerak meliputi Tapanuli Utara (dua unit) serta Tapanuli Selatan (tiga unit), sedangkan pasukan yang masuk melalui Sibolga akan mengarah ke Tapanuli Tengah sebagai sektor prioritas.
Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa seluruh pendistribusian logistik dilakukan secara berlapis untuk memastikan efektivitas penyaluran.
“Seluruh logistik diperiksa satu per satu sebelum diberangkatkan. Kami memastikan distribusi dilakukan berkelanjutan agar seluruh daerah terdampak menerima dukungan yang memadai,” tegasnya.
Ia melanjutkan bahwa percepatan aliran logistik menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit dilalui.
“Tujuannya jelas mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolir, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambahnya.
Dengan pengerahan ini, Polri menegaskan kesiapan penuh untuk memperluas operasi kemanusiaan, mempercepat proses evakuasi, serta meningkatkan dukungan logistik bagi wilayah terdampak. Polri juga menyampaikan bahwa perkembangan operasi akan dirilis secara rutin agar masyarakat menerima informasi secara cepat, akurat, dan dapat dipercaya. (Bgn)
Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah
WARTAPENASATUJATIM | Jakarta – Ketum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ kepada korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Juliati juga meninjau kondisi para korban di pengungsian.
Pantauan detikcom, Senin (1/12/2025), Juliati datang langsung ke posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Di posko itu, dia melihat kondisi ibu-ibu dan anak-anak yang mengungsi akibat banjir besar di Tapanuli Tengah.Juliati terlihat berinteraksi dengan para pengungsi. Dia bersalaman dan memeluk memeluk ibu-ibu yang menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah. Juliati juga sempat mendengarkan curahan hati dari para pengungsi seraya memberikan kata-kata penguatan dan penghiburan kepada mereka.
Tak hanya itu, Juliati terlihat menghibur anak-anak di pengungsian tersebut. Juliati mengajak anak-anak bernyanyi dan memberikan hadiah untuk mereka.
Seperti diketahui, Kapolri juga menyerahkan 8 truk bantuan untuk masyarakat korban bencana di Tapanuli Tengah. Bantuan Polri itu secara simbolik diserahkan Jenderal Sigit kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ ini langsung disalurkan untuk korban bencana di posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Bantuan ini berupa bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari lainnya.
Jenderal Sigit memastikan pemberian bantuan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memaksimalkan pelayanan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kebutuhan dasar, kemudian kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, tadi beliau cek jalur-jalurnya mana saja,” ucap Kapolri.
“Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam ini untuk betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya. (Bgn)
Wujud Kepedulian, Polda Kalteng Kirim 3 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera
Wujud Kepedulian, Polda Kalteng Kirim 3 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengirimkan tiga truk bantuan logistik dalam misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang terkena bencana, yakni di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Pengiriman bantuan tersebut, dilepas langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. dan sejumlah pejabat utama serta personel Polda, bertempat di Terminal Cargo Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (2/12/2025).
“Hari ini Polda Kalteng bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumbar dan Sumut,” kata Kapolda Kalteng, usai kegiatan pelepasan.
Irjen Iwan mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan yakni dua ton beras, 300 karton mie instan dan peralatan mandi serta 26 koli pakaian baru untuk dewasa, bayi dan anak, untuk setiap Provinsi.
“Bantuan ini adalah hasil sumbangan dari personel Polda Kalteng, sebagai bentuk kepedulian dengan harapan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” terang Kapolda.

Kapolda menerangkan bahwa penyaluran bantuan ini akan dibagi menjadi dua tahap, pertama dari Polda dan kedua dari Polres jajaran.
Untuk pendistribusiannya sendiri akan melalui jalur udara, dengan tujuan mempercepatan tersalurkannya logistik ke wilayah terdampak.
“Selain bantuan logistik, kami juga telah berkoodinasi dengan Mabes Polri untuk mengirimkan personel dan peralatan bantuan, termasuk Helikopter untuk digunakan di Aceh,” bebernya.
Irjen Iwan menegaskan komitmen mewujudkan kepedulian terhadap sesama sebagai bentuk hadirnya Polri untuk masyarakat, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi untuk situasi darurat bencana khususnya di Prov. Kalteng.
“Langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana di wilayah Kalteng sendiri telah kita optimalkan. Termasuk menyiapkan posko bantuan sosial dan memetakan daerah banjir di setiap titik rawan bencana,” terang Kapolda.
Diakhir kesempatan, Kapolda berharap semoga melalui kegiatan ini dapat mengurangi beban penderitaan korban bencana, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan untuk persatuan bangsa.@ Herry Kalteng
Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah

Jakarta, wartapenasatu.com – Ketum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ kepada korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Juliati juga meninjau kondisi para korban di pengungsian.
Pantauan detikcom, Senin (1/12/2025), Juliati datang langsung ke posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Di posko itu, dia melihat kondisi ibu-ibu dan anak-anak yang mengungsi akibat banjir besar di Tapanuli Tengah.Juliati terlihat berinteraksi dengan para pengungsi. Dia bersalaman dan memeluk memeluk ibu-ibu yang menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah. Juliati juga sempat mendengarkan curahan hati dari para pengungsi seraya memberikan kata-kata penguatan dan penghiburan kepada mereka.
Tak hanya itu, Juliati terlihat menghibur anak-anak di pengungsian tersebut. Juliati mengajak anak-anak bernyanyi dan memberikan hadiah untuk mereka.
Seperti diketahui, Kapolri juga menyerahkan 8 truk bantuan untuk masyarakat korban bencana di Tapanuli Tengah. Bantuan Polri itu secara simbolik diserahkan Jenderal Sigit kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ ini langsung disalurkan untuk korban bencana di posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Bantuan ini berupa bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari lainnya.
Jenderal Sigit memastikan pemberian bantuan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memaksimalkan pelayanan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kebutuhan dasar, kemudian kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, tadi beliau cek jalur-jalurnya mana saja,” ucap Kapolri.
“Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam ini untuk betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.@ Herry Kalteng